Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penilaian sumber-sumber informasi (Bahan Rujukan) Abdul Rahman Saleh.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penilaian sumber-sumber informasi (Bahan Rujukan) Abdul Rahman Saleh."— Transcript presentasi:

1 Penilaian sumber-sumber informasi (Bahan Rujukan) Abdul Rahman Saleh

2 Tujuan Penilaian BRU  Untuk menjamin agar koleksi rujukan umum yang dibeli atau dikoleksi oleh suatu perpustakaan dapat selalu terjaga kemutakhirannya, selalu sesuai dengan kebutuhan pemakainya, serta terdiri dari bahan-bahan rujukan yang baik dan terjamin mutunya.

3  Dalam pengalaman praktis di lapangan, secara sederhana, kita sebenarnya dapat dengan mudah melakukan evaluasi dengan patokan bahwa bahan rujukan yang baik akan selalu dapat menjawab kebutuhan atau pertanyaan pemakai, sedangkan bahan pustaka rujukan yang kurang bermutu mungkin tidak dapat menjawab kebutuhan atau pertanyaan pemakai perpustakaan.

4 Empat hal yang harus diperhatikan dalam pembinaan bahan rujukan umum agar mutu koleksi rujukan umum tersebut tetap terjamin mutunya Otoritas buku Ruang lingkup isi buku Tujuan penulisan buku Bentuk serta susunan buku

5 Otoritas Karya  Otoritas karya merupakan salah satu indikator mutu dari suatu bahan rujukan umum. Oleh karena itu otoritas buku ini perlu diperhatikan didalam memilih bahan- hahan rujukan umum. Dalam menentukan otoritas buku perlu diperhatikan hal-hal seperti: apakah pengarang, penyusun atau penyunting buku tersebut seorang ahli dalam bidang ilmu yang dicakup oleh buku tersebut; Apakah pengarang, penyusun atau penyunting tersebut seorang yang berpengalaman baik di dalam bidang ilmu yang dicakup oleh buku tersebut maupun sebagai penulis.

6  Kualifikasi pengarang atau penyunting yang ditulis dalam buku tersebut. Biasanya keterangan seperti ini bisa kita dapatkan pada jaket buku yang ditempatkan pada bagian belakang atau bagian belakang yang terlipat kedalam kulit buku (blurb).

7 About the editor Wolfgang Sterre is Director of The Bermuda Biological Station for Research and Adjunct Professor of Biology at the University of North Caroline at Chapel Hill. He received his PhD in zoology and paleontology from the University of Vienna, Austria in Dr. Sterrer is also the editor of Bermuda's Delicate Balance: People and the Environt-ment and Bermuda's Energy Future.

8

9  Pengetahuan kita tentang subyek tersebut sehingga kita bisa menilai mutu isi dari buku rujukan tersebut. Ini mungkin bisa dilakukan oleh seorang spesialis subyek atau "Subject Matter Specialist".

10  Memeriksa data pengarang didalam terbitan biografi seperti "who's who" atau "American Men and Women of Science".

11

12 DAFTAR PENGARANG ELIZABETH ACHELIS, (dahulu) Direktur World calendar Association KALENDER FIKRI ALICAN, M.D., Asisten Profesor Ilmu Bedah, Pusat Kedokteran Universitas Mississippi, Jackson, Mississippi. Pengarang bersama, TRANSPLANTASI ORGAN TUBUH LAURENCE K. ALTMAN, M.D., Wartawan Kedokteran, New York Times INFLUENZA STANLEY W. ANGRIST, Ph.D., Departemen Teknik Mesin, Universitas Carnegie – Mellon ENTROPI EDWARD V. APPLETON, D.Sc., Pemenang hadiah Nobel dalam bidang Ilmu Fisika (1947). ASTRONOMI RADIO THEODORE D. BENYAMIN, A.M., Ketua Departemen Ilmu Pengetahuan, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas DeWitt Clinton, New York City. MESIN W.W. BAUER, M.D., (dahulu) Penasehat dalam pendidikan kesehatan; (dahulu) Direktur Departemen Pendidikan Kesehatan, American Medical Association. PERTAHANAN TUBUH JOHN G. ALBRAIGHT, Ph.D., (dahulu) Ketua Departemen Fisika, Universitas Rhode Island TRANSMISI PANAS JAMES D. HARDY, M.D., Profesor dan Ketua Departemen Ilmu Bedah, Pusat Kedokteran Universitas Mississippi, dan Kepala Ahli Bedah Rumah Sakit Universitas, Jackson, Mississippi Pengarang bersama ORGAN TUBUH ANTHONY HEWISH, Ph.D., Pemenang Hadiah Nobel dalam Ilmu Fisika (1974); Profesor Astronomi radio, Universitas Cambridge. PULSAR RICHARD S. YOUNG, Ph.D. Ahli biologi lingkungan hidup Utama, Pusat Penelitian Ames NASA, Moffet Field, Kalifornia KEHIDUPAN DUNIA LAIN M. STANLEY LIVINGSTON, Ph.D., (dahulu) Gurubesar Fisika, Institut Teknologi Massachussetts; (dahulu) Direktur Cambridge Electron Accelerator, dan Assisten Direktur, Laboratorium Akselerator Nasional PENGHANCUR ATOM

