Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Perkembangan Unsur- unsur Pembentuk Pancasila Anang Zubaidy Universitas Islam Indonesia 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Perkembangan Unsur- unsur Pembentuk Pancasila Anang Zubaidy Universitas Islam Indonesia 2013."— Transcript presentasi:

1 Perkembangan Unsur- unsur Pembentuk Pancasila Anang Zubaidy Universitas Islam Indonesia 2013

2 Pengaruh Budaya Awal/Asli Masyarakat Indonesia telah mengenal terhadap sesuatu Yang Maha Kuat bukan sekedar animisme. Masyarakat Indonesia telah mengenal terhadap sesuatu Yang Maha Kuat bukan sekedar animisme. Tuh  Tuhan  Ketuhanan (di Kalimantan/Yamin) Tuh  Tuhan  Ketuhanan (di Kalimantan/Yamin) Hyang Paring Gesang (Jawa) Hyang Paring Gesang (Jawa) Ompu Debata (Tapanuli) Ompu Debata (Tapanuli) Dibukanya hubungan luar negeri. Dibukanya hubungan luar negeri. Masyarakat sudah hidup bersuku-suku yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan (komunal) untuk menciptakan kesejahteraan bersama. Masyarakat sudah hidup bersuku-suku yang dijiwai oleh semangat kekeluargaan (komunal) untuk menciptakan kesejahteraan bersama.

3 Ada perlindungan atas hak milik anggota kelompok Ada perlindungan atas hak milik anggota kelompok Sudah muncul sikap gotong royong (khususnya dalam pembuatan rumah-rumah induk, jalan dll). Sudah muncul sikap gotong royong (khususnya dalam pembuatan rumah-rumah induk, jalan dll). Pengaruh Budaya Awal/Asli

4 Pengaruh Budaya Hindu dan Budha Pengakuan kepada Yang Maha Kuat diwujudkan dengan penyembahan terhadap Brahma, Wishnu, dan Syiwa (Adi Budha  Paham Budha). Pengakuan kepada Yang Maha Kuat diwujudkan dengan penyembahan terhadap Brahma, Wishnu, dan Syiwa (Adi Budha  Paham Budha). Dimulai hubungan dengan bangsa India dan Cina. Dimulai hubungan dengan bangsa India dan Cina. Adanya perkawinan antar bangsa. Adanya perkawinan antar bangsa. Muncul ikatan kebangsaan dalam bentuk kerajaan. Muncul ikatan kebangsaan dalam bentuk kerajaan.

5 Musyawarah telah dilaksanakan. Musyawarah telah dilaksanakan. Raja tidak semata sebagai penguasa yang menuntut untuk ditaati tetapi ia juga berusaha keras untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat (bendungan, jalan, tanggul dll). Raja tidak semata sebagai penguasa yang menuntut untuk ditaati tetapi ia juga berusaha keras untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat (bendungan, jalan, tanggul dll). Adanya sikap toleransi antar suku dan agama (Hindu dan Budha hidup berdampingan). Adanya sikap toleransi antar suku dan agama (Hindu dan Budha hidup berdampingan). Pengaruh Budaya Hindu dan Budha

6 Munculnya pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (ajaran tauhid). Munculnya pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (ajaran tauhid). Telah terjalin kerjasama dalam bidang perdagangan meski berlainan agama. Telah terjalin kerjasama dalam bidang perdagangan meski berlainan agama. Muncul sikap hubbul wathan (pendirian SDI, SI, Jong Islamiten Bond dll.) Muncul sikap hubbul wathan (pendirian SDI, SI, Jong Islamiten Bond dll.) Pengaruh Budaya Islam

7 Muncul rintisan kesatuan/integrasi nasional. Muncul rintisan kesatuan/integrasi nasional. Muncul sikap mandiri dan perjuangan demi kemerdekaan. Muncul sikap mandiri dan perjuangan demi kemerdekaan. Semangat demokratisasi mulai berkembang. Semangat demokratisasi mulai berkembang. Pengaruh Budaya Penjajah/Kolonial

8 Pengaruh Marxisme, Islamisme, dan Nasionalisme Muncul BU dari berbagai organisasi berpaham ideologi: Muncul BU dari berbagai organisasi berpaham ideologi: Nasionalis: Indische Partij (1912), Indische Vereeniging (1908), PNI (1927), PNI Baru (1931) dll.  menghendaki negara bercorak sekuler. Nasionalis: Indische Partij (1912), Indische Vereeniging (1908), PNI (1927), PNI Baru (1931) dll.  menghendaki negara bercorak sekuler. Islam: SDI (1911) => SI (1912) dan PSII (1930), Muhammadiyah (1912) dll  Menghendaki negara bercorak Islam. Islam: SDI (1911) => SI (1912) dan PSII (1930), Muhammadiyah (1912) dll  Menghendaki negara bercorak Islam. Marxis: ISDV (1914) yg menjadi PKI atau ISDP (1918)  menghendaki negara sosialis demokratik. Marxis: ISDV (1914) yg menjadi PKI atau ISDP (1918)  menghendaki negara sosialis demokratik. Keseluruhan organisasi di atas bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Keseluruhan organisasi di atas bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial.

9 Sekian..


Download ppt "Perkembangan Unsur- unsur Pembentuk Pancasila Anang Zubaidy Universitas Islam Indonesia 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google