Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Week-14 1 Pengangguran dan Inflasi. week-14 2 Pengangguran Salah satu ukuran keberhasilan pengelolaan ekonomi suatu negara  tingkat pengangguran Pengangguran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Week-14 1 Pengangguran dan Inflasi. week-14 2 Pengangguran Salah satu ukuran keberhasilan pengelolaan ekonomi suatu negara  tingkat pengangguran Pengangguran."— Transcript presentasi:

1 week-14 1 Pengangguran dan Inflasi

2 week-14 2 Pengangguran Salah satu ukuran keberhasilan pengelolaan ekonomi suatu negara  tingkat pengangguran Pengangguran (unemployment), tidak berkaitan dengan mereka yang tidak bekerja, tetapi tidak atau belum mendapatkan pekerjaan. Pengangguran: adalah mereka yang ingin bekerja, sedang berusaha mendapatkan (mengembangkan) pekerjaan tetapi belum berhasil mendapatkannya.

3 week-14 3 Penduduk, angkatan kerja, dan pengangguran Uraian Tahun Total penduduk (000) Penduduk usia kerja (000) Angkatan kerja (000) Penduduk bekerja (000) Penganggur (000) Penganggur (%) ,0 % ,8 % ,2 % ,0 % ,5 % dikutip dari: Bramantyo Djohanputra, MBA, Ph.D., Prinsip-prinsip Ekonomi Makro, h.71

4 week-14 4 Kategori penganggur Berdasar alasan mengapa menganggur. 1. Penganggur friksional 1. Penganggur friksional  menganggur karena sedang dalam proses peralihan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Alasan: pindah perusahaan, pindah lokasi/kota  penganggur sukarela (voluntary unemployment). 2. Penganggur Struktural 2. Penganggur Struktural  belum bisa mendapatkan pekerjaan karena ketidakcocokkan keahlian yang dimiliki dengan jenis kebutuhan tenaga kerja yang dicari.  perlu dokter yang tersedia tenaga kesehatan bukan dokter. 3. Penganggur musiman 3. Penganggur musiman  karena kondisi ekonomi sedang mengalami resesi atau dalam kondisi menurun.

5 week-14 5 Pengangguran struktural Tingkat/Profesi di masyarakat, misalkan : Tingkat/Profesi di masyarakat, misalkan : A1; A2; A3……………An Sedangkan kebutuhan dan lapangan kerja yang tersedia adalah : Sedangkan kebutuhan dan lapangan kerja yang tersedia adalah : B1; B2; B3 ………….. Bn. Dengan asumsi B1 butuh A1, B2 butuh A2..dst. Volume A dan B pada masing-masing bidang seharusnya sama, sehingga semua orang bekerja sesuai keahlian dan pengalamannya. Dengan asumsi B1 butuh A1, B2 butuh A2..dst. Volume A dan B pada masing-masing bidang seharusnya sama, sehingga semua orang bekerja sesuai keahlian dan pengalamannya.

6 week-14 6 Berdasar seberapa intensif dia menganggur. 1. Penganggur penuh 1. Penganggur penuh  tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali,(tidak melakukan aktivitas yang menghasilkan) 2. Setengah Penganggur 2. Setengah Penganggur  bekerja kurang dari 35 jam seminggu (tidak sepenuhnya menganggur). 3. Penganggur terselubung 3. Penganggur terselubung  seperti bekerja untuk mendapatkan upah tapi pekerjaan yang dilakukannya tidak produktif.

7 week-14 7 Edgar O. Edwards menggolongkan pengangguran menjadi lima bentuk. 1. Penganggur terbuka (open unemployment) 1. Penganggur terbuka (open unemployment)  Penganggur sukarela Penganggur terpaksa 2. Setengah Penganggur (under employment) 2. Setengah Penganggur (under employment)  bekerja kurang dari 35 jam seminggu (tidak sepenuhnya menganggur), orang yang bekerja malas- malasan, datang terlambat, pulang mendahului 3. Bekerja secara tidak penuh 3. Bekerja secara tidak penuh  Pengangguran tak kentara (disguised unemployment). Pengangguran tersembunyi (hidden unemployment). Pensiun dini Tenaga kerja lemah (impaired) Tenaga kerja tidak produktif.

