Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, 2005 By

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, 2005 By"— Transcript presentasi:

1 “PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, 2005 By
JARINGAN KOMPUTER Buku “PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, By Aji Supriyanto "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

2 Konsep Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan untuk melakukan komunikasi data. Komunikasi data yang bisa dilakukan melalui jaringan komputer dapat berupa data teks, gambar, video, dan suara. Dinamakan sebagai jaringan komputer (Computer Network) jika dalam sekumpulan komputer tersebut dihubungkan melalui media fisik dan software yang memfasilitasi komunikasi antara komputer-komputer tersebut. Sebuah jaringan komputer yang sangat sederhana bisa diperlihatkan seperti gambar dibawah ini. Media fisik/ penghubung Komputer 2 Komputer 1 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

3 Keuntungan Penggunaan Jaringan Komputer
Dengan dibangunnya sistem jaringan komputer akan memberikan keuntungan - keuntungan yaitu : · Dapat saling berbagi (Sharing) sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti harddisk, printer, modem, dan lain sebagainya tanpa harus memindahkan peralatan-peralatan tersebut kepada yang membutuhkan. Dengan demikian terjadi peningkatan efesiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware. · Dapat saling berbagi (Sharing) penggunaan file atau data yang ada pada server atau pada masing - masing workstation. ·  Aplikasi dapat dipakai bersama sama (multiuser) · Akses ke jaringan memakai nama, password dan pengaturan hak untuk data-data rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

4 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
·  Komunikasi antar pemakai melalui atau LAN Conference. ·  Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data data secara terpusat dan oleh orang orang tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian pekerjaan yang sesuai. · Mudah melakukan backup data, karena manajemen yang tersentralisasi · Tidak tergantung kepada orang yang menyimpan data (apabila orangnya tidak ada) karena penyimpanan data tersentralisasi. ·  Data yang selalu up to date karena server senantiasa meng-uptodatekan data begitu ada input (Data Entry) diterima. Seorang Supervisor / Administrator dapat melakukan pengontrolan pemakai berdasarkan : Waktu akses, Tempat akses, Kapasitas pemakaian harddisk, mendeteksi pemakai yang tidak berhak, Monitor pekerjaan setiap pemakai. ·  Pada saat ini dengan berkembangnya teknologi software, dimungkinkannya penggunaan Internet secara bersama-sama secara simultan walaupun hanya memiliki satu modem, satu line telpon dan satu account internet. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

5 Penggolongan jaringan komputer dapat dibedakan menurut :
§         Fungsi Administratif §         Jangkauan Area (Luas Wilayah) §         Topologi Jaringan (Bentuk) §         Media Transmisi §         Standar Arsitektur §         Protocol §         NOS (Network Operating System) "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

6 Fungsi Komputer dalam Jaringan
a.      Jaringan Client Server Dalam jaringan ini satu komputer berfungsi sebagai pusat pelayanan (server) dan komputer yang lain berfungsi meminta pelayanan (client). Sesuai dengan namanya, Client-Server berarti adanya pembagian kerja pengolahan data antara client dan server . Saat ini, sebagian besar jaringan menggunakan model client/server. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

7 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
b. Jaringan peer-to-peer Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus, dan semua komputer dapat berfungsi sebagai client dan server dalam satu saat yang bersamaan. Pengguna masing-masing komputer bertanggung jawab terhadap administrasi resource komputer (dengan membuat nama user, membuat share, menandai ijin mengakses share tersebut). Tiap-tiap user bertnggung jawab juga mengenai pembackupan data pada komputer. Sayangnya, penempatan resource dapat menjadi sulit pada network peer-to peer yang mempunyai lebih banyak komputer. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

8 Keuntungan dan Kerugian jaringan Peer-to-Peer dibanding Client/Server
"Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

9 Jangkauan Area Jaringan
a. LAN. LAN menggambarkan suatu jaringan yang menjangkau area yang terbatas, misalnya satu kantor satu gedung, dimana komputer yang mempunyai jaringan secara fisik berdekatan satu dengan lainnya. Jaraknya kurang lebih sampai dengan 10 Km. Keuntungan Jaringan LAN adalah : Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing). Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing). File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin. File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol. Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat. Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali. Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan & Chat. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

