Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1.Pembangkit tenaga 2.Memasok panas Pengintegrasian heat engine dengan proses akan memberikan lebih meningkatkan efisiensi energi. Combined Heat and.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1.Pembangkit tenaga 2.Memasok panas Pengintegrasian heat engine dengan proses akan memberikan lebih meningkatkan efisiensi energi. Combined Heat and."— Transcript presentasi:

1

2

3 1.Pembangkit tenaga 2.Memasok panas Pengintegrasian heat engine dengan proses akan memberikan lebih meningkatkan efisiensi energi. Combined Heat and Power System (CHP) KEGUNAAN HEAT ENGINE

4 Penempatan heat engine yang tidak layak

5 Penempatan heat engine yang layak

6 H H C

7 Steam tekanan tinggi dibangkitkan dalam boiler. Steam ini digunakan untuk menggerakkan turbin sehingga dihasilkan kerja (W). Steam yang keluar dari turbin akan turun, baik tekanan maupun temperaturnya. Steam tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan kerja di turbin level lebih rendah atau dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan panas dalam proses. TIGA MACAM HEAT ENGINE 1.STEAM TURBINE (SIKLUS RANKINE)

8 Siklus Rankine untuk steam

9 Gas (biasanya gas alam) dibakar dalam furnace menggunakan udara bertekanan. Gas hasil pembakaran dengan tekanan dan temperatur tinggi (1000  C) dilewatkan ke turbin untuk membangkitkan tenaga. Gas keluar dari turbin pada temperatur 450 – 550  C. Gas tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan panas dalam proses; biasanya untuk membangkitkan steam dalam WHB. 2.GAS TURBINE (SIKLUS RANKINE)

10 Simple gas turbine with heat exchanger

11 Mesin ini terdiri dari rangkaian piston dan crankshaft. Bahan bakar (minyak diesel atau gas alam) dibakar dalam internal combustion engine sehingga dihasilkan tenaga. Gas yang keluar dari turbin pada temperatur 300 – 400  C dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan panas dalam proses. Silinder mesin memerlukan pendinginan, biasanya menggunakan air pendingin pada 70 – 95  C. 3.RECIPROCATING ENGINE

12 Reciprocating engine

13 Sistem CHP Rasio Power/Heat Ukuran (MW) Rentang temperatur pemanasan (  C) Steam turbine < 0,23,0 – 50,0100 – 200 Gas turbine0,67 – 0,22,0 – 30,0100 – 500 Diesel/gas engine 1,25 – 0,50,2 – 5,0100 – 300 < 80 Pemilihan sistem CHP

14 1.Berapa kebutuhan daya? < 1 MW: reciprocating engines > 5 MW: gas turbine dan steam turbine 2.Heat-to-power ratio : reciprocating engine dan gas turbine lebih dipilih daripada steam turbines. 3.Bandingkan profil temperatur-panas yang dilepaskan oleh sistem CHP dengan GCC di atas pinch untuk mendapatkan penjodohan yang paling baik. Checklist sederhana untuk pemilihan Sistem CHP

15 Jika utilitas panas diperlukan pada temperatur > 200°C, maka yang dipilih adalah gas turbine dan reciprocating engine. Jika temperatur pinch > 70°C, maka jangan gunakan reciprocating engines. Jika utilitas panas diperlukan pada temperatur di bawah 100°C, maka yang dipilih adalah reciprocating engines.

16 Diagram Sankey untuk Steam turbine

17 Diagram Sankey untuk Gas turbine

18 Diagram Sankey untuk Diesel engine

19

20 Inappropriate placement

21 Appropriate placement

22 TIPE HEAT PUMP A working fluid (typically ammonia, a hydrocarbon- based refrigerant or – in the past – a fluorocarbon) takes in heat and evaporates, is compressed and then condensed to give out heat at a higher temperature, and returned to the evaporator via a letdown valve. 1.CLOSED-CYCLE HEAP PUMP

23 CLOSED-CYCLE HEAP PUMP

24 A compressor is driven by electricity or the output from a plant turbine, and compresses some process vapour to a higher pressure and temperature. 2.MECHANICAL VAPOUR RECOMPRESSION (MVR): High-pressure steam is passed into a venturi-type thermocompressor, and mixes with lower-pressure steam to give a larger flow at an intermediate temperature and pressure. This also includes ejectors, mainly used for drawing a vacuum. 3.THERMAL VAPOUR RECOMPRESSION (TVR):

25 These take in some high-grade heat (or above ambient waste heat) and extract some below- ambient heat from the process, rejecting all the heat at a median temperature close to ambient. 4.ABSORPTION REFRIGERATION CYCLES These take in waste heat, upgrade some of it to a useful temperature and cool the rest, thus acting as “heat splitters”. They are in effect a reversed absorption refrigeration cycle working entirely above-ambient temperature. 5.HEAT TRANSFORMERS

26 ABSORPTION REFRIGERATION CYCLE

27 Summary of different heat pump types


Download ppt "1.Pembangkit tenaga 2.Memasok panas Pengintegrasian heat engine dengan proses akan memberikan lebih meningkatkan efisiensi energi. Combined Heat and."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google