Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM1 Microeconomics: Permintaan, Penawaran dan Pasar DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM1 Microeconomics: Permintaan, Penawaran dan Pasar DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes."— Transcript presentasi:

1 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM1 Microeconomics: Permintaan, Penawaran dan Pasar DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes

2 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM2 Pokok Bahasan  Pengantar –Sistem –Supply dan demand: Utility Kurva demand (permintaan) Elastisitas Kurva penawaran Keseimbangan (equilibrium)  Pasar –Persaingan Sempurna/Perfect Competition –Monopoly –Monopolistic Competition –Oligopoly  Pemasaran dan Iklan  Pasar Bebas/Mekanisme Pasar  Efisiensi  Intervensi Pemerintah

3 Sistem Ekonomi  Teori pasar (intteraksi S dan D) 1. Market economy (bentuk ekstrimnya: laissez- faire  neo-liberalist) 2. Command economy 3. Mixed economy A free and efficient market will not necessarily produce a distribution of income that is socially acceptable (Samuelson, 2005)

4 S & D DEMAND = D = permintaan SUPPLY = S = penawaran DEMAND = jumlah barang dan jasa yang mau dan mampu dibeli oleh konsumer dalam suatu waktu tertentu DEMAND dipengaruhi oleh : (1) harga barang (price) (2) pendapatan (income) (3) adanya barang komplementer (4) adanya barang substitusi (5) selera atau preferens

5 Teori Permintaan Konsumen  Menjelaskan bagaimana konsumen berfikir secara rasional dalam melakukan pilihan konsumsi terhadap sumber daya yang terbatas  Utility – konsep yang digunakan untuk menjelaskan apa yang terbaik buat konsumen  Budget constraint – simbol keterbatasan sumber daya  Utility maximisation – prinsip dalam menentukan pilihan yang rasional 5

6 Utility  Utility adalah ukuran kepuasan/kemakmuran/kesejahteraan konsumen –Cardinal Utility – mengacu pada konsep bahwa kesejahteraan perorangan dapat diukur –Ordinal Utility – tingkat kesejahteraan tidak dapat diukur sehingga hanya pernyataan tentang arah perubahan yang dipakai sebagai pedoman  Teori permintaan konsumen didasarkan hanya pada ordinal utility 6

7 Utility Functions  Mengacu pada tingkat kepuasan pelanggan dalam berbagai kombinasi barang yang dikonsumsi –Contoh: untuk dua barang X dan Y, fungsi utility adalah U = f (X, Y)  Tujuannya adalah untuk memaksimalkan utility dengan memilih paket (kombinasi) barang-barang yang menghasilkan utility tertinggi  Utility diindikasikan melalui preferensi/tingkah laku konsumen - revealed preference theory 7

8 Diminishing Marginal Utility (DMU) Tingkat kepuasan akan menurun sejalan dengan bertambahnya unit yang dikonsumsi. Contoh: minum es cendol Bagaimana dengan marginal utility layanan kesehatan? consumption/ 8

9 Kurva Permintaan Kurva permintaan menggambarkan hubungan antara jumlah yang diinginkan dari suatu produk dan harga produk tersebut. Asumsi: other things being unchanged (ceteris paribus). Apa faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang untuk membeli suatu produk? Hukum permintaan: Semakin tinggi harga suatu produk, semakin kecil jumlah yang diinginkan. 9

10 Kurva Permintaan… Q1 P1 P Q Q2 P2 D 10

11 Consumer Surplus  Keuntungan yang diperoleh konsumen karena membeli suatu produk dengan harga lebih murah dari harga yang mampu dibayar (willingness to pay). P Q P market Q D Consumer surplus 11

12 Changes in demand  Income Changes: purchasing power  Prices changes of related commodities –Complements & Substitutes  Tastes (preferences) changes –new information –health status changes  Expectation changes  Size of the market changes 12

13 Changes in demand… Q1 P0 P Q Q2 D D’D’ 13

14 Jumlah barang (Q) P3P3 P2P2 P1P1 Q3Q3 Q2Q2 Q1Q1 Hubungan D dan P P D Perubahan D, disebabkan perubahan harga (P)  dari a 1 – a 2 – a 3 Pergeseran D, disebabkan perubahan pendapatan (I), atau karena supply induced demand  dari D ke D 1 a3a3 a2a2 a1a1 D1D1

15 Price Elasticity of Demand  Mengukur respon jumlah produk yang diinginkan terhadap perubahan harga.  Lebih dikenal dengan istilah Price Elasticity (Ep)  % change in quantity (the dependent variable) from a 1% change in price (the independent variable)  Semakin elastis suatu produk, semakin responsive terhadap perubahan harga 15

