Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEORI ORGANISASI UMUM 2: PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA, 2012 Muhamad Yunanto.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEORI ORGANISASI UMUM 2: PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA, 2012 Muhamad Yunanto."— Transcript presentasi:

1 TEORI ORGANISASI UMUM 2: PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA, 2012 Muhamad Yunanto

2 EKONOMIKA Pengantar Ilmu Ekonomi – Ekonomika Mikro – Ekonomika Makro

3 1.Konsep – Konsep Dasar: a.Memahami lingkup pengertian Ekonomi Makro & Ekonomi Mikro, perbedaan keterkaitannya b.Memahami apa persoalan dasar suatu perekonomian c.Memahami konsep Invisible Hand dan Visible Hand – perbedaan – kegunaan dan hubungannya satu sama lain d.Memahami karakteristik kurva demand & penggunaannya

4 e.Memahami karakteristik kurva supply & penggunannya f.Memahami mekanisme terbentuknya keseimbangan harga di pasar dan variasi-variasi permasalahannya g.Memahami konsep elastisitas dalam kurva demand dan supply serta kegunaannya

5 h.Memahami Peran Pemerintah dalam perekonomian dan berbagai akibatnya apabila peran tersebut tidak dilaksanakan i.Memahami model aliran barang &jasa dalam perekonomian (Termasuk model dua sektor, tiga sektor, empat sektor, dst) j.Memahami tujuan suatu perekonomian, masalah-masalah pertumbuhan nya dan upaya-upaya / model – model utk mengatasinya

6 Mengapa muncul Ilmu Ekonomi ? ( Why Economics ? )  Scarcity & Efficiency Scarcity = keterbatasan / kelangkaan  Scarcity of resources (sementara kebutuhan / keinginan manusia serba tak terbatas ) sehingga perlu ada pengaturan2  Efficiency : resources yang serba terbatas harus digunakan secara efektif dan efisien Persoalan diatas akan selalu muncul baik pada : a.Level individu b.Level perusahaan / organisasi c.Level sektor- sektor kegiatan / ekonomi d.Level lokal – regional – Nasional & global

7 Pengertian ilmu Ekonomi : 1.The study of making choices 2.Economics is a social science that studies human behaviour 3.The study of how individuals and groups make decisions with limited resources as to best satisfy their unlimited wants, needs and expectations 4.The study of the production, distribution and consumption of wealth in human society Bidang Studi Ekonomi : 1.Ekonomi Makro 2. Ekonomi Mikro  Permasalahan pokok : Keinginan yg tak terbatas sedang kan resources yg ada terbatas ( Kelangkaan – Efisiensi / ( Scarcity & Efficiency )  Bagaimana menggunakan resources yg terbatas utk mem produksi barang2 yg diperlukan dan mendistribusikannya pada berbagai pihak yg memerlukan (meningkatkan taraf hidup rakyat sehari – hari )

8 Lingkup Pengantar Ekonomika  Apa yg harus dilakukan pemerintah utk rakyat, negara & bangsa ( Peran Pemerintah dalam perekonomian )  Penetapan prioritas (kebutuhan mana yg harus dipenuhi dulu.)  Teori harga, Inflasi IHK,IHP  The Law of Diminishing Return  Teori produksi & Teori Biaya  Marginal Revenue  Model Cobb Douglas, dst  Karakteristik Supply & Demand serta keseimbangan harga  Customer surplus  Pricing Decision  Konsep Elastisitas, dst Ekonomi Makro Ekonomi Mikro  Kurva PPF, GDP, Kurva Lorentz, dst Pengertian Dasar

9 EKONOMI MAKRO Mempelajari fungsi ekonomi secara keseluruhan : - National Income - National Output - Inflasi - Tingkat Pengangguran - Jumlah uang beredar - Mengapa perekonomian suatu negara tertentu berkembang pesat sementara perekonomian negara lain stagnan EKONOMI MIKRO Mempelajari perilaku komponen2 individu perekonomian ( Industri, Perusahaan, Rumahtangga; Permintaan Pasar; Supply Komoditi ; Faktor-faktor Produksi ; dst. PROBLEM – PROLEM PEREKONOMIAN : * Pengangguran & Inflasi * Energi * Pertumbuhan & Produktivitas * Polusi * Pengobatan dan Kesehatan * Kemiskinan, dst.

10 Keputusan yg harus dibuat pemerintah untuk: * memecahkan masalah yang dihadapi * mencapai tujuan – tujuan yg telah ditetapkan * menimbang-nimbang dgn masak berbagai akibat2 nya Lingkup Pengantar Ekonomika Harga minyak dunia yang tinggi / naik terus  defisit APBN ; menaikkan harga BBM?, TDL? Harga CPO dunia yang tinggi  imbas di DN Angka pengangguran yang tinggi  penciptaan lapangan kerja  proyek-proyek infrastruktur vs FDI yang tak kunjung datang Persoalan Tsunami di NAD, Lumpur di Porong / Sidoarjo, dst  Apa yg harus dilakukan pemerintah utrk rakyat, negara & bangsa ( PERAN PEM. DLM PEREKONOMIAN

11 Tujuan Negara - Kemakmuran - Mencerdaskan - Perdamaian Dunia - dst Problem2 pokok -Kebutuhan 230 juta rakyat ( pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, Hu kum, dst. ) - Kemiskinan, Lap kerja,dst Resources - Land,, air, udara ( SDA) - Human Resources - Teknologi - Knowledge - Location - Dst LEVEL MAKRO StrategiPolicies GBHN Perkembangan Lingkungan & Global - Ancaman - Peluang Program2 Implementasi Evaluasi & Tindak Lanjut Pengenda lian dst RPJM ; RPJP  PENETAPAN PRIORITAS KEBUTUHAN YANG HARUS DIPENUHI.

12 Lingkup Pengantar Ekonomika Bagaimana pemerintah dapat mengendalikan harga-harga agar tidak naik terus secara tajam (inflasi )  Memahami karakteristik perekonomian dan menentukan bagaimana cara mengendalikannya Mengapa harga naik atau turun ?  TEORI HARGA Bagaimana cara mengukurnya ( Apakah terjadi kenaikan jika harga barang2 elektronik naik sementara harga beras, gula, garam relatif tetap / tidak naik ? )  IHK,IHP, dst Faktor – faktor apa saja yang dapat mempengaruhi harga ? Adakah pengaruh suku bunga bank pada harga ? Adakah pengaruh pajak pada harga ? Adakah pengaruh investasi pada harga ? Bagaimana hubungan masing – masing variabel diatas berkaitan dengan harga akhir suatu produk?

