Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

P E R T E M U A N 12 SISTEM BASIS DATA. SQL Lanjutan ….

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "P E R T E M U A N 12 SISTEM BASIS DATA. SQL Lanjutan …."— Transcript presentasi:

1 P E R T E M U A N 12 SISTEM BASIS DATA

2 SQL Lanjutan ….

3 Pengendalian Transaksi Merupakan perintah yang berfungsi untuk pengendalian pengeksekusian transaksi. pengelompokan dalam perintah DML ini adalah COMMIT dan ROLLBACK. 3

4 Contoh : ON ERROR ROLLBACK USE tblgaji IF BEGINTRANS() REPLACE ALL gaji WITH gaji *1.1 IF.NOT.COMMIT () *Persetujuan gagal *User dapat memilih untuk mencoba lagi/ membatalkan ENDIF 4

5 Pernyataan di atas adalah : COMMIT untuk menyetujui pengubahan data secara permanen dan sekaligus membawa ke dalam keadaan terakhir. ROLLBACK untuk membatalkan pengubahan data dan sekaligus membawa ke keadaan akhir. ON ERROR digunakan untuk melakukan pembatalan (via ROLLBACK) sekiranya terjadi sesutu kesalahan. USE digunakan untuk membuka table yang akan diubah. BEGINTRANS() digunakan untuk mengawali transaksi. Jika transaksi dapat diawali, maka field gaji untuk semua rekaman dinaikan 10% Pada tahap selanjutnya terdapat pemanggilan COMMIT(). Sekiranya persetujuan terhadap rekaman rekaman yang diubah tidak berhasil dicapai (.NOT.COMMIT()), maka dilakukan tindakan tindakan yang diatur oleh programmer. 5

6 Fungsi Agregat Fungsi agregat merupakan fungsi-fungsi yang mengambil koleksi (suatu himpunan atau beberapa himpunan) dan mengembalikan suatu nilai tunggal. Selain menampilkan nilai-nilai atribut yang ada didalam table, kadang-kadang ada kebutuhan untuk menampilkan data-data agresi seperti banyaknya record, table nilai atribut, rata-rata nilai atribut, dan nilai terbesar atau terkecil. SQL menyediakan fungsi untuk memproduksi hasil berupa rangkuman tertentu sesuai dengan yang diinginkan, SQL menyediakan 5 (lima) fungsi agregat yang disediakan yaitu COUNT,AVG,SUM, MIN dan MAX. 6

7  COUNT o Fungsi COUNT ini digunakan untuk mendapatkan nilai banyaknya record/menghitung jumlah data dari hasil query atau menghitung jumlah baris dengan tidak memperhatikan nilai atribut duplikasi. o Contoh, jika fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah pengarang perkota adalah sebagai berikut : SELECT Kota,COUNT(Kota) FROM tblpengarang GROUP BY Kota 7

8 Hasil query di atas adalah sebagai berikut : 8 Pernyataan COUNT ini juga dapat digunakan untuk menghitung jumlah pengarang perkota, khusus untuk yang jumlah perkotanya yang bernilai lebih dari satu. SELECT Kota,COUNT(Kota) FROM tblpengarang GROUP BY Kota HAVING COUNT(Kota)>1 Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

9  AVG o Fungsi AVG ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata data suatu atribut numerik dari hasil query atau operasi dengan sekelompok baris untuk memperoleh harga rerata dari kelompok yang ditentukan. o Contoh untuk menampilkan jumlah rata-rata gaji pada table gaji adalah sebagai berikut : SELECT AVG(gaji) FROM tblgaji 9 Hasil query di atas adalah sbb :

10  SUM o Fungsi SUM ini digunakan untuk mendapat nilai total atau menjumlah nilai suatu atribut numerik dari hasil query atau menjumlahkan sekelompok nilai data dalam kolom atribut. o Contoh untuk menampilkan total gaji pada table gaji adalah sebagai berikut. SELECT SUM(gaji) FROM tblgaji 10 Hasil query di atas adalah sbb :

11  MIN o Fungsi MIN ini digunakan untuk mendapat nilai terkecil dari suatu atribut dari hasil query atau memilih nilai yang paling kecil dari sekelompok data dalam kolom atribut. o Contoh untuk menampilkan gaji terendah pada table gaji adalah sebagai berikut. SELECT MIN(gaji) FROM tblgaji 11 Hasil query di atas adalah sbb :

12  MAX o Fungsi MAX ini digunakan untuk mendapat nilai terbesar dari hasil query atau memilih nilai yang paling besar dari sekelompok data dalam kolom atribut. o Contoh untuk menampilkan gaji terbesar pada tabel gaji adalah sebagai berikut: o SELECT MAX(gaji) FROM tblgaji 12 Hasil query di atas adalah sbb :

