Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ROSI ANGGUN WIBOWO, 6101403073 HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN, TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ROSI ANGGUN WIBOWO, 6101403073 HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN, TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25."— Transcript presentasi:

1 ROSI ANGGUN WIBOWO, 6101403073 HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN, TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25 METER PADA SISWA PUTRA KELAS XI SMU NEGERI 1 PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL TAHUN 2007/2008

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : ROSI ANGGUN WIBOWO - NIM : 6101403073 - PRODI : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi - JURUSAN : Jasmani Kes. & Rekreasi - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan - EMAIL : rosianggun pada domain gmail.com - PEMBIMBING 1 : Dra. Endang Sri Hanani, M.Kes. - PEMBIMBING 2 : Drs. Tri Rustiadi, M.Kes. - TGL UJIAN : 2010-02-18

3 Judul HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN, TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25 METER PADA SISWA PUTRA KELAS XI SMU NEGERI 1 PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL TAHUN 2007/2008

4 Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Hubungan Power otot tungkai, kekuatan otot lengan, Korelasi tinggi badan dan berat badan Terhadap kecepatan renang gaya Crawl 25 meter pada siswa putra kelas XI SMU Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Power otot tungkai, kekuatan otot lengan, Korelasi tinggi badan dan berat badan terhadap kecepatan renang gaya Crawl 25 meter pada siswa putra kelas XI SMU Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra Kelas XI SMU Negeri 1 Pagerbarang, yang mempunyai nilai baik dalam mata pelajaran olahraga renang terutama renang gaya Crawl yang berjumlah 40 siswa. Teknik sampling adalam penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu dari populasi yang ada diambil semua untuk obyek penelitian. Bertolak dari pendapat tersebut maka seluruh populasi dalam penelitian ini diambil sebagai sampel penelitian. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel Bebas (X) yaitu Power Otot Tungkai (X1), kekuatan otot lengan (X2), tinggi badan (X3) dan berat badan (X4) sedangkan variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah kecepatan renang Gaya Crawl 25 meter. Untuk memperoleh data yang sesuai dalam penelitian ini, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei tes dengan pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes dan pengukuran. Alat yang digunakan antara lain tes dan pengukuran Power otot tungkai dengan menggunakan alat papan vetical jump, pengukuran kekuatan otot lengan dengan menggunakan alat pull and push dynamometer, pengukuran tinggi badan dengan alat Antropometer, pengukuran berat badan dengan alat Smic, dan tes pengukuran kecepatan renang 25 meter gaya Crawl. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tugkai, kekuatan otot lengan, tinggi badan, dan berat badan dengan kecepatan renang pada siswa putra kelas XI SMU Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal dengan nilai rhitung sebesar 0,502, 0,479, 0,525, 0,426 dimana rhitung > rtabel yaitu sebesar 0,312. korelasi variabel X2 (kekuatan otot lengan) dengan variabel Y (kecepatan renang) nilai rhitung sebesar 0,479 korelasi variabel X3 (tinggi badan) dengan variabel Y (kecepatan renang) nilai rhitung sebesar 0,525 dan korelasi variabel X4 (berat badan) dengan variabel Y (kecepatan renang) nilai rhitung sebesar 0,426 dengan n sebesar 40 diperoleh nilai rtabel sebesar 0,312. Simpulan yang dapat diambil antara lain ada hubungan antara Power otot tungkai, kekuatan otot lengan, tinggi badan dan berat badan dengan kecepatan renang gaya Crawl 25 Meter pada siswa putra kelas XI SMU Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal. Beberapa saran peneliti antara lain bahwa untuk meningkatkan prestasi secara optimal dalam olahraga renang siswa variabel yang adpat ditingkatkan adalah kemampuan kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan sedangkan tinggi badan dan berat badan dapat disesuaikan secara ideal sesuai dengan kondisi fisik masing-masing individu. Untuk meningkatkan Power otot tungkai latihan yang dapat digunakan adalah weight training, circuit training dan plyometric. Siswa dapat meningkatkan kemampuan renang selain di sekolah juga diluar sekolah (privat). Selain meningkatkan kondisi fisik, siswa hendaknya meningkatkan kemampuan teknik berenang dan kemampuan mentalnya.