13 Di Level Mikro ( Misal : Perusahaan ) Resources ( ~ Faktor Produksi ) Land (tanah) Sewa (Rent) Labour (T.K) Upah (Wages) Capital (modal) Bunga (interest) Teknologi Sewa dst dst Profit,Mutu Produktivitas Kepuasan Kerja Efisiensi, Ke puasan Plgn dst Survi val Growth output cost revenue

14 4. Data kegiatan produksi perusahaan dimasa lalu adalah sbb Rp Mo dal di gu na kan Jml Tenaga Kerja digunakan Berapa jumlah modal dan tenaga kerja akan digunakan untuk kegiatan produksi yad? Jika pesanan yg masuk = 36 unit, berapa jml modal & tenaga kerja akan digunakan ?Jika modal yg tersedia hanya 4 dan tenaga = 6 berapa rencana produksi?  The Law of Diminishing Return  Teori produksi  Marginal Revenue  Model Cobb Douglas  Keputusan\ untuk\ mendapatkan\ sesuatu\ yg\ optimal

15 5. Misalkan kesediaan orang untuk membeli suatu produk ( Willing ness to pay ) dan kesediaan penjual men - supply adalah sbb Harga / unit Jml dimintaJml ditawarkan Keadaan di pasar 5918 Surplus produk, harga cenderung diturunkan Surplus produk, harga cenderung diturunkan 312 Seimbang 2157Shortage Produk, harga cenderung naik 1200Shortage Produk, harga cenderung naik 1.Apakah akan ada yg beli jika seseorang menjual produk tsb dgn harga 4 / unit ? Bagaimana jika harganya 2 / unit ? Jadi ? 2.Bagaimana jika strategi harga yg ditempuh seperti menjual komputer ? ( Awalnya mahal = 6 lalu lama2 turun jadi …..? )  Karakteristik Supply & Demand serta keseimbangan harga  Customer surplus  Pricing Decision

16 Harga / unit Jml dimintaJml ditawarkan Total Biaya Tetap Total Biaya variabel Jika penjualnya hanya satu dgn harga awal 3 / unit, apakah lebih menguntungkan menaikkan harga menjadi 4 / unit atau menurunkan harga menjadi 2 / unit 2.Bagaimana pengaruh kenaikan harga jual terhadap jumlah permintaan ? 3.Bagaimana pengaruh harga terhadap kesediaan mensupply ?  konsep elastisitas  pricing decision

17 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI ( IDEAL) 1.Pengertian Dasar ( Chapter 1 & 2 ) - Masalah pokok ekonomi, Ekonomi Mikro dan Makro - Distribusi Income ( Kurva Lorentz ) - Adam Smith ( The Invisible Hand ) & John Maynard Keyness - Sistem – sistem Perekonomian ; Kurva PPF ; Kurva Lorentz - Peran Pemerintah dalam Perekonomian * What – How – For Whom * Aliran uang dan barang - Perkembangan2 lanjut (The death of Economics, Ekonomi Digital) 2. Supply – Demand – Pasar ( Chapter 3, 4 & 5 ) - Kurva demand - karakteristik2 nya & faktor2 yg mempengaruhi - Kurva suuply - karakteristik2 nya & faktor2 yg mempengaruhi - Keseimbangan Pasar – Ceiling & Floor Price - Konsep Elastisitas dan kegunaannya - Jenis – jenis pasar dan karakteristiknya

18 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI - IDEAL 2. Supply – Demand – Pasar ( Chapter 3, 4 & 5 ) - Jenis – jenis pasar dan karakteristiknya - Lingkungan usaha dan Sistem Perekonomian - Teori marginal utility 3. Teori Produksi ( Chapter 6 ) - Faktor – faktor produksi - Produksi sebagai fungsi dari faktor produksi - Fungsi produksi dengan satu variable input * Konsep2 : total product – marginal product – Average Product * The law of diminishing return * Kurva produksi dgn berbagai stage dan karakteristiknya - Fungsi produksi dengan dua variabel input * Isoquant ;Ridge Line ; Marginal Rate of Technical Substitution * Konsep Isocost ;Expansion path & return to scale * Fungsi produksi model Cobb Douglas

19 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI - IDEAL 4. Teori Biaya ( Chapter 7 ) - Fungsi Biaya untuk jangka pendek * Total cost ; Variable Cost ; Fixed Cost ; Marginal Cost ; Ave rage Total Cost ; Average Variable Cost ; Average Fixed Cost * The Law of Diminishing Return dalam teori biaya * Shut down point - Fungsi Biaya untuk jangka panjang * Isocost; Isoquant ; Expansion path & Return to scale * Long run total cost ; Long run marginal cost ; Long run average cost * Economies of scale 5. Profit ( keuntungan usaha ) – Chapter 6 & 7 - Teori tentang profit - Fungsi profit - Maksimasi profit

20 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI - IDEAL 6. Pasar Faktor Produksi & Distrribusi Income ( Part of Chapter 12,13& 14) - Income and Wealth * Income ; Peran Pemerintah ; Struktur Income * Pasar Tenaga Kerja * Land & Capital Market 7. Peran Pemerintah dalam Perekonomian & Sistem Usaha ( Part of Chapter 16,17,18,19 & 20 ) - Peran Pemerintah dalam Perekonomian - Gambar pengaruh berbagai instrumen thdp ekonomi makro - Aspek Pengeluaran Pemerintah - Aspek Ekonomi dari Pajak - Aspek Lingkungan

