Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERAN BIDAN DALAM ASUHAN BAYI KEJANG Di sampaikan pada Simposium HIMADAN FK UNS Surakarta Minggu, 16 Mei, 2010 Laurensia Lawintono MSc IBCLC.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERAN BIDAN DALAM ASUHAN BAYI KEJANG Di sampaikan pada Simposium HIMADAN FK UNS Surakarta Minggu, 16 Mei, 2010 Laurensia Lawintono MSc IBCLC."— Transcript presentasi:

1 PERAN BIDAN DALAM ASUHAN BAYI KEJANG Di sampaikan pada Simposium HIMADAN FK UNS Surakarta Minggu, 16 Mei, 2010 Laurensia Lawintono MSc IBCLC

2 4/7/2015Kejang neonatus Lauren Moto ICM: Healthy Woman Healthy Babies Healthy Nations Healthy children  Healthy world

3 Beberapa pamahaman /definisi: Kejang/ convulsion / seisure: adalah serangan hebat dari kontraksi dan relaksasi otot yg tak terkendali ( involuntary) Seisure: a suddent, violent involuntary series of contrastion of a group of muscle that may be paroxymal and episodic as in a seisure disorder, or transien and acute. A seisure may be clonic or tonic, focal, unilateral or bilateral. 4/7/20153Kejang neonatus Lauren 2010

4 Seisure A paroxysmal episode, caused by abnormal electrical conduction in the brain, resulting in the abrupt onset of transient neurologic symptoms such as involuntary muscle movements, sensory disturbances and altered consciousness. Also called convulsion. Kejang, spasme atau tidak sadar: 4/7/20154Kejang neonatus Lauren 2010

5 Bidan perlu mengenali bahwa di antara episode kejang, bayi mungkin : Bayi kejang perlu perawatan intensif  -Observasi ketat, TTV, perkembangan kondisi, sifat dan waktu kejang, Kondisi lain: pucat, biru, flushm berkeringat -Pemeriksaan pendukung sesuai SOP. -Tindakan pertolongan sesuai SOP -Dokumentasikan semua dgn teliti -Dukungan & tenangkan keluarga -Siapkan rujukan dengan tepat. tidak sadar, letargi rewel masih normal 4/7/20155Kejang neonatus Lauren 2010

6 Kejang Bentuk kejang neonatus 1.Kejang subtle : menghisap, mengunyah, sesak nafas, juluran lidah, keluar air liur, penyimpangan dari mata, kedipan mata, mengayuh, 2.Kejang tonik : kekakuan simetris pada batang tubuh, leher, tungkai 3.Kejang klonik : kontraksi ritmik otot tungkai, batang tubuh 4.Kejang mioklonik : kontraksi mendadak secara acak, berulang pada otot tungkai dan badan 4/7/20156Kejang neonatus Lauren 2010

7 Penyebab kejang pada neonatus Hipoksik-iskemik ensephalopati, asfiksia neonatorum Trauma lahir  Perdarahan intrakranial, Infeksi : Sepsis, meningitis, toxoplasmosis Masalah metabolik : hipo/hipernatremia, hipokalsemia, hipomagnesemi, hipoglikemi Kern Ikterus Anomali kromosom Kelainan bawaan SSP Inborn errors of metabolism Drug withdrawal : ibu pemakai narkoba 4/7/2015Kejang neonatus Laur

8 Pemeriksaan penunjang / medis : Darah : – Hb, Ht, trombosit, glukosa, Ca, Mg, Na, K, analisis gas darah, bilirubin, amoniak Pungsi lumbal Titer TORCH USG/CT Scan kepala EEG Kelainan metabolisme lain 4/7/20158Kejang neonatus Lauren 2010

9 Tata laksana kejang : Penanganan suportif umum  Posisikan, hisap mulut / jalan napas  Oksigenisasi, bila perlu VTP Menghentikan kejang (fase akut) Mencari penyebab kejang Mencegah /mengendalikan kejang Tindakan : Segera rujuk ke rumah sakit Pertahankan ventilasi dan oksigenasi Atasi kejang  diazepam rektal 4/7/20159Kejang neonatus Lauren 2010

10 Tata laksana kejang : Hipoksik-iskemik ensefalopati  Pertahankan suhu, tekanan darah, ventilasi, antikejang, restriksi cairan Perdarahan intrakranial  Cari kausa, operasi Infeksi  Antibiotika selama 2-3 minggu (medis) 4/7/201510Kejang neonatus Lauren 2010

11 Tata laksana kejang (lanjutan) : Drug withdrawal  Terapi suportif, morfin / fenobarbital Metabolik  Koreksi hipo/hipernatremia, hipokalsemia, hipomagnesemi, hipoglikemi 4/7/201511Kejang neonatus Lauren 2010

12 Pertolongan saat terjadi kejang/ emergensi Jangan mengikat a/ mengunakan kekuatan tenaga / menahan. Jaga privasi Lindungi bayi selama kejang  Jaga jangan sampai terjatuh,terhantam benda keras. Jauhkan barang berbahaya/ benda keras.  Tidak masukkan sesuatu kemulut bayi /anak  Longgarkan pakaian kalau ketat.  Alas benda keras, misalnya besi ranjang/ box  Ketika kejang berhenti  cek pernafasan  Lancarkan jalan nafas.  Jangan tinggalkan bayi sendiri, tenangkan ibu/ keluarga  Cari pertolongan/ rujuk ke RS 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

