Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KRIPTOLOGI dan PROTEKSI DATA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KRIPTOLOGI dan PROTEKSI DATA"— Transcript presentasi:

1 KRIPTOLOGI dan PROTEKSI DATA
Asep Budiman K. MT

2 Ilmu dan Seni Keamanan Informasi
Dimulai dari coba-coba. Merupakan sebuah seni. Mulai diformalkan dalam bentuk ilmu. Tidak bisa selamanya mengandalkan kepada coba-coba saja. Harus menggabungkan keduanya. Catatan: Ilmu komputer (computer science) pun muncul melalui jalur ini

3 Contoh Ilmu Security Kriptografi (cryptography)
Enkripsi & dekripsi: DES, AES, RSA, ECC Berbasis matematika Protokol dan jaringan (network & protocols) SSL, SET Sistem dan aplikasi (system & applications) Management, policy & procedures

4 Pengamanan data Steganografi
membuat seolah-olah pesan rahasia tidak ada atau tidak nampak Kriptografi merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman

5 Ada Pesan apakah di text ini ?
sentuhan lembayung menyapa hari untaian mutiara pagi menyejukan hati kuncup bunga mekar menebar aroma kehidupan anginpun membawa sebentuk kata bumi kau telah membangunkanku dari tidur yang lelap usapan udaramu hangat menerpa wajahku mentari menghangatkan dunia indah …..potret suasana fajar yang menghibur hati belaian kasih Tuhan sang pencipta alam fanamu

6 Istilah-istilah “Crypto” berarti “secret” (rahasia)
“graphy” berarti “writing” (tulisan) para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers algoritma kriptografi disebut cipher pesan yang tersembunyi disebut ciphertext pesan dalam bentuk aslinya disebut plaintext

7 Istilah-istilah enkripsi (encryption) :Proses yang dilakukan untuk mengamankan sebuah pesan dekripsi (decryption) :untuk mengubah ciphertext menjadi plaintext

8 Tujuan kriptografi Confidentiality Integrity Availability
Ketiga di atas sering disingkat menjadi CIA Ada tambahkan lain Non-repudiation Authentication Access Control Accountability.

9 Confidentiality / Privacy
Kerahasiaan data. Data hanya boleh diakses oleh orang yang berwenang Data-data pribadi Data-data bisnis; daftar gaji, data nasabah Sangat sensitif dalam e-commerce dan healthcare Serangan: penyadapan (teknis dengan sniffer / logger, man in the middle attack; non-teknis dengan social engineering) Proteksi: enkripsi

10 Integrity Informasi tidak boleh berubah (tampered, altered, modified) oleh pihak yang tidak berhak Serangan Pengubahan data oleh orang yang tidak berhak, spoofing Virus yang mengubah berkas Proteksi: Message Authentication Code (MAC), digital signature / certificate, hash functions, logging

11 Availability Informasi harus tersedia ketika dibutuhkan Serangan
Meniadakan layanan (Denial of Service / DoS attack) atau menghambat layanan (server dibuat lambat) Proteksi Backup, redundancy, DRC, BCP, firewall

12 Non-repudiation Tidak dapat menyangkal (telah melakukan transaksi)
Menggunakan digital signature Logging

13 Authentication Meyakinkan keaslian data, sumber data, orang yang mengakses data, server yang digunakan what you have (identity card) what you know (password, PIN) what you are (biometric identity) Serangan: identitas palsu, terminal palsu, situs gadungan

14 Access Control Mekanisme untuk mengatur siapa boleh melakukan apa
Membutuhkan adanya klasifikasi data: public, private, confidential, (top)secret Role-based access

15 Accountability Dapat dipertanggung-jawabkan
Melalui mekanisme logging dan audit Adanya kebijakan dan prosedur (policy & procedures)

16 Komponen kriptografi

17 Conventional cryptography
Disebut juga secret-key or symmetric-key encryption, Satu kunci digunakan untuk enkripsi dan deskripsi. Contoh : Data Encryption Standard (DES)

18 DES: Data Encryption Standard

19 Tipe Enkripsi

20 Simetris vs Asimetris Simetris
untuk melakukan enkripsi dan deskripsi menggunakan kunci yang sama Asimetris untuk melakukan enkripsi dan deskripsi menggunakan kunci yang berbeda

21 Conventional encryption

22 Contoh Conventional Encryption
Caesar’s Cipher Menggunakan kunci Caesar bernilai 3 Plain : ABCDEFGHIKLMNOPQRSTUVWXYZ Geser 3 hurup keatas, sehingga menjadi : chiper : DEFGHIKLMNOPQRSTUVWXYZABC Artinya adalah : D=A, E = B, C = E dan seterusnya Contoh : enkripsi kata SUKABUMI, maka hasil dari enkripsi adalah WYODEYQM

23 Public key cryptography

24 Public key cryptography
Diperkenalkan oleh Diffie-Hellman Merupakan skema asymmetric Menggunakan sepasang kunci untuk enkripsi yaitu public key Untuk dekripsi data menggunakan private atau secret key public key = hanya bisa enkripsi public key + private key = bisa deskripsi private key = ?

