Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DESAIN DASAR SURVEI/ BASIC SURVEY DESIGNS 1. Basic Survey Designs (Babbie E.R)  Purpose of Survey Research (Tujuan Survei) Survey research – riset di.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DESAIN DASAR SURVEI/ BASIC SURVEY DESIGNS 1. Basic Survey Designs (Babbie E.R)  Purpose of Survey Research (Tujuan Survei) Survey research – riset di."— Transcript presentasi:

1 DESAIN DASAR SURVEI/ BASIC SURVEY DESIGNS 1

2 Basic Survey Designs (Babbie E.R)  Purpose of Survey Research (Tujuan Survei) Survey research – riset di bidang sosial secara empirik (sensus penduduk, jajak pendapat publik, riset pemasaran, riset epidemiologi dsb)  Pada dasarnya ada 3 tujuan survei: - Description (deskriptif) - Explanatory (penjelasan), dan - Exploratory (eksploratori) Suatu survei dapat mempunyai lebih dari satu tujuan. 2

3 Description  Untuk mengetahui distribusi atribut suatu populasi atau bagian dari atribut populasi.  Contoh atribut populasi: Sensus Penduduk a.l : untuk mengetahui distribusi umur dan jender; Suatu jajak pendapat ingin mengetahui persentase perolehan suara calon; Survei ketenagakerjaan a.l ingin mengetahui penganggur dibandingkan dengan orang yang bekerja. 3

4 Description (lanjutan)  Contoh bagian atribut: Survei ketenagakerjaan disamping ingin mengetahui pengannggur dibandingkan dengan orang yang bekerja, juga dapat menyajikan penganggur menurut umur, jender, pendidikan yang ditamatkan dsb.  Dalam survei tersebut lebih fokus kepada perbandingan bukan menjelaskan mengapa ada perbedaan. 4

5 Hasil SP2010 ?  Jumlah Wilayah Administrasi di Indonesia hasil SP2010: 33 provinsi 497 kabupaten/kota kecamatan desa/kelurahan  Jumlah Petugas SP

6 Hasil SP2010  Jumlah Penduduk : 237,56 juta (L=119,51 dan P =118,05)  Persebaran per provinsi (10 besar): Jabar (43,02); Jatim (37,47); Jateng (32,38); Sumut (12,98) Banten (10,64); DKI (9,59); Sulsel (8,03); Lampung (7,59) Sumsel (7,44) dan Riau (5,54). Terkecil Papua (0,76)  Sex Ratio : Indonesia 101,2 Distribusi per provinsi : 8 prov mempunyai Sex Ratio < 100 Sumut (99,6); Sumbar (98,5); Jateng (98,7); DIY (97,6); Jatim (97,4) NTB (94,1), NTT (98,6) dan Sulsel (95,4) 6

7 Perkembangan Penduduk Indonesia ( ) Total Penduduk (juta) LPP (% per tahun)  , ,97  , ,45  , ,49  ,6 Distribusi LPP per provinsi: Terkecil : Jateng 0,37 % Terbesar : Papua 5,46 % 7

8 Tren Sex Ratio dan Distribusi Penduduk  Tren Sex Ratio Penduduk Indonesia 1980 (100);1990 (100,2);2000 (100,6) dan 2010 (101,2)  Distribusi Penduduk Indonesia menurut Jawa dan Luar Jawa (%) SPJawa Luar Jawa

9 Negara dengan Penduduk Terbesar (juta) Negara China (1) 2. India (2) 3. USA (3) 4. Indonesia (4) 5. Brazil (6) 6. Pakistan (5) 7. Bangladesh (8) 8. Nigeria (7) 9. Russia Fed (9) 10. Japan (10) 11. Negara-negara lainnya Total Penduduk Dunia

10 Explanatory  Untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena terjadi, membutuhkan analisis multivariat (variabel lebih dari dua buah). Contoh : Jajak pendapat publik ingin diketahui mengapa calon A lebih disukai dari calon lainnya; Survei ketenagakerjaan, peneliti ingin menjelaskan mengapa sebagian dari penduduk bekerja dan lainnya tidak bekerja. 10

11 Exploratory (1)  Untuk menggali suatu fenomena, dapat dilakukan dengan depth interview (interview mendalam) atau focus group discussion (diskusi dengan fokus kepada suatu masalah).  Hasil exploratory research dapat dipakai sebagai awal dari riset yang lebih terarah. 11

