Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

S-C-P Persaingan Sempurna. Ringkasan Minggu Lalu Jangka waktu (sangat pendek, pendek dan panjang) tidak terkait dengan waktu melainkan dengan produksi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "S-C-P Persaingan Sempurna. Ringkasan Minggu Lalu Jangka waktu (sangat pendek, pendek dan panjang) tidak terkait dengan waktu melainkan dengan produksi."— Transcript presentasi:

1 S-C-P Persaingan Sempurna

2 Ringkasan Minggu Lalu Jangka waktu (sangat pendek, pendek dan panjang) tidak terkait dengan waktu melainkan dengan produksi Skala ekonomi terkait dengan kapasitas firm (besar/sedang/kecil)

3 Pokok-Pokok Materi SCP persaingan sempurna –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja –Pasar contestable

4 Structure Prinsip umum:Prinsip umum: Struktur dilihat dari bentuk permintaan yang dihadapi firm = permintaan firm Persaingan sempurna = permintaan datarPersaingan sempurna = permintaan datar Firm bisa menjual sebanyak yang disanggupi pada harga pasar yang berlakuFirm bisa menjual sebanyak yang disanggupi pada harga pasar yang berlaku –Tidak perlu bersaing untuk menjual

5 P = harga yang sanggup dibayar oleh konsumen q P firm bisa menjual sebanyak kesanggupannya pada harga P dalam pasar permintaan firm

6 Persaingan Sempurna “Asumsi” pasar persaingan sempurna“Asumsi” pasar persaingan sempurna Dampak dari asumsi  permintaan datarDampak dari asumsi  permintaan datar Syarat “informasi lengkap” sudah ketinggalan jamanSyarat “informasi lengkap” sudah ketinggalan jaman Sekarang informasi dipandang sebagai barang/jasa ekonomi  ada permintaan dan penawaran akan informasiSekarang informasi dipandang sebagai barang/jasa ekonomi  ada permintaan dan penawaran akan informasi

7 Persaingan Sempurna Gejala persaingan sempurna tidak ada merek/perbedaan menyolok di antara firmtidak ada merek/perbedaan menyolok di antara firm semua firm punya harga yang (hampir) samasemua firm punya harga yang (hampir) sama jika satu firm menaikkan harga di atas yang lain, dia akan kehilangan pelangganjika satu firm menaikkan harga di atas yang lain, dia akan kehilangan pelanggan

8 Pokok-Pokok Materi SCP persaingan sempurna –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja –Pasar contestable

9 Conduct = Perilaku  menjual q

10 Perilaku  Tanpa biaya tetap Jika firm hanya mempunyai biaya variabel (atau biaya tetap kecil), maka penawaran firm merupakan garis datar Firm akan menawarkan q sebanyak disanggupi (sesuai kapasitas produksi)

11 P Q biaya q c Penawaran firmPenawaran pasar

12 Perilaku  Tanpa Biaya Tetap Karena firm relatif kecil dibandingkan pasar –permintaan firm datar = kehadiran firm tidak mempengaruhi pasar maka firm merupakan satu titik dalam pasar pada harga kesanggupan = biaya = penawaran datar

13 P Q biaya q c Penawaran firmPenawaran pasar

14 Perilaku Conduct = perilaku persaingan sempurna: menjual output sebanyak q pada harga yang berlaku di pasar

15 Pokok-Pokok Materi SCP persaingan sempurna –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja –Pasar contestable

16 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

17 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

18 Kinerja: Q* (pasar) P QQ* Jika semua firm/penjual mempunyai biaya sama a c bQ

19 Kinerja: Q* (pasar) Q* persaingan sempurna merupakan semua orang yang berhak kebagian/ mengkomsumsi barang ybsQ* persaingan sempurna merupakan semua orang yang berhak kebagian/ mengkomsumsi barang ybs  Q* persaingan sempurna menjadi rujukan untuk menilai kinerja pasar dengan struktur lain Q struktur lain < Q*ps  kinerja kurangQ struktur lain < Q*ps  kinerja kurang

