Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pendugaan rasio genotipe dan fenotipe, polihibrid, uji X 2.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pendugaan rasio genotipe dan fenotipe, polihibrid, uji X 2."— Transcript presentasi:

1 Pendugaan rasio genotipe dan fenotipe, polihibrid, uji X 2

2 Let the allele for round seeds be: R (dominant allele) Let the allele for wrinkled seeds be: r (recessive allele) Parentsphenotype round seeds x wrinkled seeds genotype RR rr Gametes F1 generation RRrr F1 phenotypes100% plants producing round seeds F1 genotypes100% heterozygotes Rr PUNNET

3 Parents phenotype round seeds x round seeds genotype Rr Rr Gametes F2 generation RrrR Phenotype3/4 (75%) plants producing round seeds 1/4 (25%) plants producing wrinkled seeds Genotype1/4 RR 1/2 Rr 1/4 rr (25%) (50%) (25%) Ratio3:1 Round seeds: wrinkled seeds

4 If plant is homozygous dominant RR Parents phenotype round x wrinkled genotype RR rr gametes Offspring If plant is heterozygous Rr Parents phenotype round x wrinkled genotype Rr rr gametes Offspring RRrr Rrrr phenotype 100% round Genotype 100% Rr Offspring phenotype 50% round 50% wrinkled genotype 50% Rr 50% rr

5 Trihybrid Cross - Phenotypes Forked-line Method 27:9:9:9:3:3:3:1

6 1 UU= 1 TTBBUU 1 BB2 Uu= 2 TTBBUu 1 uu= 1 TTBBuu 1 UU= 2 TTBbUU 1 TT2 Bb2 Uu= 4 TTBbUu 1 uu= 2 TTBbuu 1 UU= 1 TTbbUU 1 bb2 Uu= 2 TTbbUu 1 uu= 1 Ttbbuu 1 UU= 2 TtBBUU 1 BB2 Uu= 4 TtBBUu 1 uu= 2 TtBBuu 1 UU= 4 TtBbUU 2 Tt2 Bb2 Uu= 8 TtBbUu 1 uu= 4 TtBbuu 1 UU= 2 TtbbUU 1 bb2 Uu= 4 TtbbUu 1 uu= 2 Ttbbuu 1 UU= 1 ttBBUU 1 BB2 Uu= 2 ttBBUu 1 uu= 1 ttBBuu 1 UU= 2 ttBbUU 1 tt2 Bb2 Uu= 4 ttBbUu 1 uu= 2 ttBbuu 1 UU= 1 ttbbUU 1 bb2 Uu= 2 ttbbUu 1 uu= 1 ttbbuu RASIO FENOTIPE ? RASIO GENOTIPE ? 3 BULAT3 UNGU= 27 TINGGI BULAT UNGU 3 TINGGI1 PUTIH= ? 1 KERIPUT3 UNGU= ? 1 PUTIH= ? 3 BULAT3 UNGU= ? 1 PENDEK1 PUTIH= ? 1 KERIPUT3 UNGU= ? 1 PUTIH= ?

7 Segitiga Pascal (a + b) 1 (a + b) 2 (a + b) 3 (a + b) 4 (a + b) 5 (a + b) 6 SATU SIFAT BEDA DUA SIFAT BEDA TIGA SIFAT BEDA EMPAT SIFAT BEDA LIMA SIFAT BEDA ENAM SIFAT BEDA

8 Contoh : Trihibrid (Tinggi, Bulat, Ungu homosigot X pendek, keriput,putih). Bagaimana pendugaan rasio genotip dan fenotip pada populasi F2 ? Rumus : (a + b ) 3 1a a 2 b + 3 ab 2 + 1b 3 : a = Sifat dominan b = Sifat resesif 1 a 3 = 1 fenotip dengan tiga gen dominan ; jumlah 3 3 = 27 3 a 2 b = 3 fenotip dengan kombinasi 2 gen dominan dan 1 gen resesif ; masing-masing berjumlah 3 2 = 9 3 ab 2 = 3 fenotip dengan kombinasi 1 gen dominan dan 2 gen resesif ; masing-masing berjumlah 3 1 = 3 1 b 3 = 1 fenotip dengan 3 gen resesif ; jumlah 3 0 = 1 Rasio Fenotip : 27 T-B-U- (tinggi,bulat,ungu) : 9 T-B-uu (tinggi,bulat,putih) : 9T- bbU- (tinggi,keriput,ungu) : 9ttB-U- (pendek,bulat,ungu) : 3ttbbU- (pendek,keriput,ungu) : 3ttB-uu (pendek,Bulat,putih) : 3T-bbuu (tinggi,keriput,putih) : 1ttbbuu (pendek,keriput,putih) Berapa jumlah tanaman pendek,bulat,ungu yang memiliki genotip ttBBUU, ttBbUu, ttBBUu, ttBbUU ? Ingat rumus n !

