Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Jalur PendidikanFormal Non Formal Jenjang Pendidikan Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Pendidikan Tinggi Jenis Pendidikan Umum Kejuruan Keagamaan Khusus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Jalur PendidikanFormal Non Formal Jenjang Pendidikan Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Pendidikan Tinggi Jenis Pendidikan Umum Kejuruan Keagamaan Khusus."— Transcript presentasi:

1

2 Jalur PendidikanFormal Non Formal Jenjang Pendidikan Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Pendidikan Tinggi Jenis Pendidikan Umum Kejuruan Keagamaan Khusus Vokasi Profesi Akademik

3 Pendidikan Formal : Jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang (pendidikan dasar, menengah, tinggi) Pendidikan Formal : Jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang (pendidikan dasar, menengah, tinggi) Pendidikan Tinggi : Jenjang Pendidikan pada jalur pendidikan formal setelah pendidikan menengah yang dapat berupa program Pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi Pendidikan Tinggi : Jenjang Pendidikan pada jalur pendidikan formal setelah pendidikan menengah yang dapat berupa program Pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi Politeknik : Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Politeknik : Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus.

4

5

6 Jenis Pendidikan Tinggi Jenjang Pendidikan Formal VokasiDiploma ProfesiSpesialis Akademik Doktor Magister Sarjana

7 Betuk PT Akademi Sekolah Tinggi Institut Universitas Kewajiban PT Pendidikan Penelitian Pengabdian pada masyarakat Jenis Pendidikan PT Akademik Profesi Akademik

8 Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Standar Nasional Pendidikan 1. Kurikulum 5. Sarana dan Prasarana 2. Proses Pembelajaran6. Pengelolaan 3. Mahasiswa / Kompetensi Lulusan7. Pembiayaan dan Pendanaan 4. Dosen dan Tenaga Kependidikan8. Penilaian Pengaturan kewenangan dalam Penyelenggaraan sistem pendidikan nasional Kegiatan pelaksanaan komponen Sistem pendidikan nasional Standar Nasional Pendidikan Kriteria minimal tentang sistem pendidikan nasional di seluruh wilayah hukum NKRI

9 Program Studi Program yang mencakup kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar peserta didik dapat menguasai pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum Kurikulum Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan Pembelajaran Proses interaksi peserta didik dengan pendidikan dan / atau sumber belajar pada suatu lingkungan belajar

10

11 BAB X Kurikulum Pasal 36 1.Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. 2.Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. 3.Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan : a)Peningkatan iman dan takwa; b)Peningkatan akhlak mulia; c)Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik; d)Keragaman potensi daerah dan lingkungan; e)Tuntutan pembangunan daerah dan nasional; f)Tuntutan dunia kerja; g)Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; h)Agama; i)Dinamika perkembangan global; dan j)Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. 4. Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

12 KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM STUDI (Kesatuan Rencana Studi) PROGRAM STUDI (Kesatuan Rencana Studi) Kompetensi hasil didik suatu prodi Kompetensi Utama 40 – 80 % Kompetensi Utama 40 – 80 % Kompetensi Lain yang bersifat khusus 0 – 30 % Kompetensi Lain yang bersifat khusus 0 – 30 % Kompetensi Pendukung 20 – 40 % Kompetensi Pendukung 20 – 40 % Elemen Kompetensi 1.Landasan Kepribadian 2.Penguasaan Ilmu dan Keterampilan 3.Kemampuan Berkarya 4.Sikap/ Perilaku dalam Bermasyarakat 5.Pemahaman Kaidah 1.Landasan Kepribadian 2.Penguasaan Ilmu dan Keterampilan 3.Kemampuan Berkarya 4.Sikap/ Perilaku dalam Bermasyarakat 5.Pemahaman Kaidah

13 Kompetensi Kurikulum 1. Kelompok MPK ( Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) 2. Kelompok MKK ( Mata kuliah Keilmuan dan Keterampilan) 3. Kelompok MPB ( Mata kuliah Perilaku Berkarya) 4. Kelompok MKB ( Mata kuliah Keahlian Berkarya) 5. Kelompok MBB ( Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat) 1. Kelompok MPK ( Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) 2. Kelompok MKK ( Mata kuliah Keilmuan dan Keterampilan) 3. Kelompok MPB ( Mata kuliah Perilaku Berkarya) 4. Kelompok MKB ( Mata kuliah Keahlian Berkarya) 5. Kelompok MBB ( Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat) Kurikulum Inti Wajib 5 Kelompok (Penciri Kompetensi Utama) Wajib 5 Kelompok (Penciri Kompetensi Utama) Kurikulum Institusional - Tambahan / ciri khas / kebutuhan lingkungan Beban dan Masa Studi

14


Download ppt "Jalur PendidikanFormal Non Formal Jenjang Pendidikan Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Pendidikan Tinggi Jenis Pendidikan Umum Kejuruan Keagamaan Khusus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google