Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit Penjualan Konsinyasi KONTRAK JANGKA PANJANG Metode Kontrak Selesai Metode Persentase Penyelesaian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit Penjualan Konsinyasi KONTRAK JANGKA PANJANG Metode Kontrak Selesai Metode Persentase Penyelesaian."— Transcript presentasi:

1

2 PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit Penjualan Konsinyasi KONTRAK JANGKA PANJANG Metode Kontrak Selesai Metode Persentase Penyelesaian

3 TUKAR MENUKAR HARTA Nilai perolehan harta adalah jumlah yg seharusnya dikeluarkan/diterima berdasarkan harga pasar. Aktiva PT ABC Aktiva PT DEF Nilai Buku Harga Pasar Pengakuan pendapatan  Laba Aktiva PT ABC Aktiva PT DEF Harga Pasar Nilai Buku Laba

4 PENGALIHAN HARTA (SETORAN TUNAI) YANG DITERIMA OLEH BADAN SEBAGAI PENGGANTI PENYERTAAN MODAL o Menggunakan dasar nilai pasar dari harta yang dialihkan sebagai pengganti penyertaan modal. WP A menyerahkan kendaraan kepada PT DEF sebagai pengganti penyertaan saham PT DEF. Nilai buku kendaraan Rp (milik WP A) Nilai nominal Saham PT DEF Rp Harga pasar Saham PT DEF Rp

5 Bagi WP A Harga pasar saham = harga pasar kendaraan Laba = – = Bagi PT DEF Harga pasar kendaraan – nilai nominal saham = Agio saham  tidak kena pajak

6 PENGHASILAN DARI PENGALIHAN PERUSAHAAN PT X Total Aktiva = Total Utang = PT X dibeli oleh PT Z dengan harga Bagi PT X Laba = – = Bagi PT Z Goodwill = – =

7 TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA Penyertaan langsung maupun tidak langsung pada WP lain  minimal 25% Menguasai secara langsung maupun tidak langsung WP lain Terdapat hubungan keluarga sedarah atau semenda dalam garis keturunan lurus dan atau kesamping satu derajad.

8 TRANSFER PRICING Penentuan harga sehubungan dengan penyerahan barang, jasa, atau pengalihan teknologi antar perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa. Penjualan barang dagangan kepada pihak ketiga 100 ton dengan harga pasar Rp per ton dan kepada perusahaan anak cabang 10 ton dengan harga Rp per ton. Penjualan menurut Akuntansi = Penjualan menurut Fiskal = Koreksi fiskal positif =

9 PT B mempunyai kendaraan dengan NB = , dijual ke perusahaa cabang dengan harga Jika dijual ke pihak ke tiga laku Laba menurut Akuntansi = Laba menurut fiskal= Koreksi fiskal positif=

10 PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. Pendapatan bunga menurut akuntansi = Pendapatan bunga menurut fiskal = 0 Koreksi fiskal negatif = PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. Pendapatan bunga menurut akuntansi = Pendapatan bunga menurut fiskal = Koreksi fiskal = -

11 CV A memperoleh dividen dari PT B sebesar Rp Pendapatan dividen menurut akuntansi = Pendapatan dividen menurut fiskal = Koreksi fiskal = - PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp Laba selisih kurs menurut akuntansi = Laba selisih kurs menurut fiskal= Koreksi fiskal = -

12 Gedung dengan nilai buku Rp dinilai kembali dengan harga sebesar Rp Pdpt revaluasi aktiva menurut akuntansi =0 Pdpt revaluasi menurut fiskal = Koreksi fiskal positif =

13 SOAL DIKERJAKAN: 1. WP A menyerahkan kendaraan kepada PT DEF sebagai pengganti penyertaan saham PT DEF. Nilai buku kendaraan Rp (milik WP A)Nilai nominal Saham PT DEF Rp Harga pasar Saham PT DEF Rp Penjualan barang dagangan kepada pihak ketiga 10 ton, 80% dijual dengan harga pasar Rp per ton dan sisanya kepada perusahaan anak cabang 10 ton dengan harga Rp per ton. 3. PT B mempunyai kendaraan dengan NB = , dijual ke perusahaa cabang dengan harga Jika dijual ke pihak ke tiga laku

14 SOAL DIKERJAKAN: 4. PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. 5. PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. 6. PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp PT B menjual barang ke pasaran umum sebanyak 200 Rp /ton dan juga menjual kepada Kantor Cabang sebanyak 30 ton dg harga 30% di bawah harga pasar.

