Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NARCOTIC NARKOSIS NAR (NARKOTIKA) ZAT ATAU OBAT DR TANAMAN ATAU BKN TANAMAN, SINTETIS / SEMI SINTETIS DPT TURUN ATAU RUBAH SADAR, KURANGI SAMPAI HILANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NARCOTIC NARKOSIS NAR (NARKOTIKA) ZAT ATAU OBAT DR TANAMAN ATAU BKN TANAMAN, SINTETIS / SEMI SINTETIS DPT TURUN ATAU RUBAH SADAR, KURANGI SAMPAI HILANG."— Transcript presentasi:

1

2

3

4 NARCOTIC NARKOSIS NAR (NARKOTIKA) ZAT ATAU OBAT DR TANAMAN ATAU BKN TANAMAN, SINTETIS / SEMI SINTETIS DPT TURUN ATAU RUBAH SADAR, KURANGI SAMPAI HILANG RASA NYERI DAN DPT TIMBUL KETERGANTUNGAN CONTOH :yg sering disalahgunakan GANJA, HEROIN, COCAIN, OPIUM, MORPHIN, SABU2

5 TANAMAN GANJA / MARIJUANA Ganja kering siap konsumsi

6 Opium (papaver Somniferum) adalah bahan pembuatan candu-morfin-heroin /putauw CANDU MORFIN HEROIN ATAU PUTAUW

7 SABU-SABU EXTACY

8 ZAT ATAU OBAT, ALAMIAH MAUPUN SINTETIS, BUKAN NARKOTIKA YG BERKHASIAT PSIKOAKTIF MELALUI SUSUNAN SARAF PUSAT YG MENYEBABKAN PERUBAHAN KHAS PADA AKTIFITAS MENTAL DAN MERUBAH PRILAKU CONTOH : yg sering disalahgunakan LEXOTAN, WINTHROP INDUSTRIE KO (PSIKOTROPIKA )

9 PIL KOPLO

10 BA ( BAHAN ADIKTIF ) BAHAN ATAU ZAT BUKAN NARKOTIKA MAUPUN PSIKOTROPIKA TAPI DAPAT MENIMBULKAN KETERGANTUNGAN CONTOH : ALKOHOL ( MINUMAN KERAS ) KAFEIN ( K O P I ) NIKOTIN ( R O K O K ) TINER, BENSIN, SPIRTUS ( ZAT YG MUDAH MENGUAP) (DIATUR DI KEPRES DAN PERDA MASING-2 DAERAH )

11 SITUASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI WILAYAH JOMBANG

12 NOTAHUNKASUSTERSANGKAKET

13 DATA KASUS NARKOBA TAHUN 2009 DIBANDING TAHUN 2010 KASUS 2009 = = 65. TERSANGKA 2009 = = 79. BARANG BUKTI GANJA = 1,60 GR, 1 LNTNG & 1 BTG DOUBLE L = BTR DOUBLE L = BTR SABU = 2,597 GRM WINTHROP INDUSTRIE = 9 BTR SABU = 0,46 GRM

14 . KASUS = 65 TERSANGKA = 79.. BARANG BUKTI SABU = 2,597 GRAM DOUBLE L = BUTIR. DATA UNGKAP KASUS NARKOBA SAT RESKOBA POLRES JOMBANG DAN JAJARAN PERIODE TAHUN 2010

15 KONSUMEN = 9 ORG PENGEDAR = 70 ORG DATA KASUS NARKOBA TAHUN 2010 MENURUT TERSANGKA

16 PELAJAR/MAHASISWA = 10 ORG TANI = 7 ORG SWASTA = 53 ORG PNS = 3 ORG LAIN-LAIN = 6 ORG DATA KASUS NARKOBA TAHUN 2010 MENURUT PROFESI

17 PEMUKIMAN = 32 TERMINAL = 1 PASAR = 1 TEMPAT WISATA = 2 DATA KASUS NARKOBA TAHUN 2010 MENURUT TKP LAIN – LAIN = 7 JL. UMUM = 22

18 DATA UNGKAP KASUS NARKOBA POLRES JOMBANG DAN JAJARAN TAHUN 2010 MENURUT USIA TSK KET : TH: 4 ORANG TH: 12 ORANG TH: 24ORANG TH: 22ORANG TH: 7ORANG TH: 5ORANG TH: 4ORANG 45 TH KEATAS: 1ORANG

