Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengembangan Kurikulum 2013: Peran dan Tantangan LPTK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jakarta, 7 Maret 2013 Paparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengembangan Kurikulum 2013: Peran dan Tantangan LPTK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jakarta, 7 Maret 2013 Paparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan."— Transcript presentasi:

1 Pengembangan Kurikulum 2013: Peran dan Tantangan LPTK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jakarta, 7 Maret 2013 Paparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI

2 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Asosiasi LPTK Swasta Indonesia atas kontribusinya dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan di Indonesia 2

3 Sistematika 3 Kurikulum 2013 II Pengantar I Peningkatan Kualitas Guru IIIIII

4 Pengantar I 4

5 Sumber: Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential (McKinsey Global Institute, 2012)....Indonesia’s economy has enormous promise Indonesia’s recent impressive economic performance is not widely understood Perlu dipersiapkan social engineering Perlu peningkatan akses, kualitas dan relevansi pendidikan

6 OECD. Pisa In Focus No. 25, Feb 2013 Pendidikan di Indonesia: Equity naik 7%, Performance naik 30% Peningkatan Education Equity & Performance 6 + : change in equity * : change in performace

7 7 Map School Life Expetancy menurut GNP per kapita 2012 Sumber: UNESCO 2012: World Atlas of Gender Equity in Education 7

8 Perbandingan Internasional School Life Expectancy Sumber: UNESCO dan Bank Dunia, 2012 dalam World Atlas of Gender Equity in Education 8

9 Tren Permintaan terhadap Tenaga Terampil di Negara Maju.... Permintaan terhadap tenaga terampil di negara maju terus meningkat.... Demand for Skilled and Unskilled Workers, reflected in employment rates, Sumber: Yidan Wang, Education in a Changing World: Flexibility, Skills, and Employability 9

10 Global Creativity Index dan Global Competitiveness Index, 2011 Sumber: Martin Prosperity Institute 2011 dan Richard Florida (2012) 10 Global Creativity Index (GCI) terdiri dari 3 komponen utama: (1) talent, (2) technology, dan (3) tolerance.

11 Kurikulum 2013 II 11

12 Daftar Isi Kurikulum 2013 Pengembangan Kurikulum 2013 B C 12 Rencana Impelementasi Kurikulum 2013 Struktur Kurikulum D Rasional Pengembangan Kurikulum 2013 A

13 Mata Pelajaran Himpunan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Himpunan Kompetensi Inti KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI KL SD/MI KL SMP/MTs KL SMA/K/MA KL PT/PTA Integrasi Horisontal Proses Pembentukan Keterkaitan Kompetensi Lulusan antar Jenjang Pendidikan Tujuan Pendidikan Nasional Integrasi Vertikal Proses Perumusan KL : Kompetensi Lulusan 13

14 Mata Pelajaran Himpunan Kompetensi Dasar KI Kelas I KI Kelas II KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI KI Kelas I KI Kelas II KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI KI Kelas I KI Kelas II KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI KI Kelas I KI Kelas II KI Kelas IIII KI Kelas IV KI Kelas V KI Kelas VI Integrasi Horisontal Proses Pembentukan Keterkaitan antara Kompetensi Lulusan, Kompetensi Dasar dan Matapelajaran untuk SD Kompetensi Lulusan Integrasi Vertikal Proses Perumusan KI : Kompetensi Inti Kompetensi Lulusan Kompetensi Lulusan 14.. Kurikulum 2013 menekankan pentingnya penguatan kompetensi sikap (spiritual dan sosial) lulusan....

15 Lama Tinggal di Sekolah Efektivitas Pembelajaran (Kurikulum, Guru,..) Lama Sekolah Periode Mulai 2013 Strategi Peningkatan Kinerja Pendidikan Dikdas-Wajar 9 th Dikmen-PMU 15

16 PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 KBK 2004 KTSP 2006 KBK 2004 KTSP 2006 KURIKULUM Penataan Pola Pikir dan Tata Kelola 2. Pendalaman dan Perluasan Materi 3. Penguatan Proses 4. Penyesuaian Beban TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL TANTANGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL 16

17 Rasional Pengembangan Kurikulum A 17

18 Tantangan Internal 1a 18

19 -Rehab Gedung Sekolah -Penyediaan Lab dan Perpustakaan -Penyediaan Buku Kurikulum BOS -Bantuan Siswa Miskin -BOPTN/Bidik Misi (di PT) Manajemen Berbasis Sekolah -Peningkatan Kualifikasi & Sertifikasi -Pembayaran Tunjangan Sertifikasi -Uji Kompetensi dan Pengukuran Kinerja Pengembangan Pendidikan Mengacu Pada 8 Standar (PP 19/2005) [Setiap standar memiliki: Tantangan, Persoalan, dan Solusi masing-masing] Sedang Dikerjakan Telah dan terus Dikerjakan 19 STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR PEMBIAYAAN

