Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Free Open Source Software (FOSS) untuk Otomasi Perpustakaan Miswan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Free Open Source Software (FOSS) untuk Otomasi Perpustakaan Miswan."— Transcript presentasi:

1 Free Open Source Software (FOSS) untuk Otomasi Perpustakaan Miswan

2 Integrated Library System (ILS) [otomasi] Atau sering disebut juga Library Management System (LMS) adalah paket perangkat lunak yang berfungsi untuk “mengotomasikan” beberapa layanan di perpustakaan, seperti: katalogisasi, sirkulasi, antarmuka penelusuran (OPAC), dsb.

3 ILS/LMS Software Saat ini tersedia banyak alternatif perangkat lunak otomasi perpustakaan baik yang berbayar maupun gratis Berbayar: SirsiDynix, VTLS, Voyager, SIPRUS, MySIPISIS dsb. Gratis: OpenBiblio, Evergreen, Koha, SLIMS, dsb.

4 Dilema Perpustakaan Anggaran perpustakaan biasanya terbatas Perkembangan teknologi yang sangat cepat, berakibat: – Usia (masa pakai) perangkat keras komputer rata- rata 3 tahun – Masa pakai perangkat lunak? Ada yang menyebut lebih pendek daripada perangkat keras

5 FOSS Solusi mengurangi beban anggaran perpustakaan untuk perangkat lunak Implementasi FOSS bukan berarti tanpa biaya Tetapi, FOSS mengurangi secara signifikan anggaran untuk pengadaan perangkat lunak Membebaskan perpustakaan dari ketergantungan kepada penyedia perangkat lunak

6 Lisensi Perangkat Lunak Public domain Free software Open source software Freeware Shareware Propietary software Patented software.

7 Memilih FOSS untuk Perpustakaan Menurut Tristan Muller*, beberapa kriteria untuk memilih FOSS untuk ILS adalah: – Lisensi – Komunitas – Fungsionalitas *Muller, Tristan (2010). “How to choose free and open source integrated library system”.

8 Lisensi Tidak semua ILS yang ditawarkan sebagai “free software” misalnya lisensi GPL, berarti semua aspek perangkat lunak bebas dan terbuka untuk digunakan. Terbuka: menunjukkan tingkat transparansi dan keterbukaan yang tinggi.

9 Komunitas Perkembangan komunitas yang berafiliasi dengan perangkat lunak (pengguna, pengembang, pemerhati, dsb.), meliputi: – Attractivenesss (minat, ketertarikan komunitas, pengguna) – Sustainability (keberlanjutan dukungan komunitas)

10 Fungsionalitas Pemenuhan terhadap kebutuhan perpustakaan, misalnya: – Format metadata (MARC, dsb.) – Interface OPAC – Pelaporan – Penelusuran – Sirkulasi – Dsb.

11 Hasil Muller

12 Kriteria FOSS ILS 1.Ada aktivitas pengembangan yang sedang berjalan 2.Minimal, tersedia modul pengatalogan, sirkulasi, akses pengguna ke katalog [penelusuran]; modul pengadaan dan pengelolaan terbitan berseri dalam pengembangan; 3.Mendukung format MARC 4.Kode sumber dan dokumentasi tersedia untuk diunduh dibawah lisensi GNU-GPL 5.Saat ini sedang digunakan di beberapa perpustakaan 6.Tidak ada persoalan skalabilitas. Richard W. Boss, (2008). “Open source integrated library system”.

13 SLIMS-5 (Meranti) Demo and learning together.

14 Collaborative Open Source

15 SLiMS-5 (Meranti) Build for Library Automation purpose (and now support digital library). Most of the developers is librarian formal backgroud. Update: now including Physics teacher & IT developer. Take back your freedom by GNU/GPL license. Web-based application. No. 1 in Open Source category of Indonesia ICT award Official IGOS library application. Widely community support.

16 Cont... Easy to maintain and use. Documentation is available and updated! Multi language support. Tightly integrated with Union Catalog Server. Copy-cataloging support via z39.50 and P2P protocol. Has been used in so many countries.


Download ppt "Free Open Source Software (FOSS) untuk Otomasi Perpustakaan Miswan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google