16 D D D Q Q Q PP P Elastic D In-elastic D Unitary elastic D

17 Elastisitas = “e” > 1 : elastis (responsif thd perubahan P) = 1 : unitary elastis (indiferent) < 1 : inelastis (tidak responsif thd perubahan P) Elastisitas = “e”  Q ½(P1+P2) = x  P ½(Q1+Q2)

18 Ascobat Gani - PKEKK FKMUI In-elastic D Posisi konsumer lemah dihadapan supplier Maka utk kebutuhan pokok yg D-nya inelastis, pemerintah campur tangan (tugas sosial pemerintah): 1. Bulog 2. Australian Wheat Board 3. Canadian Wheat Board 4. Bernas (Beras Nasional Berhad) 5. NFA (National Food Authority) di Filipina 6. PDS (Public Distribution System) di India 7. NZDB (New Zealand Dairy Board) 8. USMO (United State Marketing Order) Tugas sosial: membeli, menyimpan, memelihara cadangan Bisa dilakukan oleh perusahaan negara atau perusahaan swasta atas perintah pemerintah

19 Teori Penawaran/Supply  Kuantitas sebuah produk yang akan dan mampu ditawarkan oleh produsen ke pasar pada harga dan waktu tertentu.  Hukum penawaran : ketika harga sebuah komoditi naik maka produsen akan menambah jumlah penawaran ke pasar (ceteris paribus).  Kurva penawaran menunjukkan hubungan antara harga dan kuantitas yang akan dan dapat dijual di pasar.  Penawaran merefleksikan biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan.  Driving incentive is profit (p) rather than utility (u) 19

20 Kurva Penawaran Q S P1P1 P0 P2 P Q2Q0 Q1 20

21 Kurva Penawaran… Terdapat hubungan positif antara harga dan kuantitas yang ditawarkan. Mengapa? Biaya produksi: ketika produksi meningkat, biaya produksi akan naik. Harga komoditas disesuaikan untuk menutup tambahan biaya tersebut. Motif keuntungan: ketika harga di pasar meningkat, maka akan menguntungkan bagi produsen jika meningkatkan jumlah produksi. Harga yang tinggi merupakan signal bagi produsen bahwa mereka dapat meraih keuntungan dengan memenuhi permintaan pasar. Datangnya pendatang baru: harga tinggi akan membuat produsen lain masuk ke pasar. Akibatnya, supply meningkat. 21

22 Shifts in the Supply Curve Perubahan faktor lain selain harga akan mengakibatkan kurva penawaran bergeser. Input prices: harga bahan baku mempengaruhi harga penjualan. Ketika harga bahan baku naik, produsen akan mengurangi produksi. Akibatnya, jumlah produk yang ditawarkan akan berkurang. Teknologi: penemuan teknologi baru akan mengurangi biaya produksi namun meningkatkan jumlah produksi. Ekspektasi: jumlah produk yang dilempar ke pasar hari ini mungkin tergantung pada ekspektasi yang kita harapkan di kemudian hari. Ketika ekspektasi harga naik, kita cenderung menimbun barang untuk dijual pada saat terjadi kenaikan harga. Jumlah penjual: semakin banyak penjual, semakin banyak produk di pasar. 22

23 23 Shifts in the Supply Curve… Q0Q2 Q1 P market P Q S2 S0 S1

24 Equilibrium 24 Equilibrium: situasi dimana permintaan dan penawaran bertemu pada satu titik. Equilibrium price: harga yang memberi keseimbangan pada permintaan dan penawaran. Equilibrium quantity: kuantitas permintaan dan kuantitas penawaran ketika harga disesuaikan pada keseimbangan penawaran dan permintaan. Surplus: keadaan dimana kuantitas yang ditawarkan lebih besar dari kuantitas yang diminta. Shortage: keadaan dimana kuantitas yang diminta lebih besar dari kuantitas yang ditawarkan. Hukum penawaran dan permintaan: penyesuaian harga komoditas agar penawaran dan permintaan terhadap komoditas tersebut kembali kepada titik keseimbangan.

