Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kriptografi. PERLU SEKALI… Sebab yang diamankan bukanlah komputernya secara langsung, tetapi yang diamankan adalah data yang diolah dan disimpan pada.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kriptografi. PERLU SEKALI… Sebab yang diamankan bukanlah komputernya secara langsung, tetapi yang diamankan adalah data yang diolah dan disimpan pada."— Transcript presentasi:

1 Kriptografi

2 PERLU SEKALI… Sebab yang diamankan bukanlah komputernya secara langsung, tetapi yang diamankan adalah data yang diolah dan disimpan pada komputer atau ditransmisikan antar komputer, apapun bentuknya.

3 Mengapa harus diamankan ? Komputer yang sesungguhnya hanya mengenal 0 dan 1 (alias Mati dan Hidup) tidak akan mengamankan data dari “crack-ers, intip-ers, bajak-ers, embat-ers, dll-ers” sebelum mendapat instruksi untuk mengamankan data tersebut.

4 Apa saja yang bisa diamankan ? Semua data biner (ya karena komputer hanya ngerti 0 dan 1) Data TEKS Data GAMBAR Data AUDIO / SUARA Data VIDEO

5 Pengantar Kriptografi - Pembukaan Kehidupan kita saat ini dilingkupi oleh kriptografi. Mulai dari transaksi di mesin ATM, transaksi di bank, transaksi kartu kredit, percakapan dengan melalui telepon genggam, mengakses internet sampai mengaktifkan peluru kendali pun menggunakan KRIPTOGRAFI.

6 Begitu pentingnya kriptografi untuk keamanan informasi (information security), sehingga jika berbicara masalah keamanan yang berkaitan dengan penggunaan komputer, maka tidak bisa dipisahkan dengan kriptografi Kriptografi

7 Kriptografi (cryptography) berasal dari bahasa YUNANI “cryptos” yang artinya “secret” atau rahasia. “graphein” yang artinya “writing” atau tulisan Jadi : kriptografi berarti “secret writing” atau tulisan rahasia

8 Kriptografi Definisi kriptografi pada buku-buku lama (sebelum tahun 1980-an) : Kriptografi adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan pesan dengan cara menyandikannya ke dalam bentuk yang tidak dapat dimengerti lagi maknanya

9 Kriptografi Lho? Kok bisa kriptografi itu seni ?? Yap. Pada masa-masa awal sejarah kriptografi, setiap orang mempunyai cara yang unik untuk merahasiakan pesan (katanya sejarah lho….). Sehingga setiap cara menulis pesan rahasia mempunyai nilai estetika tersendiri.

10 Kriptografi Pada perkembangan selanjutnya, KRIPTOGRAFI berkembang menjadi sebuah disiplin ilmu sendiri karena teknik-teknik kriptografi dapat diformulasikan secara matematik sehingga menjadi sebuah metode yang formal

11 Kriptografi Jadi definisi terbaru untuk kriptografi adalah : Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik- teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan seperti kerahasiaan, integritas data serta otentifikasi.

12 Kriptografi Dalam kriptografi anda akan menemukan berbagai macam istilah atau terminologi yang harus anda pahami agar pendalaman materi tidak terhambat ketidak-pahaman anda tentang istilah yang digunakan.

13 Kriptografi - Terminologi PESAN (message) adalah data atau informasi yang dapat dibaca dan dimengerti maknanya. Nama lain dari pesan adalah PLAINTEKS (plaintext) atau TEKS-JELAS (cleartext) Agar pesan tidak dapat dimengerti maknanya oleh pihak lain, maka pesan perlu disandikan ke bentuk yang tidak dapat dipahami. Pesan, Plainteks, Cipherteks

14 Kriptografi - Terminologi Bentuk pesan yang tersandikan disebut CIPHERTEKS (ciphertext) atau KRIPTOGRAM (cryptogram). Cipherteks harus dapat ditransformasikan kembali menjadi plainteks agar pesan dapat dibaca. Pesan, Plainteks, Cipherteks Mari belajar kriptografi dengan serius tapi santai. Yang penting paham dan dapat nilai A       PlainteksCipherteks