20 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

21 Kinerja: P* (pasar) P QQ* Jika semua firm/penjual mempunyai biaya sama P*=c a bQ P* = c

22 Kinerja: P* (pasar) P* persaingan sempurna merupakan P yang menutup semua biaya (termasuk laba normal)P* persaingan sempurna merupakan P yang menutup semua biaya (termasuk laba normal)  P* persaingan sempurna menjadi rujukan untuk menilai kinerja pasar dengan struktur lain P struktur lain > P*ps  kinerja kurangP struktur lain > P*ps  kinerja kurang

23 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

24 Kinerja: surplus konsumen P QQ* Jika semua firm/penjual mempunyai biaya sama a bQ P*=c

25 Kinerja: Surplus Konsumen SK* persaingan sempurna merupakan SK maksimal (paling besar) yang dimungkinkanSK* persaingan sempurna merupakan SK maksimal (paling besar) yang dimungkinkan  SK* persaingan sempurna menjadi rujukan untuk menilai kinerja pasar dengan struktur lain SK struktur lain < SK*ps  kinerja kurangSK struktur lain < SK*ps  kinerja kurang

26 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

27 Kinerja: laba = surplus produsen P QQ* Jika semua firm/penjual mempunyai biaya sama tidak ada laba a bQ P*=c

28 Kinerja: laba = surplus produsen P QQ* Jika semua firm/penjual mempunyai biaya sama tidak ada laba a bQ P*=c

29 Laba menurut mikro, tidak ada laba ekonomi pada pasar persaingan sempurnamenurut mikro, tidak ada laba ekonomi pada pasar persaingan sempurna TETAPI dalam kenyataan, jika firm punya biaya yang berbeda, maka bisa terjadi laba pada firm yang lebih efisienTETAPI dalam kenyataan, jika firm punya biaya yang berbeda, maka bisa terjadi laba pada firm yang lebih efisien kebanyakan kasus persaingan sempurna, semua firm punya biaya yang samakebanyakan kasus persaingan sempurna, semua firm punya biaya yang sama  tidak ada laba ekonomi

30 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

31 Kinerja: keadilan P QQ* Semua konsumen yang sanggup menutupi biaya kebagian/bisa membeli a bQ P*=c Adil

32 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

33 Semua konsumen yang sanggup menutupi biaya kebagian/bisa membeli  Tidak ada belanja yang harus dialihkan kepada barang yang kurang disukai Efisien Kinerja: efisiensi

34 Kinerja pasar UnsurTanpa Biaya Tetap (Hanya Biaya Variable) Q* P* c Surplus konsumen Laba = surplus produsen 0 KeadilanAdil EfisiensiEfisien

35 Pasar Persaingan Sempurna dimana semua firm mempunyai biaya yang sama  kurang realistis Tetapi berguna sebagai teori/rujukan analisis (standard) Tolok ukur Kinerja versi Mikro

36 Pokok-Pokok Materi SCP persaingan sempurna –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja –Pasar contestable

37 Pasar Contestable l Bhs. Indonesia = pasar yang bisa direbut l contest ≠ kata benda/perlombaan l contest = kata kerja/merebut permintaan firm datarkinerja persaingan sempurna l pasar yang hanya 1 atau “sedikit sekali” penjual namun permintaan firm tetap datar  kinerja persaingan sempurna

38 Pasar Contestable l yaitu penjual tunggal/sedikit tetap tidak bisa menaikkan harga di atas pasar l karena akan dimasuki/”direbut” oleh penjual lain l Hal ini karena hambatan ‘entry’ & ‘exit’ yg rendah l contoh: penjual sayuran keliling dengan sepeda motor l contoh: penjual martabak di satu lokasi