20 Perbandingan Internasional: Distribusi Penduduk Menurut Umur dan Gender, Tahun 2010 Distribusi Penduduk Indonesia menurut Umur dan Gender 1990 dan 2010 Sumber: BPS dan World Bank, Perempuan 2010 Perempuan 1990 Laki-laki 2010 Laki-laki 1990

21 100 tahun kemerdekaan "Bonus Demografi" Bonus Demografi Sebagai Modal Indonesia 2045 SDM Usia Produktif Melimpah Kompeten Tidak Kompeten Beban Pembangunan Modal Pembangunan Transformasi Melalui Pendidikan -Kurikulum - PTK -Sarpras -Pendanaan -Pengelolaan 21

22 Tantangan Eksternal 1b 22

23 Tantangan Pengembangan Kurikulum Tantangan Masa Depan Globalisasi: WTO, ASEAN Community, APEC, CAFTA Masalah lingkungan hidup Kemajuan teknologi informasi Konvergensi ilmu dan teknologi Ekonomi berbasis pengetahuan Kebangkitan industri kreatif dan budaya Pergeseran kekuatan ekonomi dunia Pengaruh dan imbas teknosains Mutu, investasi dan transformasi pada sektor pendidikan Materi TIMSS dan PISA Kompetensi Masa Depan Kemampuan berkomunikasi Kemampuan berpikir jernih dan kritis Kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan Kemampuan menjadi warga negara yang bertanggungjawab Kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda Kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal Memiliki minat luas dalam kehidupan Memiliki kesiapan untuk bekerja Memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya Memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan Fenomena Negatif yang Mengemuka  Perkelahian pelajar  Narkoba  Korupsi  Plagiarisme  Kecurangan dalam Ujian (Contek, Kerpek..)  Gejolak masyarakat (social unrest) Persepsi Masyarakat Terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif Beban siswa terlalu berat Kurang bermuatan karakter 23 Perkembangan Pengetahuan dan Pedagogi Neurologi Psikologi Observation based [discovery] learning dan Collaborative learning

24 Pengembangan Pola Pikir 2 24

25 Perkembangan Akademik Industri Sosial-Budaya Perubahan Kebutuhan Pengetahuan Keterampilan Sikap Pengembangan Kurikulum SDM yang Kompeten Pengetahuan Keterampilan Sikap Pedagogi, Psikologi Dinamika Kurikulum25

26 Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan Kurikulum NoKBK 2004KTSP 2006Kurikulum Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari Standar Isi Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari kebutuhan 2Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Mata Pelajaran (Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran) yang dirinci menjadi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Standar Isi diturunkan dari Standar Kompetensi Lulusan melalui Kompetensi Inti yang bebas mata pelajaran 3Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk sikap, pembentuk keterampilan, dan pembentuk pengetahuan Semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan, 4Kompetensi diturunkan dari mata pelajaranMata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai 5Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain, seperti sekumpulan mata pelajaran terpisah Semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti (tiap kelas) 26

27 Perkembangan Kurikulum di Indonesia 1947 Rencana Pelajaran → Dirinci dalam Rencana Pelajaran Terurai 1964 Rencana Pendidikan Sekolah Dasar 1968 Kurikulum Sekolah Dasar 1973 Kurikulum Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) 1975 Kurikulum Sekolah Dasar 1984 Kurikulum Kurikulum Revisi Kurikulum Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2006 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ‘Kurikulum 2013’ 27

28 Standar Isi Pendekatan Dalam Penyusunan SKL Pada KBK 2004 dan KTSP Mapel 1 SKL Mapel 1 SK-KD Mapel 1 Mapel 2 SKL Mapel 2 SK-KD Mapel 2 Mapel 3 SKL Mapel 3 SK-KD Mapel 3 Mapel n SKL Mapel n SK-KD Mapel n.... Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Satuan Pendidikan SK-KD: Standar Kompetensi (Strand/Bidang) dan Kompetensi Dasar

29 Pola Pikir KBK 2004 Pola Pikir KTSP 2006 Pola Pikir Kurikulum 2013

30 Lengan Kiri Muka Kiri Kerah Lengan Kanan Muka Kanan Saku Belakang Pola Pikir KBK 2004 dan KTSP 2006

31 Kemeja Lengan Panjang Warna Biru Ukuran M (Bahu: 38 cm; Dada: 92 cm; Pinggang 86 cm; Panjang 83 cm; Lengan 58 cm) 58 cm 38 cm 83 cm 92 cm 86 cm Lengan KiriLengan KananMuka KananMuka Kiri Belakang saku kerah Pola Pikir Kurikulum

32 Peran Pemerintah Peran Guru/Satdik Efektivitas waktu pembelajaran Kurikulum 2013 KBK 2004 KTSP 2006 Alokasi waktu persiapan silabus dan review buku Efektivitas waktu pembelajaran Alokasi waktu guru untuk persiapan silabus dan review buku ajar Pembagian peran Pemerintah dan Satuan Pendidikan/Guru dalam Kurikulum dan Efektivitas Waktu Pembelajaran... Kurikulum 2013 memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru/satuan pendidikan untuk meningkatkan efektivitas waktu pembelajaran