10 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
b. MAN MAN merupakan jaringan dengan area lebih luas dari LAN, yang bisa terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungkan bersama-sama dalam batas-batas kira-kira suatu kawasan metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum yang dijangkau MAN kira-kira 80 kilometer. c. WAN WAN adalah jaringan yang jangkaun area geografik paling luas, bisa antar pulau, Negara, benua, bahkan bisa ke luar angkasa. Contoh terbaik dan sangat terkenal adalah Internet. Tetapi, WAN dapat juga menjadi network pribadi. Sebagai contoh, suatu perusahaan dengan kantor-kantor di berbagai negara dapat memiliki WAN yang menghubungkan berbagai lokasi melalui hubungan telepon, satelit dan teknologi-teknologi lainnya. Biasanya WAN terdiri dari banyak LAN yang diinterkoneksikan. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

11 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Keuntungan Jaringan WAN adalah : Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang. Komunikasi antar kantor dapat menggunakan & Chat. Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat. Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

12 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Jaringan Sebuah LAN dapat diimplementasikan dengan berbagai macam topologi. Topologi yang dimaksud di sini merupakan struktur jaringan fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan LAN tersebut. Topologi dasar yang bisa digunakan dalam jaringan komputer adalah : topologi bus (linear) topologi ring (cincin) topologi star (bintang) topologi Tree (pohon) topologi Mash (web) "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

13 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Bus Topologi bus diimplementasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

14 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Keuntungan dari Topologi bus adalah : - Mudah atau sederhana untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru. - Tidak terlalu banyak menggunakan kabel dibandingkan dengan topologi star/bintang Kekurangan  dari Topologi Linear/Bus : -  Seluruh jaringan akan mati jika ada kerusakan pada kabel utama -  Membutuhkan terminator pada kedua sisi dari kabel utamanya -  Sangat sulit mengidentifikasi permasalahan jika jaringan sedang jatuh/mati Sangat tidak disarankan dipakai sebagai salah satu solusi pada penggunaan jaringan di gedung besar. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

15 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Ring Bentuk ini merupakan bus Network yang ujung-ujungnya dipertemukan kembali sehingga membentuk suatu lingkaran, setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Keuntungan menggunakan topologi ring ini adalah kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan. Kelemahan penggunaan topologi ini adalah harga implementasinya yang relatif lebih mahal. Selain itu tingkat kesulitan untuk menjaga jaringan bertopologi ring juga lebih susah. Karenanya bila ada kerusakan maka untuk memperbaikinya kembali juga susah. Topologi Ring kurang begitu banyak diimplementasikan karena membutuhkan peralatan yang khusus. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

16 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Star Topologi model ini didesain dimana setiap node (file server, workstation, dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau concentrator. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/concentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub ataupun concentrator akan mengatur dan mengontrol keseluruhan fungsi jaringan. Dia juga bertindak sebagai repeater/penguat aliran data. Konfigurasi pada jaringan model ini menggunakan kabel Tweisted pair, dan dapat digunakan bersama  kabel koaksial atau kabel fiber optic. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

17 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Keuntungan Topologi jaringan model Bintang/Star : -         Mudah di pasang dan pengkabelan. -         Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan ketika akan memasang atau memindahkan perngkat jaringan lainnya. -         Mudah untuk mendeteksi kesalahan dan memindahkan perangkat-perangkat lainnya. Kekurangan Topologi jaringan model Bintang/Star : -         Membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan bus -         Membutuhkan hub atau concentrator, dan bilamana hub atau konsentrator tersebut jatuh atau rusak node-node yang terkoneksi tidak terdeteksi. -         Lebih mahal daripada topologi linear/bus, karena biaya untuk pengadaan hub dan konsentrator. Protokol-protokol yang menggunakan konfigurasi bintang ini umumnya adalah Ethernet atau LocalTalk. Token Ring menggunakan topologi yang sama dengannya yang disebut Bintang dalam Lingkaran / star-wired ring. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

