Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengertian Keluarga KELUARGA INSTITUSI YANG SANGAT PENTING MEMILIKI BEBERAPA KEKHASAN FUNDAMENTAL Suatu kelompok social yang bersifat universal dan ditemukan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengertian Keluarga KELUARGA INSTITUSI YANG SANGAT PENTING MEMILIKI BEBERAPA KEKHASAN FUNDAMENTAL Suatu kelompok social yang bersifat universal dan ditemukan."— Transcript presentasi:

1 Pengertian Keluarga KELUARGA INSTITUSI YANG SANGAT PENTING MEMILIKI BEBERAPA KEKHASAN FUNDAMENTAL Suatu kelompok social yang bersifat universal dan ditemukan hampir pada semua kelompok masyarakat Kelompok social pertama dimana seorang individu diperkenalkan kepada masyarakat. Merupakan institusi yang melahirkan individu-individu ke dalam masyarakat sehingga amat me nentukan kelangsungan hidup masyarakat. nentukan kelangsungan hidup masyarakat. Hubungan antara individu di dalam keluarga pun bersifat sangat khas. Hubungan antara individu di dalam keluarga pun bersifat sangat khas. S Suatu kelompok yang sangat intim. Kualitas hubungan yang sangat intim itu berbeda dari kualitas hubungan yang terjadi antara anggota-anggota kelompok sekunder. Keluarga merupakan agen penerus kebudayaan. Kebudayaan memiliki sejumlah komponen seperti Keluarga merupakan agen penerus kebudayaan. Kebudayaan memiliki sejumlah komponen seperti simbol-simbol, bahasa, nilai-nilai, norma-norma dan kesenian. simbol-simbol, bahasa, nilai-nilai, norma-norma dan kesenian. UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL

2 Mengapa institusi keluarga itu perlu dianalisis secara sistematis Teori-teori social terkemuka seperti yang berasal dari psiko- analisis menekankan pentingnya keluarga dalam proses sosialisasi seorang individu ke dalam masyarakat Keluarga merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan setiap individu baik dalam lingkungan sehari-hari maupun dalam lingkungan akademis. Pada umumnya kita lahir, hidup dan berinteraksi dalam keluarga. Oleh karena itu, kita tentu memiliki sejumlah pengetahuan tentang keluarga. Dengan demikian studi yang sistematis tentang keluarga sangat diperlukan karena pengalaman antara satu keluarga dengan keluarga yang lain berbeda. UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL. 2011

3 ASAL MULA TERBENTUKNYA KELUARGA Teori Awal Hubungan Seks Menurut Faham Kebersamaan Pada awalnya keadaan umat manusia merupakan suatu hubungan seks liar (sexual-Promiscuity ) Kemudian lahir sistem matriarkhat Muncul patriarkhat sebagai bentuk yang lebih maju. Pendukung Sexual Promiscuity Bahwa penghidupan diantara adat- istiadat orang-orang sederhana (primitif) terdapat: kebebasan seks, pertukaran istri, menyuguhkan sang istri sebagai bentuk penghormatan untuk tamu. Misalnya: orang-orang Australia Tengah. UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL. 2011

4 TEORI ASAL MULA KELUARGA Keluarga Terbentuk dari pelaksanaan rasa memiliki dan kecemburuan kaum lelaki yang menuntut dominasi laki-laki atas hak-hak monopolistis dan pengontrolan melalui kekuatan yang dilindungi oleh adat-istiadat Keluarga mempunyai kebutuhan yang mendesak terhadap IBU sebagai pelindung ekonomi dan sosial baik bagi si ibu sendiri maupun anak-anaknya. Lembaga-lembaga matrilokal dan matrilineal dalam masyarakat sederhana (primitif), banyak diantara wanita memegang kedudukan sosial yang seimbang bagi kaum laki-laki dan kadang kala dianggap superior oleh kaum laki-laki. UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL. 2011

5 2. Reproduktif Sebenarnya asal mula keluarga sangat bervariasi, karena keinginan dan kebutuhan manusia berbeda dan dalam lingkungan yang berbeda, sehingga akan melahirkan berbagai bentuk sistem keluarga FAKTOR-FAKTOR TERBENTUKNYA KELUARGA 1. Dorongan Seks - Mengungkapkan berbagai tingkat kesensitifan - Membatasi tingkat ekspresi dalam tata kelakuan dan kebiasaan - Membatasi tingkat ekspresi dalam tata kelakuan dan kebiasaan - Keinginan untuk mendapatkan keturunan sehingga dapat menopang hari tua menopang hari tua - Menjadi pertimbangan sosial: pewarisan dsb. 3. Ekonomi -Pencari nafkah - Pengatur rumah tangga UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL. 2011

