Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP PENANDINGAN dan PROSES PENYESUAIAN. 1. Menjelaskan hubungan antara konsep penandingan dengan dasar akrual di dalam akuntansi. 2.Menjelaskan alasan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP PENANDINGAN dan PROSES PENYESUAIAN. 1. Menjelaskan hubungan antara konsep penandingan dengan dasar akrual di dalam akuntansi. 2.Menjelaskan alasan."— Transcript presentasi:

1 KONSEP PENANDINGAN dan PROSES PENYESUAIAN

2 1. Menjelaskan hubungan antara konsep penandingan dengan dasar akrual di dalam akuntansi. 2.Menjelaskan alasan diperlukannya penyesuaian dan apa saja karakteristik ayat jurnal penyesuaian. 3.Mampu membuat ayat jurnal untuk akun yang memerlukan jurnal penyesuaian. 4. Mampu mengikhtisarkan proses penyesuaian dan mempersiapkan neraca saldo yang telah disesuaikan. 5.Menerapkan analisa vertikal guna membandingkan pos-pos laporan keuangan dengan pos lainnya dan dengan rata-rata industri. Tujuan Belajar Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu :

3 Mengapa perlu jurnal penyesuaian? Untuk memenuhi : 1. Konsep penandingan yg wajar antara pendapatan dengan beban (matching concept) supaya dihasilkan laba yang wajar. 2. Penggunaan konsep accrual basis (pendapatan dan beban harus diakui meskipun uang kas belum diterima atau dibayar) dalam menyusun laporan keuangan.

4 Konsep penandingan mendukung pelaporan pendapatan dan beban yang terjadi pada periode yang sama Menjual produk yang telah diiklankan Beban iklan Rp 10,000,000 di perhitungkan sebagai pengurang terhadap pendapatan th 2005 Membayar biaya iklan produk baru sebesar Rp 10,000,000 Rp 10,000,000 dicatat sebagai beban iklan 2 0 0 5

5 Konsep Penandingan Pendapatan – Beban = Laba/(Rugi) Revenues – Expenses = Net Profit/ (Net Loss)

6 2 Pendekatan : Pendekatan dalam menentukan Pendapatan dan Beban Basis Kas Basis Akrual

7 Pendekatan berbasis kas mencatat pendapatan dan beban di dalam laporan Laba Rugi bilamana kas diterima atau dibayarkan

8 Pendekatan berbasis akrual melaporkan pendapatan di dalam laporan Laba Rugi bilamana pendapatan terbentuk tanpa menunggu direalisasinya pendapatan tersebut.

9 Pendekatan berbasis Akrual Pendapatan dicatat saat pendapatan terbentuk Beban dicatat saat terealisir/ dikeluarkan Penandingan antara pendapatan dengan beban menghasilkan laba atau rugi Perlu adanya jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi Pendapatan dicatat saat pendapatan terbentuk Beban dicatat saat terealisir/ dikeluarkan Penandingan antara pendapatan dengan beban menghasilkan laba atau rugi Perlu adanya jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi

10 JURNAL PENYESUAIAN/ ADJUSTMENT ENTRIES Pada akhir periode akuntansi, beberapa akun buku besar dilaporkan sebesar saldonya tanpa perlu dilakukan perubahan-perubahan. Namun, beberapa akun buku besar lainnya memerlukan proses penyesuaian agar tiap akun menggambarkan posisi sebenarnya.

11 PERLUNYA …….(lanjt) Saldo akun-akun dalam sebuah entitas dicatat pada saat pembayar atau harga perolehan di awal periode. Pencatatan ini biasanya tidak dilakukan setiap hari sehingga pada akhir periode akuntansi akan dilaporkan terlalu besar. Jadi, adjustment diperlukan utk pemutakhiran saldo akun di akhir periode akuntansi

12 4 JENIS AKUN YG PERLU PENYESUAIAN 1.Beban yang ditangguhkan (deferred expenses) atau beban dibayar dimuka (prepaid expenses). Akun ini awalnya dicatat sbg aktiva dan dikemudian hari dialokasikan sbg beban seiring operasi normal perusahaan. Cth: perlengkapan dan asuransi dibayar dimuka 2.Pendapatan yang ditangguhkan (deferred revenue) atau pendapatan diterima dimuka (unearned revenue). Akun ini awalnya dicatat sbg kewajiban dan dikemudian hari dicatat dan diakui sbg pendapatan. Cth: sewa dibayar dimuka, premi yg diterima oleh prsh asuransi, dan uang muka pembangunan suatu proyek pembangunan gedung

13 4 jenis akun…….(lanjt.) 3. Beban akrual/beban yg masih harus dibayar (accrued expenses) Beban yg telah terjadi tetapi belum dicatat dalam akunnya. Cth: upah karyawan yg terutang dan harus dibayar pd akhir periode, beban depresiasi, beban pemakaian bahan, beban pajak 4. Pendapatan akrual/pendapatan yg masih harus diterima (accrued revenue) Pendapatan yg telah dihasilkan tetapi belum dicatat dalam akunnya. Cth: sewa alat yg disewakan ke pihak lain, telah diselesaikan jasa servis ke konsumen

