Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Wahyu Budi Santosa. 2 A. Alat Ukur Listrik 1. Basic meter Basicmeter merupakan alat ukur listrik yang difungsikan sebagai alat ukur kuat arus listrik.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Wahyu Budi Santosa. 2 A. Alat Ukur Listrik 1. Basic meter Basicmeter merupakan alat ukur listrik yang difungsikan sebagai alat ukur kuat arus listrik."— Transcript presentasi:

1 Wahyu Budi Santosa

2 2 A. Alat Ukur Listrik 1. Basic meter Basicmeter merupakan alat ukur listrik yang difungsikan sebagai alat ukur kuat arus listrik atau amperemeter dan sebagai alat ukur tegangan listrik atau voltmeter. Disamping basicmeter, alat listrik yang dapat mengukur kuat arus dan tegangan listrik adalah multimeter.

3 3 2. Amperemeter Amperemeter yang akan digunakan untuk mengukur kuat arus listrik dipasang seri seperti tampak pada gambar 1. Gambar 1 Amperemeter pada gambar 2 menunjukan kuat arus : Gambar 2

4 4 3. Voltmeter 10 V 5 V 0 Voltmeter yang akan digunakan untuk mengukur tegangan listrik dipasang paralel seperti tampak pada gambar 1. Gambar 1 Voltmeter pada gambar 2 menunjukan tegangan :

5 5 1. Pengertian arus listrik Arus listrik adalah aliran muatan listrik dari potensial tinggi ke potensial yang lebih rendah. Arah arus listrik searah dengan gerak muatan positip dan berlawanan dengan gerak muatan negatip ( elektron ) Gambar 2 Pada rangkaian listrik terbuka (gambar 2) tidak terjadi aliran muatan listrik, lampu padam. Pada rangkaian listrik tertutup ( gambar 1) terjadi aliran muatan listrik, lampu menyala Gambar 1

6 6 Penghantar listrik Kuat arus listrik adalah banyaknya muatan listrikyang mengalir tiap satuan waktu dalam suatu penghantar. Besar kuat arus listrik dapat diketahui dengan persamaan : I = kuat arus listrik ( ampere ) Q = Jumlah muatan yang mengalir ( Coulomb ) T = waktu yang diperlukan ( sekon )

7 7 2. Pengertian Beda potensial atau tegangan listrik. Beda potensial adalah besarnya energi yang diperlukan untuk memindahkan muatan dari suatu titik yang potensialnya lebih tinggi ke titik yang potensiialnya lebih rendah. Besar beda potensial dapat dirumuskan : V = Beda potensial ( volt ) W = Energi yang diperlukan untuk memindahkan muatan ( Joule ) Q = Besar muatan yang dipindahkan ( Coulomb )

8 8 3. Hukum Ohm A B R E i Hukum ohm menyatakan bahwa kuat arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar tersebut ( ujung A dan ujung B ) Konstanta yang menyatakan perbandingan antara tegangan dan kuat arus dinyatakan sebagai hambatan yang dimiliki oleh penghamtar. Secara matematik ditulis : atau V = tegangan listrik ( volt ) I = kuat arus listrik ( ampere ) R = Hambatan ( ohm )

9 9 A B R E i No V AB ( volt ) i ( A ) 120,1 240,2 360,3 R Grafik hubungan antara V dengan i 0,10,2 0, V i Besar R adalah : atau

10 10 4. Hukum I Kirchoff Jumlah kuat arus yang masuk suatu titik cabang sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari suatu titik cabang tersebut. i1i1 i2i2 i5i5 i4i4 i3i3 Pada gambar samping : i 1 + i 2 = i 3 + i 4 + i 5 Jika i 1 = 4 A, i 2 = 6 A, i 3 = 5 A, i 4 = 2 A, Tentukan i 5 = …? i 1 + i 2 = i 3 + i 4 + i = i 5 i 5 = 10 – 7 = 3 ampere

11 5. Resistor Salah satu dari aplikasi Hukum Ohm yang ada pada komponen elektrinika adalah resistor. Simbol dari Resistor adalah : Resistor berdasarkan besarnya hambatan dibagi menjadi dua jenis. Yaitu : a.Resistor tetap Resistor yang dilai hambatannya tetap atau tidak berubah sama sekali a.Resistor variabel Resistor yang nilai hambatnnya dapat diubah-ubah

12 5. Resistor Fungsi dari resistor adalah sebagai tahanan arus listrik. Saat arus akan melewati sebuah resistor, arus pada resistro menjadi terbatas karena adanya hambatan pada komponen tersebut. Kalau diibaratkan dengan dengan sekumpulan kendaraan bermotor ( dimisalkan sebagai elektron ) dan jalan raya ( sebagai penghantar ). Semula jalan yang ditempuh sangat halus, kemudian bertemu dengan jalan yang berlubang di tengahnya. Akibatnya kendaraan tidak semua dapat melewati jalan tersebut dalam waktu yang bersamaan. Sehingga jumlah kendaraan yang lewat dalam satu waktu menjadi berkurang dan terbatas.

13 A. Resistor Tetap Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa resistor tetap nilai hambatannya tidak berubah. Sehingga arus yang mengalir pada rangkaian juga tidak berubah. Untuk jenis-jenis resistor akan dibahas pada materi komponen elektronika aktif dan pasif Bagaimana cara membaca besarnya hambatan pada resistor ? Berikut ini adalah cara membaca besarnya hambatan yang ada pada resistor

14 A Reistor tetap Resistor dengan kode Pita berwarna. Pada resistor ini terdapat gelang-gelang warna yang dapat menunjukan berapa besar hambatannya. Spesifikasi dari resistor dapat dilihat dari gelang warna ini. Di pasaran ada tiga atau empat gelang warna yang menunjukan berapa besar hambatannya serta toleransinya. 1.Gelang pertama menunjukan nilai hambatan secara puluhan. Misalnya gelang warna merah berarti besar hambatanya adalah 30 ohm 2.Gelang kedua menunjukan nilai hambatan secara satuan. Cara mengkombinasikan warnanya adalah gelang pertama ditambah dengan kedua. Contoh gelang pertama merah dan yang kedua coklat. Untuk merah niliainya adalah 30 dan coklat adalah 1 maka besarnya adalah = 31 ohm 3.Gelang ketiga adalah faktor pengali sepuluh berpangkat ( 10 x ). Contoh merah jadi Maka besarnya hamabtan jika digabungkan dengan pertama dan kedua adalah 31 x 10 2 ohm 4. Gelang keempat adalah toleransi dari kesalahan hambatan saat pengukuran dilakukan.

15 Resistor Tetap Tabel warna pada gelang resistor dan nilainya

16 A Reistor tetap Latihan. A. Tentukan Besar hambatan dari koden warna resistor dibawah ini. 1. Merah, Kuning, Coklat, emas 2. Hijau, merah, coklat, silver 3. Orange, coklat, hijau, emas 4. Biru, Hitam, ungu, emas 5. Hijau, Kuning, Biru, Emas B. Tentukan kode warna resitor dibawah ini ohm toleransi 5 % ohm toleransi 10% ohm toleransi 5 % ohm toleransi 10 % ohm 5 %


Download ppt "Wahyu Budi Santosa. 2 A. Alat Ukur Listrik 1. Basic meter Basicmeter merupakan alat ukur listrik yang difungsikan sebagai alat ukur kuat arus listrik."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google