Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PELATIHAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH SMP SE-KEC.MOJOGEDANG 14 DESEMBER 2009.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PELATIHAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH SMP SE-KEC.MOJOGEDANG 14 DESEMBER 2009."— Transcript presentasi:

1 PELATIHAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH SMP SE-KEC.MOJOGEDANG 14 DESEMBER 2009

2 I. PATROLI KEAMANAN SEKOLAH II. UU No 22 Tahun 2009 III. TATA CARA BERLALU LINTAS IV. GERAKAN PENGATURAN LALU LINTAS V. PENUTUP

3 I. PATROLI KEAMANAN SEKOLAH Patroli Keamanan Sekolah adalah salah satu giat ekstrakuriler di sekolah - sekolah Indonesia. Patroli Keamanan Sekolah adalah salah satu giat ekstrakuriler di sekolah - sekolah Indonesia. Berdiri tgl 5 mei 1975 dengan nama Polisi Keamanan Sekolah, 5 Juni 1975 berubah menjadi Patroli Keamanan Sekolah atas persetujuan Letkol (POL) Anton Sujarwo. Berdiri tgl 5 mei 1975 dengan nama Polisi Keamanan Sekolah, 5 Juni 1975 berubah menjadi Patroli Keamanan Sekolah atas persetujuan Letkol (POL) Anton Sujarwo. Tugas PKS adalah pengawas/pemantau tindakan negatif yg terjadi disekolah, keamanan sekolah, membantu tugas POLANTAS di lingkungan Sekolah. Tugas PKS adalah pengawas/pemantau tindakan negatif yg terjadi disekolah, keamanan sekolah, membantu tugas POLANTAS di lingkungan Sekolah. Briptuhariyanto.wordpress.com

4 II. UU No 22 Tahun ) LALU LINTAS LALU LINTAS LALU LINTAS 2) KENDARAAN BERMOTOR KENDARAAN BERMOTOR KENDARAAN BERMOTOR 3) RUANG LALU LINTAS JALAN RUANG LALU LINTAS JALAN RUANG LALU LINTAS JALAN 4) PARKIR PARKIR 5) BERHENTI BERHENTI 6) PENGEMUDI PENGEMUDI DITETAPKAN TANGGAL 22 JUNI 2009

5 Adalah : gerak kendaraan dan orang diruang lalu lintas jalan

6 Adalah : setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain kendaraan yang berjalan diatas rel

7 Adalah : prasarana yang diperuntukan bagi gerak pindah kendaraan, orang, dan/atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung

8 Adalah : keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya

9 Adalah : keadaan kendaraan berhenti untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya

10 Adalah : orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang telah memiliki SIM

11 III. TATA CARA BERLALU LINTAS 1. ketertiban dan keselamatan 2. pengunaan lampu utama 3. jalur atau lajur lalu lintas 4. belokan atau simpangan 5. kecepatan 6. berhenti 7. parkir

12 1. Ketertiban dan keselamatan Penguna Jalan wajib : Berprilaku tertib dan atau mencegah hal- hal yang membahayakan keamanan lalu lintas jalan Berprilaku tertib dan atau mencegah hal- hal yang membahayakan keamanan lalu lintas jalan Pengemudi wajib mengemudikan kendaraannya dengan penuh konsentrasi Pengemudi wajib mengemudikan kendaraannya dengan penuh konsentrasi Mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda Mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda Mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan laik jalanan Mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan laik jalanan Mematuhi peraturan lalu lintas, rambu-rambu dan marka jalan Mematuhi peraturan lalu lintas, rambu-rambu dan marka jalan Membawa surat kelengkapan kendaraan Membawa surat kelengkapan kendaraan Gunakan sabuk keselamatan Gunakan sabuk keselamatan Gunakan helm standar Gunakan helm standar spm dilarang membawa penumpang lebih dari satu spm dilarang membawa penumpang lebih dari satu

13 2. Pengunaan Lampu Utama Kendaraan bermotor wajib menyalakan lampu pada malam hari dan kondisi tertentu Kendaraan bermotor wajib menyalakan lampu pada malam hari dan kondisi tertentu Spm wajib menyalakan lampu pada siang hari Spm wajib menyalakan lampu pada siang hariLampumenyala Ada kilatan cahaya TerlihatKendaraanlain Hasil survey dan uji coba Polda metro jaya dengan menyalakn lampu pada siang hari dapat menekan angka kecelakaan sampai 50%