39 Pasar Contestable l adanya import menjadikan pasar lebih contestable l adanya biaya angkut / transport yg tinggi (daerah terpencil) menjadikan pasar kurang contestable

40 l Pasar Contestable  Struktur mirip Pasar Monopoli (hanya satu penjual), tetapi Performance mirip Pasar Persaingan Sempurna (harga rendah)

41 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna l SCP monopoli

42 Persaingan tidak sempurna Persaingan sempurna: Structure ( S ) = permintaan firm datar Persaingan tidak sempurna: Structure ( S ) = permintaan firm tidak datar (miring) l monopoli, penghuni (dominant) :  permintaan firm = permintaan pasar l pendatang, oligopoli Cournot:  permintaan firm = sisa permintaan pasar l oligopoli Bertrand:  permintaan firm = bagian pasar

43 Persaingan tidak sempurna Pembahasan SCP monopoli berlaku pula untuk semua “ S “ lain yg bukan persaingan sempurna (persaingan tidak sempurna = imperfect competition) dengan permintaan miring ke bawah  monopoli untuk pengajaran karena paling sederhana

44 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna –Indeks Lerner l SCP monopoli l SCP Aliran Chicago

45 Indeks Lerner Rumus untuk menghitung/mengukur “kuasa monopoli” Rumus untuk menghitung/mengukur “kuasa monopoli” Kuasa monopoli menunjukkan Kuasa monopoli menunjukkan  seberapa besar tingkat ketidaksempurnaan persaingan  seberapa besar tingkat ketidaksempurnaan persaingan Indeks Lerner = (P * - MC)/P * = % laba ekonomi terhadap harga

46 Indeks Lerner l Semakin tinggi Indeks Lerner, semakin besar laba  semakin tidak sempurna persaingan l 0% (0) ≥ Indeks Lerner ≥ 100% (1) l Indeks Lerner tidak memperhitungkan kehadiran biaya tetap  tidak /kurang realistis

47 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna l SCP monopoli

48 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna l SCP monopoli –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja

49 Structure (S) l Prinsip umum: Struktur dilihat dari bentuk permintaan yang dihadapi firm = permintaan firm l Monopoli permintaan firm = permintaan pasar l Tidak perlu bersaing untuk menjual

50 Structure (S) l Monopoli ekonomi industri  permintaan l Monopoli mikro/hukum  jumlah firm l Hampir tidak ada monopoli murni dalam arti ekonomi industri karena selalu ada barang pengganti  tidak seluruh permintaan pasar

51 Structure (S) Contoh2 monopoli dalam pengajaran l barang/jasa publik (air, listrik, KA) l perlindungan/penunjukan pemerintah (BBM, sembako) l perlindungan pemerintah  harga tidak ditentukan oleh pasar

52 Structure (S) Berarti bukan monopoli menurut ekonomi industri  tetapi Monopoly yang DICIPTAKAN Monopoli ekonomi industri: permintaan firm = permintaan pasar

53 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna l SCP monopoli –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja

54 Materi Utama l Conduct = perilaku l Performance = kinerja tergantung ada / tidaknya biaya tetap akan dibahas 2 kasus: –tidak ada biaya tetap (teori ek. mikro) –ada biaya tetap (realitas)

55 Perilaku = menjual q

56 Perilaku l Firm akan menawarkan q agar laba maksimum –yaitu Π = TR – TC l Penentuan q yang sanggup dijual tergantung ada/tidak biaya tetap  2 kasus (1. tanpa biaya tetap; 2. dengan biaya tetap)

57 Geometri dan Aljabar l geometri dan aljabar (matematik) digunakan untuk menjelaskan penerapan prinsip ekonomi l a, b, c dan d merupakan angka  bisa dihitung melalui penelitian l Q dan P merupakan angka hasil aljabar  berapakah yang diperlukan untuk mencapai tujuan = laba maksimum

