Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tentir Farmasi Modul Reproduksi 2009 Siepend divisi praktikum ‘T’

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tentir Farmasi Modul Reproduksi 2009 Siepend divisi praktikum ‘T’"— Transcript presentasi:

1 Tentir Farmasi Modul Reproduksi 2009 Siepend divisi praktikum ‘T’

2 Kasus I Ny. Anita, 22 th, dtg ke dokter u/ konsultasi kontrasepsi. 2 bln lalu melahirkan anak pertama. Skrg masih menyusui dan belum haid. Ingin hamil lagi 3 tahun kemudian. Ny. Anita akan mulai bekerja 1 bln lg. BB 50kg, TB 155cm, TF 110/70 mmHg Kontrasepsi apa yg cocok?

3 PERLU DIINGAT Sebelumnya, ada bbrp hal penting yg perlu ditanyain ke pasien oleh si dokter, yaitu – Menyusuinya eksklusif ato gak? – Hamil ato gak? – Siklus menstruasi berapa lama? Teratur atau gak? Pertanyaan2 kya gini penting bgt untuk ditanyain krn nantinya informasi2 ini yang bisa nentuin kita untuk ngasi alternatif2 alat kontrasepsi apa yg terbaik buat si pasien

4 PERLU DIINGAT Kita nantinya sebagai health provider bertugas BUKAN untuk memilihkan pasien untuk pakai alat kontrasepsi tertentu, tapi MENGINFORMASIKAN alat kontrasepsi apa yg cocok untuk pasien beserta kelebihan dan kekurangannya. Intinya kita cuma ngasi tahu doang. Keputusan akhirnya tetep di pasien. O iya, di tentir ini juga gak akan dijelasin gmana mekanisme kerja masing2 alat kontrasepsinya. Kita cuma nunjukkin yg mana yg cocok dan alasannya. Jadi yg mekanisme kerjanya mohon dibaca sendiri ya =)

5 Jawaban dan Pembahasan Ingin punya anak 3 tahun lagi  pakai yang reversibel (IUD, Pil kontrasepsi oral). Kontap langsung dicoret. Suntik hormonal dicoret jg karena reversibel tapi gak langsung efeknya. Menyusui (walaupun belum tahu eksklusif atau tidak)  pil oral kombinasi dicoret karena menurunkan kualitas dan kuantitas ASI IUD dan pil progestin bisa dipakai 2 bulan pasca melahirkan Dua-duanya merupakan alternatif, tetapi mungkin lebih baik IUD karena bisa jadi lebih ekonomis  tidak perlu repot-repot minum setiap hari, dan untuk jangka 3 tahun IUD akan lebih murah dibandingkan minum pil selama 3 tahun

6 IUD Keuntungannya: – Long term (ada yang bisa bertahan sampai 10 tahun) – Sangat efektif – Reversibel  begitu IUD dilepas, langsung bisa hamil lagi – Bisa dipasang langsung setelah melahirkan (kecuali yang IUD hormonal) Kekurangannya: – Efek samping  perubahan siklus menstruasi pada 3 bulan pertama – Pemasangan harus oleh tenaga kesehatan – Pengguna gak bisa stop pake IUD sendiri – Bisa keluar dari uterus tanpa pengetahuan pengguna

7 Pil progestin Kelebihannya: – Dapat digunakan pada ibu yang menyusui setelah 6 minggu pasca kelahiran. Kuantitas dan kualitas ASI tidak terpengaruh oleh kontrasepsi progestin. – Sangat efektif ketika menyusui. – Efek samping akibat progestin sangat rendah karena dosisnya yang sangat rendah juga – Reversibel Kekurangannya: – Pada wanita yang tidak menyusui dapat terjadi beberapa efek samping – Untuk memaksimalkan efek, pil diminum setiap hari pada waktu yang sama. Bahkan pada wanita yang tidak menyusui, jika terlambat beberapa jam mengkonsumsi pil ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan.

8 Kasus II Ny Miranda, 30 th, kerja di pabrik. Datang ke dokter atas anjuran suami untuk lepas sipral dan ingin ganti ke kontrasepsi lain. Selain kerja di pabrik, juga berjualan kue di rumah. BB 60kg, TB 165cm Kontrasepsi yang cocok?