13 Ruang Lingkup dan kemutakhiran  Dalam melakukan penilaian bahan rujukan umum dari segi ruang lingkup isi maka kita harus memperhatikan, sampai sejauh mana ruang lingkup yang dicakup subyek buku tersebut, bagaimana batasannya, apa yang menjadi tujuan pengarangnya dan apakah isi buku tersebut betul-betul masih baru atau mutakhir dan sebagainya

14 KATA PENGANTAR Linux merupakan sistem operasi yang pada awalnya diciptakan oleh Linux Torvalds di Finlandia. Dengan bantuan dari banyak programmer di internet, Linux kemudian berkembang menjadi sebuah sistem operasi yang sangat lengkap, komplekx, stabil dan secure (aman). Kelebihan yang dimiliki Linux menyebabkan ia banyak digunakan baik untuk komputer kerja (desktop) maupun server, khususnya server internet dan intranet. Linux dapat diperoleh secara gratis dan disertai source code (baris-baris programnya). Dukungan dari perusahaan-perusahaan hardware maupun software juga semakin membuat linux berkembang dan mampu bersaing dengan sistem operasi yang telah ada selama ini, bahkan yang komersial sekalipun. Buku ini memberikan panduan tentang Linux mulai dari instalasi (via jaringan maupun hard disk atau CDROM), dan konfigurasi. Setelah itu dibahas pula tentang perintah-perintah dasar UNIX, karena perintah-perintah Linux banyak sekali kemiripannya dengan perintah-perintah UNIX. Bagian selanjutnya membahas tentang X Windows, yaitu sistem interface grafis yang lazim digunakan di lingkungan UNIX dan Linux. Pembahasannya meliputi instalasi X Windows dan konfigurasinya, konsep X Windows, dan windows manager. Selanjutnya akan dibahas juga mengenai konfigurasi hardware seperti ethernet, penambahan harddisk atau CDROM, dan printer. Bagian selanjutnya membahas tentang hal-hal umum yang sering ditanyakan oleh pemula Linux. Ada beberapa kategori pertanyaan, yaitu tentang pekerjaan dasar seperti mengganti password dan bekerja di layar monitor, menjalankan program, manajemen aplikasi, akses ke floppy drive dan hard disk atau CDROM, konektivitas ke Windows 95/NT, dan sebagainya. Akhir kata, semoga buku ini bermanfaat. Penulis, Januari 2000

15  Tahun publikasi dapat juga digunakan sebagai indikator kemutakhiran bahan rujukan umum yang kita nilai. Walaupun demikian kita perlu berhati-hati dalam menggunakan tahun publikasi ini. Tahun publikasi biasanya mengacu pada tahun pemberian hak cipta atau "copyright". Pertanyaan seperti, apakah buku ini merupakan karya terbaru, ataukah hanya cetak ulang saja sangat penting dalam menilai kemutakhiran suatu karya. Harus dibedakan pula antara tahun pemberian hak cipta (copyright) atau edisi dan tahun cetak ulang (reprint).