19  ILLICIT PRODUCTION (PRODUKSI GELAP)  ILLICIT TRAFFICKING (PEREDARAN GELAP)  DRUG ABUSE (PENYALAHGUNAAN)

20 PERMASALAHAN 1. DARI TAHUN KE TAHUN HASIL UNGKAP KASUS NARKOBA MENINGKAT 2. MASYARAKAT MASIH ENGGAN MEMBERI INFORMASI KPD POLISI TTG LAHGUN NARKOBA 3. SANKSI HUKUMAN BELUM MEMBERIKAN EFEK JERA THD PELAKU KEJAHATAN NARKOBA 4. SEMAKIN BANYAKNYA PRODUKSI GELAP NARKOBA ( HOME INDUSTRI / PABRIK ILLEGAL ) 5.MODUS OPERANDI KEJAHATAN NARKOBA SEMAKIN CANGGIH MEMAKAI TRANSFER BANK, IT, DLL

21

22 Dampak buruk A. Aspek Fisik 1. Badan sakit sakitan 2. Mudah tertular HIV-AIDS 3. Sek bebas, ganti-ganti pasangan 4. Rela jual diri ( Prostitusi ) 5. Menimbulkan Ketergantungan – Over Dosis - Mati

23 Dampak buruk B. Aspek Sosial 1. Ancaman bagi keluarganya 2. Ancaman bagi masy lingkungannya 3. Sering melakukan Kriminal 4. Menimbulkan Laka Lantas 5. Korupsi / mencuri C. Aspek Strategis Merusak moral dan Patriotisme atau rasa cinta tanah air generasi muda, mengancam ketahanan Nasional dan Runtuhnya Negara Kesatuan RI

24 OTAK normalabnormal normalabnormal ORGAN REPRODUKSI HATI PEMBULUH DARAH PAYUDARA TENGGOROKAN PARU MATA GIGI / MULUT JANTUNG GINJAL SUMSUM TULANG JANIN SALURAN PENCERNAAN NARKOBA

25 AKIBATKAN KERUSAKAN SYARAF OTAK OTAK BEBAS NARKOBA OTAK AKIBAT GANJA OTAK AKIBAT EXTACY / SABUOTAK AKIBAT HEROIN / PUTAUW

26 PEMAKAI COCAIN SETELAH 10 TH

27

28 UPAYA PENANGGULANGAN NARKOBA EDUKATIF : PATROLI DAN PEMBINAAN LINGKUNGAN. - CEGAH PEREDARAN NARKOBA MELALUI WASDAL JALUR RESMI DAN JALUR EDAR GELAP KERMA INSTANSI TERKAIT. - MENGAWASI JUMLAH & JENIS NARKOTIKA DIMANA PEMANFAATANNYA HANYA UTK PENGOBATAN DAN IPTEK - CEGAH PEMANFAATAN KONDISI GEOGRAFI INDONESIA OLEH SINDIKAT NARKOBA DG CARA AWASI PANTAI DAN BANDARA SERTA JALUR DARAT PINTU MASUK KE IND /JTM - PENYULUHAN, SEMINAR, DISKUSI, SARESEHAN, WORKSHOP PELATIHAN DAN TALK SHOW KPD SELURUH LAPISAN MASY PREVENTIF PRE-EMTIF

29 - KERJASAMA DENGAN RSKO DAN DEPKES - KERJASAMA LSM PEMERHATI NARKOBA - KERJASAMA DENGAN PONDOK PESANTREN PENEGAKKAN HUKUM DENGAN CARA : - MEMUTUSKAN JALUR EDAR GELAP NARKOBA - MENGUNGKAP JARINGAN SINDIKAT NARKOBA - MENGUNGKAP MOTIVASI/LATAR BELAKANG PENYALAHGUNAAN NARKOBA TREATMENT & REHABILITASI REPRESIF UPAYA PENANGGULANGAN NARKOBA

30 PRE EMPTIF Dengan PATROLI DAN RAZIA NARKOBA

31 PENCEGAHAN Primer Sekunder Tersier Berbasis Keluarga Berbasis Sekolah Berbasis Temp.Kerja Berbasis Institusi Berbasis Organisasi Berbasis Masyarakat Berbasis Media Masa ADVOKASILUHPENDIKLAT - PREEMTIVE - PROMOTIF - KOMUNIKASI INFORMASI, EDUKASI - HIGH RISK - PARTISIPASI SASARAN STRATEGI PENDEKATAN PROGRAM/KEGIATAN

32 PREVENTIFPREVENTIF PENYULUHAN SOSIALISASI PELATIHAN

33 PENEGAKANHUKUM Individu Aparat Institusi BINKUMPERPUDIKLAT INTELEJEN KONTRA INTEL JALUR LEGAL INTERDIKSI INVESTIGASI PREKUSOR SASARAN STRATEGI PENDEKATAN PROGRAM/KEGIATAN PENGAWASAN PELAPORAN DAN PENGENDALIAN NARKOBA DEMI TEGAKNYA SUPREMASI HUKUM