12 Exploratory (2)  Contoh: Studi tentang tawuran pelajar, dilakukan dengan mewancarai secara mendalam terhadap sejumlah siswa.Hasil dari wawancara tersebut belum tentu mendapatkan sebab yang mendasar dari masalah tawuran tersebut. Tetapi hasil wawancara tsb. dapat memberikan arahan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang masalah tawuran, misalnya dengan menggunakan kedua tujuan survei lainnya. 12

13 CROSS SECTIONAL SURVEY LONGITUDINAL SURVEYS - TREND STUDIES - COHORT STUDIES - PANEL STUDIES 13

14 CROSS SECTIONAL SURVEY (1)  Dikumpulkan pada satu titik waktu  Estimasi populasi pada saat itu  Informasi tunggal dan kaitan antar variabel  Cross Sectional Survey – dilakukan pencacahan sekali dg variabel yg banyak 14

15 CROSS SECTIONAL SURVEY (2)  Survei Biaya Hidup (SBH)  bertujuan untuk menyajikan indeks harga penimbang untuk survei konsumsi  untuk mendapatkan pola konsumsi 15

16 CROSS SECTIONAL SURVEY (3)  Susenas  Data pokok/kor, misalnya mengaitkan pendidikan; pekerjaan dengan pola konsumsi  Data modul / rinci 16

17 CROSS SECTIONAL SURVEY (4)  Supas  Lima tahun sekali  Untuk melihat perubahan fertilitas, mortalitas,dsb supaya data yang dipakai dalam survei-survei tidak out of date 17

18  Dilakukan pencacahan dari waktu ke waktu dapat berupa description (deskriptif), atau explanatory (penjelasan)  Trend Studies  Cohort Studies  Panel Studies 18

19 TREND STUDIES (1)  Studi trend : adalah studi yang dlakukan dari waktu ke waktu terhadap suatu populasi dengan sampel yang independen untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang terpilih. 19

20 TREND STUDIES (2)  Dilaksanakan secara berkala  Setiap sampel mewakili populasi untuk waktu yang berbeda  Populasi sama, anggota mungkin berubah  Ada kemungkinan mengkaitkan antar variabel, tapi tidak utama 20

21 TREND STUDIES (3)  Contoh : Satu tahun menjelang pemilu suatu lembaga penelitian melakukan studi trend dengan cara mengambil sampel secara independen pada setiap tiga bulan sekali untuk mengetahui perkembangan loyalitas terhadap partai politik 21

22 TREND STUDIES (4)  Survei harga  Survei produksi palawija  Sakernas  Definisi populasi : penduduk 15 th ke atas  Trend : triwulanan  Sampel Tw. II sebesar 50% merupakan ulangan sample Tw.I 22

23 COHORT STUDIES (1)  Studi cohort – studi yang dilakukan dari waktu ke waktu terhadap bagian tertentu dari populasi dengan sampel yang independen untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang diteliti. 23

24 COHORT STUDIES (2)  Difokuskan pada spesifik populasi (cohort)  pengangguran.  Dilaksanakan secara berkala  Populasi keadaan awal dan diikuti  Sampel dapat berbeda 24

25 COHORT STUDIES (3)  Contoh:  Studi terhadap tamatan mahasiswa STIS jurusan SE untuk mengetahui perkembangan sikap angkatan tsb terhadap aplikasi ilmu yg diperoleh dengan tugas yg dilaksanakan.  Studi dilakukan setiap tahun, sampel studi tsb selalu tamatan STIS jurusan SE walaupun sampelnya berbeda. 25

26 PANEL STUDIES (1)  Studi panel – studi yang dilakukan dari waktu ke waktu dengan sampel yang sama (panel) untuk mengkaji perkembangan dari karakteristik yang diteliti. 26

27 PANEL STUDIES (2)  Dilaksanakan secara berkala  Sampelnya sama dan diikuti  Analisis populasi tidak dimungkin- kan dan rumit (karena responden harus diikuti terus/ dijumpai terus menerus  Panel studies mahal dan membutuhkan waktu 27

28 PANEL STUDIES (3)  CONTOH : SUSENAS PANEL Susenas panel untuk mengetahui perkembangan pola konsumsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan sampel yang sama. 28

29 PANEL STUDIES (4)  Survei industri besar sedang (IBS) triwulanan.  Survei ini tidak mutlak panel studies karena setiap tahun dilakukan penyesuaian yang tumbuh (didaftar) dan yang mati (ditutup) 29