33 ElemenUkuran Tata kelola KTSP 2006Kurikulum 2013 Guru KewenanganHampir mutlakTerbatas KompetensiHarus tinggiSebaiknya tinggi. Bagi yang rendah masih terbantu dengan adanya buku BebanBeratRingan Efektivitas waktu untuk kegiatan pembelajaran Rendah [banyak waktu untuk persiapan] Tinggi Buku Peran penerbitBesarKecil Variasi materi dan prosesTinggiRendah Variasi harga/beban siswaTinggiRendah Siswa Hasil pembelajaranTergantung sepenuhnya pada guru Tidak sepenuhnya tergantung guru, tetapi juga buku yang disediakan pemerintah Pemantauan Titik PenyimpanganBanyakSedikit Besar PenyimpanganTinggiRendah PengawasanSulit, hampir tidak mungkin Mudah Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum 33

34 ProsesPeran KTSP 2006Kurikulum 2013 Penyusunan Silabus GuruHampir mutlak [dibatasi hanya oleh SK-KD] Pengembangan dari yang sudah disiapkan PemerintahHanya sampai SK-KDMutlak Pemerintah DaerahSupervisi penyusunanSupervisi pelaksanaan Penyediaan Buku PenerbitKuatLemah GuruHampir mutlakKecil, untuk buku pengayaan PemerintahKecil, untuk kelayakan penggunaan di sekolah Mutlak untuk buku teks, kecil untuk buku pengayaan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran GuruHampir mutlakKecil, untuk pengembangan dari yang ada pada buku teks Pemerintah DaerahSupervisi penyusunan dan pemantauan Supervisi pelaksanaan dan pemantauan Pelaksanaan Pembelajaran GuruMutlakHampir mutlak Pemerintah DaerahPemantauan kesesuaian dengan rencana [variatif] Pemantauan kesesuaian dengan buku teks [terkendali] Penjaminan Mutu PemerintahSulit, karena variasi terlalu besar Mudah, karena mengarah pada pedoman yang sama Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum 34

35 Menyiapkan buku pegangan pembelajaran yang terdiri dari: – Buku pegangan siswa – Buku pegangan guru Menyiapkan guru supaya memahami pemanfaatan sumber belajar yang telah disiapkan dan sumber lain yang dapat mereka manfaatkan. Memperkuat peran pendampingan dan pemantauan oleh pusat dan daerah dalam pelaksanaan pembelajaran. Langkah Penguatan Tata Kelola 35

36 Pendalaman dan Perluasan Materi 3 36

37 Analisis Hasil PISA (PISA: Programme for International Student Assessment) 3a 37

38 PISA, TIMSS dan PIRLS membagi soal-soalnya menjadi empat katagori: – Low mengukur kemampuan sampai level knowing – Intermediate mengukur kemampuan sampai level applying – High mengukur kemampuan sampai level reasoning – Advance mengukur kemampuan sampai level reasoning with incomplete information Model Soal PISA, TIMSS, dan PIRLS 38

39 Refleksi dari Hasil PISA 2009 Hampir semua siswa Indonesia hanya menguasai pelajaran sampai level 3 saja, sementara negara lain banyak yang sampai level 4, 5, bahkan 6. Dengan keyakinan bahwa semua manusia diciptakan sama, interpretasi dari hasil ini hanya satu, yaitu: yang kita ajarkan berbeda dengan tuntutan zaman  penyesuaian kurikulum Matematika IPA Bahasa 39

40 Analisis Hasil TIMSS dan PIRLS (TIMSS:Trends in International Mathematics and Science Study; PIRLS: Progress in International Reading Literacy Study) 3b 40

41 Results of Mathematics (8 th Grade) Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara hampir 50% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 41

42 Results of Science(8 th Grade) Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara hampir 40% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 42

43 Results of Reading (4 th Grade) Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara lebih dari 50% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 43

44 Kesesuaian Soal TIMSS dengan Kurikulum Yang Dipakai di Indonesia Saat Ini 3c 44

45 DomainTopics Biology 1.Major organs and organ systems in humans and other organisms 2.Cells and their functions, including respiration and photosynthesis as cellular process 3.Reproduction and heredity 4.Role of variation & adaptation in survival/extinction of species in a changing environ. 5.Interdependence of populations of organisms in an ecosystem 6.Reasons for increase in world’s human population and its effects on the environment 7.Human health (infection, prevention, immunity) and the importance of diet & exercise Chemistry 1.Classification, composition, and particulate structure of matter (inside atom) 2.Solutions (solvent, solute, concentration/dilution, effect of temperature on solubility) 3.Properties and uses of common acids and bases 4.Chemical change (transformation, conservation, oxidation) Physics 1.Physical states and changes in matter 2.Energy forms, transformations, heat, and temperature 3.Basic properties/behaviors of light and sound 4.Electric circuits and properties and uses of permanent magnets and electromagnets 5.Forces and motion (forces, basic description of motion, effects of density & pressure) Earth Science 1.Earth’s structure and physical features 2.Earth’s processes, cycles, and history 3.Earth’s resources, their use, and conservation 4.Earth in the solar system and the universe Perbandingan Kurikulum IPA SMP Kelas VIII dan Materi TIMSS Merah: Belum Diajarkan di Kelas VIII 45