21 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI - IDEAL 8. Beberapa Parameter Penting Ekonomi Makro - GDP, NDP,GNP, DI, Saving & Investment Indeks Harga & Inflasi ( Part of Chapter 21 & 30 ) - Konsumsi dan Investasi ( Chapter 22 ) - Business Cycle ( Chapter 23 ) - Multiplier Model ( Chapter 24 ) - Money & Commercial Banking ( Chapter 25 & 26 ) - Neraca Perdagangan Luar Negeri ( Chapter 31 & 34 ) - Kegunaan parameter2 diatas untuk unit Usaha - Lain2 : Input Output Model, ICOR, dst. 9. Pertumbuhan Ekonomi & Policy Ekonomi Makro - Teori Pertumbuhan Ekonomi ( Chapter 27 ) - Model2 Pertumbuhan Ekonomi ( Chapter 28) - Permasalahan2 dalam pertumbuhan Ekonomi ( Chapter 29,30,31)

22 PENGANTAR EKONOMIKA UTK SI - IDEAL 9. Pertumbuhan Ekonomi & Policy Ekonomi Makro - Model2 Pertumbuhan Ekonomi ( Chapter 28) - Permasalahan2 dalam pertumbuhan Ekonomi ( Chapter 29,30,31) - Kebijakan Pertumbuhan & Stabilitas Ekonomi ( Chapter 33) - Kebijakan dalam Perdagangan Internasional ( Chapter 34) 10. Aneka Topik - Diagram ILMS - Model Input – Output Leontiff - Model ICOR, dst.

23 Industrial Engineering : AIIE (1922 )  IIE (1981) Industrial Engineering is concerned with the : - Design of integrated systems of : - Improvement * people * materials * information - Installation * equipment * energy It draws upon specialized knowledge and skill ( = bagian2 terpilih) in the : * mathematical * physical * social sciences togrther with the principles and methods of engineering analysis and design to specify - predict and evaluate the result to be obtained from such system Apa relevansi Pengantar Ilmu Ekonomi bagi disiplin ilmu SI ?

24 BEBERAPA KONSEP DASAR

25 Thema pokok ilmu ekonomi : “SCARCITY & EFFICIENCY” Ilmu Ekonomi mempelajari : Bagaimana cara memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya & jenisnya tak terbatas dengan “Resources” yg tersedia dalam jumlah yang terbatas Bagaimana masyarakat menggunakan “Resources yg terbatas (scarce) untuk memproduksi barang-barang yg berguna & mendistribusikannya ke berbagai pihak di masyarakat.

26 KONSEP “SCARCITY & EFFICIENCY” Memunculkan kesadaran akan adanya : Economics Goods Non Economics Goods seper ti: - pasir di padang pasir - air laut di pantai - dst.

27 Pertanyaan dasar / pokok perekonomian 1.Apa saja yg harus diproduksi & berapa banyak ? 2.Bagaimana Produksi barang & jasa harus dilakukan ? 3.Bagaimana distribusi barang & jasa harus dilakukan ? 4.Untuk siapa produksi & distribusi barang & Jasa tsb. dilakukan ? WHAT– HOW – FOR WHOM

28 Utk menjawab pertanyaan2 tsb : “The Wealth of Nation “ – Adam Smith, menjelaskan :  Bagaimana keseimbangan harga dapat terbentuk  Bagaimana keseimbangan harga akan mempengaruhi mekanisme pasar ( The Invisible Hand )  Bagaimana sifat – sifat pasar yg efisien

29 Pemikiran Adam Smith diatas kemudian dijadikan dasar utk menjelaskan dan memahami berbagai kegiatan ekonomi yg terjadi dan mekanisme2 nya.  Mikro Ekonomi : mempelajari perilaku dari “ individual entities” seperti pasar – perusahaan – rumah tangga – dst. Tahun 1930 ekonomi Amerika mengalami depresi besar. PHK & pengangguran terjadi dimana2, daya beli sangat lemah, pabrik banyak yg berhenti produksi, dst. Keadaan ini membuat orang bertanya- tanya tentang ada sesuatu yg kurang / belum dapat dijawab oleh “The Invisible Hand “ nya Adam Smith

30 1935, General Theory of Employment, Interest & Money - John Maynard Keynes, mengemukakan  Apa yg menyebabkan pengangguran & “Economic Down Turns  Bagaimana tingkat investasi & konsumsi ditetapkan  Bagaimana bank sentral harus mengatur uang & tingkat suku bunga  Mengapa disaat yg sama, negara “A” mampu maju pesat, sedangkan negara “B” stagnan  Peran pemerintah untuk mengurangi pengaruh negatif dari naik turunnya perekonomian (Business Cycle)  Makro Ekonomi mempelajari kinerja perekonomian secara keseluruhan (the overall perfomanceof the economy)

31 Tugas Ilmu Ekonomi : 1 Menyadarkan bahwa resources berada dalam jumlah terbatas 2. Bagaimana mengorganisasi pemanfaatannya se - efisien dan se - efektif mungkin untuk 3. Meningkatkan “The living condition of people in their everyday lives.( Jawaban atas What – How & For Whom )

32 BAGAIMANA SUATU PEREKONOMIAN BERJALAN ? ( How the economy works ? ) Bayangkan kehidupan disuatu kota besar dengan penduduk jutaan jiwa yang memerlukan pasokan beras, sayur mayur, daging dst. yg tidak sedikit tiap harinya. Faktanya adalah : - Pasokan sayur, daging, ikan, dst. terjadi setiap hari untuk kota tsb dgn lan- car tanpa ada yg secara sengaja mengaturnya atau menyuruh / memaksa ( seolah semua terjadi secara alami dan lancar – lancar saja tanpa harus banyak diatur atau dipaksa / diintervensi pihak lain) - Tidak ada juga yang menyuruh / memaksa seorang petani menanami tanahnya dgn beras atau sayur atau cengkeh, dst. Jika suatu saat petani tsb mengganti tanaman di lahannya dgn cabai atau jenis komoditi, lain atau bahkan menjual lahannya, semua juga terjadi secara alami tanpa ada orang yang menyuruh /memaksa-nya berbuat demikian  Apa yg membuat sistem diatas berjalan dgn baik & efisien? - Jika kemudian petani tsb memutuskan untuk merubah tujuan pengiriman be rasnya ke kota lain, semua juga terjadi secara wajar dan alami. Tak ada yang memaksa – mengatur dan mengintervensi keputusan tsb - Tidak ada yang menyuruh petani di suatu daerah ( mis: Jabar, Jatim) untuk mengirim hasil berasnya kekota tsb ( Penduduk kota tsb dgn mudah dapat membeli beras cianjur, rojolele, ramos, dst. yg jaraknya mungkin ribuan km) Peluang meraih profit  Bagaimana jika mekanisme/keteraturan diatas tiba2 lumpuh ?