18 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Tree Topologi tree merupakan perpaduan antara topologi bus dan star, yang terdiri dari kelompok-kelompok dari workstation konfigurasi Bintang yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi Bus. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan ynag telah ada, dan memungkinkan sebuah perusahaan mengkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

19 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Keuntungan Topologi jaringan model Pohon : -  Instalasi jaringan aari titik ketitik pada masing-masing segmen - Didukung oleh banyak perangkat keras dan perngkat luinak Kekurangan Topologi jaringan model Pohon : - Keseluruhan panjang kabel pada tiap-tiap segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan - Jika jaringan utama/backbone rusak, keseluruhan segemen ikut jatuh juga - Sangat sulit untuk di konfigurasi dan juga untuk pengkabelannya dibandingkan topologi jaringan model lain. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

20 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Topologi Mash/web Topologi ini juga disebut sebagai jaring, karena setiap komputer akan berhubungan pada tiap-tiap komputer lain yang tersambung. Topologi ini jarang sekali diterapkan dalam LAN karena alasan pemborosan kabel dan sulitnya instalasi, selain itu juga sulit mendeteksi keamanannya. Biasanya model ini diterapkan pada WAN atau internet sehingga disebut sebagai topologi web. Keuntungannya bahwa kita bisa melakukan komunikasi data melalui banyak jalur, jika jalur satu terputus, maka kita bisa menggunakan jalur yang lain. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

21 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

22 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Media Transmisi Media transmisi adalah media atau perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan secara fisik untuk komunikasi data antara kemputer satu dengan komputer lainnya. Secara garis besar media transmisi pada jaringan komputer dibedakan menjadi tiga media, yaitu : Kabel, Wireless, Satelit (VSAT) a. Kabel Tipe-tipe kabel yang digunakan di dalam jaringan LAN adalah : ·        Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) ·        Kabel Shielded Twisted Pair (STP) ·        Kabel Koaksial ·        Kabel Fiber Optic ·        Wireless LAN ·        Petunjuk Instalasi Kabel "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

23 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) Kabel twisted pair ada dua tipe yaitu shielded dan unshielded. Unshielded twisted pair (UTP) adalah yang paling populer dan umumnya merupakan pilihan yang terbaik untuk jaringan sederhana. Kualitas kabel UTP berbeda dengan telephone, Kabel ini mempunyai 4 pasang kabel di dalamnya, dan setiap pasangan adalah kembar. Kabel ini cocok untuk topologi star(bintang). Spesifikasi Teknis dari twisted pairs adalah : -         Jarak terjauh 100 meter. -         Dihubungkan dengan konektor RJ-45. -         Memiliki beberapa kategori, yaitu : kategori 1, 2, 3, 4, dan 5. -         Masalah yang dihadapi adalah : crosstalk. Konektor  kabel UTP memiliki standar konektor yang disebut konektor RJ-45 . Kabel yang mirip dengan UTP yaitu STP "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

24 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Kabel Koaksial Kabel Koaksial adalah kabel yang memiliki satu konduktor copper ditengahnya. Jenis kabel ini biasanya digunakan untuk topologi Bus. Ada dua jenis tipe kabel koaksial yaitu kabel koaksial thick dan kabel koaksial thin. ·   Kabel koaksial thin (RG-58) disebut juga dengan 10Base2 (thinnet) . dimana angka 2 menunjuk pada panjang maksimum untuk segment kabel tersebut adalah 200 meter, namun kenyataannya hanya samapai 185 meter. ·  Kabel koaksial thick (RG-8) disebut juga dengan10Base5 (thicket), dengan spaseifikasi teknis : Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah : -         Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter. -         Impedansi terminator 50 Ohm. -         Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

25 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Kabel Fiber Optik Kabel serat optik (fiber optic) mempunyai kemampuan mentransmisi sinyal melewati jarak yang lebih jauh dibanding kabel koaksial maupun kabel twisted, juga mempunyai kecepatan yang baik. Hal ini sangat baik digunakan ketika digunakan untuk fasilitas konferensi Radio atau layanan interaktif. 10BaseF adalah merujuk ke spesifikasi untuk kabel fiber optik dengan membawa sinyal Ethernet. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

