Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RAKERNAS LEI BOGOR, 31 MARET 2012. Panduan Diskusi Evaluasi: program kerja sense of crisis sertifikasi pendanaan dalam konteks politik sertifikasi, peran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RAKERNAS LEI BOGOR, 31 MARET 2012. Panduan Diskusi Evaluasi: program kerja sense of crisis sertifikasi pendanaan dalam konteks politik sertifikasi, peran."— Transcript presentasi:

1 RAKERNAS LEI BOGOR, 31 MARET 2012

2 Panduan Diskusi Evaluasi: program kerja sense of crisis sertifikasi pendanaan dalam konteks politik sertifikasi, peran lembaga lain dengan isu sertifikasi bisa disepakati di tingkat konstituen bagaimana LEI tidak hanya dukungan satu aspek funding, bisa mengekstend dukungan dengan pemerintah di luar kehutanan (kemen LH, Kelautan) MoU dengan FSC terkait dengan Standard Development Group Hubungan dengan munculnya IFCC- PEFC dan peran LEI ke depan Bagaimana partisipasi LEI dalam pengambilan kebijakan di bidang sumberdaya alam sektor kehutanan Rekognisi pasar

3 Organ Sidang Kamar Pemerhati Ketua Sidang : Arbi Valentinus Notulen : Indra S. Dewi Pemapar : Fadil Nandila Peserta : lihat absensi

4 NoPermasalahanPosisi LEI & Rekomendasi FUNDRAISING 1Belum ada target dan saat ini baru bersifat responsif, belum ada perencanaan jangka panjang untuk fundraising. (FR) Perjelas perjanjian fee sertifikasi dan fee sertifikasi ditagihkan ke LS (mekanisme kontan bertahap). Perlu penerjemahan mandat belum menjadi workplan LEI, serta time frame yang jelas pencapaiannya. Dikaitkan dengan strategi fundraising. Diversifikasi sumber pendanaan. Membangun potential funding map termasuk filantropi seperti model atau skema CSR. 2Belum ada organ LEI yang ditugaskan khusus untuk fundraising. (FR) Hiring plan LEI untuk fundraising. Restrukturisasi organ LEI.

5 CREATIVE COMMUNICATION 3LEI kurang tampil dalam isu yang mengemuka terkait pengelolaan SDA, contoh Pulau Padang. (CC) Lebih agresif komunikasinya terkait SFM ataupun sertifikasi. 4Masih sangat kurang ‘bukti’ produk LEI di pasaran (ada baru 1 dari IKM dan orientasi ekspor) (CC). Peluang feel good factor tidak termanfaatkan. Perlu map kebutuhan creative comm (Perlu promosi sistem dan logo LEI dan marketing termasuk keberterimaan di dalam negeri) Communication need analysis Penguatan tata aturan labelling LEI menilik dari penerapan logo dari DEFRA. Konstituen LEI membuat kartu nama anggota pemerhati LEI, bayar sendiri.

6 PERMASALAHANPOSISI LEI & REKOMENDASI QUALITY OF LEI PRODUCT 5Masih terdapat keraguan terhadap akuntabilitas sertifikasi LEI dan produk hasil sertifikasi LEI (Quality Of LEI Product) Mengkomunikasikan proses perbaikan sistem sertifikasi ke dalam dan ke luar. Komunikasi dengan target awareness terhadap sistem LEI, baik ke dalam konstituen maupun publik secara luas. Penyegeraan penguatan atau penyempurnaan sistem LEI. Enforcement penyimpangan overclaim ataupun respon terhadap keluhan FKD. 6Penerapan logo tidak wajib ?? (Quality of LEI Product) Stakeholder resolution bahwa konstituen meminta yang bersertifikat LEI untuk menaruh logo di product maupun off-product sejalan dengan ketentuan penerapan logo. 7Pengawasan Akreditasi terhadap LS belum berjalan. Perilaku LS lebih membela UM daripada membela standar LEI. (contoh : Misconduct dari asesor menerima uang dari auditee) (Quality) Sistem monitoring audit yang baik harus berjalan (kepada LS dan kepada UM). Follow up penjajakan akreditasi dengan KAN.

7 PERMASALAHANPOSISI LEI & REKOMENDASI 8Kerjasama dengan pihak lain terkait sertifikasi termasuk antar skema masih belum firm. (Quality of LEI Product). Memperkuat skema LEI. SVLK diintegrasikan sebagai landasan atau phased approach. Menyelesaikan perbaikan sistem sertifikasi PHTL.Target April/Mei Penjajakan untuk masuk ke dalam sistem SNI. Jajaki bentuk hubungan yang mungkin dengan KemenLH (Ekolabel Indonesia). Meneruskan penjajagan kerjasama dengan sistem internasional lainnya, paling lambat tahun 2012 Menegaskan kejelasan ruang kerjasama dengan TBI. Keberanian untuk diplomasi internasional.

8 PERMASALAHANPOSISI LEI & REKOMENDASI KELEMBAGAAN 9Ada kekurangaktifan anggota MPA. (Kelembagaan) Sesuai anggaran dasar, permintaan klarifikasi tertulis dari anggota MPA yang kurang aktif dan menyiapkan penggantian antar waktu (bila dibutuhkan). Dilakukan penggantian antar waktu anggota MPA kamar pemerhati dengan orang yang lebih punya waktu untuk berkontribusi. 10CBO belum dimanfaatkan ataupun terkelola secara efektif. (Kelembagaan) Manajemen CBO. Perlu mekanisme pelibatan yang lebih baik. 11Kurangnya personel dan pendanaan untuk memperluas kerja-kerja LEI.(FR) Menambah associate LEI, internship, using other people’s money. Memberdayakan associate ataupun konstituen untuk mencari sumber pendanaan. Membangun bisnis plan

9 TERIMA KASIH


Download ppt "RAKERNAS LEI BOGOR, 31 MARET 2012. Panduan Diskusi Evaluasi: program kerja sense of crisis sertifikasi pendanaan dalam konteks politik sertifikasi, peran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google