33 1776 : “The Wealth of Nation “ – Adam Smith  The Invisible Hand ( Market Mechanism ) Adam Smith : - Bagaimana keseimbangan harga dapat terbentuk - Bagaimana keseimbangan harga akan mempengaruhi mekanisme pasar ( The Invisible Hand ) - Bagaimana sifat – sifat pasar yg efisien 1. THE INVISIBLE HAND (= ADAM SMITH ) TEORI DASAR : SUPPLY & DEMAND (It is not from the benevolence of the butcher, the brewer or the baker that we expect our dinner, but from their regard to their own interest - Adam Smith, The Wealth of Nation, 1776) Peluang meraih profit

34 1. DEMAND (= PERMINTAAN) Bentuk kurva demand dan karakteristiknya (miring ke kanan bawah/Down ward sloping) Mengapa ? PH Q Rp. Makin tinggi harga,makin sedikit yang dapat membeli, mereka yang tidak dapat membeli, mencari substitusinya. Makin rendah harga,makin banyak yang dapat membeli dan mereka yg mampu beli, akan membeli lebih banyak. (misal air untuk minum, cuci, dst)  Substitusion efect & Income effect

35 2. SUPPLY (: PENAWARAN) PH Q Rp. S S  Makin tinggi harga, makin banyak pro- dusen bersedia membuat & menjual produk tersebut.  Bagi seorang produsen; misalnya ukm mikro sepatu atau petani ; jika harga sedang baik/tinggi, maka waktu, tenaga modal yg dimiliki secara beramai-ramai akan diguna- kan utk memproduksi barang tsb ( atau lahan yang dimiliki akan ditanami komoditi tsb). Sebaliknya jika harga jatuh maka pengusaha mikro sepatu tsb akan pindah usaha (atau lahan yang dimiliki akan ditanami komoditi lain yg lebih bagus harganya. Makin tinggi harga komoditi lain tsb, investasi untuk komoditi tsb akan semakin meningkat. Makin banyak permintaan (demand), produsen harus meningkatkan outputnya ( supply ), me lalui penambahan input-input produksi  Siapa yang menyuruh mereka berlaku seperti diatas ? Sebaliknya kesediaan mensupply ( menawarkan barang ), semakin tinggi harganya,semakin banyak orang bersedia menawarkan barang tsb Peluang meraih profit

36 3. Keseimbangan Kurva Supply & Demand  Supply & Demand merupakan fungsi harga  Keseimbangan Supply & Demand diperoleh pada saat Kesediaan mensupply = Jumlah barang diminta ( Quantity Supplied ( Qs) = Quantity Demanded (Qd ) ) Keseimbangan Supply dan Demand diatas terjadi pada harga keseimbangan ( = equilibrium price) Pada harga tersebut terjadi keseimbangan pasar yaitu  Keseimbangan jml penawaran & jml permintaan  Keseimbangan harga PH Harga /unit Jml Demand Jml Suppl y Kondisi Pasar Tekanan pd Harga A5918SurplusTurun B41016SurplusTurun C312 SeimbangNetral D2157ShortageNaik E1200ShortageNaik Rp. Equi Libri um D Q S S D Shortage Surplus  Dalam pasar yang kompetitif hal tersebut terjadi pada perpotongan kurva supply & demand

37 Catatan 1 : FLOOR PRICING & CEILING PRICE PH P Q P S S D D Misalkan Keseimbangan pasar terja di di titik E.dgn harga Pe = 10 Apa yang akan terjadi jika : E P1 P2 1.Pemerintah menetapkan harga eceran terendah = P1 = 3 utk barang tsb Pe ( juta unit) (000) 2. Pemerintah menetapkan harga eceran terendah = P2 = 13 utk barang tsb 10200

38 Catatan 2 : Surplus Konsumen & Kegunaaannya Rp. Equi Libri um D Q S S D Surplus Konsumen Consumer surplus

39 TRANSAKSI NEEDS WANTS DEMAND PRODUK EXCHANGE NEEDS & WANTS  DEMAND  MARKET

40 PH P Q P Emas ( gold) Air (water) S S D D S S D D S S D D Barang2 lain Mengapa titik keseimbangan pasarnya dapat jauh berbeda ? ( Why their equilibrium points are different ? ) Catatan 3 : Mengapa titik keseimbangan harga berbeda2 ?

41 DEMAND(PERMINTAAN) PH Q Rp. 1. Harga Produk / Jasa yang bersangkutan Beberapa Faktor yg mempe- ngaruhi Demand 2. Jumlah populasi penduduk (~ demand ) 3. Tingkat income rata-rata & pola konsumsinya 4. Harga produk/jasa lain 5. Preferensi / selera konsumen - Faktor Budaya- Tradis - Pesaing - Faktor Sosial- Psikologis - dst 6. Faktor-faktor khusus - Musim hujan terhadap payung - Panen gagal terhadap beras - Pengaruh program2 pemasaran - dst Qd 1 P1P1 Qd 2 P2P2 Q Rp. Qd 1 P1P1 Qd 2 P2P2

42 KURVA SUPPLY (= PENAWARAN) KURVA SUPPLY (= PENAWARAN) PH Q Rp. S S  Makin tinggi harga, makin banyak pro- dusen bersedia membuat & menjual produk tersebut. Harga produk/jasa ybs BEBERAPA FAKTOR YG MEMPENGARUHI SUPPLY Makin tinggi harga, kesediaan supply akan makin besar Skala produksi ekonomis Biaya produksi Teknologi (misal manual & robot) Harga-harga input produksi Harga produk substitusi Organisasi Pasar Semakin bersifat monopoli, harga cenderung meningkat Pengurangan/penambahan kuota/impor Faktor-faktor khusus Pengaruh cuaca terhadap keberhasilan panen Pengaruh semangat inovasi & imitasi/tiruan produk. Peraturanpemerintah tentang standar-standar tertentu. Persaingan ( Barrier to entry & to exit )

