Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Akuntansi Bahan Baku Chapter 3. BAHAN Bahan baku (bahan langsung) Bahan penolong pabrik (bahan tidak langsung)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Akuntansi Bahan Baku Chapter 3. BAHAN Bahan baku (bahan langsung) Bahan penolong pabrik (bahan tidak langsung)"— Transcript presentasi:

1 Akuntansi Bahan Baku Chapter 3

2 BAHAN Bahan baku (bahan langsung) Bahan penolong pabrik (bahan tidak langsung)

3 1. RISIKO DAN PENGENDALIAN BAHAN  Prosedur Pembelian Bahan Permintaan pembelian Pembelian bahan Penerimaan bahan Penyimpanan Bahan Persetujuan Faktur Pemasok

4

5 Prosedur Penggunaan Bahan nokesalahanresiko 1.Terlambat memesan bahanTerlambat proses produksi 2.Memesan terlalu banyakBiaya simpana membesar 3.Terlalu tinggi mencatat harga bahan yang dipesan Kehilangan kesempatan memaksimalkan laba 4.Salah mencatat dan membukukan pembelian dan pembayaran

6 2. AKUNTANSI BAHAN  Sistem Periodik: mutasi bahan tidak dicatat,dihitung pada saat perhitungan fisik ahir periode  Sistem Perpetual : arus barang dicatat terus menerus  Secara utama yang dipakai adalah perpetual

7 A. Penentuan Harga Perolehan Bahan  Meliputi semua pengeluaran (pengorbanan ekonomis)- kas dan/non kas-yang terjadi untuk memperoleh bahan sampai dengan bahan tersebut siap digunakan. Harga perolehan bahan mencakup :  Harga beli yang tercantum dalam faktur pemasok  Pengeluaran lain yang terjadi untuk membeli bahan sampai bahan siap untuk diproduksi  Hal lain yang harus diperhatikan dalam mencatat pembelian bahan adalah:  Potongan Tunai: termin 2/10,n/30  Biaya Angkut Pembelian

8 Biaya Angkut Pembelian jenisjml rimharga per rimtotal harga kertas a50070003500000 kertas b20085001700000 kertas c300100003000000 total1000 8200000 jenisjml rimalokasi hasil alokasi a500500/1000 x 1jt500000 b200200/1000 x 1jt200000 c300300/1000 x 1 jt300000 Kalkulasi per jenis dengan total biaya kirim 1 jt

9 Contoh jurnal pembelian  Bahan baku xxx Bahan penolong xxx utang dagang/kasxxx

10 B. Penentuan Biaya Bahan Digunakan Metode idetifikasi khusus, biaya bahan yang digunakan diidentifikasi sesuai harga perolehannya pada saat dibeli. Metode rata-rata, biaya bahan yang digunakan ditentukan berdasarkan harga perolehan rata-rata bahan tersebut. Metode masuk pertama keluar pertama (MPKP), biaya bahan yang digunakan diasumsikan barasal dari harga perolehan bahan yang dahulu dibeli. Metode masuk terakhir keluar pertama (MTKP), biaya bahan yang digunakan diasumsikan berasal dari harga perolehan yang lebih akhir dibeli Ada beberapa metode untuk mengatasi masalah perubahan harga bahan dalam kaitannya dengan penentuan biaya bahan yang digunakan, yaitu :

11 Contohnya?  Tgl 1persedian awal 8000 @50rupiah  Tgl 4 pembelian 2000 unit@60 rupiah  Tgl 10 pembelian 2000 @ 70  11 penggunaan bahan 8000 unit  12 pembelian 4000 @ 80  20 penggunaan bahan 5000 unit

12 tanggaldibeli digunakanpersediaan FIFO unit harga per unittotalunit harga per unittotalunit harga per unittotalsaldo 1 800050400000 4200060120000 800050400000 200060120000520000 10200070140000 800050400000 200060120000 200070140000660000 11 800050400000200060120000 200070140000260000 12400080320000 200060120000 200070140000 400080320000580000 20 200060120000 200070140000 10008080000 340000300080240000 25100080-1000-80000 300080240000 10008080000320000

13 tanggaldibeli digunakanpersediaan Av unit harga per unittotalunit harga per unittotalunit harga per unittotalsaldo 1 800050 40000 0 4200060 12000 00 1000052 52000 0 10200070 14000 0 1200055 66000 0 11 800055 44000 0400055 22000 0 12100 000 12400080 32000 0 800067.5 54000 0 20 500067,5 33750 0300067,5 20250 0-3000 25100067,567500-1000 -67500400067,5 27000 0

14 3. P ERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN Faktor fundamental, yaitu jumlah dan waktu pembelian  melibatkan biaya penyimpanan dan biaya karena tidak menyimpan cukup persediaan. EOQ ( Economic Order Quantity) Jumlah persediaan yang dipesan pada suatu waktu yang meminimalkan biaya persediaan tahunan.

15

16 EOQ (Lanjutan) Keterangan: EOQ = Economic Order Quantity RU = Jumlah kebutuhan per tahun CO = Biaya pemesanan (Cost per Order) CU = Biaya per unit (Cost per Unit) CC = Persentase biaya penyimpanan (Carrying Cost)

17 C ONTOH : Asumsikan kebutuhan per tahun sebesar 2.400 (RU)unit, biaya per unit(CU) $0.75, biaya pemesanan (CO)$20 per pesanan, dan persentase biaya penyimpanan (CC) adalah 20%. Hitung berapa EOQnya!

18 4. Penentuan waktu pesanan 1. waktu tunggu 2. tingkat penggunaan persediaan 3. persediaan pengaman

19 contoh Perusahaan melakukan pesanan 10x per tahun. biaya kehabisan persediaan 600.000 biaya simpanan 10.000 per unit. probabilitas kehabisan persediaan pengamanan diestimasikan sbb: persediaan pengamanan probabilitas kehabisan 0 unit40% 50 unit20% 100 unit10% 200 unit5%

20 abcde persediaan pengamanan ekspektasi jml biaya kehabisan jml biaya simpananC+D 0 unit 40%x 600.00024000002400000 50 20%x 600.0001200005000001700000 10016000010000001060000 2000,530000020000002300000 B= probabilitas biaya kehabisan x frekuensi pesanan

21 5. Titik pesan  Menunjukkan kuantitas bahan yang ada di perusahaan dan mengharuskan perusahaan untuk melakukan pesanan  Rumus:  Titik pesan = kuantitas waktu tunggu +kuantitas persediaan pengmanan

22  Perusahaan mempunyai kebutuhan bahan 350 unit per minggu  Waktu tunggu mencapai 9 minggu  Diasumsikan persediaan awal 5600 unit  Hitung titik pesanan

23  Waktu tunggu = 350 unit x 4minggu = 1400 Persediaan pengamanan= 350 unti x 5 minggu = 1750 Titik pesan= 1400+1750= 3150 Titik pesan = kuantitas waktu tunggu + Kuantitas persediaan pengamanan

24 Perediaan awal – titik pesan 5600-3150 = 2450 unit Atau ekuivalen penggunaan bahan selama 7 minggu (2450/350)

25 Any question??


Download ppt "Akuntansi Bahan Baku Chapter 3. BAHAN Bahan baku (bahan langsung) Bahan penolong pabrik (bahan tidak langsung)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google