30 PERTIMBANGAN UNTUK MELAKUKAN STUDI PANEL  Non respons, responden pada suatu periode survei, dapat tidak ikut pada periode berikutnya, karena berbagai alasan (pindah, tidak bersedia dsb)  Komplikasi dalam analisis. Misalnya responden yang pada survei pertama memilih calon A, pada survei berikutnya dipecah menjadi yg masih loyal terhadap A dan yang tidak; demikian juga untuk calon B dst. Makin banyak variabel makin rumit. 30

31 PENDEKATAN LONGITUDINAL SURVEY (1)  Cross sectional survey yang dilakukan dalam jangka panjang. Mis. Susenas tahunan, industri besar sedang tahunan  Variabel yang ditanyakan dengan kondisi sekarang dan kondisi sebelumnya Mis.penghasilan sekarang, bulan lalu  Cohort studies yang dikaji dari cross sectional melalui kelompok variable. 31

32 PENDEKATAN LONGITUDINAL SURVEY (2) Kelemahannya: 1. Kurangnya akurasi data 2. Memori responden 32

33 VARIATION ON BASIC DESIGNS  Selain desain-desain yg telah didiskusikan di atas juga ada variasi desain yg dapat dipertimbangkan sesuai dg kebutuhan spesifik, seperti diuraikan sbb:  Paralel Samples  Contextual Studies  Sociommetrix Studies 33

34 PARALEL SAMPLES (1)  Pararel Samples – penelitian yang menggunakan 2 populasi atau lebih secara bersamaan  Contoh : Studi terhadap murid SMU, yang dilaksanakan bersamaan dengan studi untuk hal yang sama terhadap orang tua murid tsb. Hasilnya dapat dijadikan perbandingan atau saling melengkapi. 34

35 PARALEL SAMPLES (2)  Mengaitkan lebih dari satu jenis populasi  Diadakan analisis perbandingan Pertanyaan yang sama untuk: - Murid dan Guru - Orang Tua dan Anak - Perusahaan dan Karyawan 35

36 PARALEL SAMPLES (3)  Misalnya : Bagaimana tingkat kehidupan mahasiswa? ditanyakan kepada mahasiswa dan dosen, jika terdapat perbedaan jawaban, diteliti lebih lanjut 36

37 CONTEXTUAL STUDIES (1)  Contextual studies – penelitian dengan memfokuskan pada subyek (context) tertentu.  Contoh; Studi terhadap universitas dengan mencari data dari berbagai sumber untuk mengetahui berbagai hal yang terkait dg universitas tsb,  Misalnya kapan berdiri, siapa pendirinya, jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun, disiplin ilmu yang menonjol, prestasi di dunia pendidikan maupun prestasi di bidang lainnya, dsb. Sehingga dapat disimpulkan tentang universitas tsb. 37

38 CONTEXTUAL STUDIES (2)  Unit dapat berasal dari suatu group  Data diperoleh melalui group  informasi tentang anak dari orang tua  informasi tentang rt.dari krt  informasi tentang karyawan dari pengusaha 38

39 SOCIOMETRIC STUDIES (1)  Sosiometric Studies – penelitian bertujuan untuk menjelaskan tentang aspek sosial populasi  Misalnya tentang hubungan (interrelationships) diantara anggota dari suatu kelompok. 39

40 SOCIOMETRIC STUDIES (1)  Contoh; Penelitian tentang pertemanan (sahabat karib-SK) pada suatu kelas. Dari kelas tersebut diambil sampel untuk diteliti. Ternyata waktu tanya ke A, SK dari A adalah B, waktu tanya ke C, SK C adalah D, waktu tanya ke F, SK F adalah B dst…..,  Sehingga dapat diperoleh kesimpulan tentang formasi dari pertemanan (jender, status ekonomi, suku, prestasi di kelas dsb), siapa yang paling “ populer “ dan mengapa, siapa yang tidak punya teman dan mengapa dsb. 40

41 SOCIOMETRIC STUDIES (2)  Sampel dari suatu populasi  Mengumpulkan data tentang individu dalam sample  Menguraikan dan menjelaskan tentang hubungan individu- individu dalam populasi 41

42 PEMILIHAN DESAIN  Pemilihan desain yang cocok – dalam memilih desain survei, tidak harus memilih salah satu, tetapi dapat digunakan kombinasi berbagai desain tergantung kepada tujuan penelitiannya. 42


Download ppt "DESAIN DASAR SURVEI/ BASIC SURVEY DESIGNS 1. Basic Survey Designs (Babbie E.R)  Purpose of Survey Research (Tujuan Survei) Survey research – riset di."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google