43 PH P Q P Emas ( gold) Air (water) S S D D S S D D S S D D Barang2 lain

44 Elastisitas Demand & Supply ( Demand & Supply Elasticity )

45 A. PENGERTIAN ELASTISITAS DEMAND ( = E d ) Perubahan Demand (  Q/Q) Perubahan faktor tertentu  faktor ybs Faktor ybs Faktor – faktor : 1.Harga produk/jasa ybs ( Price Elasticity of Demand) 2.Income ( Income Elasticity of Demand ) 3.Harga produk / jasa barang lain (substitusi & komplemen) 4.Hal-hal lain (Iklan produk pesaing, jumlah konsumen, dst) = Elastisitas Demand & Supply

46 A. ELASTISITAS DEMAND ( = E d ) 1. Elastisitas Demand terhadap Harga ( = E d ) Berapa besar % perubahan harga produk ybs akan mempengaruhi % perubahan demand produk ybs. (Harga turun  demand naik) A B D D Q P 0 Ed = 200% / ( - 50 % ) = - 4 Ed dari A ke B : Atau jika menggunakan rata2 2 / {(3 + 1 ) / 2 } Ed = / {( )/2 } = (1) / (-2/3) = - 1,5

47 Berapa besar % perubahan harga produk ybs akan mempengaruhi % perubahan demand produk ybs. (Harga turun  demand naik) A B D D Q P 0 Ed = …………………………... = …………………. Ed dari A ke C : Atau ………………………… Ed = = ……. ………………………… C 800 Ed dari A ke B : 200% / ( - 50 % ) = - 4 atau jika menggunakan rata2 Ed dari A ke B = - 1,5

48 HUBUNGAN E D DENGAN PENERIMAAN PENJUALAN Bagaimana hubungan antara nilai elastisitas & penurunan harga dengan total revenue (P&Q). Konsep elastisitas demand terhadap harga digunakan untuk mempelajari efek perubahan (penurunan) harga terhadap total nilai jual (P & Q) Q QQ P PP Q1+Q2 2 P1+P /5 :2/5 = 5 > (10/10)/(2/4) = /15 : 2/3 = (10/20)/(12/2) = 0, /25 : 2/1 = 0,2 < …….

49 Hubungan antara Elastisitas Demand terhadap harga dengan penerimaan (=total revenue) HargaJumlah Demand (unit)Penerimaan (=Total Revenue) Elastisitas (5/2,5) (1/6,5) = 13 (5/7,5) (1/5,5) = 3,7 ………………….. = 1,8 ………. ………………. ………………….. = 1 ………………….. = 0,56 ………………….. = 0,27 ………………….. = 0,08

50 ANGKA- ANGKA PENTING ELASTISITAS DEMAND ( E d ) TERHADAP HARGA D2 D3 ; E D3 = ~ P Q E D2 = 1 D1 ; E D3 = 0 E d = 0 Barang2 seperti apa yang memiliki E d seperti diatas ? E d = ~ atau E d = - ~  elastis sempurna E d > 1 atau E d < - 1  elastis E d = 1  Unitary elastisity -1 < E d < 1  tidak / kurang elastis (in elastis)  sempurna tidak elastis

51 2. ELASTISITAS DEMAND TERHADAP INCOME [Income elasticity of demand] Berapa besar % perubahan income akan mempengaruhi % perubahan demand. Income Rp 3 juta / bulan, - beli 15 kg Rp / kg - beli BBM kendaraan 50 Rp pengeluaran untuk rekreasi Rp / bulan Income naik menjadi Rp 10 juta / bulan, - beli 20 kg Rp / kg - beli BBM kendaraan 160 Rp pengeluaran untuk rekreasi Rp / bulan  Elastisitas demand beras tsb terhadap income = ….  Elastisitas demand BBM terhadap income = ….  Elastisitas demand rekreasi terhadap income = …

52 PH  Umumnya berlaku untuk a.E i > 0  umumnya berlaku untuk c. E i > 1 e. 0 < E I < 1 d. E I < -1  Umumnya berlaku untuk b. E i < 0 Kenaikan income  kenaikan demand brg ybs Penurunan income  penurunan demand brg ybs Kenaikan income  penurunan demand brg ybs Penurunan income  kenaikan demand brg ybs Kenaikan income  kenaikan demand yg lebih besar Penurunan income  penurunan demand lebih besar Kenaikan income  penurunan demand yg lebih besar Penurunan income  kenaikan demand yg lebih besar Kenaikan income  kenaikan demand yg lebih kecil Penurunan income  penurunan demand lebih kecil  Umumnya berlaku untuk

53 PH Catatan : Suatu barang mungkin akan merupakan : Barang lux bagi tingkat pendapatan rendah Barang inferior bagi tingkat pendapatan Tinggi Barang perlu bagi tingkat pendapatan menengah / rendah

54 PH 3. Elastisitas silang dari permintaan [Cross elasticity of demand] Berapa besar % perubahan harga produk lain akan mempengaruhi % perubahan permintaan terhadap produk ybs 4. dst. B. ELASTISITAS SUPLLY ( = E s ) Perubahan Supply (  Q/Q) Perubahan faktor tertentu  faktor ybs Faktor ybs Faktor – faktor : 1.Harga produk/jasa ybs ( Price Elasticity of Supply ) 2.dst =

55 Contoh Perhitungan Elastisitas Demand PH Qx = 1,5 – 3Px+0,8I+2Py-0,6Ps+1,2A Qx = Sales kopi merk x (juta kg/tahun) Px = Harga kopi merk x ($/Kg) I = Personal disposable Income (milyar $/thn) Py = Harga kopi merk Y ($/kg) Ps = Harga gula ($/kg) A = Pengeluaran untuk iklan kopi merk-x (ratus ribu $/thn) Jika diketahui tahun ini : Px = $2 ; I=$2,5 ; Py=$1,80 ; Ps = $0,5 ; A = S1 a.Qx tahun ini b.Elastisitas demand?