25 Contoh Public key cryptography
Elgamal (named for its inventor, Taher Elgamal), RSA (named for its inventors, Ron Rivest, Adi Shamir, and Leonard Adleman), Diffie-Hellman (named, you guessed it, for its inventors), DSA, the Digital Signature Algorithm (invented by David Kravitz).

26

27 Enkripsi dengan PGP

28 Deskripsi dengan PGP

29 Digital signatures

30 Hash Function

31 Digital certificates 3 hal utama pada digital certificate :
• public key. • Certificate information. (“Identity” informasi tentang • satu atau lebihdigital signatures.

32 PGP Certificate

33 Algoritma Blowfish Encipher
void Blowfish_encipher(blf_ctx *bc, unsigned long *xl, unsigned long *xr) { unsigned long Xl; unsigned long Xr; unsigned long temp; short i; Xl = *xl; Xr = *xr; for (i = 0; i < N; ++i) { Xl = Xl ^ bc->P[i]; Xr = F(bc, Xl) ^ Xr; temp = Xl; Xl = Xr; Xr = temp; } Xl = Xr; Xr = temp; Xr = Xr ^ bc->P[N]; Xl = Xl ^ bc->P[N + 1]; *xl = Xl; *xr = Xr; }

34 Algoritma Blowfish dechiper
void Blowfish_decipher(blf_ctx *bc, unsigned long *xl, unsigned long *xr) { unsigned long Xl; unsigned long Xr; unsigned long temp; short i; Xl = *xl; Xr = *xr; for (i = N + 1; i > 1; --i) { Xl = Xl ^ bc->P[i]; Xr = F(bc, Xl) ^ Xr; /* Exchange Xl and Xr */ temp = Xl; Xl = Xr; Xr = temp; } temp = Xl; Xl = Xr; Xr = temp; Xr = Xr ^ bc->P[1]; Xl = Xl ^ bc->P[0]; *xl = Xl; *xr = Xr; }

35 Pembuatan private key void blf_key (blf_ctx *c, unsigned char *k, int len) { InitializeBlowfish (c, k, len); }

36 Inisialisasi blowfish
short InitializeBlowfish(blf_ctx *bc, unsigned char key[], int keybytes) { short i; short j; short k; unsigned long data; unsigned long datal; unsigned long datar; /* initialise p & s-boxes without file read */ for (i = 0; i < N+2; i++) { bc->P[i] = bfp[i]; } for (i = 0; i < 256; i++) { bc->S[0][i] = ks0[i]; bc->S[1][i] = ks1[i]; bc->S[2][i] = ks2[i]; bc->S[3][i] = ks3[i]; }

37 j = 0; for (i = 0; i < N + 2; ++i) { data = 0x ; for (k = 0; k < 4; ++k) {data = (data << 8) | key[j]; j = j + 1; if (j >= keybytes) { j = 0; } } bc->P[i] = bc->P[i] ^ data; } datal = 0x ; datar = 0x ; for (i = 0; i < N + 2; i += 2) { Blowfish_encipher(bc, &datal, &datar); bc->P[i] = datal; bc->P[i + 1] = datar; } for (i = 0; i < 4; ++i) { for (j = 0; j < 256; j += 2) { Blowfish_encipher(bc, &datal, &datar); bc->S[i][j] = datal; bc->S[i][j + 1] = datar; } } return 0;}

38 System UNIX  ROT13 Sisi pengirim C = ROT13(M) Sisi penerima
M = ROT13(ROT13(M))

39 ROT13 dalam bahasa perl While (<>) { #read a line into $
for ($i=0; $i < length($_) ; $i++) { $ch=substr($_,$i,1); if ((ord($ch)>=97) and (ord($ch)<=122)) { $newch = &rot13($ch); # rotate it printf (“%c”, $newch); } else { print $ch; } Sub rot13 { local ($ch) $asch = ord($ch) -97; $rotasch= $asch + 13; $rotasch = $rotasch % 26; $rotasch = $rotasch + 97; return($rotasch);

40 protokol komunikasi Servis di Internet : protokol TCP atau UDP.
Setiap servis dijalankan dengan menggunakan port yang berbeda, misalnya: SMTP, untuk mengirim dan menerima , TCP, port 25 DNS, untuk domain, UDP dan TCP, port 53 HTTP, web server, TCP, port 80 POP3, untuk mengambil , TCP, port 110