26 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

27 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
b. Wireless Jaringan yang menggunakan media transmisi wireless sering disebut WLAN. LAN yang menggunakan Media transmisi wireless bisa berupa frekwesi radio, infra merah ataupun sinar laser untuk berkomunikasi diantara workstation dan file server ataupun hub. Tiap-tiap segmen mempunyai sebuah transceiver/antena untuk mengirim atau menerima data. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

28 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
c. Satelit Suatu alternatif yang dapat ditawarkan untuk potong kompas jaringan WAN ialah dengan jaringan VSAT (satelit). Keuntungan VSAT adalah: -   kecepatan bit akses tinggi - jaringan akses langsung  ke ISP router dengan keandalannya mendekati 100% -VSAT bisa dipasang dimana saja selama masuk dalam jangkauan satelit - dengan jaringan potong kompas satelit maka kongesti jaringan telekomunikasi PSTN yang ada tidak perlu terjadi. Kerugiannya adalah : -   bahwa untuk melewatkan sinyal TCP/IP, besarnya throughput akan terbatasi karena delay propagasi satelit geostasioner.  "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

29 Standarisasi Arsitektur
Standar-standar arsitektur, yang akan dibahas meliputi : Ethernet Token Ring Fiber Distributed Data Interface (FDDI) AppleTalk ARCnet a. Ethernet  Arsitektur Ethernet adalah tipe hubungan anta LAN yang paling populer saat ini yang dipatenkan oleh perusahaan Xerox. Itu didasarkan pada standar 802.3, yang menentukan suatu jaringan yang mengimplementasikan metode kontrol akses CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang menggunakan transmisi baseband melalui kabel coaxial atau twistedpair yang disusun menggunakan sebuah topologi bus atau star. Rata-rata transfer standarnya adalah 10 Mbps atau 100 Mbps, tetapi standar-standar baru dilengkapi dengan Gigabit Ethernet, yang mampu mempercepat sampai 1 Gbps melalui kabel serat optik atau media lain yang berkecepatan tinggi. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

30 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
b. Token Ring Token Ring awalnya dikembangkan oleh IBM dan didesain menjadi sebuah arsitektur jaringan yang dapat diandalkan yang didasarkan pada metode kontrol akses Lintasan token. Itu seringkali diintegrasikan dengan sistem-sistem kerangka utam IBM misalnya AS/400, dan hal itu dimaksud untuk digunakan dengan PC, komputer-komputer mini, dan kerangka-kerangka utama. Itu bekerja baik dengan Arsitektur Jaringan Sistem (SNA), arsitektur IBM digunakan untuk menyambung ke jringan-jaringan kerangka utama. Standar-standar Token Ring diberikan di IEEE Kerugian utama arsitektur token ring adalah biayanya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan 10 BaseT atau 100 BaseT atau kecepatan-kecepatan yang relatif lebih rendah. Selain itu jaringan ini sulit diimplementasikan. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

31 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
c. FDDI FDDI (Fiber Distributed Data Interchange) melaju pada kabel serat-optik, dan itu menggabungkan penampilan berkecaptan tinggi dengan manfaat topoligi ring lintasan token. FDDI melaju dengan kecepatan 100 Mbps, dan topologinya adalah sebuah ring ganda. Ring sebelah luar disebut ring primer dan ring sebelah dalam disebut ring sekunder. FDDI menggabungkan manfaat dari lintasn token di topologi ring dengan kecepatan tinggi dari transmisi serat-optik. Topologi ring gandanya memberikan kelebihan dan toleransi kesalahan. Kabel serat optik tidaklah rentan terhadap EMI dan bunyi, dan itu lebih aman daripada kabel tembaga. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

