Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 8 Sistem pengukuran zat alir Matakuliah: H0262 / Pengukuran dan Instrumentasi Tahun: 2005 Versi: 00 / 01.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 8 Sistem pengukuran zat alir Matakuliah: H0262 / Pengukuran dan Instrumentasi Tahun: 2005 Versi: 00 / 01."— Transcript presentasi:

1 1 Pertemuan 8 Sistem pengukuran zat alir Matakuliah: H0262 / Pengukuran dan Instrumentasi Tahun: 2005 Versi: 00 / 01

2 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengukuran zat alir

3 3 Outline Materi Materi 1 : Pengukuran kecepatan Materi 2 : Pengukuran volume aliran Materi 3 : Sistem flowmeter dan karakteristik Materi 4 : Turbin flowmeter Materi 5 : Vortex flowmeter Materi 6 : Vortex flowmeter Materi 7 : Electromagnetic flowmeter Materi 8 : Doppler flowmeter

4 SISTEM PENGUKURAN ZAT ALIR Pengukuran kecepatan. v =  2 (  1 -  S )  V=  { 22  -1 SS  [ (1+ PSPS  P )  -1/  -1 ] }  = ratio dari spesifik panas pada temperatur konstan

5 Gb 8.1 Pitotstatic tube.

6 6 Pengukuran volume aliran. Asumsi pada perhitungan teoritis : 1. frictionless rendah 2. tidak ada panas yang hilang 3. conservation total energy E 1 = P 1 /  1 + ½ V gz ! E 2 = P 2 /  2 + ½ V gz 2

7 7 4. Incompressible fluid  1 =  2 = . 5. Horisontal pipe. z 1 = z 2 ½ ( V 2 2 – V 1 2 ) = 1/P ( P 1 – P 2 ) … modifikasi persamaan 3

8 8 6. Conservation volume aliran Q 1 = Q 2 = Q dimana Q 1 = A 1 v 1 Q 2 = A 2 v 2 Q TH = A2A2  [1- ( A 2 /A 1 ) 2 ]  [ 2(P 1 -P 2 ) /  ] Q ACT = C D E A  [ 2 (P 1 – P 2 ) /  ]

9 9 C D = koefisien discharge E = kecepatan m= ratio aliran : d 2 / D 2 A = aliran area cross section =  d 2 /4.

10 10 Sistem Flowmeter dan karakteristik. 1. no moving parts 2. permanent pressure loss 3. device non linear 4. clean fluid 5. typical Flowmeter terdiri dari differential pressure sensing elemen. 6. considerable. Tabel 8.1.

11 11 Varaiabel area Flowmeter. Q = C D A 2 (x)  [2(P 1 -P 2 ) /  ] A 2 (x) =1/4  ( D 2 -d 2 ) P 1 -P 2 = t (  -  ) g Q   2  C D d tan   [ t(  -  )g/  ] x

12 12 Varaiabel area Flowmeter. Gb 8.2 variabel area Flowmeter.

13 13 Turbin Flowmeter. Gb 8.3 Turbin Flowmeter. E = bmk Q sin (mkQ t ).

14 14 Vortex Flowmeter. Gb 8.4 Vortex Flowmeter.

15 15 Vortex Flowmeter. d/D [ 1-4hd/  D ] f Q 4S  D 3 = 1

16 16 Vortex system detection : 1. capacitance diafragma 2. thermal sensor 3. strain gauge 4. ultrasonik Measurement flowrate pada situasi sulit. (a)Flow laminar atau transitional ( R e < 10 4 ). (b)Fluid high korosive atau toxid. (c) dirty fluid.

17 17 Electromagnetic Flowmeter. Gb 8.5 Elektromagnet flowmeter.

18 18 Electromagnetic Flowmeter. E = 4BQ /  D dan I= 4kQ/  k F D.

19 19 Doppler Flowmeter. Gb8.6 Doppler flowmeter.

20 20 R (  ) = lim Doppler Flowmeter. T  T 1 X(t-  )y(t) dt 0T 0T R(  ) = R(  -  ) = A Sin w c (  -  ) (-)(-) dimana R (  ) akan max pada saat  =  dan  >> 2  / w c atau  >> 1/f C.

21 21 >


Download ppt "1 Pertemuan 8 Sistem pengukuran zat alir Matakuliah: H0262 / Pengukuran dan Instrumentasi Tahun: 2005 Versi: 00 / 01."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google