56 KEMBALI LAGI PADA TOPIK AWAL : BAGAIMANA SUATU PEREKONOMIAN BERJALAN ? ( KONSEP INVISIBLE HAND & VISIBLE HAND )

57 1776 : “The Wealth of Nation “ – Adam Smith  The Invisible Hand ( Market Mechanism ) Adam Smith : - Bagaimana keseimbangan harga dapat terbentuk - Bagaimana keseimbangan harga akan mempengaruhi mekanisme pasar ( The Invisible Hand ) - Bagaimana sifat – sifat pasar yg efisien 1. THE INVISIBLE HAND (= ADAM SMITH ) TEORI DASAR : SUPPLY & DEMAND SLIDE TERAKHIR

58 PH  mekanisme harga & profit yang akan menggerakkan resources dgn efisien - Daya Beli - Selera / Minat ( Demand) - Peraturan,dst - Tingkat harga faktor produksi - Teknplogi, dst - Persaingan 1.Apa yang akan diproduksi 2. Cara apa yang akan digunakan untuk memproduksi & distribusinya 3. Untuk siapa produksi & distribusi dilakukan Tiga pertanyaan dasar dalam ilmu ekonomi : WHAT – HOW & FOR WHOM 1.THE INVISIBLE HAND (= ADAM SMITH )

59 - Bagaimana keseimbangan harga dapat terbentuk - Bagaimana keseimbangan harga akan mempengaruhi mekanisme pasar ( The Invisible Hand ) - Bagaimana sifat – sifat pasar yg efisien Pemikiran Adam Smith diatas kemudian dijadikan dasar utk menjelaskan dan memahami berbagai kegiatan ekonomi yg terjadi dan mekanisme2 nya. Mikro Ekonomi : mempelajari perilaku dari “ individual entities” seperti pasar – perusahaan – rumah tangga – dst.  Mempelajari harga, kuantitas & pasar secara individual  Menganalisis sempurna-tidaknya persaingan di pasar  Pasar dari “input-input” sistem perekonomian  Efisiensi dari tingkat persaingan di pasar, dst.

60 1. THE INVISIBLE HAND (= ADAM SMITH ) - Bagaimana keseimbangan harga dapat terbentuk - Bagaimana keseimbangan harga akan mempengaruhi mekanisme pasar ( The Invisible Hand ) - Bagaimana sifat – sifat pasar yg efisien Kegagalan The Invisible Hand - Externalities : ………………………………………………….. - Monopoly : ……………………………………………………… - Public Goods : ……………………………………………………… Mikro Ekonomi :  Perlu ada peran pemerintah untuk menangani hal – hal diatas

61 Kegagalan Invisible Hand Intervensi Pemerintah Contoh-contoh In Efficiency  Monopoli  Externalities  Public Goods Hukum & peraturan anti monopoli, anti polusi,dst  Pertahanan, RS, Listrik,air,dst PH Intervensi Pasar Subsidi PERLUNYA PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN Adam Smith :

62 1935, General Theory of Employment, Interest & Money - John Maynard Keynes, mengemukakan  Apa yg menyebabkan pengangguran & “Economic Down Turns  Bagaimana tingkat investasi & konsumsi ditetapkan  Bagaimana bank sentral harus mengatur uang & tingkat suku bunga  Mengapa disaat yg sama, negara “A” mampu maju pesat, sedangkan negara “B” stagnan  Peran pemerintah untuk mengurangi pengaruh negatif dari naik turunnya perekonomian (Business Cycle) 2. PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN Peran Pemerintah dalam Perekonomian ( Visible Hand ) Makro Ekonomi

63 BAGAIMANA SUATU PEREKONOMIAN BERJALAN ? - The Invisible Hand Mikro Ekonomi mempelajari perilaku dari “ individual entities” seperti pasar – perusahaan – rumah tangga – dst.  Mempelajari harga, kuantitas & pasar secara individual  Menganalisis sempurna-tidaknya persaingan di pasar  Pasar dari “input-input” sistem perekonomian  Efisiensi dari tingkat persaingan di pasar, dst. Makro Ekonomi mempelajari kinerja perekonomian secara keseluruhan (the overall perfomanceof the economy) - Output keseluruhan - Harga - Tingkat penyerapan tenaga kerja - Perdagangan Luar Negeri,dst John Maynard Keyness – Perlunya Campurtangan / Peran Pemerintah dalam Perekonomian ( The Visible Hand )

64 Sistem Barter Hukum adat (=Custom Rules)  Market Economy  Command Economy  Mixed Economy ( Perekonomian Tertutup dan Perekonomian Terbuka ) SISTEM-SISTEM PEREKONOMIAN

65 Dalam sistem mixed economy :  Pasar menentukan harga dari berbagai barang & jasa serta jumlah produksi  Pemerintah mengarahkan & mengendalikan ekonomi melalui program-program perpajakan; pengeluaran & pengaturan Peran pasar & pemerintah dalam mixed economy sangat diperlukan agar perekonomian tersebut dapat berjalan dengan sehat. Bahan diskusi : ( beberapa wacana yang sedang “in “) Ekonomi Kerakyatan ; Ekonomi Liberal, Washington Konsensus, Ekonomi Neolib, Pasal2 dalam UUD 45 ttg ekonomi, dst

66 PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN 1. Menjaga dan meningkatkan Efisiensi Perekonomian  Terjadi ketidak efisienan (inefficiency) khususnya berkaitan dengan : - Kemungkinan terjadi monopoli secara alami - Externalities ( polusi, kerusakan alam, kshtn & kslmtn kerja, dst) - Public Goods 2. Menjaga dan meningkatkan Keadilan dalam Perekonomian.  Kesenjangan pendapatan & kemakmuran yg berkelanjutan /semakin parah ( Inequality ) 3. Menjaga Kestabilan Perekonomian.  Business Cycle yg mengakibatkan peningkatan inflasi, pengangguran – Instability  mendorong terjadinya kompetisi ; menangani externalities dan menghasilkan public goods, intervensi pasar  penggunaan mekanisme pajak dan pengeluaran pemerintah untuk melakukan redistribusi income kepada pihak / kelompok yang memerlukannya ( subsidi, pajak, transfer, dst)  Kebijakan Fiskal & Moneter untuk menekan pengangguran dan inflasi.

