Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pelajaran Sekolah Sabat ke 11, 14 September 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pelajaran Sekolah Sabat ke 11, 14 September 2013."— Transcript presentasi:

1 Pelajaran Sekolah Sabat ke 11, 14 September 2013

2 Ayat Hafalan : “ Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.” Kolose 3:1-2

3 PENDAHULUAN Pembaruan semata-mata adalah memandang kepada Yesus. Bagaiman Yesus mengisi pikiran kita, membentuk pikiran kita dan membimbing tindakan kita. Roh Kudus tidak membatasi diri- Nya kepada satu aspek dari kehidupan kita ketika Ia menginsafkan kita akan kebutuhan kita untuk berubah. Perubahan bukanlah suatu dimensi saja. Roh rindu untuk membawa kehidupan kita ke dalam persesuaian yang mutlak kepada kehendak Kristus dalam setiap bidang.

4 Hal yang perlu DIRENUNGKAN untuk DIDISKUSIKAN ! 1.Apakah nasihat Perjanjian Baru berikan mengenai pelestarian pemikiran kita yang tidak sesuai dengan Alkitab? 2.Apakah nasihat praktis yang Paulus berikan dalam membangun pikiran yang berwawasan kebenaran, kesucian dan suasana sorga? (Fil 2:5; 4:8) 1.Apakah nasihat Perjanjian Baru berikan mengenai pelestarian pemikiran kita yang tidak sesuai dengan Alkitab? 2.Apakah nasihat praktis yang Paulus berikan dalam membangun pikiran yang berwawasan kebenaran, kesucian dan suasana sorga? (Fil 2:5; 4:8) 3.Dengan cara apakah bagi kita supaya memiliki pikiran yang terdapat dalam Kristus? Dan bagaimana hubungan pemikiran yang baik dengan kesehatan fisik dan kerohanian kita? 4.Apakah tujuan Tuhan bagi umat-Nya di dunia ini? Pengorbanan dan penyerahan hidup yang bagaimanakah yang harus kita tunjukkan bagi Tuhan saat ini? 3.Dengan cara apakah bagi kita supaya memiliki pikiran yang terdapat dalam Kristus? Dan bagaimana hubungan pemikiran yang baik dengan kesehatan fisik dan kerohanian kita? 4.Apakah tujuan Tuhan bagi umat-Nya di dunia ini? Pengorbanan dan penyerahan hidup yang bagaimanakah yang harus kita tunjukkan bagi Tuhan saat ini?

5 Pembaruan akan terjadi ketika kita meman- Dang kepada Yesus, karena : 1.Dia yang akan mengisi dan membentuk pikiran kita (Kolose 3:2). 2.Dia membimbing kita kepada standar yang lebih tinggi lebih dari sekedar aturan yang kaku (2 Petrus 1:5-7). 3.Dia akan mempertajam pikiran kita oleh karena kita masuk ke dalam suasana pikiran surga (Filipi 4:8). Cara berpikirkita mempengaruhi cara kita bertindak. Tindakan yang diulang-ulang mempengaruhi pikiran kita. Orang Kristen adalah “ciptaan yang baru.” Pola pikir yang lama telah di gantikan dengan yang baru. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 2 Korintus 5 : 17 URUSAN PIKIRAN

6 “Adalah hukum alamiah, baik inteletual maupun spritual, bahwa oleh memandang kita berubah. Pikiran secara berangsur- angsur menyesuaikan diri kepada masalah-masalah yang memenuhi pikiran itu. Pikiran itu menjadi berbaur dengan apa yang telah biasa dikasihi dan dihormati. Manusia tidak pernah lebih tinggi dari standar kemurnian atau kebaikan dan kebenaran, Jikalau diri sendiri adalah tujuannya yang tertinggi, ia tidak akan pernah mencapai sesuatu yang lebih tinggi....” Ellen G. White, Alfa & Omega, Jilid 8, hal “Adalah hukum alamiah, baik inteletual maupun spritual, bahwa oleh memandang kita berubah. Pikiran secara berangsur- angsur menyesuaikan diri kepada masalah-masalah yang memenuhi pikiran itu. Pikiran itu menjadi berbaur dengan apa yang telah biasa dikasihi dan dihormati. Manusia tidak pernah lebih tinggi dari standar kemurnian atau kebaikan dan kebenaran, Jikalau diri sendiri adalah tujuannya yang tertinggi, ia tidak akan pernah mencapai sesuatu yang lebih tinggi....” Ellen G. White, Alfa & Omega, Jilid 8, hal Ketika kita memikirkan pikiran-Nya kita merindukan untuk dapat melakukan kehendak-Nya. Menyediakan waktu kita untuk-Nya berarti kita sedang membuka hati kepada-Nya dan bersedia menerima pentunjuk dari-Nya (Wahyu 3:20).

