Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ROTASI Pertemuan 15 Matakuliah: D0684 – FISIKA I Tahun: 2008.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ROTASI Pertemuan 15 Matakuliah: D0684 – FISIKA I Tahun: 2008."— Transcript presentasi:

1

2 ROTASI Pertemuan 15 Matakuliah: D0684 – FISIKA I Tahun: 2008

3 Bina Nusantara Gerak rotasi merupakan Gerak benda sembarang bentuk berputar terhadap suatu sumbu putar. 1. Variabel Gerak Rotasi a. Posisi ( pergeseran ) sudut (  )  : dalam radian, 1 rad = 3600 / 2  = 57,3 0 r 

4 Bina Nusantara b. Kecepatan sudut (  ) * Kecepatan sudut rata-rata didefinisikan sebagai perubahan posisi sudut terhadap selang waktu : * Kecepatan sudut sesaat : satuan kecepatan sudut : rad/s, putaran/s, atau rotasi per menit (rpm)

5 Bina Nusantara c. Percepatan sudut (  ) * Percepatan sudut rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan sudut terhadap selang waktu * Percepatan sudut sesaat : Satuan percepatan sudut : rad/s 2 Bentuk Integral dari persamaan gerak rotasi : Kecepatan sudut :  =   dt Posisi / pergeseran sudut :  =   dt 5

6 Bina Nusantara 2. Gerak Rotasi Dengan Percepatan Sudut Konstan Untuk gerak rotasi dengan percepatan sudut α = konstan, bentuk persamaan geraknya identik dengan persamaan gerak linier dengan percepatan konstan, yaitu : ω = ω 0 + α t θ = ½ ( ω + ω 0 ) t θ = θ 0 + ω 0 t + ½ α t 2

7 Bina Nusantara 3. Hubungan Variabel Gerak Rotasi dan Gerak Linier Setiap benda yang berotasi, disamping melakukan gerak rotasi, pada waktu bersamaan juga melakukan gerak translasi/gerak linier. Hubungan antara variabel gerak rotasi dan gerak linier tersebut adalah : S =  r S = pergeseran linier V =  r r = jari-jari lintasan a T =  r a T = percepatan tangensial r S 

8 Bina Nusantara Contoh : 1.Sebuah mesin berputar dengan kecepatan sudut konstan, yaitu : 150 putaran/menit. Kemudian mesin dimatikan, dan mesin berhenti berputar dalam waktu 2,5 menit. Tentukan : a. Percepatan sudut mesin (anggap konstan). b. Jumlah putaran mesin dari saat dimatikan hingga berhenti berputar. Penyelesaian : a. Dari : ω = ω 0 + α t ω =0 (berhenti), ω 0 = 150 putaran/menit = 50 π rad/s, t= 2,5 menit = 150 s. maka : α = (ω - ω 0 )/ t = ( 0 – 50 π)/ 150 = - 3,33 rad/s 2 Tanda negatif(-) artinya diperlambat b. θ = ½ ( ω + ω 0 ) t = ½ ( π ) 120 = 3000 π rad = 1500 putaran

9 Bina Nusantara 2.Dua buah roda A dan B A B dihubungkan oleh sebuah ban. Jari-jari roda A 10 cm dan roda B 25 cm. Ban Mulai dari keadaan diam laju sudut roda A dipercepat dengan α A = π rad/s 2. Tentukan waktu yang diperlukan roda B untuk mencapai laju sudut  B =240 putaran/menit (anggap ban tidak slip ). Solusi :  B =240 putaran/menit = 8 π rad/s r B = 25 cm=0,25 m, r A = 10 cm=0,1m, α A = π rad/s 2

10 Bina Nusantara Karena ban tidak slip, laju linier bagian luar roda A = laju linier bagian luar roda B. V A =  A r A dan V B =  B r B V A = V B maka  A r A =  B r B ;  A = (r B /r A )  B = ( 0,25/0,1) 8π rad/s = 20 π rad/s (  A sewaktu  B =240 putaran/menit = 8π rad/s  A =  0A + α A t atau : t = (  A -  0A ) /α A = ( 20 π – 0) / π = 20 s


Download ppt "ROTASI Pertemuan 15 Matakuliah: D0684 – FISIKA I Tahun: 2008."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google