Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Fiber Architecture(Struktur serat) Fusiform (parallel) Serat otot bergerak secara longitudinal Umumnya serat otot tidak merentang sepanjang otot. (generally.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Fiber Architecture(Struktur serat) Fusiform (parallel) Serat otot bergerak secara longitudinal Umumnya serat otot tidak merentang sepanjang otot. (generally."— Transcript presentasi:

1 Fiber Architecture(Struktur serat) Fusiform (parallel) Serat otot bergerak secara longitudinal Umumnya serat otot tidak merentang sepanjang otot. (generally fibers do not extend the entire length of muscle)

2 Fiber Architecture Pennate Serat bergerak diagonal terhadap urat daging (fibers run diagonal to the tendon (short fibers))

3 Fusiform vs. Pennate fusiform –Keuntungan: sarcomeres berada dalam rangkian jadi kecepatan maksimal dan dan ROM meningkat. –Kerugian: termasuk rendah # dari parallel sarcomeres jadi tenaga rendah pennate –Keuntungan : meningkatkan # dari sarcomeres ke parallel, sehingga PCSA dan tenaga meningkat –Kerugian : mengurangi ROM and penurunan kecepatan

4 Pennation Angles MusclePennation Angle (deg) gastrocnemius10-25 soleus15-30 tibialis anterior5-10 biceps femoris0 From: Multiple Muscle Systems, Winters and Woo Catatan : sudut pennation mungkin meningkat seiring dengan peningkatan tegangan otot. (These pennation angles may increase as the muscle tension increases.)

5 Fiber Type Comparison Perhatikan bahwa serat tipe I adalah yang terkecil, karena mengacu pada prinsip ukuran, mereka diterima pertama kali.(Note that type I fibers are smallest therefore, according to the size principle, they are recruited first).

6 Fiber Types (Jenis Serat) Semua serat dalam sebuah unit motor adalah jenis yang sama.(all fibers within a motor unit are of the same type) Dalam sebuah otot ada dari gabungan jenis serat. (within a muscle there is a mixture of fiber types) Jenis serat mungkin berubah dengan latihan. Penerimaan yang diatur (recruitment is ordered) –type I serat diterima pertama (awal terkecil, sentakan neuron rendah)  fibers recruited 1st (lowest threshold, slow twitch neurons) –type IIa serat diterima kedua (awal medium, sentakan perlawanan neuron lelah cepat)  fibers recruited second (medium threshold, fast twitch fatigue resistant neurons) –type IIb serat diterima terakhir (awal tertinggi, sentakan neuron lelah cepat )  fibers recruited last (highest threshold, fast twitch fatigable neurons)

7 Fiber Type Distribution (Distribusi Jenis Serat) MuscleFiber Type (%SO, %FOG, %FG) vastus medialis50, 15, 35 erector spinae58, -,42 soleus80, -, 20 orbicularis oculi15, -, 85 From: Multiple Muscle Systems, Winters and Woo

8 Force and Fatigue (Tenaga dan Kelelahan) Twitch Force MU1 (type IIb) MU2 (type IIa) MU3 (type I) Time (short duration) Tetanic Force MU1 MU2 MU3 Time (long duration)

9 velocity of contraction (kecepatan kontraksi) v < 0 (eccentric) v > 0 (concentric) v=0 (isometric) force Force – Velocity Relationship (Hubungan tenaga-tegangan) Catatan: Diperuntukkan bagi kontraksi maksimum pada jarak relaksasi otot.(This is for a maximal contraction at the resting length of the muscle).

10 v F Power (F*v) 30% v max Hubungan Kekuatan-Kecepatan (Power – Velocity Relationship)

11 Struktur dan Kekuatan/Kecepatan (Architecture and Force/Velocity) Force (N) Muscle Velocity (cm/s) long fibers short fibers Force (N) Muscle Velocity (cm/s) large PCSA small PCSA

12 Active Length-Tension L 0 = jarak relaksasi(tidak berkontraksi maupun merentang) resting length (neither contracted nor stretched) Length TensionTension L0L0

13 Panjang-Tegangan (Length-Tension) Length L0L0 passive physiological range active combined TensionTension Catatan: Diperuntukkan bagi kontraksi isometerik maksimum.

14 Struktur dan Panjang/Tegangan (Architecture and Length/Tension) Force (N) Muscle Length (cm) long fibers short fibers Force (N) Muscle Length (cm) large PCSA small PCSA

15 Jumlah sendi yang dilewati. (Number of Joints Crossed) uniarticular or monoarticular – otot melintasi tulang sendi, jadi mempengaruhi gerakan hanya pada 1 tulang sendi.(the muscle crosses 1 joint, so it affects motion at only 1 joint) biarticular and multiarticular (multijoint) – otot melintasi 2 atau lebih sendi, menghasilkan gerakan melintasi banyak sendi.(the muscle crosses 2 (bi) or more (multi) joints, so it can produce motion across multiple joints)


Download ppt "Fiber Architecture(Struktur serat) Fusiform (parallel) Serat otot bergerak secara longitudinal Umumnya serat otot tidak merentang sepanjang otot. (generally."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google