Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KLINIK TANAMAN (PNE 1413) Pokok Bahasan: RANCANGAN REKOMENDASI PENANGANAN PS. Agroteknologi - Fakultas Pertanian Universitas Jember Genap 2014/2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KLINIK TANAMAN (PNE 1413) Pokok Bahasan: RANCANGAN REKOMENDASI PENANGANAN PS. Agroteknologi - Fakultas Pertanian Universitas Jember Genap 2014/2015."— Transcript presentasi:

1 KLINIK TANAMAN (PNE 1413) Pokok Bahasan: RANCANGAN REKOMENDASI PENANGANAN PS. Agroteknologi - Fakultas Pertanian Universitas Jember Genap 2014/2015

2 Tujuan Perkuliahan Kemampuan akhir yang diharapkan: Mahasiswa mampu merancang rekomendasi penanganan kasus klinik tanaman akibat gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan

3 Rekomendasi Penanganan Gangguan Suatu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi Klien pada saat itu maupun pada musim tanaman berikutnya. Dilakukan setelah hasil diagnosa diperoleh secara akurat. Rekomendasi ditujukan pada: – Penanganan masalah pada musim tanam berjalan (pengelolaan dan pengendalian) – Penanganan masalah pada musim tanam berikutnya (pencegahan dan pengelolaan)

4 Teknik menyusun rekomendasi Penanganan Didasarkan pada kondisi riil kasus klinik tanaman – Perlu diagnosa yang akurat Mengelompokkan informasi dalam diagnosa dalam kelompok potensi perkembangan OPT. – r = kelompok potensi yang mendukung laju infeksi/serangan – t = kelompok potensi yang mendukung OPT berkembang dengan cepat – X = kelompok potensi yang mendukung perkembangan sumber inokulum OPT

5 Penanganan dilakukan melalui pendekatan: – Menurunkan atau menekan lajur serangan/infeksi OPT – Memperlambat perkembangan gangganguan – Mengurangi sumber inokulum OPT Prinsip pengendalian dalam Rekomendasi adalah Pengendalian Hama Terpadu. Mencocokkan teknik pengendalian umum yang tersedia dengan kelompok potensi perkembangan OPT

6 Contoh pada Kasus Hawar Daun Bakteri pada Padi akibat Xanthomonas oryzae pv. oryze DiagnosaRekomendasi Pengendalian/Penanganan Musim Tanaman BerjalanMusim tanam berikutnya Gejala tersebar secara sporadis Aplikasi Biopestisida Penggunaan varietas Tahan Curah hujan cukup tinggi Mengatur aliran irigasi Aplikasi pestisida kimiawi Mengatur waktu tanam Penggunaan varietas tahan Aplikasi Biopestisida Pengaturan Jarak Tanam Aplikasi Urea berlebihanMengurangi dosis atau menghentikan sementara pemberian Urea Pemupukan secara berimbang, tepat waktu dan tepat dosis. Bibit diproduksi sendiri Sanitasi lahan Aplikasi biopestisida atau pestisida kimiawi Penggunaan bibit unggu tersertifikasi dan tahan

7 Contoh Antraknose pada cabai akibat Colletotrichum capsici DiagnosaRekomendasi Pengendalian/Penanganan Musim Tanaman BerjalanMusim tanam berikutnya Gejala tersebar secara sporadis Aplikasi Biopestisida atau pestisida kimia Aplikasi Biopestisida Fumigasi lahan Penggunaan varietas Tahan Benih tersertifikasi Curah hujan sedang/kelembaban tinggi Mengatur aliran irigasi Aplikasi pestisida kimiawi Sanitasi lahan dan eradikasi bagian yang bergejala Mengatur waktu dan jarak tanam Penggunaan varietas tahan Aplikasi Biopestisida Aplikasi mulsa hitam perak Banyak GulmaMengurangi dosis atau menghentikan sementara pemberian Urea Pemupukan secara berimbang, tepat waktu dan tepat dosis.

8 Hubungan Taktik Pengendalian dengan Kelompok Potensi Perkembangan OPT 1. PENGENDALIAN MEKANIK – mencakup usaha untuk menghilangkan secara langsung hama serangga /sumber inokulum yang menyerang tanaman. – Pengendalian mekanis ini biasanya bersifat manual. – Kelompok potensi yang diatasi: X = mengurangi sumber inokulum r = menekan laju perkembangan penyakit serangan hama

9 2. PENGENDALIAN FISIK – dilakukan dengan cara mengatur faktor-faktor fisik yang dapat mempengaruhi perkembangan OPT, sehingga memberi kondisi tertentu yang menyebabkan OPT sukar untuk hidup. – Kelompok potensi yang diatasi: X = mengurangi sumber inokulum r = menekan laju perkembangan penyakit serangan hama

10 3. PENGENDALIAN HAYATI – pengendalian OPT dengan menggunakan jenis organisme hidup lain yang mampu menekan perkembangan OPT – Kelompok potensi yang diatasi: X = mengurangi sumber inokulum 4. PENGENDALIAN DENGAN VARIETAS TAHAN – pengendalian OPT dengan menggunakan jenis varietas unggul yang tahan dan tersertifikasi – Kelompok potensi yang diatasi: r = menekan laju infeksi x = menekan sumber inokulum t = memperlambat luas serangan

11 5. PENGENDALIAN SECARA KULTUR TEKNIK – cara-cara pengendalian dengan memanfaatkan lingkungan untuk menekan perkembangan populasi hama – Kelompok potensi yang diatasi adalah keseluruhan tergantung taktiknya. Pengolahan Tanah (x) Sanitasi (x, r) Pengaturan Pemupukan (r, t) Pengaturan Irigasi (x, r) Rotasi Tanaman (x) Pengaturan waktu tanam (x, t) Pengaturan Jarak Tanam (t) Penanaman Tanaman Perangkap (r, t)


Download ppt "KLINIK TANAMAN (PNE 1413) Pokok Bahasan: RANCANGAN REKOMENDASI PENANGANAN PS. Agroteknologi - Fakultas Pertanian Universitas Jember Genap 2014/2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google