34 REPRESIFREPRESIF 1.MEMUTUS JALUR EDAR GELAP 2.MEMNGUNGKAP JARUNGAN SINDIKAT PENEGAKKAN HUKUM TEGAS DAN KONSISTEN SESUAI U U 3. MEMUSNAHKAN BB 4. MENGUNGKAP LATAR BELAKANG LAHGUN NARKOBA

35

36 MASING-MASING 50 BUTIR BERISI 30 BUTIR MASING-MASING 50 BUTIR

37

38 TERAPIREHABILITASI Individu Institusi Penyedia MEDISSOSIALDIKLAT RISET TERPADU REHAB MEDIS REHAB SOSIAL PARTISIPASI SASARAN STRATEGI PENDEKATAN PROGRAM/KEGIATAN OPTIMALISASI SARANA DAN PRASARANA T/R PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN T/R PENGEMBANGAN METODOLOGI T/R

39 Ancaman Hukuman

40

41 1. PEMILIKAN : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 112 : (1) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan atau menguasai Narkotika Gol I bukan tanaman = Penjara 4-12 th dan denda Rp 800 juta - Rp 8 M (2) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan / menguasai Narkotika Gol I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram = Penjara seumur hidup / 5-20 th dan denda maks Rp. 8 M + 1/3 PASAL 111 : (1) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan / menguasai Narkotika Gol I bentuk tanaman = Penjara 4-12 th dan denda Rp 800 juta - Rp 8 M (2) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan / menguasai Narkotika Gol I bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kg / 5 batang pohon = Penjara seumur hidup / 5-20 th dan denda maks Rp. 8 M + 1/3

42 PASAL 122 : (1) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan / menguasai Narkotika Gol III bentuk tanaman = Penjara 2-7 th dan denda Rp 400 juta - Rp 3 M (2) Memiliki,menyimpan utk dimiliki / utk persediaan / menguasai Narkotika Gol III beratnya melebihi 5 gram = 3-10 th dan denda maks Rp. 3 M + 1/3 PASAL 117 : (1) Memiliki,menyimpan utk dimiliki atau utk persediaan atau menguasai Narkotika Gol II bukan tanaman = Penjara 3-10 th dan denda Rp 600 juta - Rp 5 M (2) Memiliki,menyimpan utk dimiliki atau utk persediaan atau menguasai Narkotika Gol II beratnya melebihi 5 gram = Penjara 5-15 th dan denda maks Rp. 5 M + 1/3

43 PASAL 113 : (1) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol I = Penjara th dan denda Rp 1 M -Rp. 10 M (2) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol I dlm bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kg / 5 batang pohon / bukan tanaman melebihi 5 gram = Pidana mati, penjara seumur hidup / th dan denda maks Rp. 10 M + 1/3 2. PRODUKSI, EKSPOR, IMPOR & MENYALURKAN : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 118 : (1) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol II = Penjara th dan denda Rp 800 juta - Rp. 8 M (2) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol II dlm beratnya melebihi 5 gram = Pidana mati, penjara seumur hidup / th dan denda maks Rp. 8 M + 1/3 PASAL 123 : (1) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol III = Penjara th dan denda Rp 600 juta - Rp. 5 M (2) Memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Gol III dlm beratnya melebihi 5 gram = Pidana mati, penjara seumur hidup / th dan denda maks Rp. 5 M + 1/3

44 3. JUAL / BELI / MENAWARKAN UTK DIJUAL : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 114 : (1)Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol I = Penjara seumur hidup / th dan denda Rp. 1 M - Rp 10 M (2)(2) Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol I bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kg / 5 batang pohon / bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram = Penjara mati / seumur hidup / th dan denda maks Rp. 10 M + 1/3 PASAL 119 : (1)Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol II = Penjara th dan denda Rp. 800 juta - Rp 8 M (2)(2) Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol II beratnya melebihi 5 gram = Penjara mati / seumur hidup / th dan denda maks Rp. 8 M + 1/3 PASAL 124 : (1)Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol III = Penjara th dan denda Rp. 600 juta - Rp 5 M (2)(2) Menawarkan utk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dlm jual beli / menukar Narkotika Gol III beratnya melebihi 5 gram = Penjara mati / seumur hidup / th dan denda maks Rp. 5 M + 1/3