46 DomainTopics Number 1.Computing, estimating, or approximating with whole numbers 2.Concepts of fractions and computing with fractions 3.Concepts of decimals and computing with decimals 4.Representing, comparing, ordering, and computing with integers 5.Problem solving involving percents and proportions Algebra 1.Numeric, algebraic, and geometric patterns or sequences 2.Simplifying and evaluating algebraic expressions 3.Simple linear equations and inequalities 4.Simultaneous (two variables equations) 5.Representation of functions as ordered pairs, tables, graphs, words, or equations Geometry 1.Geometric properties of angles and geometric shapes 2.Congruent figures and similar triangles 3.Relationship between three-dimensional shapes and their two-dimensional represent. 4.Using appropriate measurement formulas for perimeters, circumferences, areas, surface areas, and volumes 5.Points on the Cartesian plane 6.Translation, reflection, and rotation Data & Chances 1.Reading and displaying data using tables, pictographs, bar, pie, and line graphs 2.Interpreting data sets 3.Judging, predicting, and determining the chances of possible outcomes Ada beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini, sehingga menyulitkan bagi siswa kelas VIII yang mengikuti TIMSS Perbandingan Kurikulum Matematika SMP Kelas VIII dan Materi TIMSS Merah: Belum Diajarkan di Kelas VIII 46

47 DomainTopics Life Science 1.Major body structures and their functions in humans and other organisms 2.Life cycles and reproduction in plants and animals 3.Physical features, behavior, and survival of organisms living in different environments 4.Relationships in a given community (simple food chains, predator-prey relationships) 5.Changes in environments (effects of human activity, pollution and its prevention) 6.Human health (transmission/prevention diseases, signs of health/illness, diet, exercise) Physical Science 1.States of matter, differences in their physical properties, including changes in state 2.Classification of objects/materials based on physical properties 3.Forming and separating mixtures 4.Familiar changes in materials (e.g., decaying, burning, rusting, cooking) 5.Common energy sources/forms and their practical uses (Sun, electricity, water, wind) 6.Light (e.g., sources, behavior) 7.Electrical circuits and properties of magnets 8.Forces that cause objects to move (e.g., gravity, push/pull forces) Earth Science 1.Water on Earth (location, types, and movement) and air (composition, existence, uses) 2.Common features of Earth’s landscape and relationship to human use 3.Weather conditions from day to day or over the seasons 4.Fossils of animals and plants (age, location, formation) 5.Earth’s solar system (planets, Sun, moon) 6.Day, night, and shadows due to Earth’s rotation and its relationship to the Sun Perbandingan Kurikulum IPA SD Kelas IV dan Materi TIMSS 47

48 DomainTopics Number 1.Concepts of whole numbers, including place value and ordering 2.Adding, subtracting, multiplying, and/or dividing with whole numbers 3.Concepts of fractions 4.Adding and subtracting with fractions 5.Concepts of decimals, including place value and ordering 6.Adding and subtracting with decimals 7.Number sentences 8.Number patterns Geometry Shapes and Measu- rement 1.Lines: measuring, estimating length of; parallel and perpendicular lines 2.Comparing and drawing angles 3.Using informal coordinate systems to locate points in a plane 4.Elementary properties of common geometric shapes 5.Reflections and rotations 6.Relationships between two-dimensional and three-dimensional shapes 7.Finding and estimating areas, perimeters, and volumes Data Display 1.Reading data from tables, pictographs, bar graphs, or pie charts 2.Drawing conclusions from data displays 3.Displaying data using tables, pictographs, and bar graphs Ada beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini, sehingga menyulitkan bagi siswa kelas VIII yang mengikuti TIMSS Perbandingan Kurikulum Matematika SD Kelas IV dan Materi TIMSS Merah: Belum Diajarkan di Kelas IV 48

49 Evaluasi ulang ruang lingkup materi: – Meniadakan materi yang tidak esensial atau tidak relevan bagi siswa – Mempertahankan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa – Menambahkan materi yang dianggap penting dalam perbandingan internasional Evaluasi ulang kedalaman materi sesuai dengan tuntutan perbandingan internasional [s/d reasoning] Menyusun kompetensi dasar yang sesuai dengan materi yang dibutuhkan Langkah Pendalaman dan Perluasan Materi 49