14 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005 Neraca Saldo sebelum penyesuaian Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000

15 Harta Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

16 Kewajiban Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

17 Modal Pemilik Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

18 Pendapatan PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000

19 Beban Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

20 Daftar Akun PT. Usaha Jaya 1.Harta 11Kas 12Piutang dagang 14Perlengkapan 15Asuransi dibayar dimuka 17Tanah 18Peralatan kantor 19 Akumulasi depresiasi peralatan kantor 2.Kewajiban 21Hutang dagang 22Hutang gaji 23Piutang sewa 3.Modal pemilik 31Modal saham 32 Laba yang ditahan 33 Deviden 4.Pendapatan 41Pendapatan jasa 42Pendapatan sewa 5.Beban 51Beban gaji 52Beban sewa kantor 53Beban depresiasi 54Beban kantor 55Beban perlengkapan 56Beban asuransi 59Beban lain-lain

21 Jurnal penyesuaian (1) Prepayments (pembayaran dimuka) 1. Biaya/ beban dibayar dimuka Biaya dibayar tunai dan dicatat sbg harta ttp sebenarnya belum jatuh tempo pembayaran 2. Pendapatan yg diterima dimuka/ditangguhkan Kas yg diterima dan dicatat sbg hutang ttp sebenarnya belum dicatat sebagai penerimaan/ pendapatan oleh perusahaan.

22 Jurnal penyesuaian (2) Accruals (beban/ pendapatan yg terjadi) 1. Piutang pendapatan Telah diselesaikan jasa/ produk oleh perusahaan ttp belum dibayar tunai oleh konsumen 2. Hutang biaya/beban Terjadi biaya ttp belum dibayar oleh perusahaan

23 PREPAID EXPENSES (deferred expenses)

24 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005 Sebagian dari perlengkapan telah digunakan. Catatan per 31 Desember menunjukkan sisa perlengkapan Rp 760,000

25 12341234 Beban perlengkapan1 240 000 Perlengkapan1 240 000 Perlengkapan (pada neraca saldo) Rp 2,000,000 Sisa perlengkapan per 31 Desember – 760,000 Nilai perlengkapan yang terpakai Rp 1,240,000 31 Des 2005 31 Des 1,240,000 55 14 Perlengkapan So.2,000,000 Beban perlengkapan So. 800,000 14 55 2,040,000 760,000

26 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 Asuransi dibayar dimuka untuk periode 24 bulan pd awal Des 2005. Nilai pada neraca saldo belum mencerminkan jumlah premi yang menjadi beban untuk bulan Desember. PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

27 45674567 31 DesBeban asuransi100 000 Asuransi dibayar dimuka100 000 31 Des100,000 56 15 Asuransi dibayar dimuka So.2,400,000 Beban asuransi 15 56 2,300,000 NB : Nah,sekarang Anda telah mengetahui bagaimana arus proses posting dilakukan. Pada slide selanjutnya kita akan hilangkan tanda panah penunjuk postingnya.

28 Pengaruh bila tidak melakukan jurnal penyesuaian Laporan Laba Rugi Pendapatan dicatat benar XXXXX Beban dicatat terlalu rendah(100,000) Laba bersih dicatat terlalu tinggi 100,000 Neraca Harta dicatat terlalu tinggi 100,000 Kewajiban dicatat benar XXXXX Modal pemilik 100,000 Total kewajiban dan modal dicatat terlalu tinggi 100,000

29 Deferred revenue (Unearned revenue)

30 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 Biaya sewa diterima dimuka untuk 3 bulan sejumlah Rp 360,000 pada tanggal 1 Desember. Pendapatan yang direalisasi per 31 Desember Rp 120,000 Biaya sewa diterima dimuka untuk 3 bulan sejumlah Rp 360,000 pada tanggal 1 Desember. Pendapatan yang direalisasi per 31 Desember Rp 120,000 PT.Usaha Jaya Neraca Saldo 31 Desember 2005

31 7 8 9 10 31Pendapatan sewa diterima dimuka120 0 00 Pendapatan sewa120 000 Dec. 31 120 000 23 42 Pendapatan sewa diterima dimuka Bal.360 000 Pendapatan sewa 23 42 240 000

32 Pengaruh bila tidak melakukan jurnal penyesuaian Laporan Laba Rugi Pendapatan dicatat terlalu rendah 120,000 Beban dicatat benar ( XXX ) Laba bersih dicatat terlalu rendah ( 120,000) Neraca Harta dicatat benar XXXXXX Kewajiban dicatat terlalu tinggi 120 000 Modal pemilik dicatat terlalu rendah ( 120 000) Total kewajiban dan modal dicatat benar XXXXXX

33 Effect of Omitting Adjustment

34 Accrued expenses

35 NetSolutions Trial Balance December 31, 2005 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 Pada akhir Desember, terdapat tambahan beban gaji sebesar Rp 250.000, dan belum dibayar oleh perusahaan