6 Ketiga faktor pendorong terbentuknya keluarga akan mempengaruhi bentuk keluarga serta bentuk perkawinan, lebih-lebih faktor kebutuhan ekonomi Pada masyarakat yang nomaden --- fungsi dan tanggung jawab dari Pada masyarakat yang nomaden --- fungsi dan tanggung jawab dari masing-masing jenis kelamin akan berbeda masing-masing jenis kelamin akan berbeda Pada kelas ekonomi rendah … Pada kelas ekonomi rendah … Pada masyarakat yang kehidupan ekonominya lebih baik..melaksanakan Pada masyarakat yang kehidupan ekonominya lebih baik..melaksanakan monogamy monogamy Keluarga bangsawan serta orang-orang kaya kadangkala melaksanakan Keluarga bangsawan serta orang-orang kaya kadangkala melaksanakan poligini poligini Kondisi-kondisi ekonomi tidak menentukan bentuk keluarga akan tetapi mempengaruhi saja, karena bentuk keluarga merupakan hasil dari berbagai kondisi kehidupan dan berbagai kebutuhan manusia. UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL. 2011

7 KELUARGA INTI DAN KELUARGA BESAR Bukan pada sedikit atau besarnya jumlah anggota keluarga, tetapi lebih berorientasi pada dekat atau eratnya hubungan Keluarga Inti: keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak yang belum kawin Keluarga besar/extended: satuan keluarga yang meliputi > 1 generasi Emile Durkheim : Keluarga Perkawinan/ Conjugal Family merupakan suatu inti dari pasutri dan keturunannya yang dilingkungi oleh lapisan-lapisan keluarga yang agak jauh. UNT UK MEL IHA T Consanguine : suatu inti dari keluarga sedarah yang termasuk juga keluarga lingkaran pinggir dari pasutri

8 UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL Keluarga extended memunculkan istilah-istilah kekerabatan baik ke atas maupun ke bawah (10 tingkatan). Contoh: Keluarga Jawa + 10 Galih asem + 9 Debok Bosok + 8 Gropak Sente + 7 Gantung Siwur + 6 Udeg-udeg + 5 Wareng + 4 Canggah + 3 Buyut + 2 Eyang + 1 Orangtua 0 Ego-ego - 1 Anak - 2 Cucu - 3 Cuyut - 4 Canggah - 5 dst

9 UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL Emile Durkheim : Dalam kebudayaan tinggi pada zaman kuno dapat dilihat adanya suatu garis perkembangan dari bentuk-bentuk keluarga besar menjadi bentuk keluarga kecil. Perkembangan ini disebut HUKUM KONTRAKSI KELUARGA. Rene Konig : Menitikberatkan distribusi keluarga berdasarkan stratifikasi dalam masyarakat: - Keluarga besar terdapat pada lapisan atas - Keluarga besar terdapat pada lapisan atas - Keluarga terbatas terdapat pada lapisan bawah - Keluarga terbatas terdapat pada lapisan bawah bukannya tipe yang satu menggantikan tipe yang lainnya, melainkan berbagai tipe hidup berdampingan bahkan kadang-kadang dapat bersatu / berpisah. Dalam masyarakat yang sedang mengalamiperubahan dengan cepat (Negara-negara berkembang  keluarga-keluarga besar pada lapisan atas mengecil dan mulai menyerupai keluarga- keluarga lapisan bawah.) Walaupun demikian keluarga besar masih ada/berlanjut karena menjalankan fungsi tertentu: memelihara harta benda dan kekayaan bersama Walaupun demikian keluarga besar masih ada/berlanjut karena menjalankan fungsi tertentu: memelihara harta benda dan kekayaan bersama Sekarang ada kecenderungan adanya keluarga-keluarga besar/luas menjadi bentuk asosiasi, misalnya: keluarga trah di Jawa, ikatan marga dsb

10 UDJIASIYAH,DOC.SOS.KEL Dan Jeant Gaudement: Kondisi keluarga besar bila: Kondisi keluarga besar bila: 1. Tidak ada organisasi kenegaraan 1. Tidak ada organisasi kenegaraan 2. Bila keluarga berpindah-pindah dan mengelola peternakan maupun 2. Bila keluarga berpindah-pindah dan mengelola peternakan maupun pertanian secara kolektif pertanian secara kolektif Kondisi keluarga kecil, bila: Kondisi keluarga kecil, bila: 1. Adanya kekuasaan negara, kepemilikan semakin mobil 2. Kemajuan sistem perekonomian sehingga memberi kesempatan untuk berwiraswasta berwiraswasta


Download ppt "Pengertian Keluarga KELUARGA INSTITUSI YANG SANGAT PENTING MEMILIKI BEBERAPA KEKHASAN FUNDAMENTAL Suatu kelompok social yang bersifat universal dan ditemukan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google