Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGANTAR ORGANISASI INFORMASI Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System) Modul 5 M. Nidzomuddin 28 September 2012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGANTAR ORGANISASI INFORMASI Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System) Modul 5 M. Nidzomuddin 28 September 2012."— Transcript presentasi:

1

2 PENGANTAR ORGANISASI INFORMASI Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System) Modul 5 M. Nidzomuddin 28 September 2012

3

4 Engwersen (1992). Information retrieval interaction.  Proses yang berkaitan dengan representasi, penyimpanan, pencarian dengan menemukan kembali informasi yang relevan dengan permintaan informasi yang diinginkan pengguna Sulistyo-Basuki (1992). Teknik dan jasa dokumentasi.  Sejumlah kegiatan yang bertujuan menyediakan dan memasok informasi sebagai jawaban atas permintaan pengguna

5 Baeza-Yates, Ricardo (1999). Modern information retrieval. New york : ACM Press. :  Temu kembali informasi berkaitan dengan representasi, penyimpanan, organisasi dan akses pada sumber informasi

6 Kesimpulan Sistem temu kembali informasi merupakan proses penyimpanan, penyediaan, representasi, organisasi dan pencarian kembali dokumen yang relevan untuk memenuhi kebutuhan informasi pengguna

7 Tujuan Temu Kembali Informasi  Menjembatani kebutuhan informasi pemakai dengan sumber informasi yang tersedia

8  Berkaitan dengan Sumber Informasi dan Kebutuhan informasi, sistem temu balik informasi berperan untuk: 1. Menganalisis isi dari sumber informasi dan pertanyaan pemakai 2. Mempertemukan pertanyaan pemakai dg sumber info untuk mendapatkan dok. Yg relevan

9  Fungsi utama sistem temu balik informasi (lancaster, 1979 & Kent, 1971) 1. Mengidentifikasi sumber informasi yang relevan dengan lingkungannya 2. Menganalisis sumber informasi 3. Merepresentasikan isi sumber informasi dg cara tertentu 4. Merepresentasikan pertanyaan (query) pemakai dengan cara tertentu

10 5. Mempertemukan pernyataan pencarian dengan data yang tersimpan dalam basis data 6. Menemukan kembali informasi yang relevan 7. Menyempurnakan kerja sistem berdasarkan umpan balik yang diberikan oleh pemakai ( modul 5 hal )

11 Kerangka Sistem Informasi Kerangka Sistem Informasi  Diagram Sistem Informasi Bahan Pustaka Pengindeksan Susunan Koleksi Katalog Sistem Temu Kembali Pengguna Masukan : Karakteristik & Organisasi. Keluaran : Mencocokkan & Penyampaian. Doyle, 1975 : 191 dalam “the information frame work” (dimodifikasi)

12

13

14 A. Dokumen kebutuhan Pengguna  Buku, jurnal atau karya ilmiah  Bibliografi, Abstrak maupun fulltext  Elektronik maupun tercetak  Kualitas (diseleksi oleh spesialis subyek)  Jangkauan (coverage) dan relevansi bidang yg ada  Kuantitas Memadai  Database: informasi Uptodate, otoritas  Media Penyimpanan Memadai (Storage)

15 B. Pertanyaan Pengguna (Query)  Kebutuhan informasi pengguna  Digali: Interview, judul penelitian, Daftar Isi  Ringkasan Topik Penelitian  Daftar kata kunci (Topik Penelitian)  Dirumuskan dalam suatu konsep  Jumlah referensi  Batasan tanggal dan bahasa  Kebutuhan untuk penelitian

16 C. Sistem Temu Kembali  Friendly  Respon waktu Cepat  Petunjuk pencarian online  Level Penelusuran  Memahami sistem command, alat penelusuran (Search Device/Engines)  Tampilan mencakup (Bib,Abstrak atau Fulltext)

17

18 MATCH (SESUAI)

19 Sistem Temu Kembali Informasi Basisdata/Metadata (Record)`

20  Perbandingan istilah query dan Dokumen  Exact match : sesuai antara Query dan Dokumen Library automation {query} Library automation {query} Library automation {Dokumen} Library automation {Dokumen}  Partial Match : sebagian sesuai antara Query dan Dokumen (trancation. +, *) lib+ and auto+ atau lib* and auto* lib+ and auto+ atau lib* and auto*  Dokumen paling mirip dengan query ditempatkan paling atas dan probabilitas relevansinya cukup tinggi dengan query

21

22

23  Formulasi Search Profile : Istilah + Operator Boolean Istilah + Operator Boolean A and B and C Or D Not E A and B and C Or D Not E Menggambarkan konsep Query Menggambarkan konsep Query  Operator Boolean (AND, OR, NOT) : AND : A and B (subyek 2 istilah) AND : A and B (subyek 2 istilah) OR : A OR B (Subyek lebih luas A OR : A OR B (Subyek lebih luas A atau B atau B NOT : A NOT B (Subyek A tidak subyek B) NOT : A NOT B (Subyek A tidak subyek B) 22

24  Single term (istilah tunggal) Cat : 587 posting Cat : 587 posting  Term Trancation (* dan +) Cat* : 901 posting Cat* : 901 posting Cat+ : posting Cat+ : posting  Proximity Operation (ajd atau w, kedekatan=frasa) Library ajd automation Library ajd automation Library (w) automation Library (w) automation Library automation : 85 posting Library automation : 85 posting  String searching (term+ dan boolean operator) A+and B+ and C+ and D+ etc A+and B+ and C+ and D+ etc

25  Penyimpanan dokumen dlm bentuk terstruktur dan tidak terstruktur  Bahasa Pengindekan (terkendali & bebas)  Kebutuhan Informasi pengguna (Query)  Strategi penelusuran (Search Profile)  Kumpulan dokumen yang Ditemukan (sedikit & banyak)  Evaluasi Relevansi (Relevant judment) : Penilaian individu Berbeda

26 Sulistyo-Basuki (1978). Kerjasama katalogisasi: katalog induk … Pengertian :  Sebuah katalog yang mencatat dalam satu jajaran semua atau sebagian koleksi dari dua perpustakaan atau lebih diikuti oleh lokasi terbitan dengan kode tertentu Fungsi Katalog Induk :  Menunjukkan sumber dokumen di suatu wilayah  Menentukan lokasi suatu dokumen Bentuk Dokumen :  Subyek  Periode  Bahasa  Terbitan Asing/dalam negeri  Jenis Dokumen

27  Katalogisasi AACR  Deskripsi ISBD-M, ISBD-S  Kode Lokasi (Kode Huruf Kendaraan Bermotor)  Format standard utk Komunikasi data bibliografis : (MARC21, Doblin Core, etc.) (MARC21, Doblin Core, etc.)

28 Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pengemb.Staf danSarana Akademis Unit Koordinasi kegiatan Perpustakaan Jakarta

29

30

31 Perpustakaan National Republik Indonesia Jakarta

32

33

34 Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Jakarta

35

36


Download ppt "PENGANTAR ORGANISASI INFORMASI Sistem Temu Kembali Informasi (Information Retrieval System) Modul 5 M. Nidzomuddin 28 September 2012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google