9 KEMUNGKINAN (PELUANG) DAN CHI SQUARE

10 DASAR-DASAR TEORI KEMUNGKINAN 1.Kemungkinan : k (x) = x (x + y) ket : K = kemungkinan untuk mendapatkan x (x + y) = jumlah keseluruhan Contoh : Kemungkinan mendapat angka 6 pada sebuah dadu yang dilemparkan adalah : K (angka 6) = angka 6 = 1 jumlah sisi 6

11 2.Kemungkinan terjadinya dua peristiwa atau lebih, yang masing-masing berdiri sendiri k (x+y) = k (x) x k (y) Contoh : Kemungkinan mendapat gambar pada dua uang logam saat dilakukan tos secara bersamaan : = K (gambar) = ½; K (angka) = ½ K (gambar + angka) = ½ x ½ = ¼

12 The Penny Solution

13 3.Kemungkinan terjadinya dua peristiwa atau lebih, yang saling mempengaruhi k (x atau y) = k (x) + k (y) Contoh : Kemungkinan mendapatkan dua gambar atau dua angka, pada saat melakukan tos dua uang logam secara bersama-sama : K (gambar) = ½; K (angka) = ½ K (2 gambar) = ½ x ½ = ¼ ; K (2 angka) = ½ x ½ = ¼ K (2 gambar atau 2 angka) = ¼ + ¼ = ½

14 PENGGUNAAN RUMUS BINOMIUM (a + b) n PENGGUNAAN RUMUS BINOMIUM (a + b) n untuk mencari kemungkinan untuk mencari kemungkinan dimana a dan b : kejadian terpisah n : banyaknya percobaan n : banyaknya percobaan

15 Contoh 1 : Berapa kemungkinan mendapatkan 1 gambar dan 2 angka pada saat melakukan tos dengan 3 uang logam bersama-sama? Jawab : 3 uang logam  n=3 a = kemungkinan gambar ( ½) b = kemungkinan angka (1/2) (a + b) 3 = a 3 + 3a 2 b + 3 ab 2 + b 3 Sehingga : (K 1 gambar, 2 angka ) = 3 ab 2 = 3 (1/2)(1/2) 2 = 3/8

16 Jawab : 3 uang logam  n=3 a = kemungkinan gambar ( ½) b = kemungkinan angka (1/2) (a + b) 3 = a 3 + 3a 2 b + 3 ab 2 + b 3 Sehingga : (K 1 gambar, 2 angka ) = 3 ab 2 = 3 (1/2)(1/2) 2 = 3/8

17 Atau dengan rumus lain : Keterangan : n= jumlah peristiwa seluruhnya p= kemungkinan terjadinya salah satu peristiwa q= kemungkinan terjadinya peristiwa yang lain s= kemungkinan terjadinya p t= kemungkinan terjadinya q t= kemungkinan terjadinya q != faktorial != faktorial

18 n= 3 p= peluang gambar (1/2) q= peluang angka (1/2) s= peluang 1 gambar t= peluang 2 angka 6 =

19 The Chi-Square Test ( Test Χ 2 ) An important question to answer in any genetic experiment is how can we decide if our data fits any of the Mendelian ratios we have discussed. A statistical test that can test out ratios is the Chi- Square or Goodness of Fit test. Chi square adalah uji nyata (goodness of fit) untuk membandingkan atau menguji data percobaan yang diperoleh dengan hasil yang diharapkan berdasarkan hipotesa secara teoritis

20 Chi-Square Formula

21 Contoh : * Tanaman kapri (Pisum sativum) berbunga merah disilangkan dengan yang berbunga putih. Warna bunga merah dominan terhadap warna bunga putih. Pada populasi F2 diperoleh 290 tanaman berbunga merah dan 110 tanaman berbunga putih Apakah data hasil persilangan tersebut sesuai dengan rasio 3 : 1 (merah dominan sempurna terhadap putih?)