13 Beberapa hal yg perlu di perhatikan :  Catat atau ajarkan ibu untuk mengobservasi/ menggambarkan urutan kejadian : sebelum, selama dan sesudah kejang.  Lama nya kejang :  Tonik- klonik: sejak awal sampai akhir hentakan kejang/ kedutan.  Absence : dari tak sadar sampai sadar kembali.  Kompleks parsial: tanda awal tak berespon, aktivitas motorik sampai ada tanda berespon terhadap lingkungan. 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

14 Faktor pencetus: -Lupa/ berhenti minum obat/ dosis berkurang? -Menderita sakit tertentu, Stress, Gangguan tidur, Menses (anak > besar). Pada anak yg sering kejang, perlu di perhatikan mungkin ada pola pencetus tertentu, misalnya:  Pola terang gelap ; rangsangan cahaya, blitz camera, sorotan lampu mobil, pantulan cahaya dari air,  Suara yg terlalu keras/ tiba-tiba, lagu  Kaget, gerakan tiba-tiba  Dehidarasi, 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

15 Faktor pencetus (lanjutan):  kelelahan,  hiperventilasi,  hipoglikemia.  Konsumsi kefein  Kurang intake protein ( protein perlu untuk metabolisme beberapa obat antiepileptik) 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

16 Prilaku (selama kejang)  Perubahan ekspresi muka, menangis atau mengeluarkan suara tertentu, gerakan spontan, posisi mata, kepala, badan dan ekstrimitas.  Postur ekstrimitas unilateral atau bilateral. - Muka : pucat, Sianosis, memerah atau berkeringat? -Mulut : Posisi, miring sebelah, gigi terkatup, lidah tergigit, berbusa, berdarah? -Mata: posisi: melotot, deviasi ke atas & ke luar, perubahan ukuran pupil? -Upaya nafas: adanya sesak dan lamanya. -Apakah inkontinensia/ ngompol. 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

17 Pengasuh perlu juga mengobservasi mencatat kondisi setelah kejang: -Lamanya pulih kembali -Kesadaran -Orientasi -Keadaan motorik: Apakah ada perubahan fungsi motorik Kemampuan menggerakkan ekstrimitas. Kelemahan atau adanya kelumpuhan. -Kemampuan bicara -Keluhan nyeri / tidak nyaman, Mati rasa, 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

18 Kejang karena demam/ febrile Seizure : gangguan sementara pd bayi/ anak b/d demam  = salah satu gangguan neurologik yg paling sering pada bayi/ anak.  Biasanya terjadi > 6 bulan, < 3 tahun.  Paling sering < 18 bulan  Tidak lazim setelah 5 tahun  Anak Laki-laki 2 X lebih sering terjadi.  Ada faktor bawaan dari keluarga.  Biasanya berlangsung < 5 menit ( fishman 1999, Johnston 2004) 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

19 (Kejang karena demam, lanjutan)  Penyebab masih belum jelas.  Kebanyakan anak tidak berhubungan dgn kecepatan kenaikan suhu.  Suhu umumnya > C terjadi ketika suhu sedang naik, dari pada sudah lama panas.  Sering menyertai ISPA, atau infeksi saluran cerna.  Walau vacc MMR & pertusis bukan penyebab, tapi sering sebagai pencetus(Barlow et al 2001).  Biasanya di atasi dgn diazepam & antipiretik.  Tidak di anjurkan kompres dingin.  Pendidikan OT, dukungan & pencegahan yg terpenting.  Segra rujuk ke RS 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

20 Akibat kejang pada bayi punya dampak jangka panjang ( retardasi mental, gangguan prilaku, kesulitam belajar dll). Tugas Bidan yg paling utama;  Pencegahan – sejak pra konsepsi, Ante natal, intranatal, masa neonatal.  Mengenal faktor resiko dengan dini  Memberi obat anti kejang sesuai SOP/ rencana dokter  Memberi pertolongan awal yang tepat  Memberi dukungan / pendampingan, informasi/pendidikan yg tepat pada keluarga 4/7/201520Kejang neonatus Lauren 2010

21 4/7/2015Kejang neonatus Lauren

22 4/7/2015Kejang neonatus Lauren Pregnant Laila Ali: I'm Having a "Natural Birth" With "No Medication" Tuesday June 10, 2008 Trend wanita dunia modern / maju Back to nature... The more normal the birth, the safer the birth...

23 4/7/2015Kejang neonatus Lauren Apa yg dapat di lakukan bidan ???  Konseling pre-konsepsi  ANC berkualitas  Menapis risiko  Intra natal  hindari intervensi tidak perlu, pertolongan yg benar.  Asuhan BBL berkualitas  Bangun net work yg solid  Rujuk tepat waktu dan aman  Pendidikan/ informasi pada keluarga  Pendampingan  Bidan sendiri selalu meningkatkan pengetahuan/ ketrampilan ( sesuai perkembangan IPTEK)

24 4/7/2015Kejang neonatus Lauren Terimakasih, Bunda.. & Bu Bidan


Download ppt "PERAN BIDAN DALAM ASUHAN BAYI KEJANG Di sampaikan pada Simposium HIMADAN FK UNS Surakarta Minggu, 16 Mei, 2010 Laurensia Lawintono MSc IBCLC."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google