5 Kata Kunci

6 Referensi Alfonsus Palangkaraya. 2000. Renang Tingkat Mahir. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Alat- alat Tes. A.P Pandjahitan. 1990. Dasar Teori Olahraga dan organisai. Bandung : PT. Remaja Rosida Karya. Arief Prihastono. 1994. Kinesiologi. Bandung : Ghlia Indonesia Counsilman, James E, 1982. The Science of swiming. Terjemahan Soekarno. Yogyakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1980. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka. --------------------------------------------------, 1995. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka. --------------------------------------------------, 1990. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. 2009. Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Program Strata 1. Semarang: FIK UNNES. Ibnu Fajar & Bachtiar Bakri. 2002. Penilaian Status Gizi I Dewa Nyoman Supriasa: Depkes. Haller, David. 1982. Belajar Berenang. Bandung: Pionir Jaya. Harsono, 1988.Coaching dan Aspek – aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta : Tambak Kusuma. ----------, 1988. Coaching dan Aspek – aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta : Tambak Kusuma. Imam Hidayat. 1997. Biomekanika.Bandung: IKIP Bandung. Jensen, C. R., Gordon W Schul and Blaur R. Bangerter. 1984. Applied Kinesiologi and Biomecanics. Singapura. : Mc. Grawl-Hill Book Company. Josef Glinkan, 1990. Antropometer dan Antroposki. FISIP UNAIR. 65 Kasiyo Dwijoyowinoto. 1979. Renang Perkembangan Pengajaran Teknik dan Taktik. Semarang: IKIP Semarang. -----------------------------. 1980. Renang Perkembangan Pengajaran Teknik dan Taktik. Semarang: IKIP Semarang. -----------------------------. 1991. Renang Perkembangan Pengajaran Teknik dan Taktik. Semarang: IKIP Semarang. Ketut Natera. 1991. Tes Pengukuran. Semarang : FPOK – IKIP Semarang. M, Sajoto. 1995. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize. -------------. 1990. Peningkatan dan Pembinaan Kekuatan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize. Poerwodarminto, W.J.S. 2003. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Remmy Muchtar, 1992. Fisik Dalam Olahraga. Jakarta. Depdikbud Roeswan dan Soekarno. 1979. Renang dan Metodik Untuk SGO. Editor nDong Kamtomo Jakarta: P.T. Karya Unipres. Sarwono Waspadji dan Slamet Suyono. 2003. Soedarminto, 1991. Kinesiologi. Jakarta. Depdikbud. Soekarno. 1984. Renang Dasar. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta. ------------. 1985. Renang Dasar. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta. Soejoko. 1992. Olahraga Pilihan Renang. Jakarta: Depdikbud. Sudjana. 1996. Metode Stastitik. Bandung: Taristo. Sugiyono. 2003. Statistik Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta. Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan Praktek. Jakarta: Rieneka Cipta. -------------------------. 1998. Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan Praktek. Jakarta: Rieneka Cipta. -------------------------. 1997. Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan Praktek. Jakarta: Rieneka Cipta. --------------------------. 1992. Strategi Belajar Mengajar Penjaskes. Jakarta : Rineka Cipta. Sukardi, Dewa Ketut. Analisis Inventori Minat dan Kepribadian. Jakarta : Depdikbud. Sukintaka, 1983. Renang dan metodik. Jakarta. Depdikbud. Sutrisno Hadi. 1997. Statistik Jilid 1. Yogyakarta: Andi Offset Yogyakarta. ------------------. 2000. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset Yogyakarta. Thomas, David. G. M.S, 2000. Renang Tingkat Mahir. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Alat- alat Tes. Tri Tunggal Setiawan. 2004. Renang Dasar 1. Semarang: Universitas Negeri Semarang.. 2005. Renang Dasar 2. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Ucup Yusup dan Yadi Sunaryadi. 1999. Kinesiologi. Jakarta: Depdikbud. -------------------------------------------. 2000. Kinesiologi. Jakarta: Depdikbud. Universitas Negeri Semarang, 2004. Buku panduan. Semarang : Universitas Negeri Semarang. Winarmo Surakhmat. 1997. Metodologi Penelitian (Suharsimi Arikunto). Jakarta : Reineka. Wilmore. 1986. Training For Sport and Physical Activity. Boston : Allyn and Bacon, Inc

7 Terima Kasih http://unnes.ac.id


Download ppt "ROSI ANGGUN WIBOWO, 6101403073 HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN, TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA CRAWL 25."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google