16 Tujuan dan Sasaran Pembaca  Didalam menilai Bahan Rujukan Umum aspek tujuan ini sangat penting. Hal ini bertujuan untuk memberi kepuasan kepada pemakai perpustakaan kita yang memang menjadi tujuan utama dari perpustakaan. Jadi tujuan dari ditulisnya suatu karya Bahan Rujukan Umum haruslah sesuai dengan kebutuhan pengguna potensial (dan tentu saja pengguna actual) perpustakaan kita

17  Tujuan dari Bahan Rujukan Umum biasanya dengan mudah dapat dikenali pada judul atau bentuk, atau dapat juga dicari pada: Daftar isi; Pendahuluan atau kata pengantar dimana pengarang/penyusun biasanya menyatakan tujuan dituliskannya suatu karya; dan Index juga dapat menjadi contoh (sample) yang memberikan informasi tentang ruang lingkup bidang ilmu yang dicakup oleh karya tersebut.

18  Informasi tentang tujuan ini juga bisa kita dapatkan dari katalog penerbit yang kadang-kadang kita dapatkan jauh sebelum karyanya sendiri diterbitkan.  Juga bisa kita dapatkan dari jaket buku. Informasi dari penerbit ini bisa juga kita gunakan walaupun dengan catatan bahwa tentu saja informasinya bisa dikatakan kurang objektif. Hal ini bisa dimengerti karena penerbit mengeluarkan informasi tersebut dalam rangka mempromosikan terbitannya.

19  Sasaran pembaca perlu diperhatikan juga dalam penilaian Bahan Rujukan Umum. Pertanyaan seperti ditujukan untuk kelompok pembaca mana karya tersebut dikarang/disusun, apakah untuk kelompok masyarakat akademik atau untuk kelompok orang awam. Atau bisa juga dari segi kelompok usia misalnya apakah buku tersebut dikarang atau disusun untuk kelompok anak atau kelompok orang dewasa. Dari segi profesi, misalnya, apakah buku tersebut diperuntukkan kepada kelompok pedagang, kelompok ahli hukum, kelompok petani dan sebagainya.

20 INTRODUCTION This text attempts to make accessible this always complex, often ill-defined and jargon ridden area of study by offering a comprehensive introduction both to induring principles, by way of conceptual framework for understanding, and to current practice, thrugh examples, analyses and discussion points. The aim is to develop in the reader the skills to manage information system in the way that other powerful, and sometimes complex, management tools are managed; that is, to gain the best possible business value out of the tool. Increasingly organizations realize that “management information systems” is not just a substitute phrase for “data processing”. Managing an enterprise in the 1990s demands an awareness of the strategic implications of information and information systems and this awareness demands a new style of manager – the hybrid manager. This student text aims to equip the potential hybrid manager, pursuing a course in Business Studies, Information Systems, or Managing Technology, with the understanding to draw together many elements of Business and Business Systems courses into a strategic framework. This book will encourage its readers to build from their own broad and varied backgrounds an ability to:  Establish a business profile of an organization, identifying those factors relevant to its long term competitive survival, its strategic plan and corporate objectives  Assess ….. dst. …………………………………………………………………………………………………… This is a book that aims to support any academic programme that needs to consider the strategic use of IS/IT by organizations to gain a business edge. It parts intended to be of use to those lecturer who find that they need to “teach” strategic management concept of information systems students and to those lecturer who find that they need to “teach” general business studies students how their management understanding applies to information systems. And, most importantly, it offers support for those units that need to do both! ……………………………………………………………………………………………………. Since this text is intended to appeal to a wide readership across the business management and information systems disciplines, as detailed in my aims, it does assumes a general knowledge of business/ commerce and some degree of IT literacy. Typically this level of knowledge will have been developed in any general business or information systems undergraduate or postgraduate programme. Increasingly, awareness raising courses for senior/ middle management are being developed as joint ventures between industry and academic institutions and many parts of the text can appropriately be used with these. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………….. Many thanks to Ian and Zoe; for helping to finish it; Many thanks to Jack and Howard; who started it all. INTRODUCTION This text attempts to make accessible this always complex, often ill-defined and jargon ridden area of study by offering a comprehensive introduction both to induring principles, by way of conceptual framework for understanding, and to current practice, thrugh examples, analyses and discussion points. The aim is to develop in the reader the skills to manage information system in the way that other powerful, and sometimes complex, management tools are managed; that is, to gain the best possible business value out of the tool. Increasingly organizations realize that “management information systems” is not just a substitute phrase for “data processing”. Managing an enterprise in the 1990s demands an awareness of the strategic implications of information and information systems and this awareness demands a new style of manager – the hybrid manager. This student text aims to equip the potential hybrid manager, pursuing a course in Business Studies, Information Systems, or Managing Technology, with the understanding to draw together many elements of Business and Business Systems courses into a strategic framework. This book will encourage its readers to build from their own broad and varied backgrounds an ability to:  Establish a business profile of an organization, identifying those factors relevant to its long term competitive survival, its strategic plan and corporate objectives  Assess ….. dst. …………………………………………………………………………………………………… This is a book that aims to support any academic programme that needs to consider the strategic use of IS/IT by organizations to gain a business edge. It parts intended to be of use to those lecturer who find that they need to “teach” strategic management concept of information systems students and to those lecturer who find that they need to “teach” general business studies students how their management understanding applies to information systems. And, most importantly, it offers support for those units that need to do both! ……………………………………………………………………………………………………. Since this text is intended to appeal to a wide readership across the business management and information systems disciplines, as detailed in my aims, it does assumes a general knowledge of business/ commerce and some degree of IT literacy. Typically this level of knowledge will have been developed in any general business or information systems undergraduate or postgraduate programme. Increasingly, awareness raising courses for senior/ middle management are being developed as joint ventures between industry and academic institutions and many parts of the text can appropriately be used with these. ………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………….. Many thanks to Ian and Zoe; for helping to finish it; Many thanks to Jack and Howard; who started it all.