9 Jawaban dan Pembahasan Sebenarnya kata dokternya kasus seperti ini agak susah karena datanya masih kurang. Makanya butuh informasi yang lengkap juga. Analisa dari kasus itu si suami keberatan dengan spiral yang dipasang pada istrinya mungkin karena mengganggu saat hubungan seksual, makanya minta ganti kontrasepsi lain Maka itu otomatis kontrasepsi MEKANIK langsung kita coret semua

10 Pilihannya sekarang hanya yang hormonal. (yang operatif mungkin jadi pilihan terakhir aja) Hormonal  Oral (kombinasi atau tunggal), suntik (kombinasi atau tunggal). Dua-duanya bisa dipakai karena tidak mengganggu hubungan seksual. Pada kasus dikatakan si istri kerja di pabrik dan jualan kue di rumah  disimpulkan bahwa si ibu ini SIBUK. Karena sibuk, mungkin lebih cocok digunakan suntik hormonal. Ditakutkan kalo pakai pil, si pasien kurang bisa disiplin untuk minum setiap hari secara teratur pada jam yang sama jg. Maka itu yang dianjurkan  SUNTIK HORMONAL

11 Suntik Kombinasi Keuntungannya: – Risiko thdp kesehatan kecil – Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri – Tidak perlu pemeriksaan dalam – Jangka panjang Kekurangannya: – Mual, sakit kepala, nyeri payudara pada 3 bulan pertama – Ketergantungan klien thdp pelayanan kesehatan – Terlambatnya pemulihan kesuburan setelah penghentian (reversibel tapi tidak langsung)

12 Suntik progestin Kelebihannya: – Efektivitas tinggi – Jangka panjang – Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri – Tidak pengaruh pada ASI – Dapat digunakan oleh pasien >35 tahun sampai perimenopause Kekurangannya: – Sering ditemukan gangguan haid – Sangat bergantung pada pelayanan kesehatan – Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikut (karena sifatnya depo) – Reversibel tapi tidak langsung

13 Kasus III Ny. Marsel, 26 th, punya 1 anak usia 1 th. Ingin menunda kehamilan berikutnya. 7 hari yg lalu mendapat haid. Kebiasaan Merokok. BB 75kg, TB 160cm, TD 150/100 mmHg Kontrasepsi yang cocok?

14 Jawaban dan Pembahasan Ny. Marsel hipertensi krn TD 150/100 dan merokok  Kontraindikasi untuk pemakaian kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen. IUD non hormonal, pil atau injeksi progestin dapat digunakan untuk Ny. Marsel Pembahasan kelebihan kekurangannya IUD dan pil/injeksi progestin udah di atas ya. Kasus ini memang agak membingungkan karena keterbatasan data. Jadi pilihan kontrasepsinya juga segitu2 aja. Kalo pesan dari fasil waktu itu yang penting tanya informasinya harus lengkap sperti yang tadi diatas udah ditulis.

15 Praktikum Farmasi Alat uji kesuburan Alat uji kehamilan Sediaan obat kontrasepsi (pil dan injeksi) Kondom

16 Alat uji kesuburan Baby Test  tes untuk mengetahui masa subur Yang dicek adalah hormon LH  karena saat ovulasi terjadi LH surge Pemeriksaan uji kesuburan ini dilakukan 5 hari berturut-turut. Biasanya dalam 1 kemasan ada 5 strip

17 Cara pemakaian Kita perkirakan masa ovulasinya kapan. Hitung siklus menstruasi, kalau bisa minimal 3 bulan terakhir, cari rata-ratanya. Perkiraan ovulasi dihitung dengan cara : panjang siklus menstruasi – 14 hari. Jadi misalnya panjang siklus menstruasi 30 hari  masa ovulasi = = hari ke 16 setelah menstruasi pertama 16 ± 2  pakai 5 hari berturut-turut  hari ke-14, 15, 16, 17, dan 18. Jika hasil pada hari pertama, kedua, ketiga negatif, dan keempat positif  artinya hari keempatnya itu dy subur  kalau memang ingin punya anak segera lakukan hubungan seksual. Jika kelima hari itu semua negatif, ulangi pada bulan depannya lagi.

18 Ini contoh kotaknya dan hasilnya. Pada strip ditemukan 1 garis merah  artinya negatif. Kalau ditemukan 2 garis  positif Cara melakukan tesnya, strip dicelupkan ke dalam urin sampai batas garis hitam itu, nanti dy akan merembes sendiri sampai ke atas dan akan menunjukkan langsung hasilnya.