45 4. MEMBAWA / MENGIRIM : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 115 : (1) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol I = Penjara 4-12 th dan denda Rp. 800 juta – Rp. 8 M (2) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol I bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kg / 5 batang pohon / bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram = Penjara seumur hidup / th dan denda Rp. 8 M + 1/3 PASAL 120 : (1) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol II = Penjara 3-10 th dan denda Rp. 600 juta – Rp. 5 M (2) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol II beratnya melebihi 5 gram = Penjara th dan denda Rp. 5 M + 1/3 PASAL 125 : (1) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol III = Penjara 2-7 th dan denda Rp. 400 juta – Rp. 3 M (2) Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Gol III beratnya melebihi 5 gram = Penjara th dan denda Rp. 3 M + 1/3

46 PASAL 116 : (1)Menggunakan Narkotika Gol I terhadap orang lain / memberikan Narkotika Gol I utk digunakan orang lain = Penjara th dan denda Rp. 1 M – Rp. 10 M (2) Menggunakan Narkotika terhadap orang lain atau memberikan Narkotika Gol I utk digunakan orang lain mengakibatkan orang lain mati / cacat permanen = Pidana mati, Penjara seumur hidup / th dan denda max Rp. 10 M + 1/3 5. MEMBERIKAN NARKOTIKA KEPADA ORANG LAIN : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 121 : (1)Menggunakan Narkotika Gol II terhadap orang lain / memberikan Narkotika Gol II utk digunakan orang lain = Penjara th dan denda Rp. 800 juta – Rp. 8 M (2) Menggunakan Narkotika terhadap orang lain atau memberikan Narkotika Gol II utk digunakan orang lain mengakibatkan orang lain mati / cacat permanen = Pidana mati, Penjara seumur hidup / th dan denda max Rp. 10 M + 1/3 PASAL 121 : (1)Menggunakan Narkotika Gol III terhadap orang lain / memberikan Narkotika Gol III utk digunakan orang lain = Penjara th dan denda Rp. 600 juta – Rp. 5 M (2) Menggunakan Narkotika terhadap orang lain atau memberikan Narkotika Gol III utk digunakan orang lain mengakibatkan orang lain mati / cacat permanen = Penjara th dan denda max Rp. 5 M + 1/3

47 TIDAK MELAPOR PIDANA KURUNGAN MAKS 6 BULAN DAN DENDA Rp. 1 JUTA ORANG TUA/ WALI PECANDU YG BELUM CKP UMUR WAJIB MELAPORKAN KPD PEJABAT PEMERINTAH UTK MENDAPATKAN PENGOBATAN ATAU PERAWATAN PSL 86 (1) PECANDU NARKOTIKA YG TELAH CKP UMUR WAJIB MELAPORKAN ATAU DILAPORKAN OLEH KELUARGANYA KPD PEJABAT PEMERINTAH UTK MENDAPATKAN PENGOBATAN ATAU PERAWATAN PSL 88 PIDANA KURUNGAN MAKS 6 BULAN DAN DENDA Rp. 2 JUTA PIDANA KURUNGAN MAKS 3 BULAN DAN DENDA Rp. 1 JUTA PECANDU TDK MELAPOR KELUARGA TDK MELAPOR

48

49 PASAL 59 (1) a : a. Memiliki, menyimpan dan atau membawa Psikotropika Gol I b. Dilakukan scr terorganisasi c. Dilakukan oleh korporasi PASAL 62 : Memiliki, menyimpan dan atau membawa Psikotropika Gol II,III dan IV Ketentuan Pidana : a.Penjara min 4 tahun maks 15 tahun dan denda min Rp. 15 juta makx Rp. 750 juta b.Penjara mati / seumur hidup / maks 20 tahun dan denda Rp. 750 juta c.Denda Rp. 5 M Penjara max 5 tahun dan denda maks Rp. 100 juta 1. PEMILIKAN : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan :

50 PASAL 59 (1) b : a. Memproduksi dan atau menggunakan bahan proses produksi Psikotropika Gol I b. Dilakukan scr terorganisasi c. Dilakukan oleh korporasi PASAL 60 (1) a : Memproduksi dan atau menggunakan bahan proses produksi Psikotropika Gol II,III dan IV Ketentuan Pidana : a.Penjara min 4 tahun maks 15 tahun dan denda min Rp. 15 juta makx Rp. 750 juta b.Penjara mati / seumur hidup / maks 20 tahun dan denda Rp. 750 juta c.Denda Rp. 5 M Penjara max 15 tahun dan denda maks Rp. 200 juta 2. PRODUKSI : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan :

51 a.Penjara min 4 tahun maks 15 tahun dan denda min Rp. 15 juta makx Rp. 750 juta b.Penjara mati / seumur hidup / maks 20 tahun dan denda Rp. 750 juta c.Denda Rp. 5 M Penjara max 15 tahun dan denda maks Rp. 200 juta Ketentuan Pidana : 3. PENGEDAR : Barang siapa tanpa hak melawan hukum melakukan : PASAL 59 (1) b : a. Mengedarkan Psikotropika Gol I tidak memenuhi ketentuan b. Dilakukan scr terorganisasi c. Dilakukan oleh korporasi PASAL 60 (1) b dan c : Mengedarkan Psikotropika Gol II,III dan IV tidak memenuhi standar dan atau persyaratan atau obat palsu

52 TIDAK MELAPOR PIDANA MAKS 1 TAHUN DAN DENDA MAKS Rp. 20 JUTA MASYARAKAT WAJIB MELAPORKAN KPD PIHAK BERWENANG BILA MENGETAHUI PSIKOTROPIKA YG DISALAHGUNAKAN DAN ATAU DIMILIKI SECARA TIDAK SAH ( PSL 54 )

53 PERAN SERTA MASYARAKAT PASAL 54 UU No. 5 / 1997 PASAL 104 s/d 108 UU No.35 / 2009 (1). MASYARAKAT MEMPUNYAI KESEMPATAN YG SELUAS LUASNYA DLM MEMBANTU UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA ( P 4 G N ) (2). MASYARAKAT WAJIB LAPOR BILA MENGETAHUI ADANYA LAHGUN DAN EDAR GELAP NARKOBA (3). PEMERINTAH WAJIB MENJAMIN KEAMANAN DAN MELINDUNGI PELAPOR SEBAGAIMANA AYAT (2) DIATAS

54 MEMBERANTAS NARKOBA BUKAN TUGAS POLISI SAJA TAPI SEMUA ELEMEN HARUS BERPERAN AKTIF SESUAI DNG PERANNYA 1.PEMERINTAH PUSAT & DAERAH PERLU MENGGALI KEBIJAKAN PROGRAM P4GN YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DAN PELAKSANAANNYA DAPAT DIPADUKAN DENGAN PROGRAM PEMBANGUNAN LAINNYA 2. SELURUH KOMPONEN TERKAIT HRS IKUT MENSOSIALISASIKAN P4GN AGAR DAPAT DIMENGERTI & DIIKUTI OLEH MASYARAKAT SHG MANFAATNYA DPT DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT SENDIRI 3. POLRI, JAKSA, HAKIM DAN SEMUA INSTANSI HARUS DAPAT MEMENUHI KEINGINAN MASYARAKAT (DUNIA USAHA) YG INGIN BERPARTISIPASI AKTIF DLM SETIAP UPAYA PENCEGAHAN/ PENANGULANGAN BAHAYA NARKOBA

55 PENANGANAN DAN KOMITMEN POLITIS YG TINGGI, SUMBER DAYA YG MEMADAI, DAN HARUS TERLEMBAGA SERTA KONSISTEN PEMERINTAH SELAIN HARUS MENEMPATKAN P4GN PADA POSISI STRATEGIS DAN SEJAJAR DGN PROGRAM LAINNYA, JUGA HARUS MENGEDEPANKAN KEMITRAAN (PARTNERSHIP) DALAM PELAKSANAAN OPERASIONALNYA NARKOBA AKAN TETAP ADA KARENA UNTUK OBAT DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN UNTUK ITU PERLU ADANYA PENGATURAN, PENGAWASAN, PENGENDALIAN DLM PENGGUNAANNYA SECARA KETAT, TERUKUR DAN DPT DIPERTANGGUNG JAWABKAN

56 HASIL YG DIHARAPKAN - MENURUNNYA ANGKA PENYALAHGUNAAN & EDAR GELAP - TERSEBARNYA INFORMASI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA - TERWUJUTNYA KESADARAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT MELALUI PARTIPASI AKTIF DALAM CEGAH & TANGKAL NARKOBA - TERWUJUDNYA MASYARAKAT INDONESIA BEBAS NARKOBA

57 KOMITMEN UNTUK MEMBERANTAS PENYALAHGUNAAN NARKOBA TIDAK HANYA DIUCAPKAN DENGAN KATA – KATA, MELAINKAN DIWUJUDKAN DALAM SUATU TINDAKAN YANG NYATA.

58


Download ppt "NARCOTIC NARKOSIS NAR (NARKOTIKA) ZAT ATAU OBAT DR TANAMAN ATAU BKN TANAMAN, SINTETIS / SEMI SINTETIS DPT TURUN ATAU RUBAH SADAR, KURANGI SAMPAI HILANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google