50 Penguatan Proses 4 50

51 Pembelajaran dan Inovasi Kreatif dan inovasi Berfikir kritis menyelesaikan masalah Komunikasi dan kolaborasi Informasi, Media and Teknologi Melek informasi Melek Media Melek TIK Kehidupan dan Karir Fleksibel dan adaptif Berinisiatif dan mandiri Keterampilan sosial dan budaya Produktif dan akuntabel Kepemimpinan&tanggung jawab Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008 Kerangka Kompetensi Abad 21 Kerangka ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak cukup hanya untuk meningkatkan pengetahuan [melalui core subjects] saja, harus dilengkapi: -Berkemampuan kreatif - kritis -Berkarakter kuat [bertanggung jawab, sosial, toleran, produktif, adaptif,...] Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi Partnership: Perusahaan, Asosiasi Pendidikan, Yayasan,... 51

52 Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008 Kerangka Kompetensi Abad 21 Mendukung Keseimbangan penilaian: tes standar serta penilaian normatif dan sumatif Menekankan pada pemanfaatan umpan balik berdasarkan kinerja peserta didik Membolehkan pengembangan portofolio siswa Menciptakan latihan pembelajaran, dukungan SDM dan infrastruktur Memungkinkan pendidik untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman dan integrasinya di kelas Memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan dengan konteks dunia Mendukung perluasan keterlibatan komunitas dalam pembelajaran, baik langsung maupun online Perlunya mempersiapkan proses penilaian yang tidak hanya tes saja, tetapi dilengkapi dengan penilaian lain termasuk portofolio siswa. Disamping itu dierlukan dukungan lingkungan pendidikan yang memadai 52

53 53 Proses Pembelajaran yang Mendukung Kreativitas Dyers, J.H. et al [2011], Innovators DNA, Harvard Business Review: 2/3 dari kemampuan kreativitas seseorang diperoleh melalui pendidikan, 1/3 sisanya berasal dari genetik. Kebalikannya berlaku untuk kemampuan intelijensia yaitu: 1/3 dari pendidikan, 2/3 sisanya dari genetik. Kemampuan kreativitas diperoleh melalui: -Observing [mengamati] -Questioning [menanya] -Associating [menalar] -Experimenting [mencoba] -Networking [Membentuk jejaring] Personal Inter-personal Perlunya merumuskan kurikulum berbasis proses pembelajaran yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba [observation based learning] untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Disamping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning 53 Pembelajaran berbasis intelejensia tidak akan memberikan hasil siginifikan (hanya peningkatan 50%) dibandingkan yang berbasis kreativitas (sampai 200%)

54 ProsesKarakteristik Penguatan Pembelajaran Menggunakan pendekatan saintifik melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar,.... Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran untuk semua mata pelajaran Menuntun siswa untuk mencari tahu, bukan diberi tahu [discovery learning] Menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa pengetahuan dan berfikir logis, sistematis, dan kreatif Penilaian Mengukur tingkat berfikir siswa mulai dari rendah sampai tinggi Menekankan pada pertanyaan yang mebutuhkan pemikiran mendalam [bukan sekedar hafalan] Mengukur proses kerja siswa, bukan hanya hasil kerja siswa Menggunakan portofolio pembelajaran siswa Langkah Penguatan Proses 54

55 Penyesuaian Beban 5 55

56 Contoh Buku KTSP a 56

57 Buku IPS Kelas I Halaman 1 Diasumsikan anak sudah lancar membaca pada saat masuk Kelas I SD 57

58 Buku IPS Kelas I Halaman 3 Masuk SD harus sudah lancar menulis 58

59 Evaluasi Kompetensi Dasar 5b 59

60 PKN KTSP 2006 Kelas IVPKN KTSP 2006 Kelas V Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pem. kecamatan Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, kota, dan provinsi Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti MPR, DPR, Presiden, MA, MK dan BPK Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat, seperti Presiden, Wakil Presiden dan para Menteri Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Pengertian dan pentingnya peraturan perundang- undangan tingkat pusat dan daerah Memberikan contoh peraturan perundang- undangan tingkat pusat dan daerah, seperti pajak, anti korupsi, lalu lintas, larangan merokok Mendeskripsikan pengertian organisasi contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama Mematuhi keputusan bersama Tingkat Kesulitan Pelajaran Warna merah: terlalu berat bagi siswa SD 60

61 IPA KELAS IV Semester 1  Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya  Menerapkan cara memelihara kesehatan kerangka tubuh  Mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indera dengan fungsinya hubungan struktur dengan fungsi terlalu tinggi  Menerapkan cara memelihara kesehatan panca indera  Menjelaskan hubungan antara struktur akar tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4)  Menjelaskan hubungan antara struktur batang tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4)  Menjelaskan hubungan antara struktur daun tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4)  Menjelaskan hubungan antara bunga dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4)  Mengidentifikasi jenis makanan hewan (KD ini terlalu sempit, perlu digabung dengan KD di bawahnya)  Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya (KD ini terlalu sempit perlu digabung dengan KD di atasnya)  Mendeskripsikan daur hidup beberapa hewan di lingkungan sekitar, misalnya kecoa, nyamuk, kupukupu, kucing  Menunjukkan kepedulian terhadap hewan peliharaan, misalnya kucing, ayam, ikan  Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan “makan dan dimakan” antar makhluk hidup (rantai makanan) konsep simbiosis terlalu tinggi  Mendeskripsikan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya  Mengidentifikasi wujud benda padat, cair, dan gas memiliki sifat tertentu  Mendeskripsikan terjadinya perubahan wujud cair->adat->cair; cair->gas->cair; padat->gas  Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya Tingkat Kesulitan Pelajaran 61

