Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HUKUM TRANSFER (BADAL) PAHALA HAJI DAN UMRAH PAYM PEKALONGAN TIMUR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HUKUM TRANSFER (BADAL) PAHALA HAJI DAN UMRAH PAYM PEKALONGAN TIMUR."— Transcript presentasi:

1 HUKUM TRANSFER (BADAL) PAHALA HAJI DAN UMRAH PAYM PEKALONGAN TIMUR

2 DALIL 1 لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ (البقرة: 286) Ia mendapatkan pahala dari kebajian yang diusahakannya dan ia mendaptkan siksa dari kejahatan yang dikerjakannya

3 DALIL 2 فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (يس: 54) Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun, dan kamu tidak dibalas kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan

4 DALIL 3 أ َلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى (38) وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى (39) وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى (النجم: 40) Bahwasanya orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan bahwasanya manusia tidak memperoleh sesuatu selain dari apa yang diusahakannya.

5 HADITS 1 - حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِى بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ - رضى الله عنهما - أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ جَاءَتْ إِلَى النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - فَقَالَتْ إِنَّ أُمِّى نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ ، فَلَمْ تَحُجَّ حَتَّى مَاتَتْ أَفَأَحُجُّ عَنْهَا قَالَ « نَعَمْ. حُجِّى عَنْهَا ، أَرَأَيْتِ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكِ دَيْنٌ أَكُنْتِ قَاضِيَةً اقْضُوا اللَّهَ ، فَاللَّهُ أَحَقُّ بِالْوَفَاءِ ». طرفاه 6699 ، تحفة /3 (رواه البخارى)

6 TERJEMAHAN Diriwayatkan dari ibnu abbas bahwa seorang perempuan datang kepada nabi Saw, lalu berkata: sesungguhnya ibuku telah bernazar untuk berhaji, lalu ia meninggal dunia sebelum ia melaksanakannya haji, apakah saya harus menghajikannya?nabi saw bersabda: ya hajikanlah untuknya, bagaimana pendapatmu seandainya ibumu memiliki tanggungan hutang, apakah akan melunasinya?ia menjawaba: ya. Lalu rasulullah saw bersabda: tunaikanlah hutang atau janji kepada Allah, karena sesungguhnya hutang kepada Allah lebih berhak untuk dipenuhi

7 HADITS 2 - حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمُؤَذِّنُ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ سُلَيْمَانَ - يَعْنِى ابْنَ بِلاَلٍ - عَنِ الْعَلاَءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أُرَاهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةِ أَشْيَاءَ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ ».(رواه مسلم وأبو داود)

8 حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ عَنْ أَبِى رَزِينٍ الْعُقَيْلِىِّ أَنَّهُ أَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبِى شَيْخٌ كَبِيرٌ لاَ يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَلاَ الْعُمْرَةَ وَلاَ الظَّعْنَ. قَالَ « حُجَّ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ » قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ. (رواه مسلم والجماعة)

9 Ya Rasulallah saw sesungguhnya ayahku telah tua renta, baginya ada kewajiban Allah dalam berhaji, dan dia tidak bisa duduk tegak di atas punggung onta. Lalu nabi saw bersabda: Hajikanlah dia

10 HADITS 3 - حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الطَّالْقَانِىُّ وَهَنَّادُ بْنُ السَّرِىِّ - الْمَعْنَى وَاحِدٌ - قَالَ إِسْحَاقُ - حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنِ ابْنِ أَبِى عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَزْرَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- سَمِعَ رَجُلاً يَقُولُ لَبَّيْكَ عَنْ شُبْرُمَةَ. قَالَ « مَنْ شُبْرُمَةَ ». قَالَ أَخٌ لِى أَوْ قَرِيبٌ لِى. قَالَ « حَجَجْتَ عَنْ نَفْسِكَ ». قَالَ لاَ. قَالَ « حُجَّ عَنْ نَفْسِكَ ثُمَّ حُجَّ عَنْ شُبْرُمَةَ » (رواه أبو داود وابن ماجه).

11 Bahwasanya Nabi saw mendengar seseorang berkata Labbaik (aku datang memenuhi panggilanmu) dari Subrumah. Rasul bertanya: siapa subrumah, ia menjawab: saudaraku atau kerabatku, lalu rasul bertanya: apakah kamu sudah berhaji untuk dirimu? Ia menjawab: belum. Lalu rasul bersabda: berhajilah untuk dirimu terlebih dahulu kemudian kamu berhaji untuk Subrumah

12 HADITS 4 - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِىُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ الأَيْلِىِّ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- : « مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِىَ اللَّهَ فَلاَ يَعْصِهِ » رواه البخارى و الجماعة.

13 TERJEMAHAN Barangsiapa yang bernazar untuk mentaati Allah maka hendaknya ditaati, siapa yang bernazar untuk bermaksiat maka janganlah ditunaikan untuk bermaksiat

14 PENJELASAN HADITS AHAD ATAU MUTAWATIR DAPAT MENJADI TAKHSIS ATAU PENJELAS BAGI ALQUR’AN

15 SHALAT TAHIYATUL MUSHALLA? SHALAT QABLIYAH MAGRIB? BADAL UMRAH MIQAT DARI TAN’IM DAN JI’RONAH? LEMPAR JUMRAH DG TANPA NAFAR AWAL LEMPAR JUMRAH BADAL ORANG LAIN? NIAT HAJI KEDUA ATAS NM ORTU ATAU DIRINYA SENDIRI DANA TALANGAN HAJI, BELUM BISA MELUNASI HUTANGNYA?


Download ppt "HUKUM TRANSFER (BADAL) PAHALA HAJI DAN UMRAH PAYM PEKALONGAN TIMUR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google