Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Model Pengulangan for  Model Pengulangan while  Model Pengulangan while do  Model pengulangan repeat until  Model pengulangan goto  Nested loop.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Model Pengulangan for  Model Pengulangan while  Model Pengulangan while do  Model pengulangan repeat until  Model pengulangan goto  Nested loop."— Transcript presentasi:

1

2  Model Pengulangan for  Model Pengulangan while  Model Pengulangan while do  Model pengulangan repeat until  Model pengulangan goto  Nested loop  Infinite loop  Instruksi break dan continue

3  Kelompok atau blok instruksi atau proses yang dilakukan secara berulang-ulang.  Frekuensi pengulangan dapat ditentukan dalam program atau ditentukan saat program dijalankan.  Model bahasa pemrograman yang bisa membentuk loop: ◦ for ◦ while ◦ do while ◦ repeat until ◦ goto

4  Inisialisasi ◦ Kondisi awal sebelum pengulangan  Proses ◦ Semua proses yang dilakukan secara berulang- ulang  Iterasi ◦ Kondisi pertambahan yang menyebabkan pengulangan terus berjalan, terjadi dalam pengulangan  Terminasi ◦ Kondisi berhenti dari pengulangan

5  Digunakan untuk: Pengulangan yang sudah jelas jumlah pengulangannya. ◦ For Hitung Naik ◦ For Hitung Turun  Bentuk Umum Penulisan for ◦ Expr1, untuk inisialisasi ◦ Expr2, ekspresi kondisional (menentukan kondisi pengulangan), selama menghasilkan nilai true maka statement dikerjakan ◦ Expr3, untuk menaikan atau menurunkan nilai pengendali (control variable)

6 Cara Kerja: Expr1: Melakukan inisialisasi Expr2: Memeriksa nilai kondisi 2a. Bila TRUE maka laksanankan expr3 2b. Bila FALSE maka laksanakan Instruksi Selanjutnya

7 // contoh algoritma begin i: integer for i <-1to 10 do output (“hello world”) end for end

8 //Bentuk Umum -1 for (expr1; expr2; expr3;) { loop } //Bentuk Umum -2 for (expr1; expr2;) { loop expr3; } //Bentuk Umum -3 for (expr1; expr2;) { expr3; loop } //Bentuk Umum -4 for (expr1; expr2;) { expr3; }

9  Digunakan apabila jumlah pengulangan tidak diketahui atau memiliki kemungkinan dapat dilakukan kurang dari batas pengulangan.  Melakukan pengulangan selama kondisi pengulangan terpenuhi.  Bentuk umum penulisan:

10  expr/ expression berupa ekspresi logika (boolean)  Pengulangan terjadi selama hasil evaluasi bersifat TRUE.  Mula-mula ekspresi dievaluasi.  Jika hasilnya FALSE maka instruksi selesai,  Jika TRUE maka statement dikerjakan, lalu ekspresi dievaluasi lagi.  Begitu seterusnya…..

11  Instruksi ini akan melakukan pengujian terhadap ekspresi melaksanakan instruksi yang terdapat dalam tubuh pengulangan.  Bentuk umum penulisan:

12  Statement dikerjakan  Expr/ expression dievaluasi,  Jika bernilai TRUE, maka statement dikerjakan.  Dan seterusnya ………

13  Statement control ini mirip dengan while, perbedaannya pada cara kondisi dievaluasi.  Pengulangan dieksekusi terlebih dahulu satu kali, tidak tergantung kondisi TRUE atau FALSE, lalu kondisi dieveluasi.  Bentuk Penulisan

14  Digunakan pada saat situasi dalam eksekusi algoritma tidak mengikuti langkah-langkah sequensial.  Dipelukan penggunaan “label” jika menggunakan penulisan algoritma pseudocode.  Label mengidentifikasikan posisi dalam algoritma, dimana eksekusi kontrol dalam dijangkau menggunakan statement ini.

15 // Control Step Conditionally begin numeric nCounter nCOunter=2 label1: nCounter=nCounter+2 display nCounter //display all the even numbers if (nCounter<=100) goto label1 // transfers the control to label1 end // Control Step Unconditionally begin numeric nCounter nCOunter=0 goto label1 // skips the statement incrementing the counter and // transfer the control to label1 nCounter=nCounter+2 label1: display nCounter //display all the even numbers end

16  Infinite loop adalah pengulangan tanpa akhir.  Dengan cara mengosongkan expr2, ekspresi yang bernilai bukan nol (positif atau negatif) diintepretasikan sebagai TRUE.  Sehingga dapat digunakan sebagai kondisi pada instruksi while, do while dan for.

17  Instruksi break menyebabkan proses keluar dari instruksi for, while, do while, switch.  Instruksi continue menyebabkan proses mengabaikan instruksi selanjutnya dan melanjutkan ke proses iterasi selanjutnya pada instruksi for, while, do while

18

19  Loop didalam loop  Ilustrasi:  Loop program A = 3 kali, loop program B=5 kali. Jika program B dimasukan ke dalam program A menggantikan kotak 1 maka terbentuk suatu NESTED LOOP


Download ppt " Model Pengulangan for  Model Pengulangan while  Model Pengulangan while do  Model pengulangan repeat until  Model pengulangan goto  Nested loop."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google