Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 1 Aghna Swastika Fitri (J2F006003) Farisa Prima Dhyani (J2F008025) Massinangling G (J2F008046) Rias Kumalasari Devi (J2F008065)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 1 Aghna Swastika Fitri (J2F006003) Farisa Prima Dhyani (J2F008025) Massinangling G (J2F008046) Rias Kumalasari Devi (J2F008065)"— Transcript presentasi:

1 Kelompok 1 Aghna Swastika Fitri (J2F006003) Farisa Prima Dhyani (J2F008025) Massinangling G (J2F008046) Rias Kumalasari Devi (J2F008065)

2 1. Protocol Hierarchies 2. Design Issues for the Layers 3. Connection-Oriented and Connectionless Services 4. Service Primitives 5. The Relationship of Services to Protocols

3  Protokol adalah sekumpulan aturan yang mengatur interaksi antar dua pihak atau lebih  Protokol komunikasi/jaringan: protokol yang digunakan untuk mengatur interaksi antar proses-proses yang ada dalam jaringankomputer  Protokol mendefinisikan: – Layanan yang disediakan – Asumsi lingkungan yang digunakan, termasuk layanan lapis sebelumnya yang digunakan – Tipe dan format pesan – Algoritma/aturan yang menjamin konsistensi pertukaran pesan

4  Layers, protocols, and interfaces.

5  Networks diorganisasikan kedalam sederetan layer-layer  Setiap layer memberikan layanan kepada layer diatasnya, dan menggunakan layanan dari layer dibawahnya.  Layer N pada satu mesin berkomunikasi dengan layer N pada mesin lainnya (disebut sebagai peer), menggunakan aturan/protokol tertentu.  Data dikirimkan melalui layer dibawahnya.  Interface antar layer yang bersebelahan mendefinisikan operasi primitif dan layanan yang disediakan

6  The philosopher-translator-secretary architecture.

7 a.Addressing Addressing level Addressing scope Connection identifiers Addressing mode b.Error Control c.Flow Control d.Multiplexing e.Routing

8  Tingkat dalam arsitektur di mana entitas memiliki nama alamat yang unik untuk setiap sistem akhir (komputer) dan router  Tingkat Jaringan alamat IP atau alamat internet (TCP / IP)  Jaringan layanan akses point atau NSAP (OSI)  Proses dalam sistem Nomor port (TCP / IP)  Layanan jalur akses atau SAP (OSI)

9  Global nonambiguity mengidentifikasi alamat global sistem yang unik. Hanya ada satu sistem dengan alamat X.  Global penerapan Hal ini mungkin pada setiap sistem (alamat ada) untuk mengidentifikasi sistem lainnya (alamat) dengan alamat global sistem yang lain. Alamat X mengidentifikasi sistem manapun pada jaringan misal: Alamat MAC pada IEEE 802 jaringan

10  Transfer data berorientasi koneksi (sirkuit virtual)  Alokasikan nama koneksi selama fase transfer  Mengurangi overhead  Sebagai pengenal koneksi yang lebih pendek dari alamat global  Routing mungkin sudah ditetapkan dan diidentifikasi dengan nama koneksi  Entitas mungkin ingin beberapa sambungan- multiplexing

11  Alamat biasanya mengacu pada sistem tunggal  Alamat Unicast Dikirim ke satu mesin atau pengguna melalui alamat semua entitas dalam domain  Broadcast Dikirim ke semua mesin atau pengguna melalui alamat subset dari entitas dalam domain  Multicast Dikirim ke beberapa mesin atau sekelompok pengguna

12  Menjaga kendali informasi dan data dari kehilangan atau kerusakan. Dalam hal ini menjalankan dua fungsi terpisah, yaitu deteksi error dan transmisi ulang.  Menjaga terhadap kerugian atau kerusakan akibat kesalahan deteksi  Pengirim menyisipkan paket untuk mendeteksi kesalahan bit. Penerima akan memeriksa bits. Jika OK atau sesuai, mengakui paket tersebut. Jika error, membuang paket tersebut.  Retransmisi Jika tidak ada mengakui dalam waktu tertentu,maka akan dikirimkan kembali. Dilakukan di berbagai tingkat