22 hipotesis hipotesis : Dominan Sempurna Skema persilangan Skema persilangan : Parent :  x  F1 :   F2 :   3 : 1

23 Jawab : ٭ Hipotesis dominan sempurna  3:1 ٭ Perhitungan Χ 2 adalah : Kelasoe[d] Koreksi d d2d2 d 2 /e Merah ,590,250,30 Putih ,590,250,90 Total400 1,20

24 Χ 2 = 1,20 lihat di Tabel Kemungkinan* dengan derajat bebas (dB) = jumlah kelas-1, soal diatas dB=2-1=1* nilai 1,20 terletak antara 20% dan 30%  Nilai kemungkinan > 5% sehingga hipotesis persilangan diatas adalah Dominan Sempurna (rasio 3:1) sesuai Hukum Mendel

25 Chi-Square untuk Uji Homogenitas Dalam mempelajari pola pewarisan sesuatu sering digunakan bahan yang sumbernya berbeda. Sehingga perlu diuji apakah percobaan yang terpisah (contoh dari populasi) dapat digabungkan untuk mengetahui nisbah genetiknya Uji homogenitas menyatakan apakah kita benar dalam menggabungkan data dari percobaan yang berbeda

26 5 langkah yang perlu dikerjakan dalam menggunakan analisis Χ 2 1.Hitung Χ 2 dari masing-masing percobaan tanpa koreksi Yates 2.Jumlahkan nilai Χ 2 dan dB (derajat bebas) dari masing-masing percobaan, disebut Χ 2 total 3.Data pengamatan dari masing-masing percobaan dijumlahkan kemudian dihitung Χ 2 dari gabungan data tersebut. Ini disebut Χ 2 gabungan. Derajat bebas untuk nisbah harapan 3:1, apabila data digabungkan=1 (tanpa koreksi Yates)

27 4.Kurangi Χ 2 total dengan Χ 2 gabungan untuk mendapatkan Χ 2 homogenitas. Juga dB total dikurangi dB gabungan untuk memperoleh dB homogenitas 5.Tentukan jenjang nyata Χ 2 homogenitas dengan menggunakan daftar Χ 2 untuk menentukan apakah percobaan tersebut homogen (contoh dari populasi dengan nisbah yang diharapkan

28 Contoh : Kepala sari tanaman jagung bersegregasi untuk warna kuning (dominan) dan ungu (resesif), dan ada empat persilangan yang dipelajari. Skema persilangan : P1 YY x yy F1Yy F2YYYyyy

29 Hasil pengamatan tanaman di lapangan adalah sebagai berikut : Populasi 1 : Kepala sari kuning 305 tanaman dan kepala sari ungu 95 tanaman Populasi 2 : kepala sari kuning 610 tanaman dan kepala sari ungu 190 tanaman Populasi 3 : kepala sari kuning 140 tanaman dan kepala sari ungu 60 tanaman Populasi 4 : kepala sari kuning 625 tanaman dan kepala sari ungu 175 tanaman

30 Tabel 1. Hasil perhitungan Χ 2 masing-masing populasi, Χ 2 total dan Χ 2 gabungan PopulasiKuningUngudBX2X2 Probability Total47, Gabungan (pooled) ,170.15

31 Keturunan segregasi populasi 1, 2 dan 3 sesuai dengan nisbah 3 : 1 Populasi 4 tidak sesuai dengan nisbah 3 : 1 Apakah gabungan keturunan tersebut dapat mewakili contoh populasi yang homogen?

32 Tabel 2. Hasil perhitungan Χ 2 masing-masing populasi, Χ 2 total, Χ 2 gabungan dan uji Homogenitas PopulasiKuningUngudBX2X2 Probability Total47, Gabungan (pooled) , Homogenitas Χ2 35,650,15

33 dB=3, didapatkan nilai homogenitas 5,65 dari Tabel Χ 2 adalah 0,15 tidak berbeda nyata  Keragaman populasi dapat terjadi karena faktor kebetulan dalam suatu populasi homogen.  Penggabungan data yang dilakukan sudah benar

34 Tabel Kemungkinan dB menerima menolak pada taraf 0.05 Ketentuan : χ 2 h < χ 2 t  non signifikan = tidak berbeda nyata, hipotesis diterima χ 2 h > χ 2 t  signifikan = berbeda nyata, hipotesis ditolak


Download ppt "Pendugaan rasio genotipe dan fenotipe, polihibrid, uji X 2."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google