Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OPERATOR Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2012 Pemrogramman Terstruktur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OPERATOR Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2012 Pemrogramman Terstruktur."— Transcript presentasi:

1 OPERATOR Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2012 Pemrogramman Terstruktur

2 Tujuan Pembelajaran Mahasiswa diharapkan mengetahui macam- macam operator di C Mahasiswa mampu menggunakan operator- operator di C dengan tepat 2

3 Macam-macam Operator Assignment sederhana Aritmatika Increment & decrement Kurung buka-tutup Relasi & logika Bitwise Operator assignment Operator koma 3

4 Istilah-istilah Operator (operator) Operan (operand) Nilai kembalian (return value) 4 A = * 3; Operand Operator

5 Assignment Sederhana Simbol : “=“ (tanda sama-dengan) Tugasnya adalah memberikan nilai yang ditugaskan. Contoh : a = 1;(memberikan nilai 1 kepada a) b = 1.23;(memberikan nilai 1.23 kepada b) c = a;(memberikan nilai apapun di a kepada c) 5

6 Operator Aritmetika Contoh penggunaan:  a=1+1;(memberikan 2 kepada a)  b= ;(memberikan 3.5 kepada b)  c=8/a;(memberikan 4 kepada c)  d=15%c;(memberikan 3 kepada d) 6 Operasi MatematikSimbol Operator Penjumlahan+ Pengurangan- Perkalian* Pembagian/ Pencarian sisa hasil bagi%

7 Operator Inc. & Dec. Increment : ++, Decrement : -- Prefix :  ++a, menjadikan a bernilai (a+1) dan mengembalikan nilai tersebut  b=++a, menjadikan b dan a bernilai (a+1) Postfix :  a++, menjadikan a bernilai (a+1) tetapi mengembalikan nilai awal a  b=a++, menjadikan b bernilai a dan a bernilai (a+1) 7

8 Kurung Buka-tutup Operator : ( ) Digunakan untuk mengelompokkan operator yang akan dievaluasi bersama Secara umum, ekspresi akan dievaluasi dari kiri ke kanan, contoh :  3 * ekuivalen dg (3*5) + 2, tidak ekuivalen dg 3 * (5+2) 8

9 Operator Logika Hasil dari operator logika berupa 0 atau 1. SimbolKeterangan &&Operator AND ||Operator OR !Operator NOT

10 Logika OR (||) Operand 1Operand 2Hasil Tabel Logika OR  a || b, mengembalikan 1 apabila nilai a atau b tidak nol, mengembalikan 0 apabila sebaliknya  0 || 0, mengembalikan 0  0 || 0 || 1, mengembalikan 1  Jika a=0, maka ekspresi (a-- || ++a || a++ || --a) akan mengembalikan 0 dan a = 0  Evaluasi berhenti saat bernilai 1

11 Logika AND (&&) Tabel Logika AND  a && b mengembalikan 1 jika a dan b tidak nol, mengembalikan 0 jika sebaliknya  1 && 1 mengembalikan 1  1 && 1 && 0 mengembalikan 0  Evaluasi berhenti saat bernilai 0 Operand 1Operand 2Hasil

12 Logika NOT (!) Merupakan operator negasi atau menghasilkan nilai kebalikan dari operand-nya. Tabel Logika NOT Contoh :  !a (mengembalikan 1 apabila operand bernilai 0 dan mengembalikan 0 jika sebaliknya) 12 OperandHasil 01 10

13 Operator Relasi (pembandingan) SimbolKeterangan > Lebih besar >= Lebih besar sama-dengan < Lebih kecil <= Lebih kecil sama-dengan == kesamaan (equal to) != ketidak-samaan

14 Operator Relasi a>b, mengembalikan 1 jika a lebih besar dari b dan nol jika sebaliknya a=b mengembalikan 1 jika a lebih besar atau sama dengan b dan nol jika sebaliknya a == b mengembalikan 1 apabila a dan b bernilai sama, mengembalikan 0 jk sebaliknya a != b mengembalikan 1 apabila a tidak sama dg b, mengembalikan 0 jk sebaliknya 14

15 Operator Assignment (Penugasan) OperatorKeterangan =Pemberian nilai +=Penambahan bilangan -=Pengurangan bilangan *=Pengalian bilangan /=Pembagian bilangan %=Pemerolehan sisa pembagian

16 Operator Penugasan (cont.) Contoh : a = 10;  a+=2; Hasilnya a=12  a-=2;Hasilnya a=8  a*=2;Hasilnya a=20  a/=2;Hasilnya a=5  a%=2;Hasilnya a =0

17 Operator Bitwise Operasi data berbasis bit. SimbolKeterangan ~Not/negasi &AND Operation ^Exclusive OR Operation |Inclusive OR Operation <>Geser 1 bit ke kanan

18 Operator Bitwise Bitwise OR : | – Ekspresi 9 | 3 adalah (1001 | 0011) secara biner, hasilnya adalah 1011 (11). – Bernilai 1 apabila salah satu operan bernilai 1 Bitwise AND : & – Ekspresi 9 & 3 adalah (1001 & 0011), hasilnya 0001 (1) – Bernilai 1 hanya jika kedua operan bernilai 1 18

19 Operator Bitwise Bitwise XOR : ^ – Ekspresi 9 ^ 3 bernilai 1010 – Bernilai 1 jika satu operan bernilai 1 dan lainnya bernilai 0 Bitwise NOT : ~ – Membalik seluruh bit – ~10101 adalah

20 Operator Bitwise Geser kiri & geser kanan : >  Menggeser bit ke kiri atau kanan  a = 2 << 3, a menjadi 16  b = 13 >> 2, b menjadi 3 20

21 Operator Koma Operator :, Digunakan untuk menggabung beberapa ekspresi. Pemrosesan dilakukan dari kiri  kanan Contoh :  X = (B=5, B*2); X akan bernilai 10, B bernilai 5  Y = (A=B+3, A/2), Y akan bernilai 4, A bernilai 8 21

22 Prioritas Operator 22

23 Latihan 1.Berapakah hasil ekspresi berikut : a * 5 b. 10 – % 6 c. 3 % 7 / 2 – 1 d. ++5 * 3 / 6 % 7 e. 3 * * 7 f. (15%8) > (2*3+15) g. (1 || 0) && (2 && 1) h. 6 << 2 i. 12 >> 3 23

24 Latihan 2.Diketahui : int a=1,b=2,c=3,e=5; float d=4.0; Berapa nilai e dari ekspresi berikut : 1.e=(e=1, (int) d+2); 2.e=(int)d-- - c++ + b; 3.e=a & (e=(int)d++ ) <5; 4.e=!a && (e+=(int)d++ ) > 5; 5.e=a!=(a >(int)d++ ) >> 1);

25 Daftar Pustaka Budi Hartanto, “Pembuatan Program C”, Penerbit Andi, 2004 Jogiyanto H., “Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C”, Penerbit Andi, 2003


Download ppt "OPERATOR Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2012 Pemrogramman Terstruktur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google