15 SOAL DIKERJAKAN: 1. WP A menyerahkan kendaraan kepada PT DEF sebagai pengganti penyertaan saham PT DEF. Nilai buku kendaraan Rp (milik WP A)Nilai nominal Saham PT DEF Rp Harga pasar Saham PT DEF Rp Penjualan barang dagangan kepada pihak ketiga 10 ton, 80% dijual dengan harga pasar Rp per ton dan sisanya kepada perusahaan anak cabang 10 ton dengan harga Rp per ton. 3. PT B mempunyai kendaraan dengan NB = , dijual ke perusahaa cabang dengan harga Jika dijual ke pihak ke tiga laku Untuk WP A : Laba = = Untuk PT DEF : Tidak Kena pajak

16 SOAL DIKERJAKAN: 1. WP A menyerahkan kendaraan kepada PT DEF sebagai pengganti penyertaan saham PT DEF. Nilai buku kendaraan Rp (milik WP A)Nilai nominal Saham PT DEF Rp Harga pasar Saham PT DEF Rp Penjualan barang dagangan kepada pihak ketiga 10 ton, 80% dijual dengan harga pasar Rp per ton dan sisanya kepada perusahaan anak cabang 10 ton dengan harga Rp per ton. 3. PT B mempunyai kendaraan dengan NB = , dijual ke perusahaa cabang dengan harga Jika dijual ke pihak ke tiga laku (A) (8 x 2 jt) + (2 x 1,5 jt) = 16 jt + 3 Jt = 19 jt (P) 10 x 2 jt = 20 jt Koreksi Fiskal positif = 1 juta

17 SOAL DIKERJAKAN: 1. WP A menyerahkan kendaraan kepada PT DEF sebagai pengganti penyertaan saham PT DEF. Nilai buku kendaraan Rp (milik WP A)Nilai nominal Saham PT DEF Rp Harga pasar Saham PT DEF Rp Penjualan barang dagangan kepada pihak ketiga 10 ton, 80% dijual dengan harga pasar Rp per ton dan sisanya kepada perusahaan anak cabang 10 ton dengan harga Rp per ton. 3. PT B mempunyai kendaraan dengan NB = , dijual ke perusahaa cabang dengan harga Jika dijual ke pihak ke tiga laku (A) (B)(P) Koreksi Fiskal positif =

18 SOAL DIKERJAKAN: 4. PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. 5. PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. 6. PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp PT B menjual barang ke pasaran umum sebanyak 200 Rp /ton dan juga menjual kepada Kantor Cabang sebanyak 30 ton dg harga 30% di bawah harga pasar. (A) mengakui pendapatan bunga (P) Tidak mengakui pendapatan bunga karena sudah dipotong pajak final Koreksi Fiskal negatif =

19 SOAL DIKERJAKAN: 4. PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. 5. PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. 6. PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp PT B menjual barang ke pasaran umum sebanyak 200 Rp /ton dan juga menjual kepada Kantor Cabang sebanyak 30 ton dg harga 30% di bawah harga pasar. (A) mengakui pendapatan bunga (P) mengakui pendapatan bunga karena belum dipotong pajak final Koreksi Fiskal tidak ada

20 SOAL DIKERJAKAN: 4. PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. 5. PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. 6. PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp PT B menjual barang ke pasaran umum sebanyak 200 Rp /ton dan juga menjual kepada Kantor Cabang sebanyak 30 ton dg harga 30% di bawah harga pasar. (A) mengakui pendapatan selisih kurs 5 juta (P) mengakui pendapatan selisih kurs 5 juta Koreksi Fiskal tidak ada

21 SOAL DIKERJAKAN: 4. PT D memperoleh penghasilan bunga dari bank sebesar Rp dan sudah dipotong PPh final. 5. PT E memperoleh penghasilan bunga dari kantor cabang sebesar Rp dan belum dipotong PPh. 6. PT Z pada awal tahun mempunyai piutang kepada PT X sebesar $ Kurs saat itu $1 = Rp Pada akhir tahun dilunasi dengan kurs $1= Rp PT B menjual barang ke pasaran umum sebanyak 200 Rp /ton dan juga menjual kepada Kantor Cabang sebanyak 30 ton dg harga 30% di bawah harga pasar. Akuntansi : (200 x ) + (30 x ) = 20 jt + 2,1 Jt = 22,1 jt Pajak : 230 x = 23 jt Koreksi Fiskal positif =


Download ppt "PENGAKUAN PENDAPATAN Penjualan Tunai Penjualan Kredit Penjualan Konsinyasi KONTRAK JANGKA PANJANG Metode Kontrak Selesai Metode Persentase Penyelesaian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google