21  Pada bahan rujukan elektronik (basisdata elektronik) tujuan ini biasanya dituliskan dengan sangat jelas oleh penerbitnya.  Pada penilaian bahan rujukan elektronik ini kita sangat tergantung kepada informasi yang diberikan oleh penerbit atau penyedia basisdata (vendor). Hal ini karena harga (langganan) sebuah basisdata elektronik yang sangat mahal sehingga kita tidak mungkin melanggan dulu baru menilai dan kemudian baru memutuskan apakah kita akan terus melanggan atau berhenti.  Review yang diterbitkan dalam majalah perpustakaan atau internet mungkin sangat membantu kita dalam melakukan penilaian bahan rujukan elektronik ini.

22 Bentuk serta susunan buku  Salah satu bentuk format yang sangat penting dalam memilih bahan rujukan umum ini ialah susunan isi dari bahan rujukan. Mengapa? karena susunan isi buku rujukan ini menyangkut mudah atau tidaknya informasi Bahan Rujukan Umum tersebut diakses atau ditelusur.

23 Beberapa petunjuk umum  Sedapat mungkin buku rujukan umum tersebut disusun menurut abjad. Kelebihan susunan seperti ini adalah pengguna tidak perlu mempelajari sistem organisasi/ susunan dari buku rujukan tersebut

24 Beberapa petunjuk umum  Apabila bahan rujukan tersebut tidak disusun menurut abjad maka sedapat mungkin bahwa rujukan tersebut disertai dengan indeks pengarang, subjek dan indeks judul atau indeks yang melingkupi aspek isi. Sebenarnya walaupun bahan rujukan tersebut disusun berdasarkan urutan abjad, sebaiknya juga disertai dengan indeks, khususnya indeks yang mengacu pada bagian dari informasi dalam isi bahan rujukan umum tersebut.

25 Beberapa petunjuk umum  Sebaiknya bahan rujukan tersebut mempunyai cukup acuan silang yang mengacu pada bahan lain dan bukan merupakan entri yang mati atau berdiri sendiri. Sebagai contoh apabila pengguna mencari kata "manuskrip", pengguna juga diacu pada kata "arsip" dan entri arsip tersebut memang ada pada buku tersebut

26 Beberapa petunjuk umum  Untuk beberapa karya rujukan tertentu kita harus menggunakan metode lain dalam menilai format buku, khususnya untuk karya-karya bidang science. Sedapat mungkin klasifikasi karya tersebut sesederhana mungkin, konsisten dengan susunan yang logis. Apabila klasifikasinya sulit diikuti dan tidak konsisten maka bisa kita katakan bahwa karya tersebut tidak memenuhi kriteria dari segi format dan boleh kita coret dari daftar pilihan kita

27  Untuk menilai bahan rujukan berbentuk tercetak maka format fisik haruslah juga diperhatikan. Bahkan format fisik ini dapat menyebabkan kita mencoret karya tersebut dari pilihan kita walaupun format isinya memenuhi syarat. Sebagai contoh kita bisa men"drop" suatu karya walaupun susunan isi karya tersebut sangat bagus, tetapi kondisi jilidannya sangat jelek. Perlu juga diperhatikan pemberian judul dan sub judul. Lampiran-lampiran seperti daftar singkatan, tipografi atau bentuk dan mutu huruf cetakan, simbol-simbol dan acuan silang haruslah jelas. Beberapa hal seperti jeleknya jarak antar baris, jeleknya kwalitas kertas, kondisi margin mungkin merupakan salah satu indikator jeleknya mutu karya tersebut.