19 Alat uji kehamilan Mirip dengan alat uji kesuburan Bedanya kalau yang ini ya untuk uji kehamilan atau tidak. Yang dicek adalah hormon hCG yang dihasilkan oleh janin Uji dengan urin Cara pakainya sama persis dengan uji kesuburan. Interpretasi hasil sama  1 garis merah negatif, 2 garis merah positif

20 Ini contoh hasil uji kehamilan menggunakan urin yang sudah disediakan oleh dept. farmasi Yang atas ada 2 garis merah menunjukkan hasil positif Yang bawah 1 garis merah menunjukkan hasil negatif (maaf fotonya agak blur)

21 Obat kontrasepsi hormonal (PIL) Gambar kiri atas dan kiri bawah  pil kombinasi monofasik Gambar kanan atas  pil kombinasi trifasik

22 Pil Kombinasi Ada 3 jenis pil kombinasi (estrogen + progestin) : – Monofasik  hormon aktif E/P dengan dosis yang sama pada 1 strip – Bifasik  hormon aktif E/P dengan 2 dosis yang berbeda pada 1 strip – Trifasik  hormon aktif E/P dengan 3 dosis yang berbeda pada 1 strip Ada 7 pil plasebo (biasanya warnanya putih)

23 Cara pemakaian Cara pemakaiannya tinggal diminum tiap hari pada waktu yang sama juga tiap harinya. Biasanya paling gampang diminum saat sebelum mau tidur Di belakang strip sudah ada hari-harinya, tinggal mengikuti saja Waktu penggunaan paling baik yaitu pada hari pertama haid

24 Ini contoh permukaan belakang stripnya (trifasik) Penggunaan dimulai dari yang warna merah sesuai dengan hari pertama haidnya. Jadi kalau misalkan dia hari pertama haidnya hari rabu, artinya dy harus minum pil hari rabu di yang warna merah itu.

25 Kalau tidak pada hari pertama haid, tetapi masih dalam jangka 7 hari pertama sejak hari pertama haid, juga boleh menggunakan pil tersebut, asalkan siklus menstruasinya normal. Kalau sudah 7 hari setelah hari pertama haid atau haidnya sudah berhenti, boleh juga diberikan pil kombinasi ini tetapi sebaiknya tidak melakukan hubungan seks untuk 7 hari berikutnya atau menggunakan kondom dan spermisida.

26 Injeksi hormonal Ini contoh sediaan untuk injeksi hormonal Yang paling kiri adalah Depo Progestin 50mg/ml. Injeksi ini dilakukan 1 bulan sekali Yang tengah adalah Depo provera 150mg/ml. Injeksinya dilakukan 3 bulan sekali Yang paling kanan adalah Cyclofem  ini contoh injeksi yang kombinasi (50mg Medroxyprogesterone acetate dan 10mg estradiol cypionate)

27 Kondom Kondom  alat kontrasepsi laki-laki Biasanya terbuat dari latex yang tipis dan sangat elastis Ada kondom wanita tapi agak jarang ditemukan, hanya beberapa tempat saja yang menyediakannya Efektivitas : 3 kehamilan dari 100 wanita pada tahun pertama jika digunakan dengan BENAR Kalau penggunaan kurang tepat  14 kehamilan dari 100 wanita.

28 Kondom Kondom biasanya dilapisi dengan lubrikan Dapat ditambahkan spermisida untuk meningkatkan efektivitasnya Tersedia dalam bentuk, ukuran, warna, dan tekstur yang bermacam-macam Ada yang bergerigi, ada yang warna merah, kuning, dll, ada yang beraroma buah-buahan, dan lainnya Tujuan  to increase libido and sexual enjoyment

29 Kelebihan dan Kekurangan Kelebihannya: – Mencegah STD (AIDS) jika digunakan dengan benar – Dapat digunakan kapanpun – Relatif aman karena tidak ada efek samping hormonal – Dapat dihentikan kapanpun – Dapat digunakan pada pria umur berapapun – Mudah didapatkan dan cukup murah Kekurangannya: – Dapat menyebabkan gatal untuk beberapa org tertentu – Dapat menurunkan sensasi berhubungan untuk pasangan tertentu – Membutuhkan waktu untuk memasang kondom saat penis ereksi – Jika disimpan terlalu lama atau terlalu panas dapat menurun kualitasnya – Tidak seefektif kontrasepsi lainnya – Harus dipasang dengan benar agar efektif

30 SEKIAN dan TERIMA KASIH Kalau ada yang mau ditanya, atau mau koreksi, atau mau nambahin, sangat dipersilahkan. Hubungi aja siepend praktikum,, atau mau langsung lewat milis juga boleh =) Jangan lupa belajar juga dari LTM teman2 yang ttg kontrasepsi krn disitu pasti dibahas dgn lebih lengkap. Semangat ya teman2!! =D


Download ppt "Tentir Farmasi Modul Reproduksi 2009 Siepend divisi praktikum ‘T’"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google