8 week-14 8 Bagaimana pengangguran diukur? Bekerja (131,5 juta) Tidak Bekerja (6,2 jt) Tidak berada dalam angkatan kerja (67,5 juta) Populasi Orang dewasa (205,2 juta) Angkatan kerja (137,7) Tingkat pengangguran = (jumlah penganggur/angkatan kerja) x 100 = (6,2/137,7) x100 = 4,5 % Tingkat partisipasi angkatan kerja = (angkatan kerja/populasi orang dewasa) x 100 = (137,7/205,2) x100 = 67,1 %

9 week-14 9 Mengapa setiap negara selalu ada pengangguran. 1. Pencarian kerja  proses yang dilakukan oleh pekerja dalam rangka menemukan pekerjaan yang sesuai dengan selera keahlian mereka 2. Peraturan upah minimum  3. Serikat pekerja dan tawar menawar kolektif  tawar menawar menyangkut gaji dan kondisi kerja, pemogokan Teori upah efisiensi  upah diatas tingkat ekuilibrium yang dibayarkan oleh perusahaan dalam rangka menaikkan produktivitas pekerja. Kesehatan kerja Perputaran pekerja Kerja keras pekerja Kualitas pekerja

10 week Peraturan upah minimum Penawaran Tenaga kerja Kuantitas tenaga kerja Upah minimum LELE Permintaan Tenaga kerja Kelebihan Tenaga kerja = pengangguran LDLD LSLS WEWE 0 Upah

11 week Penyebab lain timbulnya pengangguran. 1. Pertumbuhan penduduk yang tinggi 2. Rendahnya laju investasi produktif 3. Siklus bisnis yang melemah Rendahnya kualitas pendidikan masyarakat Strategi industri yang labor saving

12 week Pola perkembangan kependudukan. tahap-Itahap-IItahap-IIItahap-IV waktu kelahiran dan kematian per 1000 tahap-Itahap-IItahap-IIItahap-IV waktu kenaikan alamiah per 1000 penduduk Negara miskin dan berkembang Transisi ke- pendudukan Negara maju Pertumbuhan Penduduk nol angka kelahiran tingkat kematian

13 week Siklus bisnis. waktu dasar puncak dasar Tren pertumbuhan Siklus bisnis GNP riil

14 week Siklus bisnis: kontraksi dan ekpansi tak beraturan pada aktivitas ekonomi Resesi puncak lembah kontraksi ekspansi Kondisi bisnis

15 week Hukum Okun. Hukum Okun Perubahan dalam GDP (%) Perubahan dalam tingkat pengangguran Dikutip dari: Samuelson h.365 Untuk setiap penurunan 2 persen GDP yang berhubungan dengan GDP potensial, angka pengangguran meningkat sekitar 1 persen

16 week Kurva Phillips Kurva phillips Pengangguran (%) Inflasi (%) 0 U1U1 U2U2 I2I2 I1I1 A B

17 week Penanggulangan Pengangguran. Setiap tahun sekitar 1,3 juta penduduk tamat sekolah dan masuk ke bursa kerja. Setiap tahun sekitar 1,3 juta penduduk tamat sekolah dan masuk ke bursa kerja. Untuk menyerap itu perlu pertumbuhan ekonomi Untuk menyerap itu perlu pertumbuhan ekonomi  1 % pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya mampu menyerap 200 ribu tenaga kerja. Untuk menyerap angkatan kerja baru setidaknya diperlukan pertumbuhan ekonomi 6,5% per tahun. Mendorong laju investasi  efek penggandaan

18 week Alternatif strategi mengatasi Pengangguran Peningkatan investasi kerjasama dengan pihak swasta  diperlukan kondisi lingkungan yang kondusif untuk berusaha Peningkatan kualitas SDM, pembenahan sektor pendidikan  adanya kesesuaian dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja Memotivasi masyarakat untuk berwiraswasta pada berbagai bidang yang memiliki prosfek perkembangan Mengurangi tingkat pertumbuhan penduduk

19 week Seberapa jauh Pengangguran perlu ditekan. Penganggur friksional  tidak menjadi prioritas bagi pemerintah Penganggur friksional  tidak menjadi prioritas bagi pemerintah Pada kondisi tingkat pengangguran maksimum 5% dari angkatan kerja, ekonomi sudah dianggap dalam kondisi ekonomi penuh. Pada kondisi tingkat pengangguran maksimum 5% dari angkatan kerja, ekonomi sudah dianggap dalam kondisi ekonomi penuh.