7 PENYARINGAN PIKIRAN Allah telah menyediakan “penyaring rohani” bagi pikiran kita dengan maksud agar ketika kita membangun pikiran surgawi kita sedang membangun pengalaman kerohanian kita bersama dengan Yesus. Adalah tidak mungkin untuk mengembangkan pikiran rohani yang dalam jika kita memberi makan pikiran kita pada kekerasan, asusila, keserakahan dan materialisme. Indra kita adalah gerbang menuju pikiran dan apa yang dimasukkan melalui gerbang pikiran sangat mempengaruhi pola pikiran itu memikirkan sesuatu. Orang-orang Kristen Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bersedia bagi kedatangan Kristus yang kedua kali seharusnya berpikir dengan hati-hati sebelum mengobarkan jiwa mereka pada mezbah pertunjukan dunia.

8 PENYARING PIKIRAN “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pemba- haruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12 : 2). “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pemba- haruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12 : 2). “Segala yang menyenangkan dan segala yang menyusahkan adalah sesaat tetapi orang yang bertahan adalah kekal...” Saat kita menyerahkan pikiran kita kepada pengaruh Roh Kudus. Ia akan mengubah pikiran dan tindakan kita. Berubah pikiran mengarah perubahan tindakan. Perubahan tindakan jalan menuju karakter. Perubahan dan pembaharuan bukan sekedar perasaan tetapi komitmen untuk berubah.

9 PELINDUNG PIKIRAN Nasihat Paulus dalam melindungi pikiran dalah: 1.Menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Flp 2:5 2.Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia. 2 Korint 5 : Lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Bukan untuk kepentingan diriku, sendiri tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat. 1 Korint 10 : Hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu. 1 Pet 1: Nasihat Paulus dalam melindungi pikiran dalah: 1.Menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Flp 2:5 2.Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia. 2 Korint 5 : Lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Bukan untuk kepentingan diriku, sendiri tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat. 1 Korint 10 : Hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu. 1 Pet 1: Untuk membawa setiap ide kepada ketaatan kepada Kristus adalah menyerahkan pikiran kepada Yesus. Pikiran duniawi tidak bisa hilang dengan sendirinya. Pikiran duniawi harus di usir dengan memikirkan firman Allah. Firman Allah menjadi pelindung dan penjaga bagi pikiran dari tipu muslihat si jahat.

10 PELINDUNG PIKIRAN Billy Graham berkata : “Engkau tidak dapat menghentikan burung terbang di atas kepalamu, tetapi engkau dapat menghentikan mereka bersarang di rambutmu” artinya bahwa ide apapun bisa menghampiri pikiran kita tetapi, “Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:7). “Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus” (Korintus 10 : 5). Kita akan menjadi apa yang kita sering pikirkan dan pikiran- pikiran kita akan membetuk karakter kita. Kebiasaan yang akan menjadi gaya dan pola hidup kita.

11 HUBUNGAN PIKIRAN DAN TUBUH “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu selur- uhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Tesalonika 5 : 23). “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu selur- uhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Tesalonika 5 : 23). 1.Menghidupkan pola hidup sehat. 1 Kort 10 : 31; 1 Korint 6 : Hidup dengan sederhana. Ibrani 13 : 5 3.Merawat tubuh kita oleh menerapkan gaya hidup sehat dan dilakukan dengan motif yang tepat. 4.Kesejahteraan fisik, mental dan emosi tidak dapat dipisahkan dari kesejahte- raan rohani. Gaya hidup dan prilaku kehidupan sehari-hari serta tang- gung jawab orang Kristen adalah :

12 HUBUNGAN PIKIRAN DAN TUBUH Murid-murid berpikir bahwa kesehatan fisik, mental, emosi dan rohani saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Roh Kudus tidak membatasi Diri-Nya kepada satu aspek dari kehidupan kita ketika Ia menginsafkan kita akan kebutuhan kita untuk bertumbuh. Jika ada praktik gaya hidup secara fisik yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya,Allah mengundang kita untuk menyerahkannya bagi kemulian-Nya. Tubuh kita adalah sebuah kaabah, bukan rumah pelisir. Oleh mengikuti prinsip- prinsip surgawi kita bisa hidup lebih berbahagia, produktif, melimpah, hidup sehat.

