Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRATEGI PENGEMBANGAN & PERTUMBUHAN BANK SYARIAH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRATEGI PENGEMBANGAN & PERTUMBUHAN BANK SYARIAH."— Transcript presentasi:

1 STRATEGI PENGEMBANGAN & PERTUMBUHAN BANK SYARIAH

2 Asset Bank Syariah “dalam miliar rupiah” AKTIVA KAS PENEMPATAN PADA BI PENEMPATANA PADA BANK LAIN SURAT BERHARGA YG DIMILIKI PEMBIAYAAN TAGIHAN LAINNYA AKTIVA ISTISHNA DLM PENYELESAIAN PENYISIHAN PENYUSUTAN AKTIVA P PENYERTAAN AKTIVA TETAP DAN INVENTARIS ANTAR KANTOR AKTIVA RUPA-RUPA AKTIVA TOTAL AKTIVA

3 Laba Rugi BUS & UUS “ dalam miliar rupiah” PENDAPATAN Pendapatan Operasional Pendapatan Operasional Lainnya Pendapatan non Operasional Bagi Hasil Investasi Tidak Terikat (1.468)(1.938)(2.697)(3.261)(4.997)(6.116) Total Pendapatan BEBAN Beban Operasional Beban Operasional lainnya Beban non Operasional Total Beban Laba tahun berjalan

4 Dana Pihak Ketiga BUS & UUS “dalam miliar rupiah” Giro Ib- Wadiah Tabungan Ib a. Akad Wadiah b. Akad Mudharabah Deposito Ib – Mudharabah a. 1 bulan b. 3 bulan c. 6 bulan d. 12 bulan e. > 12 bulan Total

5 Pembiayaan yg Diberikan BUS & UUS “dalam miliar rupiah” Berdasar Akad Akad Mudharabah Akad Musyarakah Akad Murabahah Akad Salam Akad Istishna Akad ijarah Akad Qardh Total

6 Langkah-langkah Pengembangan 1. Penyempurnaan ketentuan/regulasi 2.Peningkatan kompetensi sumber daya manusia 3.Pengembangan jaringan kantor 4.Peningkatan piranti/faktor pendukung 5.Peningkatan program sosialisasi

7 Regulasi Perbankan Syariah UU No 7 th 1992 tentang PERBANKAN, Hanya terdapat pada Pasal 1 (12) “Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan atau pembagian hasil keuntungan”

8 Regulasi Perbankan Syariah UU No 10 th 1998 tentang PERBANKAN Pasal 1 (3) “Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran” Pasal 1 (4) “Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran” Pasal 1 (12) “Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah adalah penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil” Pasal 1 (13) “Prinsip Syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan atau pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah, antara lain pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah), pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaanmodal (musharakah), prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah), atau pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah), atau dengan adanya pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina)”

9 Regulasi Perbankan Syariah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2008 Tentang PERBANKAN SYARIAH

10 Regulasi Perbankan Syariah “antara lain/contoh” 1.Peraturan Bank Indonesia N0 9/1/PBI/2007 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Berdasarkan Prinsif Syariah 2.Peraturan Bank Indonesia N0 9/5/PBI/2007 tentang Pasar Uang AntarBank Berdasarkan Prinsif Syariah 3.Peraturan Bank Indonesia N0 10/11/PBI/2008 tentang Sertifikat Bank Indonesia Syariah 4.Peraturan Bank Indonesia N0 10/17/PBI/2008 tentang Produk Bank Syariah & Unit Usaha Syariah 5.Peraturan Bank Indonesia N0 10/18/PBI/2008 tentang Restrukturisasi Pembiayaan Bagi BUS & UUS

11 Regulasi Perbankan Syariah “antara lain/contoh” 6.Peraturan Bank Indonesia N0 11/3/PBI/2009 tentang BANK UMUM SYARIAH 7.Peraturan Bank Indonesia N0 13/12/PBI/2011 tentang Laporan Bulanan Bank Umum Syariah (LBUS) 8.Peraturan Bank Indonesia N0 13/13/PBI/2011 tentang Penilaian Kualitas Aktiva bagi BUS & UUS 9.Peraturan Bank Indonesia N0 13/23/PBI/2011 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi BUS & UUS