15 Pengantar Kriptografi - Terminologi Komunikasi data melibatkan pertukaran pesan antara dua entitas. PENGIRIM (sender) adalah entitas yang mengirimkan pesan ke entitas lain. PENERIMA (receiver) adalah entitas yang menerima pesan dari entitas lain. Contoh : ATM dengan SERVER di bank, agus dengan ida Pengirim dan penerima

16 Kriptografi - Terminologi Proses menyandikan plainteks menjadi cipherteks disebut ENKRIPSI (encryption) atau ENCHIPERING. Proses mengembalikan cipherteks menjadi plainteks disebut DEKRIPSI (decryption) atau DECIPHERING. Enkripsi dan dekripsi dapat diterapkan pada pesan yang dikirim atau pada pesan tersimpan. Enkripsi dan Dekripsi

17 Pengantar Kriptografi - Terminologi ENCRYPTION OF DATA IN MOTION : enkripsi pesan yang ditransmisikan melalui saluran komunikasi. Contoh : Validasi PIN dari ATM ke server di Jakarta. ENCRYPTION OF DATA AT-REST : enkripsi dokumen yang disimpan pada ruang penyimpanan. Contoh : Penyandian data transaksi dalam database Enkripsi dan Dekripsi

18 Kriptografi Enkripsi dan Dekripsi NPMNamaHP Ayu Sudarno Bara Wahyu Rudy Hady Sondang Ira NPMNamaHP    

19 Kriptografi Algoritma kriptografi disebut juga CIPHER adalah aturan untuk melakukan enciphering dan deciphering. Atau rumus matematika yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi. Cipher dan kunci

20 Kriptografi Misal P menyatakan plainteks, C menyatakan cipherteks, maka fungsi enkripsi E memetakan P ke C. E(P) = C Dan fungsi dekripsi D memetakan C ke P. D(C)=P Cipher dan kunci

21 Kriptografi Jika keamanan kriptografi ditentukan dengan menjaga kerahasiaan algoritma kriptografinya disebut algoritma restricted. Algoritma restricted biasa digunakan bertukar pesan antar anggota kelompok. Tapi setiap ada anggota kelompok yang keluar, algoritma harus diganti. Cipher dan kunci

22 Kriptografi Kriptografi modern mengatasi permasalahan sebelumnya dengan menggunakan KUNCI. Dengan menggunakan kunci, algoritma tidak lagi dirahasiakan tetapi kunci lah yang harus dijaga rahasianya. KUNCI (key) adalah parameter yang digunakan untuk penyandian pada enkripsi dan dekripsi. Cipher dan kunci

23 Kriptografi - Terminologi Dengan kunci, fungsi ekripsi menjadi : E K (P) = C Dan fungsi dekripsi menjadi : D K (C) = P Cipher dan kunci

24 Kriptografi - Terminologi Istilan cipher sering disamakan dengan KODE (code) yang sebenarnya tidak sama pengertiannya. Bila cipher adalah transformasi karakter-ke-karakter atau bit- ke-bit tanpa memperhatikan struktur bahasa pesan, maka kode merupakan prosedur untuk mengganti setiap plainteks dengan kata kode. Cipher vs Kode

25 Kriptografi - Terminologi Transformasi plainteks menjadi kode dinamakan ENCODING sedang transformasi kebalikannya adalah DECODING. Contoh : kapal api menjadi bakau hancur Kode dapat berupa deretan angka/huruf yang tidak bermakna Contoh : kapal api menjadi sdf34 sdkj Cipher vs Kode

26 Kriptografi - Terminologi Sistem kriptografi (cryptosystem) adalah kumpulan yang terdiri dari algoritma kriptografi, semua plainteks dan cipherteks yang mungkin dan kunci. Sistem Kriptografi

27 Kriptografi - Terminologi Penyadap (eavesdropper) adalah orang yang mencoba menangkap pesan selama ditransmisikan untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai sistem kriptografi yang digunakan dengan maksud untuk memecahkan cipherteks. Nama lain : intruder,interceptor,adversary Penyadap