14

15 3. Jalur atau Lajur lalu lintas Penguna jalan harus mengunakan jalur sebelah kiri Penguna jalan harus mengunakan jalur sebelah kiri Jalur kanan hanya digunakan untuk melewati kendaraan lain atau diperintahkan POLRI Jalur kanan hanya digunakan untuk melewati kendaraan lain atau diperintahkan POLRI Spm, Kbm jalan lambat, Kbm barang lajur kiri Spm, Kbm jalan lambat, Kbm barang lajur kiri Lajur kanan untk kbm kecepatan tinggi, belok, ubah arah, atau mendahului kbm lain Lajur kanan untk kbm kecepatan tinggi, belok, ubah arah, atau mendahului kbm lain

16 Briptuhariyanto.wordpress.com JALUR LAJUR JALAN

17 4. Belokan atau Simpangan Pengumudi kbm yang akan belok atau balik arah wajib mengamati LL depan,samping, dan belakang dan memberi tanda (lampu petujuk arah atau isyarat tangan) Pengumudi kbm yang akan belok atau balik arah wajib mengamati LL depan,samping, dan belakang dan memberi tanda (lampu petujuk arah atau isyarat tangan) Pd persimpangan yg ada APILL dilarang langsung belok kiri kecuali ada petunjuk Pd persimpangan yg ada APILL dilarang langsung belok kiri kecuali ada petunjuk Pd persimpangan tanpa APILL pengemudi harus mengutaman: Pd persimpangan tanpa APILL pengemudi harus mengutaman: - kbm dari depan atau dari cab persimpangan yang dinyatakan dgn rambu dan marka - mengutamakan kbm yang dari kiri - pada bundaran yg dilengkapi APILL utamakan kbm dr kanan

18

19

20 5. Kecepatan Pengemudi kbm dilarang melebihi batas kecepatan dan berbalapan dgn kbm lain Pengemudi kbm dilarang melebihi batas kecepatan dan berbalapan dgn kbm lain Taati rambu dan marka jalan yg menyatakan batas kecepatan Taati rambu dan marka jalan yg menyatakan batas kecepatan Pengemudi wajib memperlambat kecepatan saat melewati kbm umum yg naik turunkan penumpang,kendaraan yg ditarik hewan, pusat giat masyarakat, perlintasan KA dan penyebrang jalan Pengemudi wajib memperlambat kecepatan saat melewati kbm umum yg naik turunkan penumpang,kendaraan yg ditarik hewan, pusat giat masyarakat, perlintasan KA dan penyebrang jalan Saat memperlambat perhatikan situasi Saat memperlambat perhatikan situasi

21 DALAM KOTA : 50 KM/JAM LUAR KOTA: 80 KM/JAM PEMUKIMAN: 25 KM/ JAM JALUR LAMBAT: 25 KM/ JAM JALAN TOL:100 KM/JAM Briptuhariyanto.wordpress.com

22 6. Berhenti a. Setiap kbm boleh berhenti disetiap jalan kecuali : jalan yang terdapat rambu larangan berhenti jalan yang terdapat rambu larangan berhenti Tempat yang membahayakan keslamatan dan kelancaran ( tanjakan, tikungan, parsimpangan, dll ) Tempat yang membahayakan keslamatan dan kelancaran ( tanjakan, tikungan, parsimpangan, dll ) Jalan tol Jalan tol b. Kbm yang akan berhenti wajib memberi isyarat tanda berhenti

23 Briptuhariyanto.wordpress.com

24 7. Parkir Parkir kbm dilakukan secara sejajar atau membetuk sudut menurut arah LL Parkir kbm dilakukan secara sejajar atau membetuk sudut menurut arah LL Kbm yang parkir atau berhenti dalam keadaan darurat dijalan wajib memasang segitiga pengaman dan lampu isyarat Kbm yang parkir atau berhenti dalam keadaan darurat dijalan wajib memasang segitiga pengaman dan lampu isyarat Briptuhariyanto.wordpress.com

25

26 IV. GERAKAN PENGATURAN LALU LINTAS 1) STOP SEMUA ARAH 2) STOP ARAH TERTENTU 3) STOP DEPAN 4) STOP BELAKANG 5) STOP DEPAN BELAKANG 6) JALAN KANAN 7) JALAN KIRI 8) JALAN KANAN JALAN KIRI 9) PERLAMBAT DEPAN 10) PERLAMBAT BELAKANG 11) PERCEPAT KANAN 12) PERCEPAT KIRI

27 5 GERAKAN STOP

28 3 GERAKAN JALAN

29 4 GERAKAN PERLAMBAT DAN PERCEPAT

30


Download ppt "PELATIHAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH SMP SE-KEC.MOJOGEDANG 14 DESEMBER 2009."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google