28  Illustrasi seperti foto, tabel diagram dan sebagainya perlu juga dianalisa. Illustrasi tersebut haruslah baru (current), jelas dan sangat berhubungan dengan teksnya.

29  Hal lain yang perlu menjadi pertimbangan dalam menilai bahan rujukan umum adalah harga. Harga biasanya sangat relatif. Bagi perpustakaan besar yang memiliki dana besar mungkin harga tidak menjadi faktor penting untuk dipertimbangkan. Sedangkan bagi perpustakaan kecil, maka harga tersebut menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan. Perbandingan harga antara bahan rujukan yang satu dengan bahan yang lain perlu dilakukan (misalnya antara satu ensiklopedi dengan ensiklopedi yang lain yang isinya hampir sama). Jika perbedaan isinya tidak terlalu mencolok, maka kita dapat memilih bahan yang harganya lebih murah. Tentu saja jangan sampai mengorbankan kepentingan pemakai.

30 Penilaian bahan rujukan elektronik  rancangan (disain); pertanyaan untuk dijawab seperti apakah disertai gambar (grafis), dan apakah grafis tersebut berguna bagi pemakai? Apakah gambar yang ada cukup besar dan jelas (perlu diperhatikan resolusi gambar)? Apakah kita dapat pindah dari satu tempat (termasuk halaman) ke tempat lain (halaman lain) dengan mudah atau dengan kata lain terdapat link yang cukup? Apakah tataletak dari informasi tersebut sesuai dengan informasi yang disampaikan? Apakah penggunaan warna (komposisi warna) dapat memperjelas bacaan informasi tersebut atau malah membuat informasinya sulit dibaca? Dan lain-lain

31 Penilaian bahan rujukan elektronik  multimedia; Apakah dalam bahan rujukan tersebut ada multimedianya dan multimedia tersebut dapat membantu memperjelas informasi yang disampaikan ataukah hanya sekedar asessori saja (tidak membantu memperjelas informasi)? Bagaimana system audionya, apakah cukup jelas, apakah ada hubungannya dengan informasi yang dijelaskan? Bagaimana tampilan visualnya, seberapa jauh berhubungan dengan informasi yang dijelaskan?

32 Penilaian bahan rujukan elektronik  navigasi; Seberapa mudah atau seberapa susah informasi ditampilkan bila pengguna memerlukannya? Bagaimana dengan penggunaan operator Boolean pada proses penelusurannya? Apakah terdapat link yang cukup untuk menampilkan informasi yang berhubungan? Apakah ada petunjuk atau penuntun untuk penggunaan bahan rujukan tersebut dan apakah penuntun tersebut cukup jelas membimbing pemakai dalam menggunakan bahan tersebut? Apakah ada fasilitas penelusuran melalui kata kunci (keywords), bagaimana updating indeksnya? Dan sebagainya.

33 Penilaian bahan rujukan elektronik  Susunan; apakah bahan tersebut disusun menurut urutan logika (logical way) dan apakah ada link yang menuntun pemakai untuk mengikutinya untuk pencarian informasi yang berhubungan?

34  Anda dapat mengikuti pendapat atau hasil penilaian yang disampaikan oleh reviewer atau ahli yang dimuat di majalah perpustakaan atau di internet. Namun penilaian yang mereka tulis tentu tidaklah sempurna dan bisa saja mereka berbuat kesalahan, setidaknya mereka menilai berdasarkan pendapatnya sendiri. Oleh karena itu sebaiknya Anda melakukan sendiri penilaian terhadap bahan rujukan yang akan Anda beli atau langgan.


Download ppt "Penilaian sumber-sumber informasi (Bahan Rujukan) Abdul Rahman Saleh."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google