Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGUATAN DIMENSI SOSIAL- KEMANUSIAAN DALAM ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGUATAN DIMENSI SOSIAL- KEMANUSIAAN DALAM ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014."— Transcript presentasi:

1 PENGUATAN DIMENSI SOSIAL- KEMANUSIAAN DALAM ARN Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN Januari 2010 R. Komisi Utama – Gd II BPPT

2 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) Sebagai acuan kegiatan riset yang akan dilakukan oleh peneliti dari berbagai Institusi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kurun waktu lima tahun mendatang ( ), selain menegaskan pentingnya memperhatikan secara seksama prioritas pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintahan SBY-Boediono , dan Platform Pembangunan Iptek , kebijakan dasar yang ditetapkan oleh Dewan Riset Nasional untuk menghasilkan Agenda Riset Nasional haruslah, secara langsung maupun tidak, dapat memayungi berbagai kegiatan RIPTEK dan mendasarkan pada posisi dasar seperti berikut:

3 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) Agenda Riset Nasional (ARN) sejauh mungkin mencerminkian prioritas-prioritas yang secara langsung atau tidak lansung merupakan agenda dan prioritas utama pembangunan pemerintah baru. Pada dasarnya agenda pemerintahan SBY-Boediono dapat dirumuskan ke dalam lima bidang seperti  pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat;  perbaikan tata kelola pemerintahan;  penegakan pilar demokrasi;  penegakan hukum dan pemberantasan korupsi;  pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.  pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.:

4 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) Penjabaran atas 5 agenda tersebut menghasilkan 11 Prioritas Nasional seperti berikut: 1. 1.Reformasi Birokrasi & Tata Kelola; 2. 2.Pendidikan 3. 3.Kesehatan 4. 4.Penanggulangan Kemiskinan 5. 5.Ketahanan Pangan 6. 6.Infrastruktur 7. 7.Iklim investasi dan Iklim Usaha 8. 8.Energi 9. 9.Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana Daerah tertinggal, terdepan, terluar dan pasca konflik Kebudayaan Kreativitas & Inovasi Teknologi

5 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) Ke lima agenda yang dijabarkan ke dalam 11 prioritas nasional tersebut dengan jelas menekankan pentingnya aspek-aspek sosial kemanusiaan, dimana peningkatan kesejahteraan rakyat, demokrasi dan penegakan hukum serta pembangunan yang berkeadilan menjadi kata-kata kunci. Oleh karena itu, di dalam Agenda Riset Nasional perlu ada kriteria untuk menetapkan prioritas jangka pendek dan jangka panjang yakni kriteria yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan demokrasi, dan penegakan keadilan (people prosperity, democracy and justice).

6 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) Selain menegaskan pentingnya memperhatikan secara seksama prioritas pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintahan SBY-Boediono , kebijakan dasar yang ditetapkan oleh Dewan Riset Nasional untuk menghasilkan Agenda Riset Nasional haruslah mengacu pada Tujuan Pembangunan IPTEK sebagaimana ditetapkan dalam Platform Pembangunan IPTEK , dan secara langsung maupun tidak, mendasarkan pada posisi dasar seperti berikut:

7 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) 1.Pembangunan adalah sebuah transformasi yang melibatkan perubahan di wilayah negara (state), masyarakat (civil society), dan pasar (market). Di wilayah negara perubahan itu bersangkut paut dengan terjadinya reformasi kelembagaan negara yang menjamin terjadinya pengelolaan kekuasaan berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, rule of law, partisipasi, kontrol publik, keadilan, penghormatan gender dan HAM, dan pembangunan yang berkelanjutan. Di wilayah masyarakat perubahan itu berhubungan dengan terjadinya transformasi sosial yang ditandai oleh meluasnya nilai-nilai yang dasar…..

8 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) …… yang disepakati bersama, menguatnya praktik sosial berdasarkan asas saling percaya (mutual- trust), kerja sama dan kemitraan (cooperation and partnership), dan kesukarelaan (voluntarism). Di wilayah pasar perubahan itu ditandai oleh hadirnya rasionalitas pasar yang baru yang di antaranya dicerminkan oleh tidak saja hadirnya pasar yang bebas namun juga pasar yang adil

9 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) 2.Pembangunan dilakukan di atas kepercayaan yang kuat bahwa manusia adalah subjek sekaligus objek utama dalam proses pembangunan. Ini berarti bahwa semua upaya pembangunan haruslah memiliki orientasi yang kuat pada perbaikan kualitas hidup manusia secara utuh, baik dalam kapasitasnya sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat dan warga negara;

