Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

VISION THEORY “Visionary Leadership” merupakan proses/usaha untuk mengarahkan dan mengatur pemanfaatan energi sinergistik anggota untuk mewujudkan cita-cita.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "VISION THEORY “Visionary Leadership” merupakan proses/usaha untuk mengarahkan dan mengatur pemanfaatan energi sinergistik anggota untuk mewujudkan cita-cita."— Transcript presentasi:

1

2 VISION THEORY “Visionary Leadership” merupakan proses/usaha untuk mengarahkan dan mengatur pemanfaatan energi sinergistik anggota untuk mewujudkan cita-cita bersama Konsentrasi diarahkan untuk pencarian dan pencapaian kebutuhan masa depan Fokus pertanyaannya adalah “ke depan dapat menjadi apa”

3 ETHICAL ASSESMENT Merupakan tipe kepemimpinan yang mengarahkan dan mempengaruhi anggota untuk bertindak berdasarkan tujuan yang pasti yang merupakan gambaran dari nilai, motivasi, keinginan, kebutuhan, aspirasi serta harapan bersama

4 TRANSACTIONAL LEADERSHIP  Proses memotivasi pengikut dengan menariknya ke arah kepentingan diri, mempertukarkan imbalan dan status dengan upaya yang dilakukan pengikut  Melibatkan nilai-nilai yang relevan dengan proses pertukaran itu, seperti kejujuran, kewajaran, tanggung jawab, dan timbal balik (“saling membalas”)  Didasarkan pada wewenang birokratis yang menekankan pada kekuasaan resmi serta menghormati aturan dan tradisi

5 TRANSACTIONAL LEADERSHIP  Memanfaatkan kebutuhan manusia, mengembangkan anggota agar mau bekerja memperoleh penghasilan  Selalu memikirkan kekuasaan, kedudukan, politik, dan kemegahan terpaku pada kejadian/rutinitas sehari-hari  Berorientasi pada tujuan jangka pendek dan hard-data  Mencampuradukan sebab dengan gejala lebih banyak melakukan tindakan untuk mengatasi masalah daripada upaya pencegahan  Memfokuskan pada isu taktis

6 TRANSACTIONAL LEADERSHIP Bersandar pada human relations guna memperlancar interaksi antar-anggota Mengikuti dan memenuhi harapan dengan berusaha bekerja secara efektif dalam sistem yang berlaku Mendukung struktur & sistem yang meningkatkan hasil keseluruhan, memaksimalkan efisiensi, dan menjamin keuntungan jangka pendek

7 KEPEMIMPINAN SINERGISTIK Merupakan tipe kepemimpinan yang fokus perhatiannya diarahkan pada upaya membangun sinergi dari keanekaragaman potensi insani yang muncul atau dimunculkan dari anggota

8 TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP Proses membangun komitmen pada tujuan organisasi dan memberdayakan pengikut untuk mencapai tujuan itu Proses dimana pemimpin & pengikut saling meningkatkan ke tingkat moralitas & motivasi yang lebih tinggi

9 Proses meningkatkan kesadaran pengikut dengan menariknya: –Ke arah cita-cita & nilai-nilai moral yang lebih tinggi, seperti kebebasan, persamaan (hak), perdamaian, dan kemanusiaan –Bukan ke arah emosi-emosi yang lebih dasar, seperti rasa takut, tamak, iri atau benci Mengubah dan memotivasi dengan : –Membuat pengikut sadar terhadap pentingnya hasil usahanya –Membujuk pengikut agar lebih mementingkan kepentingan organisasi atau tim daripada kepentingan pribadinya –Mengaktifkan kebutuhan-kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP

10 Memanfaatkan kebutuhan manusia untuk mengembangkan makna dirinya sendiri Selalu memikirkan tujuan serta nilai, moral dan etika tidak terpaku pada kejadian/rutinitas sehari-hari Berorientasi ke arah pencapaian tujuan jangka panjang tanpa merusak nilai dan prinsip memfokuskan pada misi & strategi untuk mencapai visi Mampu memisahkan sebab dengan gejala & melakukan upaya pencegahan Menilai keuntungan/manfaat yang diperoleh sebagai dasar untuk pengembangan Bertindak proaktif, katalitis (mempercepat perkembangan anggota), dan sabar

11 Mendorong penggunaan potensi insani anggota menggunakan sumber manusia sepenuhnya Mengenali & mengembangkan bakat anggota menuntun ke arah yang baru Memperlakukan anggota dengan kasih mengakui & menghargai konstribusinya Selalu melakukan redesign kerja agar lebih bermakna & menantang Menyejajarkan struktur & sistem internal untuk mengembangkan nilai & tujuan TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP

12 Biasanya melibatkan ‘pendakian’ kebutuhan, sehingga anggota mampu : - Self-directing (mengarahkan diri) - Self-reinforcing (memperkuat & mendorong diri) Meningkatkan anggota menjadi mampu : - Self-actualizing (mengembangkan diri) - Self-regulating (mengatur diri) - Self-controlling (mengendalikan diri) PEMIMPIN MEMBERIKAN - Standar tampilan kerja dan prestasi yang tinggi - Inspirasi untuk mencapai standar itu TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP

13 Mengakui kebutuhan untuk berubah –Merupakan persyaratan utama (perubahan gradual sering tak disadari) –Sulit mengubah strategi waktu perusahaan sehat –Sulit mengubah yang tak sesuai dengan nilai & asumsi dasar yang ada Mengelola transisi –Mendiagnosis masalah (apa yang perlu berubah) –Membantu mengatasi gejolak emosi dalam membuang keyakinan & nilai lama: * Perubahan distribusi kekuasaan & status * Ancaman peluang karir * Belajar pola tingkah laku baru –Membantu menerima kebutuhan berubah tanpa rasa salah pribadi TRANSFORMATIONAL LEADER

14 Menciptakan visi baru - Membangkitkan visi masa depan yang lebih baik * Harus menarik kesediaan mengubah cara-cara lama -Misi menjadi inti visi perusahaan Melembagakan perubahan - Bantuan top management -Kerja sama & dukungan key persons - Komitmen bersama untuk mengubah struktur, kebijakan, & strategi -Perubahan personel sesuai kompetensi TRANSFORMATIONAL LEADER

15 ATRIBUT TRANSFORMATIONAL LEADER Memandang dirinya sebagai agent of change Pengambil resiko yang bijaksana Percaya pada orang dan peka terhadap kebutuhan mereka Mampu mengungkapkan nilai-nilai utama yang menuntun tingkah lakunya Fleksibel dan terbuka terhadap belajar dari pengalaman Memiliki keterampilan kognitif serta yakin pada cara berpikir tertib dan perlunya analisis masalah secara hati- hati Memiliki angan-angan (dreams) dan percaya pada intuisinya

16 Mengembangkan visi yang jelas dan menarik - Jika visi menarik, anggota akan commit pada perubahan -Harus merupakan sumber harga diri & tujuan bersama -Memberi makna kerja & menarik kebutuhan dasar untuk berkembang -Menuntun tingkah laku dan keputusan yang dibuat Mengembangkan strategi untuk mencapai visi - Harus ada kaitan antara visi dengan strategi -Strategi harus memiliki tema yang jelas Mengungkapkan & mempromosikan visi - Gunakan bahasa “emosional” yang penuh nuansa warna (kiasan, cerita, anekdot, simbol, slogan) PEDOMAN BAGI TRANSFORMATIONAL LEADER (1)

17 Bertindak penuh keyakinan & optimis - Bertindak penuh keyakinan dan kepastian -Optimis pada saat ada penghalang temporer dan terjadi setback Mengekspresikan keyakinan pada anggota - Jaga keyakinan & optimisme anggota saat tugas sulit/berbahaya (terutama kalau kurang pengalaman) -Ingatkan pada keberhasilan mengatasi hambatan dimasa lalu -Riviu kekuatan, kelebihan, dan sumber yang bisa digunakan PEDOMAN BAGI TRANSFORMATIONAL LEADER (2)

18 Menggunakan keberhasilan awal dengan langkah kecil untuk membangun keyakinan - Buatlah tugas menjadi langkah-langkah kecil/tujuan jangka pendek yang terlalu sulit -Yakinkan bahwa kemajuan bisa dialami pada awal tugas Merayakan keberhasilan - Gunakan pengakuan/upacara formal atau informal -Mintalah tim melakukan presentasi prestasi dan kontribusinya Menggunakan tindakan simbolik & dramatis untuk menekankan nilai-nilai utama - Gunakan bahasa yang menggugah emosi positif -Jika visinya tentang excellent quality, jangan lebih menekankan pada cost, marketshare, atau profit -Manajer perlu menunjukkan pengorbanan atau bertindak inkonvensional (bisa menjadi bahan cerita atau mitos) PEDOMAN BAGI TRANSFORMATIONAL LEADER (3)

19 Memimpin melalui contoh - Nilai harus ditunjukkan dalam tingkah laku sehari-hari (role modelling) -Perlu ditunjukkan dalam situasi yang tak menyenangkan, berbahaya, inkonvensional, atau kontroversial Menciptakan, mengubah, dan mengurangi bentuk-bentuk kultural - Modifikasi tata tertib, tata cara, upacara, slogan, simbol, dan label untuk mencerminkan “ideologi baru” PEDOMAN BAGI TRANSFORMATIONAL LEADER (4)

20 BUDAYA TRANSFORMASIONAL Anggota memegang peran sentral dalam organisasi Anggota dipandang secara holistik sebagai manusia bersumber daya (cerdas & arif) Hubungan kerja didasarkan pada rasa saling percaya & saling menghargai Hubungan kerja dilakukan secara formal, informal, maupun non formal Kebinekaan/perbedaan dianggap sebagai sumber inovasi Ada rasa aman & harga diri yang tinggi Terjadi oleh intelektual & dialog yang jujur

21 TYPES OF LEADERSHIP SYNERGISTIC TRANSFORMATIONAL VISIONARY TOP MGT MIDDLE MGT FRONTLINE MGT

22 TOP QUALITY LEADERSHIP Mengembangkan pribadi & profesional Mengembangkan hubungan pribadi Mengembangkan efektivitas manajerial Mengembangkan produktivitas organisasional

23 CIRI-CIRI PEMIMPIN YANG BERPRINSIP Terus belajar Berorientasi pada pelayanan Memancarkan energi positif Mempercayai orang lain Hidup seimbang Melihat hidup sebagai suatu petualangan Sinergistik Berlatih untuk memperbaiki diri


Download ppt "VISION THEORY “Visionary Leadership” merupakan proses/usaha untuk mengarahkan dan mengatur pemanfaatan energi sinergistik anggota untuk mewujudkan cita-cita."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google