36 10 11 12 13 31Beban gaji250 000 Hutang gaji250 000 Dec. 31250 000 51 22 Hutang gaji Bal.4,275,000 Beban gaji 22 51

37 Pengaruh bila tidak melakukan jurnal penyesuaian Laporan Laba Rugi Pendapatan dicatat benar XXX Beban dicatat terlalu rendah ( 250 000 ) Laba bersih dicatat terlalu besar 250,000 Neraca Harta dicatat benar XXXXXX Kewajiban dicatat terlalu rendah ( 250 000 ) Modal pemilik dicatat terlalu tinggi 250 000 Total kewajiban dan modal dicatat benar XXXXXX

38 Effect of Omitting Adjustment

39 Accrued revenue

40 NetSolutions Trial Balance December 31, 2005 Kas2 065 000 Piutang dagang2 220 000 Perlengkapan2 000 000 Asuransi dibayar dimuka2 400 000 Tanah20 000 000 Peralatan kantor1 800 000 Hutang dagang900 000 Pendapatan sewa diterima dimuka360 000 Modal saham25 000 000 Dividen4 000 000 Pendapatan16 340 000 Beban gaji4 275 000 Beban sewa kantor1 600 000 Beban kantor985 000 Beban perlengkapan800 000 Beban lain-lain455 000 42 600 000 NetSolutions menyelesaikan servis senilai Rp 500.000 dalam bulan Desember, tetapi belum dilunasi oleh konsumen.

41 13 14 15 16 31 Piutang dagang500 000 Pendapatan500 000 Dec. 31 500 000 12 41 Piutang dagang Bal. 16,340,000 Pendapatan 12 41 Bal. 2,220,000 2,720,000 16,840,000

42 Pengaruh bila tidak melakukan jurnal penyesuaian Laporan Laba Rugi Pendapatan dicatat terlalu rendah ( 500 000 ) Beban dicatat terlalu rendah XXXXX Laba bersih dicatat terlalu rendah 500,000 Neraca Harta dicatat terlalu rendah 500 000 Kewajiban dicatat benar XXXXX Modal pemilik dicatat terlalu rendah ( 500 000 ) Total kewajiban dan modal dicatat benar ( 500 000 )

43 Effect of Omitting Adjustment

44 Pos-pos Penangguhan dan Akrual Kas diterima atau dibayarkanPendapatan dihasilkan atau beban terjadi Kas diterima atau beban dibayarkan Ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat pendapatan atau beban periode berjalan PERIODE AKUNTANSI BERJALAN PERIODE AKUNTANSI MENDATANG

45 AKTIVA TETAP

46 TanahTanah Tanah mempunyai umur ekonomis yang tidak terbatas, oleh karenanya tidak dilakukan depresiasi.

47 Gedung/BangunanGedung/Bangunan Gedung mempunyai umur yang terbatas, sehingga harus dilakukan depresiasi. Akun kontra yang digunakan adalah Akumulasi depresiasi-gedung

48 PeralatanPeralatan Sama seperti gedung, peralatan juga mempunyai umur ekonomis yang terbatas sehingga harus dilakukan depresiasi pula. Akun kontra yang digunakan adalah Akumulasi depresiasi—Peralatan

49 NetSolutions estimates the depreciation on its office equipment to be $50 for the month of December. 16 17 18 19 Accumulated Depreciation— Office Equipment50 00 Dec. 3150 19 Depreciation Expense Dec. 3150 Accumulated Depreciation— Office Equipment 19 53 Depreciation Expense50 0031

50 NetSolutions’ balance sheet would show the office equipment at cost, less the accumulated depreciation. Office equipment$1,800 Less accumulated depreciation 50$1,750 Book value

51 Effect of Omitting Adjustment

52 Summary of Basic Adjustments

53 NetSolutions’ Adjusted Trial Balance for December 31, 2005

54 NetSolutions Adjusted Trial Balance December 31, 2005 Cash2 065 00 Accounts Receivable2 720 00 Supplies760 00 Prepaid Insurance2 300 00 Land20 000 00 Office Equipment1 800 00 Accumulated Depreciation50 00 Accounts Payable900 00 Wages Payable250 00 Unearned Rent240 00 Capital Stock25 000 00 Dividends4 000 00 Fees Earned16 840 00 Rent Revenue120 00 Wages Expense4 525 00 Rent Expense1 600 00 Utilities Expense985 00 Continued

55 NetSolutions Trial Balance December 31, 2005 Cash2 065 00 Accounts Receivable2 720 00 Supplies760 00 Prepaid Insurance2 300 00 Land20 000 00 Office Equipment1 800 00 Utilities Expense985 00 Supplies Expense2 040 00 Insurance Expense100 00 Miscellaneous Expense455 0043 400 00

56


Download ppt "KONSEP PENANDINGAN dan PROSES PENYESUAIAN. 1. Menjelaskan hubungan antara konsep penandingan dengan dasar akrual di dalam akuntansi. 2.Menjelaskan alasan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google