28 Kriptografi - Terminologi KRIPTANALISIS (cryptanalysis) adalah ilmu dan seni untuk memecahkan cipherteks menjadi plainteks tanpa mengetahui kunci yang digunakan. Orang yang melakukan disebut KRIPTANALIS Kriptanalisis dan Kriptologi

29 Kriptografi - Terminologi Bila seorang KRIPTOGRAFER (cryptografer) mentransformasikan plainteks menjadi cipherteks dengan menggunakan algoritma dan kunci, maka KRIPTANALIS berusaha memecahkan cipherteks untuk menemukan plainteks dan kunci. Kriptanalisis dan Kriptologi

30 Kriptografi - Terminologi KRIPTOLOGI (cryptology) adalah studi mengenai kriptografi dan kriptanalisis. Kriptanalisis dan Kriptologi

31 Kriptografi – Tujuan Kriptografi Pada intinya, KRIPTOGRAFI mempunyai tujuan untuk memberikan layanan KEAMANAN yang berupa : 1. Kerahasiaan (Confidentiality) 2. Integritas Data (Data Integrity) 3. Otentikasi (Authentication) 4. Nirpenyangkalan (Non-Repudiation)

32 Kriptografi – Tujuan Kriptografi Layanan yang ditujukan untuk menjaga agar pesan tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Direalisasikan dengan menyandikan pesan menjadi cipherteks Sebutan lain : Secrecy dan privacy Kerahasiaan (Confidentiality)

33 Kriptografi – Tujuan Kriptografi Layanan yang menjamin bahwa pesan masih asli/utuh atau belum pernah dimanipulasi selama pengiriman. Bentuk manipulasi : penyisipan, penghapusan, pensubstitusian data lain pada pesan Realisasi : tanda tangan digital (digital signature) Integritas Data (Data Integrity)

34 Kriptografi – Tujuan Kriptografi Layanan yang mengidentifikasi kebenaran pihak-pihak yang berkomunikasi (user authentication atau entitiy authentication) maupun mengidentifikasi kebenaran sumber pesan (data origin authentication). Biasanya dikombinasikan dengan Data Integrity Otentikasi (Authentication)

35 Kriptografi – Tujuan Kriptografi Layanan untuk mencegah entitas yang berkomunikasi melakukan penyangkalan (pengirim menyangkal melakukan pengiriman atau penerima menyangkal menerima pesan) Contoh : A menyuruh B untuk menyuap hakim, namun kemudian A menyangkal telah menyuruh B. Nirpenyangkalan (Non-Repudiation)

36 Pengantar Kriptografi – Sejarah Informasi lengkap mengenai sejarah kriptografi dapat ditemukan pada buku DAVID KAHN yang berjudul THE CODEBREAKERS. Menulis secara rinci sejarah kriptografi mulai penggunaan hieroglyph yang tidak standar oleh bangsa mesir sampai kriptografi pada abad ke-20. Sejarah kriptografi

37 Kriptografi – Sejarah Secara historis ada 4 kelompok yang berkontribusi terhadap perkembangan kriptografi : 1. Militer (mata-mata dan intelijen) 2. Diplomatik 3. Penulis buku harian 4. Pecinta (lovers) Sejarah kriptografi

38 Kriptografi – Sejarah Sejarah kriptografi dimjulai dari kriptografi klasik, yaitu metode enkripsi menggunakan kertas dan pensil atau dengan bantuan alat mekanik sederhana. Secara umum kriptografi klasik dibagi menjadi 2 kategori : algoritma transposisi (transpotition cipher) dan algoritma substitusi (substitution cipher). Sejarah kriptografi

39 Kriptografi – Sejarah Transpotition cipher : mengubah susunan huruf-huruf dalam pesan. Substitution cipher : mengganti setiap huruf atau kelompok huruf dengan sebuah huruf atau kelompok huruf lain. Sejarah kriptografi

40 Kriptografi – Sejarah Permulaan tahun 400 SM, tentara Sparta di Yunani menggunakan Scytale yang terdiri dari kertas panjang dari daun papyrus yang dililitkan pada sebuah silinder berdiameter tertentu (diameter silinder menentukan hasil penyandian). Pesan ditulis secara horisontal, baris per baris. Bila kertas dilepas maka huruf akan terlihat acak Sejarah kriptografi