13  WHERE o Permintaan data melalui SELECT dapat menggunakan berbagai operator yang dikenakan pada pernyataan WHERE. o Operator-operator yang tersedia adalah OR, NOT, BETWEEN-AND, IN, dan LIKE OR  Operator OR dapat digunakan untuk menyatakan keadaan ‘’ATAU’’, contoh untuk memperoleh pengarang yang tinggal di Yogya atau di Bandungo dengan cara sebagai berikut : SELECT Nama_pengarang, Kota FROM tblpengarang WHERE Kota =’Yogyakarta’ OR Kota=’Jakarta’

14 14 Hasil query di atas adalah sbb : 2.NOT  Operator NOT dapat digunakan untuk menyatakan keadaan ‘’TIDAK’’, contoh misalkan Kota <>’Yogyakarta’, bisa ditulis menjadi NOT Kota=’Yogyakarta’ SELECT Nama _pengarang, Kota FROM tblpengarang WHERE NOT Kota=’Yogyakarta’  Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

15 15 3.BETWEEN-AND  Operator BETWEEN-AND dapat digunakan untuk menangani operasi ‘’JANGKAUAN’’, contoh pernyataan untuk mendapatkan pengarang dengan kode 1 hingga 6 dengan cara sebagai berikut: SELECT Kd_pengarang, Nama_pengarang FROM tblpengarang WHERE Kd_pengarang BETWEEN 1 AND 5

16 16 4.IN  Operator IN dapat digunakan untuk menyatakan keadaan ‘’SALAH SATU DIANTARA’’,  Contoh : SELECT Kd_pengarang, Kota FROM tblpengarang WHERE Kota IN (‘Yogyakarta’,’Bandung’, ‘Jakarta’)  Untuk memperoleh nama pengarang yang tinggal di daerah Yogyakarta atau Bandung atau Jakarta, pernyataan di atas sangat identik dengan cara sebagai berikut : SELECT Nama –pengarang,Kota FROM tblpengarang WHERE Kota =’Yogyakarta’ OR Kota=’Bandung’ OR Kota=’Jakarta’

17 17 4.LIKE  Operator Like ini dapat digunakan untuk menyatakan pencocokan, contoh untuk memperoleh semua pengarang yang namanya di awali dengan ‘A’ dengan cara sebagai berikut: SELECT Nama _pengarang FROM tblpengarang WHERE nama LIKE ‘’A%’’  Pernyataan % berarti ‘”nol, satu, atau sejumlah karakter apa saja’’.  Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

18  Operator Join o SQL mempunyai kemampuan untuk menggabungkan dua tabel atau lebih guna mendapatkan informasi yang diinginkan, dengan proses yang dilakukan dengan nama JOIN Inner Join /Join Dalam  INNER JOIN adalah join yang menghasilkan baris-baris, minimal ada sebuah baris di kedua tabel yang sesuai dengan kondisi join.  Baris-baris yang tidak sesuai dengan sebuah baris dari tabel tidak ditampilkan.

19  Operator Join o SQL mempunyai kemampuan untuk menggabungkan dua tabel atau lebih guna mendapatkan informasi yang diinginkan, dengan proses yang dilakukan dengan nama JOIN Inner Join /Join Dalam  INNER JOIN adalah join yang menghasilkan baris-baris, minimal ada sebuah baris di kedua tabel yang sesuai dengan kondisi join.  Baris-baris yang tidak sesuai dengan sebuah baris dari tabel tidak ditampilkan.

20 20 SELECT judul.Judul_Buku, judul.Harga, pengarang.Nama_pengarang, pengarang.Alamat FROM judul INNER JOIN pengarang ON judul.Kd_Buku=pengarang.Kd_Buku  Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

21 21 1.Outer Join  OUTER JOIN adalah join yang menghasilkan semua data dari sebuah tabel dan membatasi data dari tabel lain.  Dalam SQL dapat menggunakan tipe OUTER JOIN dan dibedakan menjadi LEFT Join dan RIGHT Join.  Right Join  Kebalikan dari LEFT Join, jika tidak menemukan hubungan dengan tabel disebelah kiri maka akan ditampilkan NULL.  Pernyataan RIGHT Join adalah sbb :

22 22 SELECT judul.Judul_Buku, judul.Harga, pengarang.Nama_pengarang, pengarang.Alamat FROM judul RIGHT JOIN pengarang ON judul.Kd_Buku=pengarang.Kd_Buku  Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

23 23  Left Join  Akan menampilkan tabel disebelah kanannya (dalam hal ini tabel nilai) dengan NULL jika tidak terdapat hubungan antara tabel disebelah kiri.  Pernyataan LEFTJoin adalah sbb : SELECT judul.Judul_Buku, judul.Harga, pengarang.Nama_pengarang, pengarang.Alamat FROM judul LEFT JOIN pengarang ON judul.Kd_Buku=pengarang.Kd_Buku  Hasil query di atas adalah sebagai berikut:

24  Distinct o Digunakan untuk menghilangkan duplikat. o Contoh : 24 SELECT DISTINCT item, Amount FROM SALES;

25 25 Thank You


Download ppt "P E R T E M U A N 12 SISTEM BASIS DATA. SQL Lanjutan …."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google