Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SIKLUS MENSTRUASI DAN PENGATURANNYA Detty Iryani Bagian Fisiologi FK-UNAND.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SIKLUS MENSTRUASI DAN PENGATURANNYA Detty Iryani Bagian Fisiologi FK-UNAND."— Transcript presentasi:

1 SIKLUS MENSTRUASI DAN PENGATURANNYA Detty Iryani Bagian Fisiologi FK-UNAND

2

3 ,

4 Siklus Menstruasi Masa reproduksi: pubertas-menopause – sesuai dengan irama hormonal Lapisan endometrium uterus – proliferasi untuk menerima embryo – lepas kalau kehamilan tidak terjadi Menopause: siklus menstruasi berhenti – ovum habis, kadar estrogen turun – terjadi antara usia tahun

5 Siklus Ovarium Pembagian fisiologis – fase folikel: perdarahan - 15 (9-23) hari, – fase ovulasi: 1-3 hari, sampai ovulasi – fase luteum: 12 hari - perdarahan berikut Sesuai dengan perubahan hormonal Menjelang akhir fase luteum: – estrogen dan progesteron ↑  FSH dan LH mencapai titik terendah (feedback negatif) – perbandingan LH/FSH sedikit di atas 1 5

6 Fase folikel Satu atau dua hari setelah menstruasi, – FSH ↑, diikuti LH. – estrogen ↑ akibat rangsangan FSH – progesteron dan androgen tetap rendah. Fase folikel akhir, – FSH ↓, LH tetap ↑, LH/FSH ~ 2. – estrogen ↑ 5-9 kali, androgen ↑ sedikit estradiol (folikel dominan), estrone (perifer) – estradiol dan inhibin menekan FSH – progesteron tetap rendah 6

7 Fase Ovulasi Folikel vesikularis: 1 matang, lain atresia LH naik 6-10x, FSH naik 2x, LH/FSH = 5. – naik 14 jam, bertahan 14 jam, turun 20 jam – sel granulosa dan theca  progesteron – produksi estrogen menurun Folikel ruptur, ovum keluar: – dibungkus cairan kental dan – dikelilingi sel granulosa (corona radiata) Sel granulosa dan theca  sel lutein

8 DALIL MEKANISME OVULASI LH PROGESTERON ENZIM PROTEOLITIK HIPEREMI FOLIKEL, SEKRESI PG DINDING FOLIKEL LEMAH DEGENERASI STIGMA TRANSUDASI PLASMA KE DLM FOLIKEL PEMBENGKAKAN FOLIKEL EVAGINASI OVUM FOLIKEL PECAH

9 Fase luteum LH dan FSH ↓ Sel granulosa: progesteron ↑↑ 10 kali, estrogen ↑ Sel theca: androgen dan inhibin – androgen  estrogen oleh sel granulosa Feedback negatif ke gonadotropin Fungsi sekresi lenyap 12 hari post ovulasi – berubah menjadi korpus albikans Usia diperpanjang oleh HCG

10 10

11 Siklus uterus Awal fase folikel – endometrium 1-2 mm, sedikit kelenjar. Setelah menstruasi selesai, – endometrium menebal, 8-10 mm (estradiol) – mukus serviks lebih encer dan elastis. Setelah ovulasi – endometrium terhambat, 5-6 mm (progesteron) – stroma endometrium sembab. Kalau kehamilan tidak terjadi, – korpus luteum (-), estradiol dan progesteron hilang – kontraksi myometrium dan arteri spiralis – endometrium nekrosis dan dilepaskan 11

12 Tuba fallopii Fase folikel – jumlah silia dan sel-sel sekresi meningkat (estradiol) Menjelang ovulasi, – kontraksi tuba meningkat Fase luteum – peningkatan gerak silia (progesteron) – memudahkan gerakan hasil pembuahan ke uterus. Progesteron – sekresi zat-zat yang perlu untuk makanan 12

13 Perubahan pada vagina dan mammae Vagina, – fase folikel awal: epitel gepeng menipis – fase ovulasi: epitel menebal dan bertanduk (estradiol) – fase luteum: zat tanduk berkurang (progesteron) Mammae: efek estradiol – fase folikel awal: pembesaran lobulus) – akhir fase luteum: ukurannya berkura ng 13

14 Human Chorionic Gonadotropin Mencegah terjadinya menstruasi Sekresi dari sel trofoblast sinsitium – di darah 8 ‑ 9 hari setelah ovulasi. – maks mgg, turun mgg, lalu menetap. – dasar uji kehamilan. Mencegah penyusutan korpus luteum – merangsang sekresi rogesteron dan estrogen – korpus luteum menyusut minggu – estrogen/progesteron dibentuk plasenta:12 minggu 14

15

16

17 Estrogen Pembesaran uterus dan seks eksternal – lemak mons pubis dan vulva – epitel vagina menjadi gepeng berlapis – endometrium menebal, kelenjar meningkat Tuba: jumlah sel-sel bersilia ↑ Mammae: stroma, saluran, lemak ↑ Tulang: aktivitas osteoblast ↑ – tumbuh cepat, penutupan epifisis cepat – postmenopause: osteoporosis

18 Progesteron Pembentukan di korpus luteum Uterus: – sekresi endometrium ↑  implantasi – kontraksi uterus berkurang Sekresi tuba  nutrisi ovum Mammae – perkembangan lobuli dan alveoli – peningkatan cairan di bawah kulit

19


Download ppt "SIKLUS MENSTRUASI DAN PENGATURANNYA Detty Iryani Bagian Fisiologi FK-UNAND."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google