41 Kriptografi – Sejarah Untuk membaca pesan, penerima harus melilitkan kertas ke silinder yang diameternya sama persis dengan milik pengirim. Sejarah kriptografi

42 Kriptografi – Sejarah Caesar cipher, algoritma substitusi paling awal dan yang paling sederhana yang digunakan oleh Julius Caesar pada Romawi Kuno. Mengganti setiap karakter dalam alfabet dengan karakter yang terletak 3 posisi berikutnya dalam susunan alfabet. A  D, X  A Sejarah kriptografi

43 Kriptografi – Sejarah Kriptografi juga digunakan kalangan gereja pada awal agam Kristen untuk menjaga tulisa religius dari tangan otoritas politik atau budaya yang dominan saat itu. Salah satunya adalah Number Of Beast (666) dalam Kitab Perjanjian Baru yang menyatakan cara kriptografi untuk menyembunyikan pesan. Sejarah kriptografi

44 Kriptografi – Sejarah Di India, kriptografi digunakan oleh pecinta (lovers) untuk berkomunikasi tanpa diketahui orang. Bukti ini ditemukan di dalam buku Kama Sutra yang merekomendasikan wanita seharusnya mempelajari seni memahami tulisan dengan cipher. Sejarah kriptografi

45 Kriptografi – Sejarah Pada abad ke-17, sejarah kriptografi mencatat korban ketika ratu Skotlandia, Queen Mary dipancung setelah surat rahasianya dari balik penjara (surat terenkripsi yang isinya rencana pembunuhan Ratu Elizabeth I) berhasil dipecahkan oleh seorang pemecah kode. Sejarah kriptografi

46 Kriptografi – Sejarah Pada perang dunia II, Nazi Jerman membuat mesin enkripsi ENIGMA. Melakukan enkripsi dengan cara rumit menggunakan beberapa buah rotor (roda berputar). Begitu ENIGMA CIPHER berhasil dipecahkan oleh sekutu, keberhasilan tersebut sering dikatakan faktor yang memperpendek perang dunia II. Sejarah kriptografi

47 Kriptografi – Sejarah Enigma Sejarah kriptografi

48 Kriptografi – Sejarah Pada saat komputer sudah mulai digunakan, maka cipher yang lebih kompleks dapat dibuat. Tidak hanya mengenkripsi karakter, tetapi enkripsi modern beroperasi pada string biner dari karakter yang akan dienkripsi. Penemuan DES dan RSA merupakan algoritma yang paling dikenal di sejarah kriptografi modern. Sejarah kriptografi

49 Kriptografi – Sejarah Sehingga kriptografi modern tidak hanya memberikan keamanan confidentiality, tetapi juga memberikan aspek otentikasi, integritas data dan nirpenyangkalan. Sejarah kriptografi

50 Kriptografi – Sejarah Sejarak kriptografi paralel dengan sejarah kriptanalisis. Kata kriptanalisis pertama kali diungkapkan William Friedman pada Namun sebenarnya teknik kriptanalisis sudah ada sejak abad ke-9. Sejarah kriptografi

51 Kriptografi – Sejarah Adalah seorang ilmuwan Arab pada abad ke-9 bernama Abu Yusuf Yaqub Ibnu Ishaq Ibnu As-Sabbah Ibnu ‘Omran Ibnu Ismail Al-Khindi atau lebih dikenal Al-Khindi yang menulis buku Risalah fi Istikhraj al-Mu’amma (Manuscript fot the Dechipering Cryptographic Message) yang menjelaskan seni memecahkan/menguraikan kode-kode rahasia. Sejarah kriptografi

52 Kriptografi – Sejarah Al-Khindi memperkenalkan teknik penguraian kode atau sandi yang sulit dipecahkan. Mengklasifikasikan sandi rahasia dan menjelaskan ilmu fonetik Arab dan sintaksisnya. Yang paling penting lagi, buku tersebut memuat penggunaan beberapa teknik statistika untuk memecahkan kode-kode rahasia. Sejarah kriptografi