32 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
d. AppleTalk Jaringan Appletalk didesain, untuk menyambung komputer-komputer Apple, dan komponen-komponen perangkat lunaknya dibangun dalam sistem operasi Macitosh. Jaringan-jaringan Appletalk / Localtalk menggunakan metode kontrol Akses media CSMA / CA. Kabel STP itu paling umum digunakan, tetapi itu juga memungkinkan untuk menggunakan UTP atau kabel serat optik. Topologi jaringan adalah sebuah bus atau pohon, dan sebuah jaringan Localtalk (yang menggunakan komponen-komponen Apple) dibatasi sampai 32 nodes "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

33 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
e. ARCnet ARCnet merupakan teknologi LAN yang sudah lama menggunakan metode kontrol akses lintasan token khusus melalui sebuah topologi bus – star. Beberapa literatur mengasosiasikan ARCnet dengan spesifikasi, tetapi sesungguhnya ARCnet dikembangkan sebelum standar 802 dan tidak memeta secara lengkap utnuk spesifikasi ini. Itu didesain untuk kelompok-kelompok kerja kecil dan itu merupakan sebuah arsitektur yang sangat sederhana dan tidak mahal. Metode lintasn token yang digunakan oleh ARCnet berbeda dari metode token ring. Pada sebuah jaringan ARCnet, token tidak bergerak sepanjang lintasan, didasarkan pada lokasi fisik, sebagai gantinya token pergi dari satu komputer ke komputer lainnya berdasarkan posisi komputer dalam susunan angka yang telah ditentukan. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

34 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Protocol Jaringan Protokol adalah aturan yang harus ditaati atau diikuti oleh komputer yang dihubungkan untuk menghasilkan dan mengatur komunikasi melalui jaringan. Jadi untuk memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer pada jaringan komputer diperlukan sebuah protocol, yang mendefinisikan aturan-aturan transfer data sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik. Tiga protocol LAN yang terkenal adalah NetBEUI, IPX/SPX, dan TCP/IP. Protokol LAN lainnya meliputi Apple Talk dan protocol OSI. Tiga yang pertama merupakan bagian standar yang didukung oleh beberapa sistem operasi PC yang umum digunakan. Masing-masing mempunyai keuntungan dan kerugian, tergantung dari komponen yang digunakan LAN tersebut. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

35 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
NetBEUI / NetBIOS LAN kecil yang sederhana dengan menggunakan sistem operating Microsoft dapat berkomunikasi dengan menggunakan protocol NetBEUI. NetBEUI (NetBIOS Extended User Interface) didasarkan pada protocol NetBIOS (Network Basic Input/Output) yang dikembangkan oleh IBM untuk workgroup. Perlu dicatat bahwa jaringan NetBEUI tidak dapat diroute karena protokolnya tidak dapat diroute. Keuntungan dari NetBEUI mencakup kesederhanaannya dan rendahnya overhead resource. Ia cepat dan tidak membutuhkan informasi yang rumit untuk menset up-nya. Kesederhanaannya menjadikannya performer tertinggi dalam batas kecepatan bersih, tetapi kesederhanaannya juga membatasi fungsi-fungsinya. Karena NetBEUI tidak meliputi pokok-pokok dari hubungan logis untuk penghubungan pada jaringan layer, NetBEUI tidak dapat dijalankan dari satu jaringan atau subnet ke jaringan yang lain. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

36 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
IPX/SPX Novell menggunakan stack protocol Internet Packege Exchange/Sequenced Packed Exchange (IPX/SPX) sebagai protocol LAN-nya, dan ini diperlukan untuk network NetWare sebelum versi 5.0. Sebagai catatan bahwa NetWare versi 5.0 adalah versi pertama NetWare yang membantu running pada “IP murni” (protocol Internet dari stack protocol TCP/IP) dan tidak memerlukan IPX/SPX. IPX/SPX biasanya berkaitan dengan network NetWare, tetapi tidak dibatasi dengan tujuannya. Suatu workgroup atau domain komputer Micrasoft dapat juga menggunakan protocol IPX/SPX. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