13  Mengatur jumlah atau rate data yang dikirim.  Dilakukan dengan menerima entitas  Membatasi jumlah atau tingkat data  Berhenti dan menunggu  Dibutuhkan pada aplikasi serta lapisan jaringan

14  Koneksi multiple kedalam sistem tunggal.  Mendukung beberapa sambungan pada satu mesin  Pemetaan beberapa sambungan pada satu tingkat ke koneksi tunggal pada yang lainnya.  Membawa jumlah koneksi pada satu kabel serat optik  Menggabungkan atau garis ikatan ISDN untuk mendapatkan bandwidth

15 Fungsi sebenarnya adalah routing paket dari mesin sumber ke mesin tujuan. Algoritma Routing merupakan bagian dari lapisan jaringan yang bertanggung jawab untuk memutuskan paket dapat masuk jalur atau tidak. Jika subnet menggunakan datagram internal, keputusan dibuat untuk setiap packet. Data tiba pada subnet menggunakan virtual circuit keputusan dibuat hanya ketika sebuah sirkuit virtual baru sedang dibentuk. Algoritma Routing memiliki sifat tertentu : kebenaran, kesederhanaan, kekokohan, stabilitas, keadilan dan optimal.

16 Six different types of service.

17  Dua teknik berbeda yang digunakan dalam komunikasi data untuk mentransfer data. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Mereka adalah metode sambungan yang berorientasi dan metode connectionless: * Connection-Oriented (Membutuhkan koneksi berorientasi) sambungan sesi (analog dengan panggilan telepon) dibentuk sebelum data dapat dikirim. Metode ini sering disebut sebagai layanan jaringan "terpercaya". Hal ini dapat menjamin bahwa data yang akan tiba dalam urutan yang sama. layanan koneksi berorientasi mengatur hubungan virtual antara sistem akhir melalui jaringan. * Connectionless (Tanpa koneksi) Tidak memerlukan koneksi sesi antara pengirim dan penerima. Pengirim hanya mulai mengirim paket (disebut datagram) ke tujuan. Layanan ini tidak memiliki keandalan dari metode koneksi berorientasi, tetapi berguna untuk transfer burst berkala. Sebuah jaringan connectionless menyediakan layanan minimal.

18 Five service primitives for implementing a simple connection-oriented service.

19  Primitif berarti operasi pelayanan. Dalam jaringan komputer terdiri dari satu set primitif. Harus digunakan oleh pengguna untuk mengakses layanan primitif service.meminta untuk melakukan beberapa tindakan atau untuk melaporkan pada primitif action. Listen berarti blok sedang menunggu untuk koneksi masuk. Connect berarti untuk membuat sambungan. Receive berarti blok sedang menunggu untuk pesan masuk. Send berarti untuk mengirim pesan. Disconnect berarti untuk mengakhiri sambungan.

20 Packets sent in a simple client-server interaction on a connection-oriented network.

21 The relationship between a service and a protocol.

22  Layanan adalah satu set primitif (operasi) yang disediakan lapisan untuk lapisan di atasnya.  Layanan mendefinisikan operasi apa pada layer yang dipersiapkan untuk dilakukan atas kepentingan user.  Layanan tidak menjelaskan bagaimana operasi-operasi dilaksanakan.

23  Protokol adalah satu set aturan yang mengatur format dan arti dari paket, atau pesan yang dipertukarkan oleh entitas peer dalam layer.  Entitas menggunakan protokol untuk menerapkan definisi layanan mereka.  Bebas untuk mengubah protokol.

24 Layanan  Berhubungan dengan Interface atau antarmuka di antara layer  tipe data abstrak atau objek dalam bahasa berorientasi objek Protokol  berhubungan dengan paket yang dikirim antara entitas peer pada mesin yang berbeda  Imlpementasi dari layanan.


Download ppt "Kelompok 1 Aghna Swastika Fitri (J2F006003) Farisa Prima Dhyani (J2F008025) Massinangling G (J2F008046) Rias Kumalasari Devi (J2F008065)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google