Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HASIL LAPORAN OBSERVASI DI MUSEUM ”SONOBUDOYO” Di susun oleh: Monaliza20080410056 Weny Pravita Sari20090410086 Yuniar Edi Wibowo20100410082 Reey Remantri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HASIL LAPORAN OBSERVASI DI MUSEUM ”SONOBUDOYO” Di susun oleh: Monaliza20080410056 Weny Pravita Sari20090410086 Yuniar Edi Wibowo20100410082 Reey Remantri."— Transcript presentasi:

1 HASIL LAPORAN OBSERVASI DI MUSEUM ”SONOBUDOYO” Di susun oleh: Monaliza Weny Pravita Sari Yuniar Edi Wibowo Reey Remantri Hardi H.R

2 Sejarah Ringkas Museum Sonobudoyo Pada tahun 1919 di Surakarta berdiri Yayasan Java Instituut yang bergerak dibidang kebuayaan Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Yayasan ini dipimpin oleh Prof. Dr.D.A. Husein Jayadiningrat dibantu oleh Koperberg (sekretaris), Ir. Karsten (perencana bangunan museum), Stutterheim (arkeolog), P.H.W. Sitson dan K.P. Bosch (ahli museum dan penasehat museum pemerintah). Dalam kongres yang dilaksanakan pada tahun 1924, Java Instituut memutuskan akan mendirikan sebuah museum di Yogyakarta. Realisasi berikutnya dari keputusan kongres Java Instituut, adalah pembentukan sebuah panitia kecil pada thun 1931 dengan tugas mempersiapkan berdirinya sebuah museum.

3 Pada Tahun 1934 panitia kecil diberi wewenang untuk menentukan lokasi serta corak arsitektur bangunan museum. Tanah dan bangunan Schouten hadiah dari Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dimanfaatkan untuk mendirikan museum ini. Kemudian dibangunlah pendapa dengan sengkalan "Buta Ngrasa Esthining Lata" yang artinya tahun 1865 Jawa atau tahun 1934 M. Peresmian pembukaan Museum Sonobudoyo ini dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada hari Rabu Wage, 9 Ruwan 1866 Jawa dengan ditandai candrasengkala " kayu Winayang ing Brahmana Budha" yang berarti tahun 1866 Jawa atau tanggal 6 Novemver 1935 Masehi.

4 Bangunan Bangunan museum berupa rumah joglo dengan model masjid keraton Kasepuhan Cirebon. Luas bangunan m2. Terdiri dari: ruang pameran, pendapa kecil, pendapa besar, gandok kiri dan kanan, gudang, laboratorium, ruang konsevasi, perpustakaan, audotorium, dan perkantoran. Fasilitas pendukung: ruang pertemuan, penginapan untuk tamu khusus, perpustakaan, dan ruang pameran

5 Koleksi Kapak batu, kubur batu, patung, teracota, wayang, topeng, kain batik dan sebagainya Jumlah koleksi : buah Koleksi unggulan berupa topeng emas Puspasasira

6 Visi & Misi Visi: Terwujudnya Museum Unggul Bertaraf Internasional Yang Mengekspresikan Budaya Jawa. Misi: 1.Mewujudkan museum berstandart internasional yang memiliki keunggulan kompetitif sebagai sumber daya budaya yang memiliki peran dan nilai strategis sebagai daya tarik utama kepariwisataan DIY. 2.Mewujudkan museum berstandar internasional dalam pengelolaan warisan budaya yaitu dalam pelestarian, preservasi dan diseminasi 3.Mewujudkan museum berstandart internasional dalam hal manajemen permuseuman yang meliputi manajeman strategi, manajemen operasi, manajemen SDM, manajemen keuangan dan manjemen pemasaran.

7 Analisis Product Life Cycle Museum sonobudhoyo sekarang ada di tahap penurunan Konsumen yang datang semakin merosot dikarenakan perubahan selera konsumen Adanya persaingan dengan keberadaan museum lain

8 Analisis marketing mix 7p 1.Product Museum Negeri Sonobudoyo memiliki 10 (sepuluh) jenis koleksi yaitu : a.Koleksi Geologi : 13 b.Koleksi Biologi : 34 c.Koleksi Ethnografi: d.Koleksi Arkeologi: e.Koleksi Historika: 42 f.Koleksi Numismatika: g.Koleksi Filologika: h.Koleksi Keramologika: 384 i.Koleksi Senirupa: j.Koleksi Teknologi: 384 Jumlah: Posisi pada bulan Maret 2006

9 2.Place Museum Sonobudoyo terletak di Jl. Trikora no.6 Yogyakarta, atau terletak didaerah alun-alun utara. Posisinya bisa dibilang sangat setrategis karena terletak di tengah kota Yogyakarta

10 3.Price Harga yang ditetapkan oleh pengelola museum sangat berfariasi : Dewasa PeroranganRp ,- Dewasa RombonganRp ,- Anak–anak PeroranganRp ,- Anak–anak RombonganRp , Wisatawan AsingRp ,- Pergelaran Wayang Durasi Singkat Rp ,- / 0rang

11 4.Promotion Mengikuti pameran lokal, regional, nasional yang diadakan 5 kali dalam setahun menggunakan baleho stiker, pamflet dan website (www.sonobudoyo.jogjaprov.go.id) Pertunjukan wayang kulit yang diadakan setiap hari

12 5.People Sumber daya manusia ada 2 macam, yaitu: tenaga kerja/ pegawai dan pengunjung Interkasi yang terjadi antarpartisipan yaitu komunikasi dua arah antara gate dan pengunjung Script bagi actor yaitu gate akan menceritakan alur cerita berdasarkan urutan benda-benda di museum

13 6.Physical avidence Kondisi fisik museum ini masih baik dan terkesan sangat tradisional Penampilan karyawan sangat rapih dan mencerminkan kemampuan diri yang tidak di ragukan Teknologi yang digunakan di museum ini sudah modern Adanya papan keterangan dengan bilingual bahasa sehingga memudahkan turis yang datang berkunjung

14 7.Proses Untuk pengunjung harus membeli tiket terlebih dahulu dan setelah masuk kedalam bisa meminta bantuan para petugas yang bertugas untuk menjelaskan tentang apa yang ada di museum tersebut.

15 Strategi Museum ini masih layak untuk dikembangkan Strategi yang harus dilakukan: a.Lebih disosialisasikan kepada generasi muda seperti pelajar. b.Mengadakan pameran yang berlokasi dihalaman museum seminggu sekali. c.Mengadakan lomba-lomba dan festifal tentang budaya. d.Kondisi bangunan yang lebih di perindah (cat, penerangan dll)

16 Terimaksih


Download ppt "HASIL LAPORAN OBSERVASI DI MUSEUM ”SONOBUDOYO” Di susun oleh: Monaliza20080410056 Weny Pravita Sari20090410086 Yuniar Edi Wibowo20100410082 Reey Remantri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google