Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nama: 1. Iswahyudi 13.0305.0003 2. Silvia Nur H13.0305.0017 3. Nia Azmi Annisa13.0305.0020 4. Warashinta13.0305.0028 5. Zumrotul Inayah13.0305.0033 6.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nama: 1. Iswahyudi 13.0305.0003 2. Silvia Nur H13.0305.0017 3. Nia Azmi Annisa13.0305.0020 4. Warashinta13.0305.0028 5. Zumrotul Inayah13.0305.0033 6."— Transcript presentasi:

1 Nama: 1. Iswahyudi Silvia Nur H Nia Azmi Annisa Warashinta Zumrotul Inayah Erin Khoiriyah Annisa Nur Khusnul Lufiana Titik, Garis, Dan Bidang

2 A. Pengertian Titik, Garis, Dan Bidang  Pengertian Titik Suatu titik ditentukan oleh letaknya dan tidak mempunyai besaran. Sebuah titik dilukiskan dengan noktah dan biasanya dinotasikan dengan huruf kapital seperti A, B, Contoh A B

3  pengertian garis Garis merupakan himpunan titik-titik tidak terbatas banyaknya, garis dinotasikan dengan huruf kecil, seperti g, h,  pengertian garis Garis merupakan himpunan titik-titik tidak terbatas banyaknya, garis dinotasikan dengan huruf kecil, seperti g, h, Contoh g h

4  Pengertian Bidang Sebuah bidang (yang dimaksud: bidang datar) dapat diperluas sekehendak kita bidang biasanya digambarkan dengan bentuk persegi, persegi panjang, atau jajaran genjang.  Pengertian Bidang Sebuah bidang (yang dimaksud: bidang datar) dapat diperluas sekehendak kita bidang biasanya digambarkan dengan bentuk persegi, persegi panjang, atau jajaran genjang. Contoh

5 B.Konsep-Konsep/ Teorema- Teorema Hubungan 1. Kedudukan titik terhadap garis a.Titik terletak pada garis Sebuah titik dikatakan terletak pada garis g apabila titik tersebut dapat dilalui oleh garis Contoh - titik A dan titik C (pada gambar diatas)

6 b. Titik diluar garis Sebuah titik dikatakan terletak diluar garis apabila titik tersebut tidak dapat dilalui oleh garis Contoh - titik B (pada gambar dibawah)

7 2. Kedudukan titik terhadap bidang a.Titik terletak pada bidang (A) Sebuah titik dikatakan terletak pada bidang ɑ apabila titik tersebut dapat dilalui oleh bidang ɑ Contoh - titik A (pada gambar diatas)

8 b.Titik diluar bidang (B) Sebuah titik dikatakan berada diluar bidang ɑ apabila titik tersebut tidak dapat dilalui oleh bidang ɑ Contoh - titik B (pada gambar dibawah)

9 C. Kedudukan Garis Terhadap Garis a. Dua garis berpotongan Dua buah garis dikatakan berpotongan apabila kedua garis itu terletak pada sebuah bidang, dan memiliki sebuah titik persekutuan. Titik persekutuan ini disebut titik potong. Jika dua buah garis berpotongan pada lebih dari satu titik potong maka disebut berhimpit

10 b.Dua garis sejajar Dua buah garis dikatakan sejajar apabila kedua garis itu terletak pada sebuah bidang, tanpa memiliki satupun titik persekutuan.

11 c. Dua garis bersilangan Dua buah garis dikatakan bersilangan(tidak berpotongan dan tidak sejajar) apabila kedua garis itu tidak terletak pada sebuah bidang.

12 D. Contoh Soal Dan Pembahasan  Tentukan: Titik-titik yang terletak pada garis AB=…. Titik-titik yang diluar garis AB=… Titik-titik yang diluar bidang ABCD=…  Tentukan: Titik-titik yang terletak pada garis AB=…. Titik-titik yang diluar garis AB=… Titik-titik yang diluar bidang ABCD=…

13  Pembahasan : Titik A dan B titik E, F, D, dll Titik E, F, G, H

14 TERIMAKASIH ^_^


Download ppt "Nama: 1. Iswahyudi 13.0305.0003 2. Silvia Nur H13.0305.0017 3. Nia Azmi Annisa13.0305.0020 4. Warashinta13.0305.0028 5. Zumrotul Inayah13.0305.0033 6."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google