Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REPRESENTASI HYPNOSIS DALAM NOVEL DIARY SANG KEMBANG MALAM “KUJUAL TUBUHKU BUKAN JIWAKU” (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Mengenai Hypnosis Dalam Novel.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REPRESENTASI HYPNOSIS DALAM NOVEL DIARY SANG KEMBANG MALAM “KUJUAL TUBUHKU BUKAN JIWAKU” (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Mengenai Hypnosis Dalam Novel."— Transcript presentasi:

1 REPRESENTASI HYPNOSIS DALAM NOVEL DIARY SANG KEMBANG MALAM “KUJUAL TUBUHKU BUKAN JIWAKU” (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Mengenai Hypnosis Dalam Novel Diary Sang Kembang Malam “Kujual Tubuhku Bukan Jiwaku” Karya : Agung Webe) Christian Miduk S Nim : PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI KOSENTRASI HUMAS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2013

2 LATAR BELAKANG MASALAH Novel Novel Diary Sang Kembang Malam Analisis Wacana Sara Mills

3 RUMUSAN MASALAH Rumusan Makro “Bagaimana Representasi Makna Hypnosis dalam Novel Diary sang Kembang Malam “kujual tubuhku bukan jiwaku” karya: Agung Webe ? Rumusan Mikro Posisi Subjek – objek Penulis – Pembaca

4 MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN Maksud Penelitian untuk menganalisis Representasi Hypnosis dalam Novel Diary sang Kembang Malam “kujual tubuhku bukan jiwaku” karya Agung Webe. Tujuan Penelitian  Untuk mengetahui posisi subjek-objek  Untuk mengetahui posisi penulis-pembaca

5 KEGUNAAN PENELITIAN diharapkan dapat menjadi tambahan bagi pengembangan ilmu pengetahuan karya ilmiah penelitian skripsi. Dalam bidang kajian ilmu komunikasi mengenai penggunaan analisis wacana kritis dalam menganalisis suatu teks, membedah berbagai unsur-unsur seputar wacana yang terdapat dalam suatu teks, dan semoga dapat memperkaya keilmuan analisis wacana kritis dalam kajian ilmu komunikasi, termasuk jika penelitian ini nantinya dapat dijadikan sebagai bahan rujukan referensi bagi penelitian-penelitian berikutnya dengan tema yang sama, yaitu seputar analisis wacana. Bagi peneliti Bagi Universitas Bagi Masyarakat Kegunaan Praktis

6 OBJEK PENELITIAN

7 POTONGAN TEKS NOVEL

8 no Nama Judul Metode Penelitian Hasil Penelitian 1 Waritsa Asri analisis wacana kritis dengan judul Makna Cantik pada teks iklan (analisis wacana kritis Sara Mills mengenai wanita dalam media massa pada iklan Citra Purly White UV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis Saramills. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi subjekyakni adalah citra merupakan pencerita tunggal dalam teks iklan tersebut dengan objek yaitu wanita dikarenakan kesesuaian dari model sara mills dan terakhir disertai posisi pembaca yang tidak bisa mengganggu gugat bentuk iklan teks yang dikeluarkan oleh citra. 2 Christine Felicia Alodia Identitas P.K Ojong dalam Kompas Studi Wacana Kritis Sara Mills terhadap Identitas P.K Ojong dalam Surat Kabar Harian Umum Kompas. Dalam penelitian ini memakai metode archeology of knowledge dari michele foucalult. Simpulan penelitian ini adalah P.K. Ojong merupakan sosok yang memiliki karakter kuat di tiap identitasnya. P.K Ojong ini memiliki pengaruh besar bagi kompas. 3 Mella M.Representasi PerempuanMetode yang dipakai padaKesimpulan dari hasil TABELPENELITIATABELPENELITIA

9 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan : Metode analisis wacana kritis dengan pendekatan kualitatif

10 DESAIN PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam perspektif interpretif, dengan mendasarkan pada paradigma kritis.

11 WAKTU DAN LOKASI PENELITIAN WAKTU PENELITIAN : Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan terhitung mulai dari bulan Februari 2013 sampai dengan Juli 2013 WAKTU PENELITIAN : Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan terhitung mulai dari bulan Februari 2013 sampai dengan Juli 2013 LOKASI PENELITIAN : Lokasi penelitian ini dilakukan di kota Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan 1 Novel. LOKASI PENELITIAN : Lokasi penelitian ini dilakukan di kota Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan 1 Novel.

12 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Posisi Subjek : Subjek disini adalah Nita, Nita sangat tepat untuk subjek. Karena, Nita merupakan tokoh yang mendalami hypnosis dalam novel ini. Selain itu karakter Nita dalam novel lebih mendalami hypnosis dan mengaplikasikan ilmu hypnosis dalam kehidupan. Gagasan dan peristiwa yang muncul sangat berhubungan dengan Nita. Posisi Objek : Objek disini adalah tokoh perempuan yang memerankan sebagai ibu yang suaminya mengguanakan jasa subjek sebagai kembang malam.

13 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Posisi Pembaca: Penuturan kisahnya beraturan pada bagian dua belas karena secara fasih penulis mengungkapkan bagaimana mempengaruhi seseorang melalui Hypnosis Posisi Penulis: Agung Webe berhasil menampilkan daya pikat yang luar biasa, seakan-akan ia menyihir pembaca, sehingga begitu memegang bukunya, orang tidak akan berfikir dan berbuat hal yang lain. Tidak bisa diragukan penulis novel diary sang kembang malam mengeksploitasi kata-kata dengan memilih diksi dan pengkalimatan yang elok pada bagian dua belas.

14 Kesimpulan dan Saran Kesimpulan:  Posisi Subjek – Objek  Posisi Penulis – Pembaca Kesimpulan:  Posisi Subjek – Objek  Posisi Penulis – Pembaca  Bagi Universitas  Bagi Penelitian Selanjutnya  Bagi Novel Diary sang Kembang malam  Bagi Masyarakat  Bagi Universitas  Bagi Penelitian Selanjutnya  Bagi Novel Diary sang Kembang malam  Bagi Masyarakat SARAN

15 SEKIAN DAN TERIMA KASIH “Don’t Judge The Book From The Cover”


Download ppt "REPRESENTASI HYPNOSIS DALAM NOVEL DIARY SANG KEMBANG MALAM “KUJUAL TUBUHKU BUKAN JIWAKU” (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Mengenai Hypnosis Dalam Novel."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google