Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

A. Pengorganisasian terhadap office service Organisasi Sistem Kerja Sama Sekelompok Orang Tujuan Pentingya Organisasi:  Org. mengandung delegasi tugas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "A. Pengorganisasian terhadap office service Organisasi Sistem Kerja Sama Sekelompok Orang Tujuan Pentingya Organisasi:  Org. mengandung delegasi tugas."— Transcript presentasi:

1 A. Pengorganisasian terhadap office service Organisasi Sistem Kerja Sama Sekelompok Orang Tujuan Pentingya Organisasi:  Org. mengandung delegasi tugas  Organisasi mempengaruhi koordinasi  Organisasi menentukan tanggung jawab  Organisasi merumuskan otoritas dalam melaksanakan tugas  Organisasi mempengaruhi motivasi kerja{

2 Prinsip-prinsip Organisasi  Garis-garis kekuasaan harus jelas (Pimpinan dan Bawahan)  Kekuasaan harus dihubungkan dengan tanggung jawab  Jenjang pengawasan harus tepat  Pengawasan desentralisasi  Kekuasaasn dan tanggung jawab harus dirumuskan  Tingkatan manajemen jangan terlalu banyak  Komunikasi secara vertikal dan horisontal  Prinsip spesialisasi

3 Kerja Sama Komunikasi Koordinasi (Keselarasan antar tujuan) karyawan dalam mencapai Organisasi kantor (moekijat): Menyusun suatu struktur atau suatu hubungan pekerjaan tertentu bermacam-macam komponen dari kesatuan/ integrasi secara keseluruhan Kantor (komaruddi): Keseluruhan ruang yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan tata usaha atau kegiatan manajemen/ tugas pimpinan lainnya dalm sebuah organisasi, Kantor (Maryati) : Pusat administrasi perusahaan dalam menjalankan operasinya Fungsi kantor (moekijat): Sebagai pusat administrasi dan perencanaan kebijakan, sebagai perantara, tempat menyelesaikan persoalan, koordinator, penghubung dengan masyarakat, pengelolaan organisasi manajemen kantor

4 Asas Organisasi Kantor (Drs. Komaruddin)  Garis wewenang hendaknya nyata  Tidak ada wewenang yang tidak dipertanggungjawabkan, dan tidak ada tanggung jawab yg tidak berdasarkan wewenang  Jangkauan pengawasan harus tepat dengan kemampuan  Wewenang dan tanggung jawab harus dipastikan dan dibatasi  Tingkatan manajemen yang terlalu panjang akan mengundang birokratisme  Pelihara garis komunikasi secara vertikal dan horisontal  Spesialisasi yang tepat harus dimanfaatkan  Desentralisasi sejauh mungkin bagi pengawasan Organisasi kantor (moekijat): Merupakan rangka dasar untuk memenuhi fungsi kantor (penerimaan informasi, pencatatan, pemeberi dan perawatan aktiva)

5 Prinsip Organisasi Kantor (Drs. Komaruddin)  Prinsip Tujuan: tujuan suatu organisasi haruslah dirumuskan dan dipahami  Prinsip kesatuan fungsi: semua organisasi terdiri dari fungsi- fungsi yang harus bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi  Prinsip hubungan individu: organisasi yang efektif terbuat dari pribadi-pribadi harus melangsungkan pekerjaan  Prinsip kesederhanaan: organisasi yang efektif berdasarkan kesederhanaan dan antar hubungan yg jelas  Prinsip tanggung jawab: setiap karyawan diberikakan wewenang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya  Prinsip pengawasan dan kepemimpinan: kepemimpinan dan pengawasan yang efektif harus ditegakkan sehingga tujuan dapat tercapai

6 Tehnik Organisasi Kantor (moekijat)  Pelajari tujuan organisasi  Evaluasi/bandingkan antara pekerjaan dan pegawai/karyawan  Pengelompokkan secara Homogen (penempatan karyawan menjadi satu karena jenis pekerjaan sama), heterogen (penempatan karyawan menurut fungsinya tidak memperhatikan jenis pekerjaan seperti tata usaha, operator dll)  Tingkat spesialisasi pekerjaan

7 Keuntungan pengelompokkan homogen Kantor (moekijat)  Memudahkan penggunaan mesin-mesin  Spesialiasi/ahli dipergunakan dengan baik  Dapat membandingkan pekerjaan para anggotalainnya  Menghindari tejadinya fluktuasi (naik turunya ) pekerjaan Keuntungan pengelompokkan heterogen Kantor (moekijat)  Memudahkan pertukaran pegawai  Membantu semangat team  Memudahkan penentuan tanggung jawab  Mengurangi pemindahan arsip  Memudahkan beralih ke metode baru  Memberikan perhatian yang lebih besar kepada para pegawai

8 B. Sentralisasi dan desentralisasi perkerjaan perkantoran  Sentralisasi (maryati) : pekerjaan perkantoran dikerjakan oleh sebuah kesatuan organisasi yg berdiri sendiri  Keuntungan:  Pengawasan administrasi akan lebih mudah, karena kegiatan dikendalikan dari satu bagian  Pengawasan akan lebih optimal  Penggunaan mesin-mesin akan lebih optimal  Metode kerja dapat diseragamkan  Fleksibilitas dalam penggunaan tenaga kerja  Kerugian  Penumpukan pekerjaan  Kurang praktis karena semua pekerjaan tergantung pada satu bagian  Desentraliasai : satuan organisasi disamping melaksanakan tugasnya pokoknya juga melaksanakan tugas-tugas lain

9  Desentraliasai : semua kegiatan perkantoran diserahkan ke manajer fungsional  Kelebihan:  Urutan penyelesaian kerja dapat dilakukan dengan skala proritas  Hemat waktu  Karyawan bersifat generalis (setiap pekerjaan kantor harus diselesaikan dalam kantor)  Kekurangan:  Pengawasan kurang maksimal  Penggunaan peralatan kurang optimal  Tidak ada keseragaman kerja

10 c. Jabatan sekertaris dan unit sekertariat  Sekertaris : seorang pembantu kepala kantor dalam menyiapakn surat menyurat, menerima tamu, memeriksa dan mengingatkan pimpinan mengenai kewajibannya.  Tugas sekertaris : memelihara dokumen, menyambung dan menerima telepon, mencatat perjanjian kepala kantor, menyusun risalah-risalah rapat.  Sekertaris juga manajer: sekjen PBB, Sekda  Sekretariat: sekertaris yang juga bertindak sebagai seorang manajer memimpin satuan organisasi (sekretariat jenderal)

11


Download ppt "A. Pengorganisasian terhadap office service Organisasi Sistem Kerja Sama Sekelompok Orang Tujuan Pentingya Organisasi:  Org. mengandung delegasi tugas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google