12 SDM Bank Syariah “Jumlah Karyawan” Bank Umum Syariah Unit Usaha Syariah BPRS Total

13 SDM Bank Syariah 1.Memahami prinsip-prinsip Syariah dalam bidang Perbankan. 2.Memahami implementasi prinsip-prinsip Syariah dalam praktik Perbankan. 3.Pengetahuan yang luas dalam bidang Perbankan secara umum. 4.Komitmen penerapan prinsip Syariah secara konsisten. 5.Komitmen penerapan atas prinsip-prinsip etika marketing Syariah.

14 Pengembangan Jaringan Kantor “Jumlah Kantor Bank Syariah”

15 Pengembangan Jaringan Kantor 1.Pembukaan kantor cabang-cabang baru sebagai implementasi ekspansi bisnis. 2.Pemanfaatan program Office Channeling / Delivery Channeling di kantor bank konvensional induknya.

16 Program Sosialisasi Perbankan Syariah 1.Iklan layanan masyarakat “logo IB” oleh Bank Indonesia. 2.Ikut serta dalam events dan expo yang dilakukan di beberapa lokasi, seperti expo International Franchise License & Business Concept Expo, Ib Property & Housing Finance Expo, dll. 3.Program Gerakan Ekonomi Syariah (GRES) terhadap masyarakat. 4.Program seminar & training Perbankan Syariah melalui kerjasama dengan akademisi dan kampus-kampus. 5.Sosialisasi melalui media dakwah yang dilakukan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta para ulama.

17 Strategi Pertumbuhan : 1.Penguatan fungsi intermediasi perbankan syariah kepada sektor ekonomi produktif 2.Pengembangan dan pengayaan produk perbankan syariah yang lebih terarah 3.Peningkatan sinergi dengan bank induk dengan tetap mengembangkan infrastruktur kelembagaan bisnis syariah 4.Peningkatan edukasi dan komunikasi dengan lebih fokus 5.Peningkatan Good Governance dan pengelolaan resiko kegiatan perbankan syariah 6.Penguatan sistem pengawasan

18 Strategi Pertumbuhan : 1.Strategi Penetrasi Pasar (Market Penetration Strategy) ~ tingkatkan penjualan ~ tingkatkan iklan & promosi 2.Strategi Integrasi (Integration Strategy) ~ perluasan jaringan distribusi ~ mencari pangsa baru 3.Strategi Pengembangan Produk (Product Development Strategy) ~ ciptakan produk baru ~ masuki segmen pasar yang spesifik

19 Pendekatan Yg dilakukan : 1.Pendekatan The Boston Consulting Group (BCG) Yaitu analisis multiple product perusahaan (perusahaan yang memiliki bermacam-macam produk) Cara melakukan pendekatan BCG: a. Satu perusahaan memiliki produk yang beragam, misal perusahan perdagangan dengan menjual alat-alat perkantoran, elektronik, peralatan rumah tangga, dll. b. Satu perusahaan membentuk grup-grup usaha sehingga semua segmen bisnis dapat dimasuki/dilakukan. Asumsi kondisi pasar untuk pendekatan BCG: a. Pangsa pasar cukup besar b. Persaingan pasar stabil c. Profabilitas/modal perusahaan tinggi d. Daya saing perusahaan di pasar cukup kuat

20 Pendekatan Yg dilakukan : 2.Pendekatan General Electric (GE) Yaitu analisis perencanaan portofolio bisnis secara komprehensif dengan dengan sangat memperhitungkan faktor kekuatan bisnis serta daya tarik pasar Cara melakukan pendekatan BCG: Kekuatan Bisnis Kuat Sedang Lemah Tinggi Daya Tarik Pasar Sedang Rendah Asumsi kondisi pasar untuk pendekatan GE: Kekuatan Bisnis Kuat & Daya Tarik Pasar tinggi


Download ppt "STRATEGI PENGEMBANGAN & PERTUMBUHAN BANK SYARIAH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google