Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEKILAS JENIS-JENIS OPERATOR OPERATOR PENUGASAN OPERATOR ARITMATIKA OPERATOR MAJEMUK Pemrograman Dasar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEKILAS JENIS-JENIS OPERATOR OPERATOR PENUGASAN OPERATOR ARITMATIKA OPERATOR MAJEMUK Pemrograman Dasar."— Transcript presentasi:

1 SEKILAS JENIS-JENIS OPERATOR OPERATOR PENUGASAN OPERATOR ARITMATIKA OPERATOR MAJEMUK Pemrograman Dasar

2 Operator dan Operand Operator merupakan simbol yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi. Misalnya untuk  Menjumlahkan dua buah nilai  Memberikan nilai ke suatu variabel  Membandingkan dua buah nilai Misalkan pada pernyataan c = a + b; Maka c, a, dan b merupakan operand, sedangkan = dan + merupakan operator.

3 Unary, binary dan ternary Berdasarkan jumlah operand yang terlibat, operator dikelompokkan menjadi: to be continued SifatKeteranganContoh unarymelibatkan satu operana++ -a binarymelibatkan dua operan2* ternarymelibatkan tiga operana ? b : c

4 Operator penugasan Operator penugasan / assignment, yaitu ‘ = ‘ Operator penugasan sederhana, menugaskan / menyalin nilai dari operand di sebelah kanan ke operand di sebelah kiri. Contoh:  a = b;  bayar = jumlah * harga;  hasil = a + b;

5 Operator penugasan Operator penugasan dapat juga digunakan seperti berikut:  a = b = c = d = e = 1;  a = 2 + (b = 5); //nilai a akan menjadi 7. Pernyataan a=b=c=d=e=1; ekivalen dengan:  e = 1;  d = e;  c = d;  b = c;  a = b; Operator “ = “ dikerjakan dari kanan ke kiri.

6 Operator aritmatika Operator aritmatika (arithmetic) berfungsi untuk melakukan operasi aritmatika. Operator aritmatika antara lain:

7 Operator aritmatika Misalkan nilai a = 10, b = 20 OperatorKeteranganContohHasil +menjumlahkan dua operana + b30 - mengurangkan operan kedua dari operan pertamaa - b-10 *mengalikan dua operana * b200 / membagi operan pertama dengan operan keduab / a2 % sisa hasil bagi operan pertama dibagi operan kedua10 % increment menambah satu ke operana decrement mengurangkan satu dari operanb--19 -minus membalik tanda operan-a-10

8 Latihan modulus Berapakah hasil dari operasi berikut:  20 % 3  9 % 5  14 % 6  5 % 6  12 % 3  10 % 20

9 operator bitwise Operator bitwise adalah operator yang mengoperasikan nilai dalam tingkat bit/biner. Disambung di belakang. operatorasm equivalentdescription &ANDBitwise AND |ORBitwise Inclusive OR ^XORBitwise Exclusive OR ~NOTUnary complement (bit inversion) <>SHRShift Right

10 Operator majemuk Operator majemuk (compound assignment) OperatorContohKeterangan +=x += 2;Kependekan dari x = x + 2; -=x -= 2;Kependekan dari x = x - 2; *=x *= 2;Kependekan dari x = x * 2; /=x /= 2;Kependekan dari x = x / 2; %=x %= 2;Kependekan dari x = x % 2; <<=x <<= 2;Kependekan dari x = x << 2; >>=x >>= 2;Kependekan dari x = x >> 2; &=x &= 2;Kependekan dari x = x & 2; |=x |= 2;Kependekan dari x = x | 2; ^=x ^= 2;Kependekan dari x = x ^ 2;

11 Latihan Buat program yang menerima input dua bilangan (a dan b) dan kemudian menampilkan hasil penjumlahan, pengurangan (a-b), perkalian, pembagian (a/b) dan sisa bagi (a%b).

12 Latihan Buat program untuk melakukan operasi-operasi aritmatika berturut-turut: penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, sisa bagi. Masing-masing terhadap hasil operasi sebelumnya. Hanya boleh menggunakan 2 variabel saja.

13 operator pembanding Operator pembanding (hasil: true atau false) Comparison operators/Relational operators To be continued OperatorKeteranganContohHasil ==Sama dengana == bFALSE !=Tidak sama dengana != bTRUE >Lebih besar daria > bFALSE =Lebih besar atau sama dengana >= bFALSE <=Lebih kecil atau sama dengana <= bTRUE

14 operator logika Operator logika (Logical operator) Berguna untuk menggabungkan dua kondisi Hasilnya juga true atau false OperatorIndonesiaLogika &&DANAND ||ATAUOR !BUKANNOT

15 operator logika To be continued kondisi1kondisi2&&|| TRUE FALSE TRUE FALSETRUEFALSETRUE FALSE