62 PelakuBebanPenyelesaian Guru Menyusun Silabus Disediakan buku pegangan guru Mencari buku yang sesuai Mengajar beberapa mata pelajaran dengan cara berbeda Pendekatan tematik terpadu menggunakan satu buku untuk semua mata pelajaran sehingga dapat selaras dengan kemampuan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge Mengajar banyak mata pelajaran Menggunakan bahasa Indonesia sebagai penghela mata pelajaran yang lain sehingga selara Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembahasan Murid Mempelajari banyak mapel Mempelajarai mata pelajaran dengan cara berbeda Membeli buku Penyedian buku teks oleh pemerintah/daerah Membeli lembar kerja siswa Langkah Penyesuaian Beban Guru dan Murid SD 62

63 Pengembangan Kurikulum 2013 B 63

64 Kesinambungan KBK 2004, KTSP 2006, Kurikulum

65 Garis Waktu Pengembangan KBK 2004, KTSP 2006, Kurikulum Tahun Kegiatan ‘01‘02‘03‘04‘05‘06‘07‘08‘09‘10‘11‘12‘13 Pengemb. Rintisan KBK 2004 Implem. Terbatas KBK 2004 UU Sisdiknas Penyusunan KTSP 2006 Pemberlakuan KTSP 2006 Pengembangan Kurikulum 2013 Pemberlakuan Kurikulum 2013 KD SKL, SKL Mapel, KD

66 Prosedur Penyusunan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 SK-KD Lama Mapel per kelas (KTSP 2006) Standar Kompetensi Lulusan Baru Mempertahankan SK KD lama yang sesuai dengan SKL Baru Merevisi SK KD lama disesuaikan dengan SKL Baru Menyusun SK KD Baru Evaluasi Sumber Kompetensi [Mapel per kelas] Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Baru 66

67 Kurikulum yang dapat menghasilkan insan indonesia yang: Produktif, Kreatif, Inovatif, Afektif melalui penguatan Sikap, Keterampilandan Pengetahuan yang terintegrasi Tema Kurikulum 2013 Produktif Kreatif Inovatif Afektif 67

68 Struktur Kurikulum C 68

69 NoKomponenIIIIIIIVVVI Kelompok A 1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti PPKN Bahasa Indonesia Matematika IPA ** *333 6IPS ** *333 Kelompok B 7Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal**) Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan (termasuk muatan lokal) Jumlah STRUKTUR KURIKULUM SD Catatan: * KD IPA dan IPS kelas I s.d. Kelas III diintegrasikan ke mata pelajaran lainnya ** Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah 69

70 STRUKTUR KURIKULUM SMP * Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah NoKomponenVIIVIIIIX Kelompok A 1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti333 2Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan333 3Bahasa Indonesia Matematika555 5Ilmu Pengetahuan Alam555 6Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Inggris444 Kelompok B 8Seni Budaya (termasuk mulok)*333 9 Pend. Jasmani, OR & Kesehatan (termasuk mulok) Prakarya (termasuk mulok)222 Jumlah38 70

71 71 Mata Plajaran Kelas XXIXII Kelompok Wajib Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Sejarah Indonesia Bahasa Inggris 222 Kelompok B 7 Seni Budaya (termasuk muatan lokal) Prakarya dan Kewirausahaan (termasuk muatan lokal) Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan (termasuk muatan lokal) 333 Jumlah jam pelajaran Kelompok Wajib 24 Kelompok Peminatan Matapelajaran peminatan akademik (untuk SMA) 1820 Matapelajaran peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK) 26 Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah71

72 MATA PELAJARAN Kelas XXIXII Kelompok A dan B (Wajib) 24 Peminatan Matematika dan IPA I 1 Matematika Biologi Fisika Kimia 344 Peminatan Sosial II 1 Geografi Sejarah Sosiologi & Antropologi Ekonomi 344 Peminatan Bahasa III 1 Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa dan Sastra Inggris Bahasa dan Sastra Asing lainnya Antropologi 344 Mata Pelajaran Pilihan dan Pendalaman Pilihan Pendalaman Minat atau Lintas Minat644 Jumlah Jam Pelajaran Yang Tersedia per minggu 6072 Jumlah Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per minggu 4244 Struktur Kurikulum Peminatan SMA72

73 Rencana Implementasi D 73

74 Jadwal Persiapan dan Implementasi Kurikulum Bulan Kegiatan DesJanFebMarAprMeiJunJulAgs Penulisan Buku Penyiapan Buku Master Penggandaan Buku Penyiapan Instruktur Nasional Penyiapan Guru Inti Penyiapan Guru Implementasi Pendampingan Monitoring dan Evaluasi