20 week Inflasi Inflasi: didefinisikan sebagai kecenderungan kenaikan harga secara umum. Kecenderungan yang dimaksud bukan terjadi sesaat. (lebaran, natal, tahun baru) Kenaikan harga secara umum  kenaikan harga hanya pada salah atu jenis barang tidak termasuk kategori inflasi Penghitungan inflasi didasarkan pada sekelompok barang dan jasa yang dikonsumsi sebagian besar masyarakat. Di Indonesia, total produk yang disurvei sebanyak 744 komoditas, di 45 kota; Rata-rata tiap kota bervariasi antara 283 s/p 399 komoditas Bahan makanan Makanan jadi, minuman, rokok,dan tembakau Perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar Sandang Kesehatan Pendidikan, rekreasi, dan olah raga Transpor, komunikasi,dan jasa keuangan.

21 week Inflasi Indonesia dan beberapa negara Negara Tahun Q1Q4Q1Q2 IndonesiaMalaysiaThailandFilipina Korea selatan HongkongTaiwanSingapura9,351,51,54,32,2-3,71,31,412,551,20,83,93,2-1,2-1,70,610,001,71,62,63,2-1,50,80,45,11,21,83,13,4-1,9-0,10,75,11,02,33,83,1-2,10,91,36,42,12,97,93,00,21,61,58,82,63,28,53,10,82,30,47,83,25,37,12,51,22,4-0,2 dikutip dari: Bramantyo Djohanputra, MBA, Ph.D., Prinsip-prinsip Ekonomi Makro, h.149

22 week Penghitungan Inflasi Penghitungan inflasi didasarkan atas perubahan harga: Inflasi = (P 1 –P 0 )/P 0 P 1 : harga barang atau jasa di akhir periode P 0 : harga barang dan jasa di awal periode Penghitungan inflasi dengan barang dan jasa yang banyak : Inflasi = ( IHK 1Januari IHK 1 Januari 2007 )/ IHK 1 Januari 2007

23 week Jenis Inflasi: Menurut besarnya: Menurut besarnya: Inflasi ringan ( dibawah 10%) Inflasi sedang ( antara 10% s/p 30%) Inflasi berat ( 30% s/p 100%) Hiperinflasi ( di atas 100%) Samuelson dan Nordhaus mengkategorikan: Low inflation (single digit inflation)  di bawah 10% Galloping inflation (double digit bahkan triple digit inflation)  20% % Hiperinflation  di atas 200%

24 week Berdasarkan sumber inflasi: Berdasarkan sumber inflasi: Demand pull inflation, inflasi karena tarikan permintaan Cost push inflation, inflasi karena dorongan biaya. Berdasarkan asal inflasi Berdasarkan asal inflasi: Domestic inflation Foreign atau imported inflation

25 week Teori inflasi: Teori inflasi: Inflasi Inersia  kecenderungan bahwa setiap tahun (setiap periode) orang percaya akan terjadi inflasi  disebut juga inflasi harapan (expected inflation) Inflasi menurut teori kuantitas  dua penyebab: jumlah uang yang beredar melebihi yang dibutuhkan masyarakat; harapan psikologis akan terjadinya kenaikan harga di masa yad memperparah terjadinya inflasi Inflasi akibat perang dan ketidakstabilan politik Inflasi menurut teori Keynes  Inflasi terjadi karena beberapa kelompok masyarakat ingin “hidup diluar batas kemampuannya”. Kelompok masyarakat: Pemerintah Pengusaha swasta Serikat pekerja

26 week Pertanyaan : Bagi siapa inflasi menguntungkan? Bagi siapa inflasi merugikan Pendapatan riil = pendapatan nominal/perubahan harga


Download ppt "Week-14 1 Pengangguran dan Inflasi. week-14 2 Pengangguran Salah satu ukuran keberhasilan pengelolaan ekonomi suatu negara  tingkat pengangguran Pengangguran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google