16 Prioritas operator Jika dalam satu baris yang sama terdapat banyak operator, maka prioritasnya: OperatorUrutan pengerjaan  ! ~ -  * / %  + -  >  =  == !=  & ^ |  && ||  ? :  = *= /= %=  += -= >=  &= ^= |= 

17 Latihan Berapakah hasil dari operasi aritmatika berikut:  – 5  7 *  *  * *  6 / * 6

18 Menggunakan tanda kurung Jika perlu, kita dapat menggunakan tanda kurung untuk mengubah prioritas operasi. Misalkan pernyataan * 7 akan menghasilkan nilai 37. Sedangkan kita menginginkan operasi penjumlahan dilakukan paling pertama. Maka kita dapat menggunakan tanda kurung: (2+5) * 7

19 Latihan Buat program yang menghitung persamaan berikut:   I dalam mA (harus dijadikan A)  V dalam Volt (oke)  R dalam KΩ (harus dijadikan Ω)  I dalam A.

20 Perhitungan matematika Terkadang, perhitungan sederhana saja tidak memenuhi kebutuhan kita. Terkadang kita perlu untuk menggunakan fungsi seperti misalnya sinus, cosinus, tangen dan akar. Untuk itu, kita perlu memanggil library math.h dengan menyertakan baris program #include

21 Perhitungan matematika FungsiKeterangan sinmenghitung nilai sinus cosmenghitung nilai cosinus tanmenghitung nilai tangen asinmengembalikan nilai yang sinusnya adalah nilai argumen acosmengembalikan nilai yang cosinusnya adalah nilai argumen atanmengembalikan nilai yang tangennya adalah nilai argumen logmenghitung nilai logaritma log10menghitung nilai logaritma basis 10 expmenghitung nilai pangkat bilangan natural sqrtmenghitung nilai akar FungsiKeterangan absnilai mutlak / absolut / positif ceilpembulatan ke atas floorpembulatan ke bawah minmencari nilai terkecil maxmencari nilai terbesar

22 Perhitungan matematika Contoh: #include using namespace std; void main() { float bilangan; //fungsi sqrt hanya terima pecahan cout<<"Program menghitung akar bilangan"<>bilangan; cout<<"Akar bilangan tersebut:"<

23 Perhitungan matematika Contoh: #include using namespace std; void main() { const long double PI = ; float sudut; //fungsi sqrt hanya terima pecahan cout<<"Program menghitung sin,cos,tan sudut"<>sudut; cout<<"sinus sudut tersebut:"<

24 Thank You for your attention Thanks to: Pemrograman C++ by Abdul Kadir Yoannita S.Kom & Hermawan S.Kom  Sumber slide  Renungan

25 operator bitwise Operator bitwise adalah operator yang mengoperasikan nilai dalam tingkat bit/biner. operatorasm equivalentdescription &ANDBitwise AND |ORBitwise Inclusive OR ^XORBitwise Exclusive OR ~NOTUnary complement (bit inversion) <>SHRShift Right

26 operator bitwise Dalam menggunakan operator biner, perlu diketahui penggunaan basis bilangan: Basis 10 (desimal): angka terbesar 9 (yang kita pakai sehari-hari) Basis 2(biner): angka terbesar 1 Basis 8(oktal): angka terbesar 7 Basis 16(heksadesimal): angka terbesar 16 Contoh bilangan desimal, biner, oktal dan heksa:  (biner)  0312 (oktal)  xCA (heksa)  202 (desimal)

27 operator bitwise Mengkonversi basis: Angka 202 desimal ke:  Biner: 202 dibagi 2 sampai jadi nol.  Ambil dari bawah ke atas:  bagi 2 sisa:0 101bagi 2 sisa:1 50bagi 2 sisa:0 25bagi 2 sisa:1 12bagi 2 sisa:

28 operator bitwise Mengkonversi basis: Angka 202 desimal ke:  Oktal: 202 dibagi 8 sampai jadi nol.  Ambil dari bawah ke atas:  312 ditulis bagi 8 sisa:2 25bagi 8 sisa:

29 operator bitwise Mengkonversi basis: Angka 202 desimal ke:  Heksadesimal: 202 dibagi 16 sampai jadi nol.  Ambil dari bawah ke atas:  CA ditulis xCA 202bagi 16 sisa:10=A 12bagi 16 sisa:12=C 0

30 operator bitwise Mengkonversi basis: Angka biner ke:  Desimal Total: 202

31 operator bitwise Mengkonversi basis: Angka biner ke:  Oktal  Heksadesimal CA

32 operator bitwise Contoh: A B A & B A | B A ^ B ~A ~B A<< B<< A>> B>>


Download ppt "SEKILAS JENIS-JENIS OPERATOR OPERATOR PENUGASAN OPERATOR ARITMATIKA OPERATOR MAJEMUK Pemrograman Dasar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google