67 Kegagalan Invisible Hand Intervensi Pemerintah Contoh-contoh In Efficiency  Monopoli  Externalities  Public Goods Hukum & peraturan anti monopoli, anti polusi,dst  Pertahanan, RS, Listrik,air,dst Intervensi Pasar Subsidi PERLUNYA PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN Instability Inflasi Pengangguran Pertumbuhan lambat Menstabilkan lwat policy2 makro ekonomi Kebijakan moneter ( jumlah uang beredar, tingkat bunga ) Kebijakan Fiskal ( pajak, program pengeluaran pemerintah) In Equality Ketidakadilan pendapatan & kesejahteraan Redistribusi Income  Program 2 bantuan sosial  Pajak progresif terhadap pendapatan & kemewahan Adam Smith : Dilengkapi oleh pemikiran2 lanjut ( John Maynard Keyness, dst )

68 Kegagalan Invisible Hand Intervensi Pemerintah Contoh-contoh In Efficiency  Monopoli  Externalities  Public Goods Hukum & peraturan anti monopoli, anti polusi,dst  Pertahanan, RS, Listrik,air,dst Intervensi Pasar Subsidi PERLUNYA PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN Instability Inflasi Pengangguran Pertumbuhan lambat Menstabilkan lewat policy2 makro ekonomi Kebijakan moneter ( jumlah uang beredar, tingkat bunga ) Kebijakan Fiskal ( pajak, program pengeluaran pemerintah) In Equality Ketidakadilan pendapatan & kesejahteraan Redistribusi Income  Program 2 bantuan sosial  Pajak progresif terhadap pendapatan & kemewahan  Program2 keberpihakan pem. pd gol. Ekonomi lemah  Pencabutan subsidi minyak tanah & penggantiannya menjadi kompor LPG & batubara, dst

69 Tujuan Ekonomi MakroInstrument Ekonomi Makro 1.Output  Besarnya  Kecepatan Tumbuhnya 1.Kebijaksanaan Fiskal  Pengeluaran Pemerintah  Perpajakan 2. Employment  Penyerapan tenaga kerja >>  Pengangguran <<< 2. Kebijaksanaan Moneter  Pengendalian jumlah uang beredar. Khususnya yang berkaitan dengan tingkat bunga bank 3. Kestabilan Harga3. Foreign Economics  Trade Policies  Exchange Rate Intervention 4. Foreign Balance  Keseimbangan Ekspor impor  Kestabilan nilai tukar mata uang (asing) 4. Income Policies  Tingkat upah PH

70 Pertanian Perkebunan Peternakan Perikanan Kehutanan Pertambang an & Energi Industri Ekstraktif lainnya Industri Pengolahan  Pertanian  Pertamban gan  Otomotif  Kimia Perdaga ngan & Jasa industri tersier lain ALAMALAM Konsumen LN Ekspor Impor LN KEGIATAN2 DALAM PEREKONOMIAN

71 IMPOR Sumber- sumber Alam Pertanian Perkebunan Perikanan Hutan Air Tambang dst INDUSTRIINDUSTRI PRIMERPRIMER Industri Pengolahan Manufaktur Kimia dst Perdagangan & Jasa KONSUMENKONSUMEN Utilisasi Ekspor LN PH

72 PARAMETER – PARAMETER UTAMA YANG HARUS DIJAGA & DITINGKATKAN 1.Kelancaran aliran - aliran barang & jasa - aliran uang - aliran resources / faktor produksi - dst. 2. Output sistem perekonomian 3. dst  Pasar Barang & Jasa  Pasar Uang dan Modal  Pasar Tenaga Kerja

73 Produk Domestik Income Pembayaran hutang Investasi di Luar Negeri PENYUSUTAN I N V E S T A S I Tabungan kotor usaha Pajak Netto Pen P a j a k Pembelian-pembelian oleh pemerintah Produk Domestik Netto Konsumsi Produk Domestik Bruto BLN K o n s u m s i Upah Sewa Dividen Pajak Tabun gan Perora ngan

74 Gross Invest Ment Govern ment Con Sump Tion Net Invest ment Govern ment Con Sump Tion Depre ciation Business Tax (indirect) Corporation Profits Wages & Salaries Interest Rents Other Income Undistributed Profits Corporate Taxes Dividend Wages & Salaries Interest Rents Other Income Government Transfer Government Transfer Personal taxes Con Sump tion Consumer Interest GNPNNP N.I P.ID.I Upper Flow Of Product Lower Flow Of Cost and Earnings PH

75 NegaraGDP Kapita GrowthSaving (% GDP) Hutang LN Neraca Perdagangan Jepang %34% China %36%016.5 Singapore %48%015.1 Taiwan %27%05 Hongkong %30%03.5 Malaysia %34% Indonesia %38% Thailand %37% Amerika %15% Angka-angka dalam milyar dollar (USD) Sumber : Asiaweek,April,26,1996 PH

76 Aliran Barang dan Jasa dalam Perekonomian

77 Harga-harga Barang & Jasa Kerelaan Konsumen Membayar Rp. RTK Pemilik Faktor Produksi Biaya Produksi Rp. RTP/RTN Gaji/upah; sewa;dst Harga-harga Faktor Produksi WHAT ? HOW ? FOR WHOM ? Sepatu Rumah Minuman Sepatu Rumah Minuman Tenaga Kerja Barang-barang modal Tanah Tenaga Kerja Tanah Barang-barang modal

78 The Circular Flow of Economic Activity 1. House Hold = R.T.K  Pemilik / Pemasok resources bagi R.T lain  Pemakai barang & jasa yg dihasilkan R.T lain  Tujuan : mendapatkan kesejahteraan 2. Producer / Business = R.T.P  Penghasil / Pemasok barang & jasa bagi R.T lain  Pemakai resources  Tujuan : mendapatkan profit (max) PH

79 The Circular Flow of Economic Activity 3. Negara = R.T.N  Penghasil/pemasok barang & jasa bagi R.T lain  Pemakai resources  Pemakai hasil barang & jasa R.T.P  Tujuan : Mengusahakan kesejahteraan masyarakat 4. Foreign Sector = R.T.L.N  Penghasil barang & jasa  Penyedia faktor produksi  Pemakai hasil barang & jasa  Pemakai resources PH

