Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disampaikan pada PROGRAM PENGENALAN AKADEMIK (PPA) 2013 Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disampaikan pada PROGRAM PENGENALAN AKADEMIK (PPA) 2013 Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang."— Transcript presentasi:

1 Disampaikan pada PROGRAM PENGENALAN AKADEMIK (PPA) 2013 Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang

2 Pemira Salah satu ciri negara demokrasi adalah adanya pemilihan umum (pemilu) untuk memilih pemimpin maupun wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) adalah sarana pelaksanaan demokrasi mahasiswa UNNES berupa pemberian hak suara untuk memilih: – Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), –Anggota DPM (Dewan perwakilan Mahasiswa), atau –Ketua HIMA (Himpunan Mahasiswa)/HIMPRO (Himpunan Profesi)

3 Cara Pemilihan Umum Dicoblos (2004) Ditandai/Contreng (2009) UNNES  pemira online di-click

4 Kenapa PEMIRA Online?  Visi UNNES Konservasi : Paperless  Meminimalisir biaya  Meminimalisir kecurangan.  Inovasi pemilu (coblos, contreng  click)  Penerapan pemilu berbasis ICT yang - LUBER (Langsung Umum Bebas dan rahasia) dan - JURDIL (Jujur dan Adil)

5 Keuntungan Sistem Online Hasil cepat diketahui (otomatis) Hemat biaya Hemat logistik (tanpa kotak suara, papan hitung, dsb)

6 Asas LUBER 1.Langsung –Pemilih harus datang secara langsung ke TPS, tidak dapat diwakilkan. 2.Umum –pemilu dapat diikuti seluruh warga kampus. Mahasiswa UNNES aktif kuliah  terintegrasi dengan database akademik. 3.Bebas –Bebas memilih, tidak ada paksaan, desain tampilan tidak diarahkan menuju salah satu calon. 4.Rahasia –Suara yang diberikan oleh pemilih bersifat rahasia hanya diketahui oleh si pemilih itu sendiri. –Penyimpanan database secara acak & rahasia, programerpun tidak dapat mengetahui “siapa memilih siapa”

7 Asas JURDIL Jujur o Sistem dibuat untuk melayani beberapa user dengan kewenangan yang disesuaikan dengan fungsi dan wewenangnya masing-masing seperti akun KPU, Panwaslu, dan Pemilih. o Penghitungan dilakukan otomatis oleh sistem Adil o Sistem dibuat dengan memberi fasilitas yang sama bagi kontestan pemilih dalam pemilihan umum. o Fasilitas yang diberikan meliputi panjang dan lebar foto, tata letak photo, kualitas photo dalam surat suara sehingga tidak terdapat kontestan yang merasa di bedakan dengan kontestan yang lainnya. o Sistem juga memberi hak kepada setiap pemilih dimana setiap pemilih hanya memiliki satu suara saja (one man one vote).

8 Pihak yang berperan  Peserta pemilu (mahasiswa)  Peserta pemilu adalah calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden, calon gubernur atau kepala daerah yang lolos seleksi memenuhi syarat tertentu untuk dipilih.  KPU (Komisi Pemilihan Umum)  KPU terdiri dari bebrapa orang yang bertugas untuk mengatur semua kegiatan pemilu mulai dari awal hingga akhir dan melakukan pembentukan PPU (Panitia Pemilihan Umum). KPU berhak untuk menetapkan calon peserta/kontestan pemilu.  PPU (Panitia Pemilihan Umum)  PPU terdiri dari beberapa orang yang bertugas untuk melaksanakan proses pemungutan suara pada saat hari pelaksanaan serta menyiapkan perlengkapan dan logistik yang diperlukan.  Pemilih  Pemilih terdiri dari seluruh warga negara Indonesia yang mempunyahi hak pilih dan terdaftar di DPT untuk menyalurkan suaranya.  Tim IT  Tim IT terdiri dari tim programmer yang bertugas membuat sistem pemilu online.

9 Alur Pemilihan Login Pilih (click) selesai

10 Tampilan Portal

11 Tampilan Sistem

12 Tampilan Surat Suara

13 Pelaksanaan (1) Salah satu tenda TPS

14 Presensi

15 Pelaksanaan (2) Mahasiswa login Presensi TPS Peninjauan oleh birokrasi

16 Pemilihan di bilik suara Selesai memilih mencelupkan tinta

17 Proses Penampilan Hasil Penampilan hasil pemilihan diselingi dengan pentas hiburan

18 Tabulasi Hasil Pemilihan

19


Download ppt "Disampaikan pada PROGRAM PENGENALAN AKADEMIK (PPA) 2013 Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google