37 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
TCP/IP Protocol TCP/IP merupakan protocol yang paling popouler dan paling banyak digunakan saat ini, alasannya adalah : · TCP/IP menggunakan skema pengalamatan fleksibel yang dapat sekali diroute, bahkan untuk network yang paling besar. · Hampir semua sistem operating dan platform dapat menggunakan TCP/IP. · Sejumlah besar utilitas dan tool dapat dipergunakan, sebagiannya digabungkan dengan rangkaian protocol dan sebagian ditambahkan dalam program untuk memonitoring dan mengatur TCP/IP. ·  TCP/IP merupakan protocol untuk Internet global. Sistem harus menjalankan TCP/IP untuk berhubungan dengan Internet. · Kebanyakan network tingkat interprise menjalankan TCP/IP, dan yang penting bahwa administrator network akrab dengan protokolnya. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

38 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Model TCP/IP mempunyai 4 lapisan (layer) yaitu lapisan akses jaringan (data link), lapisan antara jaringan (network), lapisan host ke host (transport) dan lapisan proses/aplikasi (application). Lapis ini bisa dikatakan lapis yang dipadatkan dari lapis standart protocol OSI, dimana rincian protocol-protocol yang ada pada tiap lapisnya hampir sama. Jadi Inti dari Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

39 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Ingin mendapatkan pengetahuan lebih banyak tentang Protocol TCP/IP ? Silahkan baca buku “PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, By Aji Supriyanto "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

40 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
OSI Perlu diketahui bahwa penggunaan standart protocol-protocol yang ada didunia menggunakan standar OSI (Open System Interconnection) yang di staandarisasi oleh ISO (International Standart Organisation). Struktur Model OSI disusun dari tujuh lapis yaitu : Lapis fisik (Phisical layer), Lapis Hubungan Data (Data-link layer), Lapis Jaringan (Network layer), Lapis Transportasi (Trasport layer), Lapis Sesi (Session Layer), Lapis Presentasi (Presentation layer), dan Lapis Aplikasi (Aplication layer). Tiap lapis mewakili satu langkah dalam proses komunikasi jaringan, hal ini untuk memberikan seperangkat protokol yang ditingkatkan agar tidak membingungkan dan produk standardisasi network yang lebih mudah diantara vendor-vendor yang ada. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

41 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
Apple Talk Apple talk adalah rangkaiaan protokol yang dikembangkan oleh Apple untuk menghubungkan mesin Macintoshnya. Rangkaian AppleTalk memasukkan protokol berikut: · Local Talk – Digunakan untuk menghubungkan komputer Macintosh dalam kelompok kerja kecil. Ini relatif pelan (230.4 kbps) dan menyangga 32 alat saja. ·  Ether Talk – Digunakan untuk menghubungkan kelompok kerja kepada network Ethernet. · Token Talk – Digunakan untuk menghubungkan kelompok kerja kepada network Token Ring Jaringan Apple Talk menggunakan Protokol Resolusi Alamat Apple Talk (AARP) untuk memetakan alamat Apple Talk pada alamat Media Access Control (MAC) Ethernet dan Token Ring. "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005

42 "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005
NOS (Network Operating System) Jaringan komputer juga bisa digolongkan pada sistem operasi yang digunakan. Sistem operasi jaringan (NOS) akan memiliki karakteristik sendiri-sendiri sesuai dengan jenis sistem operasi utnuk melakukan manajemen jaringan, pengamanan jaringan dan sebagainya. Pada prinsipnya bahwa sistem operasi digunakan dalam suatu komputer terdiri dari dua jenis yaitu sistem operasi yang digunakan untuk komputer tunggal (Personal Computer /PC), dan sistem operasi yang digunakan untuk jaringan yang bias anya sistem operasi tersebut berlabel server. Beberapa contoh NOS yang banyak digunakan saat adalah : §         Windows ( NT, 2000, 2003, XP) §         Novell NetWare §         UNIX / LINUX Beberapa network menggabungkan dua atau lebih tipe server pada network; ini sering disebut sebagai network hybrid. ---===ooo000ooo===--- "Pengantar Teknologi Informasi", Aji Supriyanto,salemba-jkt-2005


Download ppt "“PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI”, SALEMBA-JAKARTA, 2005 By"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google