80 RTK RTP I S Pasar uang/ modal Uang (Pembelian barang & jasa) Hasil-hasil/barang & jasa Faktor Produksi Balas jasa thd faktor Produksi Y C GNP Kebijakan Moneter Model Perekonomian 2 Sektor PH

81 Model Perekonomian 2 Sektor Y = C + S Y = C + I Dalam perekonomian model 2 sektor keseimbangan ekonomi (makro) tercapai saat :  Saving (S)= memperkecil jumlah uang yang beredar (kebocoran) serta memperkecil arus uang  Investasi (I)= menambah jumlah uang yang beredar (=injeksi)  Arus S & I dapat dikendalikan melalui kebijakan moneter di pasar uang S = I PH

82 RTK RTP I S Pasar uang/ modal Pembayaran barang & jasa Hasil produksi Faktor Produksi Balas jasa thd faktor Produksi Kebijakan Moneter Model Perekonomian 3 Sektor G T RTN Kebijakan Fiskal PH

83 Model Perekonomian 3 Sektor Y = C + S + T Y = C + I + G Dalam perekonomian model 3 sektor keseimbangan ekonomi (makro) tercapai saat : S + T = memperkecil arus uang/jumlah uang beredar (kebocoran) I + G = memperbesar arus uang/jumlah uang beredar (injeksi) Arus T & G dapat dikendalikan melalui kebijakan fiskal dalam RTN S + T = I + G PH

84 Model Perekonomian 4 Sektor RTP I S Pasar uang/modal Uang Pembelian barang & jasa Hasil produksi Faktor Produksi Balas jasa thd faktor Produksi Kebijakan Moneter G T RTN Kebijakan Fiskal X M RTLN RTK Kebijakan Fiskal PH

85 Model Perekonomian 4 Sektor Y = C + S + T + M Y = C + I + G + X Dalam perekonomian model 4 sektor keseimbangan ekonomi (makro) tercapai saat : S + T + M = memperkecil arus uang (kebocoran) I + G + X = memperbesar arus uang (injeksi)  Teori Pendapatan Nasional  Teori Empolyment, Inflasi  Teori Pertumbuhan Ekonomi  Teori Uang, Bank, Moneter, dst S + T + M = I + G + X PH

86 PROBLEM2 PEREKONOMIAN & UPAYA UNTUK MENGATASINYA

87  mekanisme harga & profit yang akan menggerakkan resources dgn efisien - Daya Beli - Selera / Minat ( Demand) - Peraturan,dst - Tingkat harga faktor produksi - Teknplogi, dst - Persaingan 1.Apa yang akan diproduksi 2. Cara apa yang akan digunakan untuk memproduksi & distribusinya 3. Untuk siapa produksi & distribusi dilakukan Tiga pertanyaan dasar dalam ilmu ekonomi : WHAT – HOW & FOR WHOM

88 Problem Pokok Perekonomian suatu Negara / Bangsa 1.Standard Hidup yang rendah ( Low Level Standard of Living) 2.Pertumbuhan Penduduk 3.Keterbatasan / Kurang Cukup Tersedianyanya Lapangan Kerja 4.Problem Infrastruktur  Lingkaran Kemiskinan dan Kemunduran Penerimaan Pem. rendah Infrastruktur terbatas / buruk Tak ada Investasi utk Infrastruktur Tingkat Upah RendahLap Kerja Terbatas Konsumsi RendahMotivasi Rendah Produktivitas RendahProfit Rendah

89 Investasi Naik Kesempatan Kerja Naik Kesempatan mendapat Income Naik Konsumsi Naik Iklim Usaha cerah Tabungan Naik MENGAPA INVESTASI ?

90 Faktor : - Natural Capital : (tanah,mineral,air,laut, kayu,hutan,dst) - Physical Capital ( mesin, bangunan, public works, dst) - Human Capital ( Jml., Kualitas, dst. ) - Social Capital ( Masyarakat, nilai2, organisasi, dst. ) - Virtual Capital ( Network, Inovasi,dst) - Good Economy (kemiskinan berkurang, stan- dar hidup naik, daya beli naik, daya saing internas, lap kerja, hatrga stabil,Kesenjangan income, pendidikan, dst) - Good Society (kelangsungan hidup,keamanan, kelestarian lingkungan,kese- hatan,kriminalitas turun, dst) - Good Political Process ( Warga negara dapat ikut me- ngawasi jalannya pemerintah an & berperan serta)

91 PROBLEMS - PROBLEM High Employment & Stable Prices do not always go together ( Meningkatkan penyerapan tenaga kerja vs dampaknya pada kestabilan harga ) More freedom vs. Less Social Cohession & Less Security (Upaya untuk mendapatkan & memberi kebebasan yg semakin besar vg megakibatkan Kebersamaan, ikatan sosial, rasa aman & kepastian yang cenderung memudar) Healthy Environment vs Slower Income Growth (Lingkungan yang nyaman & sehat vs tingkat pertumbuhan menurun ) Tedhnology transfer vs high dependence in International relation (Transfer Teknologi vs Meningkatnya ketergantungan pada luar negeri ) High Income Growth & Equal Income distribution are difficult ( Laju pertumbuhan tinggi vs Semakin besarnya kesenjangan pendapatan Goals of human capital vs goals of saving & capital formation (Investasi dalam SDM vs Investasi barang modal ( mesin2, dst. ) Menurunkan nilai tukar valas untuk mendorong ekspor vs Krisis nilai tukar

92 The four Wheel of Growth  Modal Ekonomi & Modal Sosial  Modal fisik & modal virtual - Science- Engineering - Management - Entrepreneurship 1. Human Resources - Labour Supply - Discipline - Education- Motivation 2. Natural Resources - Land- Fuels - Minerals - Environment Quality 3. Capital Formation - Machines - Road, etc 4. Technology PLUS

93 Overview of Macroeconomic Monetary Policy Fiscal Policy and Debt Income Policies Foreign Economic Policy Labour Force Capital and Technology Natural Resources Output (GNP) Employment & Unemployment (N) Price & Inflation Net (X-M) THE MACRO ECONOMY Pengaruh berbagai instrumen kebijakan pada Makroekonomi


Download ppt "TEORI ORGANISASI UMUM 2: PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA JAKARTA, 2012 Muhamad Yunanto."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google