75 NoJenjang Satuan KelasTahun SDI II III IV V VI 2SMPVII VIII IX 3SMA/SMKX XI XII Jadwal Implementasi 75 SD : 30% dari populasi kelas I dan kelas IV (10 % dari Populasi SD) SMP, SMA/SMK : 100% dari populasi kelas VII dan X (30 % dari Populasi SMP,SMA/K)

76 Tingkat Kesiapan NoKomponenTingkat Kesiapan 1Sarana PrasaranaTidak ada kebutuhan sarpras khusus [dapat menggunakan yang sudah ada] 2SiswaTidak ada prasyarat khusus bagi siswa karena mulai pada awal jenjang kelas ( SD dibagi jadi dua jenjang kelas: I-III, IV-VI) Tidak memerlukan tambahan biaya pribadi bagi siswa 3BukuSebagian besar disiapkan pemerintah. [Untuk yang tidak disiapkan, kompetensi dasarnya telah disiapkan sehingga dapat disiapkan oleh penerbit] 4GuruMateriSebagian besar materi adalah sama dengan kurikulum yang lalu Proses pembelajaranDisiapkan melalui pelatihan Proses penilaianDisiapkan melalui pelatihan 5Kepala/Pengawas SekolahDisiapkan melalui pelatihan terkait dengan instructional leadershipnya 6Manajemen SekolahKhusus SMA/K, diperlukan manajemen sekolah yang disiapkan melalui panduan dan pelatihan 76

77 KelasJudul Buku/Tema KELAS I SISWA TEMATIK 1. Diriku 2. Kegemaranku 3. Kegiatanku 4. Keluargaku 5. Pengalamanku 6. Lingkungan Bersih, Sehat dan Asri 7. Benda, Binatang, dan Tanaman di sekitarku 8. Peristiwa Alam AGAMA 9. Agama Islam dan Budi Pekerti 10. Agama Kristen dan Budi Pekerti 11. Agama Katholik dan Budi Pekerti 12. Agama Hindu dan Budi Pekerti 13. Agama Budha dan Budi Pekerti 14. Agama Khonghucu dan Budi Pekerti GURU Buku guru dilengkapi dengan: 1.Pedoman Proses Pembelajaran 2.Pedoman Penilaian 3.Pedoman Pelaksanaan Remedi 4.Materi Pengayaan 5.Pedoman Interaksi Guru, Siswa dan Orang Tua BUKU KELAS I77

78 KelasJudul Buku/Tema KELAS IV SISWA TEMATIK 1. Indahnya Kebersamaan 2. Selalu Berhemat Energi 3. Peduli terhadap Makhluk Hidup 4. Berbagai Pekerjaan 5. Menghargai Jasa Pahlawan 6. Indahnya Negeriku 7. Cita-Citaku 8. Daerah Tempat Tinggalku 9. Makanan Sehat dan Bergizi AGAMA 10. Agama Islam dan Budi Pekerti 11. Agama Kristen dan Budi Pekerti 12. Agama Katholik dan Budi Pekerti 13. Agama Hindu dan Budi Pekerti 14. Agama Budha dan Budi Pekerti 15. Agama Khonghucu dan Budi Pekerti GURU Buku guru dilengkapi dengan: 1.Pedoman Proses Pembelajaran 2.Pedoman Penilaian 3.Pedoman Pelaksanaan Remedi 4.Materi Pengayaan 5.Pedoman Interaksi Guru, Siswa dan Orang Tua BUKU KELAS IV78

79 KelasJudul Buku KELAS VII SISWA MAPEL 1. PPKn 2. Bahasa Indonesia 3. Matematika 4. IPA 5. IPS 6. Bahasa Inggris 7. Penjasorkes 8. Seni Budaya 9. Prakarya AGAMA 10. Agama Islam dan Budi Pekerti 11. Agama Kristen dan Budi Pekerti 12. Agama Katholik dan Budi Pekerti 13. Agama Hindu dan Budi Pekerti 14. Agama Budha dan Budi Pekerti 15. Agama Khonghucu dan Budi Pekerti GURU Buku guru dilengkapi dengan: 1.Pedoman Proses Pembelajaran 2.Pedoman Penilaian 3.Pedoman Pelaksanaan Remedi 4.Materi Pengayaan 5.Pedoman Interaksi Guru, Siswa dan Orang Tua BUKU KELAS VII79

80 KelasJudul Buku KELAS X SISWA MAPEL 1. PPKn 2. Bahasa Indonesia (Prioritas) 3. Matematika (Prioritas) 4. Sejarah Indonesia (Prioritas) 5. Bahasa Inggris 6. Penjasorkes 7. Seni Budaya 8. Prakarya AGAMA 9. Agama Islam dan Budi Pekerti 10. Agama Kristen dan Budi Pekerti 11. Agama Katholik dan Budi Pekerti 12. Agama Hindu dan Budi Pekerti 13. Agama Budha dan Budi Pekerti 14. Agama Khonghucu dan Budi Pekerti GURU Buku guru dilengkapi dengan: 1.Pedoman Proses Pembelajaran 2.Pedoman Penilaian 3.Pedoman Pelaksanaan Remedi 4.Materi Pengayaan 5.Pedoman Interaksi Guru, Siswa dan Orang Tua BUKU MAPEL WAJIB KELAS X Catatan : Buku yang disediakan pemerintah adalah buku mapel wajib. Khusus tahun 2013 buku yang disediakan hanya Bahasa Indonesia, Matematika dan Sejarah Indonesia 80