58 Perilaku - Conduct ( C ) Kasus : tidak ada biaya tetap

59 Pertanyaan pokok perilaku: berapa q yg harus dijual? agar laba (Π = TR – TC) maksimum: kalau tidak ada biaya tetap maka AC = MC q sedemikian banyak sampai MR = MC

60 MC = MR penentuan MC

61 biaya c Karena permintaan firm = permintaan pasar Maka penawaran firm = penawaran pasar q = Q AC = MC

62 MC = MR penentuan MR

63 harga = biaya c Permintaan firm = permintaan pasar permintaan p = AR MR AR > MR karena MR termasuk penurunan harga bagi semua q sebelumnya q = Q

64 c P = a – bQ = AR = permintaan MR = a – 2bQ 2x lipat Kemiringan MR = 2x lipat kemiringan permintaan b P = a - bQ 2b MR = a - 2bQ q = Q P

65 laba = TR - TC maksimum laba  aljabar MR = MC

66 MC = MR cari q = Q

67 c P = a - bQ MR = = a - 2bQ Q* q = Q P MC

68 c P = a - bQ MR = = a - 2bQ Q* q = Q Jika q = Q sebanyak q* = Q* dijual di pasar, maka para konsumen akan sanggup bayar P* P P* MC

69 c P = a - bQ MR = = a - 2bQ Q* q = Q P P* MC

70 Perhatikan l Perilaku firm menyangkut Q l Firm menawarkan Q* kepada pasar l Konsumen sanggup bayar P* P* bukan perilaku firm

71 Materi Utama l Pengantar persaingan tidak sempurna l SCP monopoli –Structure –Conduct = perilaku –Performance = kinerja

72 Kinerja - Performance ( P ) Kasus : Tidak ada biaya tetap

73 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

74 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

75

76 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

77 c Q* q = Q P P* Kinerja: surplus konsumen

78 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

79 c Q* q = Q P P* Kinerja: laba

80 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

81 Kinerja : keadilan ketidakadilan = orang yang sanggup beli (dengan menutupi biaya produksi) tapi tidak kebagianketidakadilan = orang yang sanggup beli (dengan menutupi biaya produksi) tapi tidak kebagian tidak mendapat surplus konsumen tidak mendapat surplus konsumen  deadweight loss (DWL)

82 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: DWL Q ps * Q ps * = sanggup menutup biaya c (jumlah org yg mampu beli). Q m * = Jumlah orang yang kebagian Q ps * - Q m * Sebanyak Q ps * - Q m * yang berhak mendapat tidak kebagian

83 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: DWL Q ps * Q ps * - Q m * Q ps * - Q m * berhak menikmati surplus konsumen

84 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: DWL Q ps * Q ps * - Q m * Q ps * - Q m * berhak menikmati surplus konsumen P* kehilangan surplus konsumen DWL  DWL

85 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: DWL Q ps * P* karena Q* m = ½ Q* ps

86 Kinerja pasar : 6 unsur Q* (pasar)Q* (pasar) P* (pasar)P* (pasar) Surplus konsumenSurplus konsumen Laba (surplus produsen)Laba (surplus produsen) Keadilan/ketidakadilanKeadilan/ketidakadilan EfisiensiEfisiensi

87 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: Efisiensi Q ps * Q ps * - Q m * Q ps * - Q m * berhak belanja tapi tidak kebagian BBL uang belanja untuk Belanja Barang Lain  BBL

88 c Qm*Qm* q = Q P Kinerja: Efisiensi Q ps * karena Q* m = ½ Q* ps

89 Perbandingan Kinerja Pasar Perbandingan antara persaingan sempurna dengan monopoli yang tidak ada input tetap  perbandingan standard (mikro)  tapi kurang realistis

90 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* P* Surplus konsumen Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

91 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* Surplus konsumen Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

92 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* Surplus konsumen Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

93 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

94 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

95 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

96 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

97 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen 0bQ m 2 Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