13 PENGARUH DARI GAMBAR Ada banyak gambaran Yesus untuk menjelaskan diri-Nya. Cita-cita Allah bagi gereja-Nya dan bagi kita secara individu lebih tinggi dari yang kita bayangkan. Segenap surga rindu menyatakan karakter kasih-Nya melalui umat-Nya. Tujuan dari semua kebangunan dan pembaruan adalah untuk menginzinkan terang kasih Kristus, kasih karunia dan kebenaran bersinar melalui kehidupan kita. Dia memanggil kita untuk berbelaskasihan, memelihara dan peduli dalam dunia yang mementingkan diri, serakah dan egois. “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.” Yesaya 55:8.

14 PENGARUH DARI GAMBAR Allah memanggil kita untuk : 1.Hidup sehat saat jutaan orang mati muda dari penyakit merosot yang disebabkan oleh diri sendiri (Yoh 10:10). 2.Memiliki karakter yang baik di tengah- tengah tidak adanya sopan santun, fokus pada seks, generasi yang memiliki gairah yang payah. 3.Kepada kehidupan yang berbeda yaitu kesopanan, kepatuhan dan kemurnian moral (1 Petrus 3 : 3,4). 4.Menjadi “Terang dunia’ yang menerangi orang lain di dunia ini (Yohanes 1:9). 5.Mempercayai “Terang (Yesus)” itu (Yoh 8:12: Yoh12:35;36).

15 PERTANYAAN PENERAPAN 1.Apakah artinya Kekristenan bagi kehidupan saya? Sudahkah saya menyadari bahwa segala sesuatunya bersumber dari Allah? 2.Sudah saya menunjukkan gaya dan pola hidup Kristiani sesuai dengan yang Allah kehendaki setiap hari? 3.Sudahkah saya menjadi terang dan mene- rangi orang lain di tempat mana saya berada? Tujuan Allah bagi hidup kita adalah bahwa kita secara prbadi mengalami sukacita mengenal Dia dan bersukacita dalam keajaiban kasih karunia-Nya mengubah sehingga kita dapat menjadi “Terang” dalam dunia moral kegelapan.

16 KESIMPULAN Perubahan datang sewaktu kita memilih untuk membiarkan Roh Kudus untuk mengubah pikiran kita. Berubah pikiran mengarah kepada perubahan tindakan. Perasaan kita bukanlah paduan aman. Pilihan kita untuk menyerah pada keyakinan dari Roh Kudus, meskipun emosi kita dan menerima kuasa surga untuk perubahan adalah jalan menuju karakter berubah. Untuk membawa setiap ide ketaatan kepada Kristus adalah menyerahkan pikiran kita kepada Yesus. Pikiran difokuskan pada prinsip-prinsip positif dari firman Allah adalah pikiran yang dilindungi dan dijaga oleh kasih karunia Allah dari tipu muslihat si jahat,

17 “Adalah kesempatan setiap jiwa untuk menjadi saluran yang hidup dengan mana Allah dapat menyampaikan kepada dunia permata-permata rahmat-Nya, kekayaan Kristus yang tidak teerselami. Tidak ada sesuatu yang amat dirindukan Kristus lebih dari pada orang-orang yang mau mewakili Roh-Nya dan tabiat-Nya di dunia ini.” Ellen G. White, Perumpamaan- perumpamaan Tuhan Yesus, hal. 305.

18 Aplikasi 1.Setiap orang diharapkan dapat MENYELIDIKI hubungan antara pikiran dan tindakan, ketahui bahwa tindakan diatur oleh pikiran dan berpikir dibentuk oleh Alkitabiah yang diperbolehkan untuk memasuki pikiran melalui indra. 2.Setiap orang diharapkan dapat MENGIDENTIFIKASI dengan penulisan Perjanjian Baru dalam penginderaan yang luar biasa pentingnya untuk berhati-hati tentang apa yang memasuki pikiran. 3.Setiap orang diharapkan dapat BERKOMITMEN untuk mengikuti teladan Kristus dalam menjalani kehidupan yang kudus, yang didedikasikan sepenuhnya untuk menyenangkan Tuhan dalam setiap aspek gaya hidupnya. Prepared by : tft,ss/pp dsks 11/3/13 Alamat Telp No.Hp SELAMAT MELAYANI TUHAN MEMBERKATI


Download ppt "Pelajaran Sekolah Sabat ke 11, 14 September 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google