81 LPMP Instruktur Nasional SD Guru Inti SD.. Pelatihan Guru Inti SD Catatan: 1. Guru mata pelajaran di SD bergabung dengan guru kelas, kecuali agama 2. Pola yang sama berlaku untuk guru Pendidikan Agama SD 3. Pola yang sama berlaku untuk SMP, SMA/K 4. Pengelompokkan berdasarkan kesamaan mapel yang diampu SD Inti Guru Inti SD Guru SD.. Pelatihan Guru SD Lokasi berdekatan (dalam satu klaster) Jakarta Nara Sumber IN Guru SD.. Pelatihan Instruktur Nasional Guru SD Model Pelatihan Guru81

82 LPMP Instruktur Nasional KS KS Inti SD.. Pelatihan KS Inti SD SD Inti KS Inti SD KS SD.. Pelatihan KS SD Catatan: 1. Pola yang sama berlaku untuk SMP, SMA/K 2. Pola yang sama berlaku untuk Pengawas Sekolah (PS) Lokasi berdekatan (dalam satu klaster) Jakarta Nara Sumber IN KS SD.. Pelatihan Instruktur Nasional (IN) KS SD Model Pelatihan Kepala Sekolah dan Pengawas82

83 Peningkatan Kualitas Guru III 83

84 Peningkatan Kualitas Guru Peningkatan Mutu 2,9 juta guru Pensiun Penyediaan Guru Baru Perbaikan Pendidikan Guru 33 ribu/tahun 1.UKA - UKG 2.Pengembangan Keberkelanjutan Pengukuran kinerja Perbaikan Pendidikan Guru (UU 14/2005 Pasal 23 Ayat (1)): Seleksi Khusus Berasrama (untuk memperkuat kompetensi kepribadian dan sosial) Kemampuan mengampu mata pelajaran ganda (mayor-minor) Beasiswa 84

85 Uji Kompetensi Awal Pendidikan dan Latihan melanjutkan Pembinaan Perlu pembinaan lulus Mendaftar UKA Mengikuti Ujian? tidak (1,70%) (98,30%) yaya Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Uji Kompetensi AKHIR Uji Kompetensi AWAL Pembinaan Perlu pembinaan Kompetensi guru Sebelum PL (X1) Kompetensi guru Setelah PLPG (X2) Guru: Profesi (25 dan 29 Februari 2012) Uji Kompetensi Awal (UKA) guru sebelum Sertifikasi/PLPG X2 > X1  Kompetensi guru mengalami peningkatan setelah mengikuti PLPG 85

86 Hasil Uji Kompetensi Awal 2012 Rata-rata Nasional = 42,25 Nilai Tertinggi97,0 Nilai Terendah1,0 Rata-rata42,25 Standar Deviasi12,72 Standar Deviasi 11,829,2711,3612,8612,0716,718,83 Distribusi Nilai Nasional Hasil Uji Kompetensi Berdasarkan Tempat Bertugas Distribusi Nilai Per Provinsi 42,25 86

87 Uji Kompetensi Guru (UKG): UJI KOMPETENSI GURU PEMETAAN KOMPETENSI Pasal 7 UU 14 Thn 2005, ayat (1) point d dan g: Guru wajib memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas dan kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan. PENILAIAN KINERJA GURU PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN DIKLAT GURU : 1.ON LINE SISTEM 2.OFF LINE INTERAKTIF KOMPUTER 3.MELALUI MODUL 4.TATAP MUKA ANGKA KREDIT GURU KENAIKAN PANGKAT DAN JABATAN GURU Catatan : Dengan empat cara ini maka seluruh guru akan terjangkau untuk mengikuti diklat pada tahun 2013 (sesuai amanat UU 14 tahun 2005) ANGKA KREDIT GURU 87

88 Hasil UKG: Gabungan Kompetensi Pedagogi & Profesional Rata-rata Nasional : Rata-rata = Rata-rata Nasional =

89 Peran dan Tantangan LPTK 1.Menghasilkan guru yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang sejalan dengan Kurikulum 2013, yaitu menghasilkan insan indonesia yang produktif, Kreatif, Inovatif, Afektif melalui penguatan Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan yang terintegrasi. 2. Menghasilkan guru yang mampu memberikan penguatan sikap: spiritual  membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa sosial  membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab 89

90 Terima Kasih Semoga Memberikan Kemanfaatan 90


Download ppt "Pengembangan Kurikulum 2013: Peran dan Tantangan LPTK KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Jakarta, 7 Maret 2013 Paparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google