53 Kriptografi – Sejarah Sejarah kriptografi

54 Kriptografi – Sejarah Sejarah kriptanalisis mencatat hasil gemilang seperti pemecahan Telegram Zimmerman yang membawa AS ke kancah Perang Dunia I dan pemecahan Enigma Cipher yang mengambil bagian dalam mengakhiri Perang Dunia II Sejarah kriptografi

55 Kriptografi – Sejarah Kesimpulan : Sejarah membagi kriptografi menjadi kriptografi klasik dan kriptografi modern. Sejarah kriptografi

56 Kriptografi – Sejarah Selain itu, berdasarkan kunci yang digunakan kriptografi dibagi menjadi 1. KRIPTOGRAFI KUNCI-SIMETRI (symmetric-key cryptography) 2. KRIPTOGRAFI KUNCI-NIRSIMETRI (asymmetric-key cryptography). Sejarah kriptografi

57 Kriptografi – Sejarah Semua algoritma kriptografi klasik termasuk ke dalam kriptografi kunci-simetri. Hanya puluhan algoritma kriptografi modern yang termasuk ke dalam kriptografi kunci-simetri, seperti DES, Blowfish, Twofish, Triple-DES, IDEA, Serpent dan AES. Sejarah kriptografi

58 Kriptografi – Sejarah Pada kriptografi kunci-simetri, kunci untuk enkripsi sama dengan kunci untuk dekripsi. Istilah lain : KRIPTOGRAFI KUNCI PRIVAT (private-key cryptography), KRIPTOGRAFI KUNCI RAHASIA (secret-key cryptography) atau KRIPTOGRAFI KONVENSIONAL (conventional cryptography). Sejarah kriptografi

59 Kriptografi – Sejarah Kriptografi kunci simetri mengasumsikan pengirim dan penerima pesan sudah berbagi kunci yang sama. Sehingga keamanan kriptografi kunci simetri terletak pada kerahasiaan kuncinya. Sejarah kriptografi

60 Kriptografi – Sejarah Secara umum, cipher yang termasuk ke dalam kriptografi simetri beroperasi dalam MODE BLOK (block cipher), yaitu setiap kali enkripsi/dekripsi dilakukan terhadap satu blok data yang berukuran tertentu. Atau beroperasi dalam MODE ALIRAN (stream cipher), yaitu setiap kali enkripsi/dekripsi dilakukan terhadap satu bit atau satu byte data. Sejarah kriptografi

61 Kriptografi – Sejarah Tujuan utama kriptografi simetri adalah melindungi data yang dikirim melalui saluran yang tidak aman dan melindungi data yang disimpan pada media yang tidak aman. Sejarah kriptografi

62 Kriptografi – Sejarah Jika kunci untuk enkripsi tidak sama dengan kunci untuk dekripsi, maka dinamakan kriptografi kunci-nirsimetri. Nama lainnya adalah KRIPTOGRAFI KUNCI-PUBLIK (public- key cryptography). Sejarah kriptografi

63 Kriptografi – Sejarah Maksudnya adalah kunci untuk enkripsi tidak rahasia dan dapat diketahui oleh siapapun, sedangkan kunci untuk dekripsi hanya diketahui oleh penerima pesan. Karena itu setiap orang yang menggunakan algoritma ini mempunyai sepasang kunci, yaitu kunci privat dan kunci publik. Sejarah kriptografi

64 Kriptografi – Sejarah Kriptografi kunci-publik dapat dianalogikan seperti kotak surat. Setiap orang dapat memasukkan surat ke kotak surat tersebut, tetapi hanya pemilik yang dapat membuka dan membaca surat-surat didalamnya karena memiliki kunci. Sejarah kriptografi

65 Kriptografi – Sejarah Keuntungan kriptografi kunci-publik : 1. Tidak ada kebutuhan untuk mendistribusikan kunci privat. 2. Jumlah kunci dapat ditekan, tidak harus sebanyak orang yang akan diajak berkomunikasi. Sejarah kriptografi


Download ppt "Kriptografi. PERLU SEKALI… Sebab yang diamankan bukanlah komputernya secara langsung, tetapi yang diamankan adalah data yang diolah dan disimpan pada."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google