41 Protokol SSL 1 2 Client Server 3 4
Client Hello / Connection Request Daftar algoritma / cipher suite Pemilihan cipher suite 2 Sertifikat Digital Server Encrypted secret / key / nonce Client Server Decrypted secret 3 Sertifikat Digital Client Encrypted secret / key / nonce Decrypted secret 4 Kunci simteris disepakati Transfer data dengan enkripsi kunci simetris

42 System Security: Secure Email
Isi tidak dirahasiakan. Diinginkan terjaganya integritas dan non-repudiation Keduanya disatukan dan dikirimkan From: Budi Subject: Kiriman Kiriman datang Senin pagi From: Budi Subject: Kiriman Kiriman datang Senin pagi hash af005c0810eeca2d5 Enkripsi (dg kunci privat pengirim)

43 Mengapa keamanan harus dimonitor ?
Ditemukannya lubang keamanan (security hole) yang baru. Kesalahan konfigurasi. Penambahan perangkat baru

44 Sumber lubang keamanan
Salah Disain Implementasi kurang baik Salah konfigurasi Salah menggunakan program atau sistem

45 Topologi Lubang Keamanan
Network sniffed, attacked ISP System (OS) Network Applications + db Holes Internet Network sniffed, attacked, flooded Network sniffed, attacked Users Web Site Trojan horse Applications (database, Web server) hacked OS hacked Userid, Password, PIN, credit card #

46 Penguji keamanan sistem
sistem yang berbasis UNIX, tools : Cops Tripwire Satan/Saint SBScan: localhost security scanner sistem yang berbasis Windows NT: Ballista yang dapat diperoleh dari: <http://www.secnet.com>

47 Penggunaan sistem pemantau jaringan
Contoh program network monitoring / management : Etherboy (Windows), Etherman (Unix) HP Openview (Windows) Packetboy (Windows), Packetman (Unix) SNMP Collector (Windows) Webboy (Windows)

48 Teknologi Informasi Teknologi yang terkait dengan pembuatan, pengolahan, distribusi, penyimpanan dari informasi Menghasilkan produk dan layanan yang sudah kita gunakan sehari-hari sebagai “manusia moderen” Mesin ATM di bank Telepon, handphone, SMS Games, PlayStation, on-line games P2P applications

49 Mengamankan Sistem Informasi
Melalui layer “transport”, dapat digunakan “Secure Socket Layer” (SSL)  untuk server web. Secara fisik sistem diamankan dengan “firewall” yang memisahkan sistem anda dengan Internet. Teknik enkripsi dapat dilakukan di tingkat aplikasi

50 source: hacking exposed

51 Penggunaan Enkripsi untuk meningkatkan Keamanan
Contoh servis yang menggunakan plain text antara lain: akses jarak jauh dengan menggunakan telnet dan rlogin transfer file dengan menggunakan FTP akses melalui POP3 dan IMAP4 pengiriman melalui SMTP akses web melalui HTTP

52 Membatasi akses melalui Kontrol Akses
membatasi domain atau nomor IP yang dapat mengakses; menggunakan pasangan userid & password; mengenkripsi data sehingga hanya dapat dibuka (dekripsi) oleh orang yang memiliki kunci pembuka.

53 Pelaku di bidang Security
Information bandit Sekarang masih dipotretkan sebagai jagoan Akan tetapi akan berkurang the disappearance act of information bandits Information security professionals Masih kurang Lebih menyenangkan Keduanya menggunakan tools yang sama Perbedaannya sangat tipis: itikad & pandangan Jangan bercita-cita menjadi bandit!

54 Penutup Jadilah seorang security professional dan bukan menjadi seorang bandit Jadilah Polisi cyber dan menjadi penjahat cyber.

55 Sumber Bacaan Richard H. Baker, “Network Security: how to plan for it and achieve it,”McGraw-Hill International, 1995. Steven M. Bellovin, “Security Problems in TCP/IP Protocol Suite,”Computer Communication Review, Vol. 19, No. 2, pp , 1989. Tim Berners-Lee, “Weaving the Web: the past, present and future of the world wide web by its inventor,” Texere, 2000. Dan Brown, “The Da Vinci Code,” Doubleday, 2003. Lawrie Brown, “Lecture Notes for Use with Network and Internetwork Security by William Stallings,” on-line document. <http://www1.shore.net/~ws/Security-Notes/index.html> Silvana Castano, Mariagrazia Fugini, Giancarlo Martella, dan Pierangela Samarati, “Database Security,” Addison-Wesley, 1995. Whitfield Diffie, and Martin E. Hellman, “New Directions in Cryptography,” IEEE Transactions on Information Theory, IT-22, 6, 1976, pp Bruce Schneier, “Applied Cryptography: Protocols, Algorithms, and Source Code in C,” second edition, John Wiley & Sons, Inc., 1996.

56 Terima Kasih


Download ppt "KRIPTOLOGI dan PROTEKSI DATA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google