Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Oleh: Yenniwarti Rafsyam.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Oleh: Yenniwarti Rafsyam."— Transcript presentasi:

1 Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Oleh: Yenniwarti Rafsyam

2 Pendahuluan Pada sebuah multimeter terdapat tombol fungsi yang dapat diputar guna memilih jenis besaran yang akan diukur (dalam hal ini kuat arus, tegangan, dan hambatan). Perlu diperhatikan bahwa posisi atau letak multimeter terhadap komponen dalam hal mengukur ketiga besaran tersebut adalah berbeda sesuai fungsinya, seperti penjelasan selanjutnya.

3 1. Multimeter difungsikan Untuk Mengukur Arus Untuk mengukur kuat arus, sebuah multimeter jika digunakan sebagai amperemeter, maka amperemeter harus dipasang seri dengan komponen yang dilewati arus (beban). Hal ini dimaksudkan agar arus yang terukur sama dengan arus yang mengalir pada beban, seperti ditunjukkkan Gambar 6.1. Untuk mengukur kuat arus, sebuah multimeter jika digunakan sebagai amperemeter, maka amperemeter harus dipasang seri dengan komponen yang dilewati arus (beban). Hal ini dimaksudkan agar arus yang terukur sama dengan arus yang mengalir pada beban, seperti ditunjukkkan Gambar 6.1. Gambar 6.1 Pemakaian amperemeter pada rangkaian

4 Multimeter difungsikan Untuk Mengukur Arus (Lanjutan) Pada multimeter terdapat banyak skala pengukuran yang dapat dipilih, berikut dapat dilihat contoh pembacaan arus yang diukur pada sebuah komponen. Misalkan skala yang digunakan pada multimeter adalah 10 mA, seperti diperlihatkan Gambar 6.2 Ini berarti bahwa Nilai setiap 1 index pada multimeter dpt dihitung menggunakan rumus berikut: Sehingga nilai 1 index pada multimeter adalah : dan nilai kuat arus yang diukur sesuai letak jarum adalah : Gambar 6.2

5 2. Multimeter difungsikan untuk mengukur Tegangan Jika multimeter digunakan sebagai Volt meter, maka pemasangan meter diparallel dengan beban (diparallel dengan rangkaian yang akan diukur). Hal ini dimaksudkan agar tegangan yang terukur sama dengan tegangan yang ada pada beban seperti ditunjukkan Gambar 6.3 Gambar 6.3 Pemasangan volt meter Pada rangkaian

6 2. Multimeter difungsikan untuk mengukur Tegangan (Lanjutan) Melakukan pengukuran tegangan dengan multimeter sama halnya dengan mengukur arus, dimana pers yang sama Juga digunakan untuk menghitung 1 index pada Multimeter, seperti pers di bawah ini: Contoh : Tentukan nilai tegangan yang terbaca pada layar multimeter seperti yang ditunjukkan Gambar 6.4, dimana skala yang digunakan pada multimeter adalah 10 V. Gambar 6.4. Penunjukkan Jarum multimeter untuk pengukuran tegangan Gambar 6.4. Penunjukkan Jarum multimeter untuk pengukuran tegangan

7 2. Multimeter difungsikan untuk mengukur Tegangan (Lanjutan) Maka nilai setiap 1 indek pada layar multimeter adalah : 10 Volt /5 = 2 Volt Maka nilai setiap 1 indek pada layar multimeter adalah : 10 Volt /5 = 2 Volt maka nilai tegangan yang diukur sesuai letak jarum adalah : 2 x 2 Volt = 4 Volt maka nilai tegangan yang diukur sesuai letak jarum adalah : 2 x 2 Volt = 4 Volt Penyelesaian:

8 3. Metoda pemasangan Volt & Amper meter Dalam suatu pengukuran sering kita gunakan kedua meter tersebut secara bersama sama untuk menentukan nilai suatu tahanan yang belum diketahui besarnya ( Rx ) dengan berdasar pada hukum ohm. untuk menentukan harga Rx dengan mengunakan persamaan diatas harus berasumsi bahwa tahanan dalam amper meter sangat kecil dan tahanan dalam volt meter sangat besar, dengan demikian untuk memperkecil penyimpangan dari besaran yang diukur maka dalam pemasangan alat ukur dapat digunakan salah satu dari dua metoda berikut ( Gambar 6.5a & 6.5b).

9 3. Metoda pemasangan Volt & Amper meter a b Gambar 6.5 Pemasangan Amperemeter dan Voltmeter dalam satu rangkaian secara bersamaan

10 3. Metoda pemasangan Volt & Ampere meter  Pada Gambar 6.5a volt meter mengukur tegangan sesuai dengan tegangan pada tahanan Rx dan amperemeter mengukur arus total rangkaian, jika tahanan Rx kecil dibanding tahanan dalam volt meter maka arus yang mengalir pada volt meter tidak banyak berpengaruh terhadap perubahan besar arus total sehingga arus yang mengalir ke beban Ix mendekati besar arus total, sehingga rangkaian semacam ini sangat sesuai digunakan untuk mengukur tahanan yang kecil. Voltmeter membaca tegangan beban sebenarnya dan Ampermeter membaca arus sumber.  Pada Gambar 6.5b volt meter mengukur tegangan sumber sesuai, sedang arus pada tahanan Rx terukur oleh amper meter, jika tahanan Rx besar arus yang mengalir kecil maka tegangan rugi pada amperemeter akan kecil sehingga penunjukan volt meter tidak banyak berpengaruh terhadap perubahan tegangan pada beban, rangkaian semacam ini sesuai digunakan untuk mengukur tahanan yang besar. Mengukur arus sebenarnya. Voltmeter tepat mengukur tegangan sumber


Download ppt "Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Bab.6 Pemasangan Mutimeter menurut fungsinya Oleh: Yenniwarti Rafsyam."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google