10 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) 3.Sebagai sebuah transformasi, pembangunan dimengerti sebagai upaya sadar, sistematis, terencana, dan terukur untuk menghasilkan sebuah kehidupan bersama yang lebih baik. Dalam makna yang demikian, pembangunan dimengerti sebagai sebuah produk dari interaksi antara sains, teknologi, sosial budaya, dan kebajikan yang diorientasikan semata-mata untuk dan tidak ada yang lain selain terselenggaranya kehidupan bersama di atas landasan nilai-nilai universal kemanusiaan

11 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) 4.Dalam aspeknya yang utuh, pembangunan memiliki empat dimensi yang tidak dapat dipisahkan: politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Oleh karena itu, pembangunan haruslah mampu secara berkelanjutan meningkatkan kehidupan bersama dalam dimensi-dimensi itu

12 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) 5.Berdasarkan pemikiran refleksif sebagaimana dikemukakan dalam butir-butir sebelumnya,dan evaluasi menyeluruh atas dokumen yang berisikan rencana ARN di masing-masing komisi teknis maka: a)Agenda Riset Nasional (ARN) sejauh mungkin mencerminkian prioritas-prioritas yang secara langsung atau tidak lansung merupakan agenda dan prioritas utama pembangunan pemerintah baru.

13 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) b)Memperhatikan kebajikan-kebajikan agar pada akhirnya setiap kebijakan penelitian dasar yang dihasilkan oleh DRN sungguh memang untuk peningkatan kehidupan manusia Indonesia, baik dalam kapasitasnya sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat dan warga negara

14 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) c.Beberapa hal perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam menetapkan program dan kegiatan prioritas adalah: c.Beberapa hal perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam menetapkan program dan kegiatan prioritas adalah: Apakah program dan kegiatan tersebut akan meningkatkan kesejahteraan rakyat? Apakah program dan kegiatan tersebut akan meningkatkan kesejahteraan rakyat? Apakah program dan kegiatan tersebut memenuhi aspek keadilan bagi masyarakat banyak? Apakah program dan kegiatan tersebut memenuhi aspek keadilan bagi masyarakat banyak? Apakah program dan kegiatan tersebut meningkatkan produktifitas dan efisiensi nasional? Apakah program dan kegiatan tersebut meningkatkan produktifitas dan efisiensi nasional? Apakah program dan kegiatan tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi yang kompetitif? Apakah program dan kegiatan tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi yang kompetitif? Apa dampaknya terhadap lingkungan? Apa dampaknya terhadap lingkungan? Berapa besar peluang kerja yang diciptakan? Berapa besar peluang kerja yang diciptakan? Berapa besar biayanya dibanding dengan program yang lain? (Low cost high impact) Berapa besar biayanya dibanding dengan program yang lain? (Low cost high impact)

15 Masukan untuk Bab I (Pendahuluan) d.Selain hal-hal tsb di atas, setiap komisi teknis perlu memperhatikan:  Koherensi dan integrasi di antara apa yang dirumuskan sebagai masalah pokok, rancangan solusi, dan aktivitas yang diusulkan  Relevansi (relevance) di antara masalah pokok yang satu dan yang lainnya— juga di antara aktivitas yang satu dan aktivitas yang lainnya  Kepenuh-lengkapan (comprehensiveness) pemahaman sebagaimana tercantum di dalam berbagai dokumen yang harus diacu (Visi Misi KIB – RPJPN - RPJM – Jakstranas – Kontrak Kerja MNRT, Platform Pembangunan Iptek dan Peraturan Perundangan lain di bidang Iptek) sebagai landasan operasional

16 NOKEGIATANTARGET 2014 INDIKATOR KEBERHASILAN 2014 CAPAIAN 2025 PROGRAM TRANSFORMASI SOSIAL UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT UNGGUL DAN KREATIF: STUDI KASUS 1 INDUSTRI PANGAN TERPILIH Ketersediaan peta permasalahan sosial dan strategi transformasi sosial serta saran kebijakan untuk pengembangan industri pangan terpilih Dapat diatasinya permasalahan sosial dalam industri pangan terpilih 2 INDUSTRI ENERGI TERPILIH Ketersediaan peta permasalahan sosial dan strategi transformasi sosial serta saran kebijakan untuk pengembangan industri energi Dapat diatasinya permasalahan sosial dalam industri energi terpilih 3INDUSTRI OBAT TERPILIH Ketersediaan peta permasalahan sosial dan strategi transformasi sosial serta saran kebijakan untuk pengembangan industry obat Dapat diatasinya permasalahan sosial dalam industri obat terpilih

17 Roos Thank you LIPI Thank you


Download ppt "PENGUATAN DIMENSI SOSIAL- KEMANUSIAAN DALAM ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014 Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN 2010-2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google