98 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen 0bQ m 2 Keadilan = DWL Efisiensi = BBL

99 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen 0bQ m 2 Keadilan = DWL0 (1/2)Q m 2 Efisiensi = BBL

100 Kinerja pasar- Performance (P) UsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen 0bQ m 2 Keadilan = DWL0 (1/2)Q m 2 Efisiensi = BBL

101 Kinerja pasar- Performance (P) UnsurPersaingan sempurna Monopoli, tidak ada biaya tetap Q* (a – c)/b(a – c)/2b P* c(a + c)/2 Surplus konsumen (b/2)Q ps 2 (b/2)Q m 2 Laba = surplus produsen 0bQ m 2 Keadilan = DWL0 (1/2)Q m 2 Efisiensi = BBL0 cQ m 2

102 Penting ! Masalah monopoli yang sebenarnya bukan laba Melainkan Q*  –surplus konsumen –keadilan = DWL –efisiensi = BBL

103 Penting !  Kunci evaluasi kinerja pasar adalah Q  P  Q dan permintaan  Surplus konsumen  Q dan permintaan  Laba = surplus produsen  Q, harga dan biaya  Keadilan = DWL  Q dan permintaan  Efisiensi = BBL  Q dan biaya

104 Perhatikan  Semakin besar Q  Semakin Q mendekati Q ps  Semakin baik kinerja pasar  dan sebaliknya

105 LATIHAN 1. Terkait dengan Kinerja pasar ‘monopoli tanpa biaya tetap’, berdasarkan grafis dan rumus berikut, tentukan: a. Harga yang terjadi di pasar (P*)! b. Total output yang tersedia di pasar (Q*)! c. Tentukan nilai “Indeks Lerner” nya! ( Indeks Lerner = (P*- MC)/P* ) Unsur Kinerja Pasar Monopoli Tanpa biaya tetap Q* (a – c)/2b P* (a + c)/2

106 AR=D  P = a - bQ MR  P = a - 2bQ Q* q = Q P P* MC a =1200 c =500 b=3

107 AR=D  P = a - bQ MR  P = a - 2bQ Q* q = Q P P* MC a =1200 c =500 b=3 2. Terkait dengan Kinerja pasar ‘monopoli tanpa biaya tetap’, berdasarkan grafis dan rumus berikut, tentukan berapa besar Surplus Konsumen (SK) !  SK = (b/2)Q m * 2 atau SK = (b/2)Q* 2

108 AR=D  P = a - bQ MR  P = a - 2bQ Q* q = Q P P* MC a =1200 c =500 b=3 3. Terkait dengan Kinerja pasar ‘monopoli tanpa biaya tetap’, berdasarkan grafis dan rumus berikut, tentukan berapa besar Surplus Produsen/Laba ( π ) !  π = bQ m * 2 atau π = bQ* 2

109 AR=D  P = a - bQ MR  P = a - 2bQ Q* q = Q P P* MC a =1200 c =500 b=3 4. Terkait dengan Kinerja pasar ‘monopoli tanpa biaya tetap’, berdasarkan grafis dan rumus berikut, tentukan berapa besar ‘ketidakadilan’ (DWL) yg terjadi !  DWL = (1/2)Q m * 2 atau DWL =(1/2)Q* 2

110 AR=D  P = a - bQ Q* q = Q P P* MC a =1200 c =500 b=3 5. Terkait dengan Kinerja pasar ‘monopoli tanpa biaya tetap’, berdasarkan grafis dan rumus berikut, tentukan berapa besar ‘ketidakefisienan’ (BBL) yg terjadi !  BBL = cQ m * 2 atau BBL =cQ* 2 Q ps *

111 Terima kasih atas perhatiannya


Download ppt "S-C-P Persaingan Sempurna. Ringkasan Minggu Lalu Jangka waktu (sangat pendek, pendek dan panjang) tidak terkait dengan waktu melainkan dengan produksi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google