25 25 Equilibrium… Equilibrium Price P Q S D Equilibrium Q E

26 26 Equilibrium (surplus)… Equilibrium Price P Q S D Qd E Qs P1 Surplus

27 27 Equilibrium (shortage)… Equilibrium Price P Q S D Qs E Qd P1 Shortage

28 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM28 Pasar  Pasar adalah lembaga utama untuk mengkoordinasikan pemecahan masalah ekonomi  Interaksi antara Permintaan (Konsumen/demand) dengan Penawaran (supply/Penjual) akan menentukan titik Equilibrium atau keseimbangan antara penawaran dan permintaan atau Harga Pasar

29 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM29 Kesejahteraan Ekonomi Tercapai pada Kondisi Equilibrium/Harga Pasar Price Quantity Equilibrium Price dan Quantity Optimum:  Penjual banyak: semua berdagang  Pembeli banyak: semua memiliki daya beli  Margin keuntungan menuju 0: perputaran bisnis berlangsung cepat  ekonomi bergerak terus

30 The Circular Flow of Output and Income Goods and Services Factors of Production (land, labor, capital, entrepreneur) Payments of Factors (rent, wages, interest, profit) Payment of Purchase of goods and services. Household Sector Business Sector

31 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM31 Jenis Pasar Berdasarkan banyaknya penjual dan pembeli terdapat 4 jenis pasar yaitu: Persaingan Sempurna Monopoli Monopolistik Oligopoli

32 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM32 Pasar Persaingan Sempurna Ciri-ciri:  Banyak penjual dan pembeli;  Barang yang dihasilkan serupa/homogen;  Penjual dan pembeli bebas masuk-keluar pasar;  Penjual dan pembeli tidak bisa menentukan harga;  Informasi sama;  Efisien dalam penggunaan faktor produksi Suatu struktur pasar yang mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual ataupun pembeli tidak dapat mempengaruhi harga pasar

33 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM33 Kebaikan vs Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna Kebaikan  Maksimalisasi efisiensi: produktif & alokatif  Kebebasan bertindak dan memilih Kelemahan Tidak mendorong inovasi; Menimbulkan ongkos sosial dan perusakan lingkungan; Membatasi pilihan konsumen; Efisiensi penggunakan faktor produksi cenderung tidak memeratakan distribusi pendapatan

34 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM34 Pasar Monopoli Ciri-ciri  Merupakan industri satu firm/supplier;  Tidak mempunyai substitusi yang mirip;  Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk ke pasar;  Dapat menentukan harga;  Promosi-iklan kurang diperlukan Suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat 1 supplier saja dan supplier ini menghasilkan barang yang tidak secara dekat mempunyai pengganti (subsititusi )

35 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM35 Faktor Penyebab Monopoli  Firma monopoli mempunyai suatu sumber daya tertentu yang unik;  Firma monopoli dapat menikmati skala ekonomi dalam kegiatannya;  Kebijakan/Keputusan Pemerintah yang memberikan hak monopoli kepada firma tertentu.

36 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM36 Pasar Persaingan Monopolistis Merupakan bentuk pasar antara Pasar Sempurna vs Monopoli  Terdapat banyak penujual;  Barang sama dengan corak berbeda;  Penjual memiliki sedikit kekuasaan untuk mempengaruhi harga;  Masuk ke dalam pasar/industri relatif mudah;  Persaingan promosi melalui iklan sangat aktif

37 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM37 Tujuan Perusahaan Beriklan  Memberikan penerangan kepada konsumen tentang barang yang diproduksinya;  Menerangkan bahwa barang yang dihasilkan merupakan barang yang sangat bagus;  Memelihara hubungan dengan konsumen.

38 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM38 Kebaikan vs Kelemahan Iklan Kebaikan:  Membantu konsumen untuk membuat keputusan yang lebih baik;  Menggalakan kegiatan memperbaiki mutu barang;  Membantu membiayai perusahaan terkait dunia iklan;  Memelihara hubungan baik dengan konsumen. Kelemahan Promosi secara iklan adalah suatu penghamburan biaya; Tidak selalu memberikan informasi yang benar; Iklan bukanlah merupakan suatu cara efektif untuk menambah jumlah pekerjaan dalam perekonomian Iklan dapat menjadi penghambat supplier baru untuk masuk ke dalam pasar.

39 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM39 Pasar Oligopoli Sekelompok perusaan besar yang menguasai pasar produk yang sejenis:  Barang sama;  Mutual interdependency  Jumlah penjual sedikit Contoh: Bola, Soft Drink, Minyak

40 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM40 Kurva Equilibrium berbagai Jenis Pasar Price Quantity E-Perfect Competition Demand E-Monopoly E-Monopolistic E-Oligopoly

41 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM41 Mekanisme Pasar  Menunjukkan interaksi antara pembeli dan penjual dalam menentukan jumlah barang yang akan dijual/dibeli pada berbagai tingkat harga  Kondisi ideal untuk menjawab pertanyaan “barang apa yang akan diproduksi”  Di negara-negara maju hal ini terbukti efektif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat

42 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM42 Kebaikan Mekanisme Pasar  Memberikan informasi yang lebih tepat  Merangsang pengusaha untuk mengembangkan kegiatan mereka  Merangsang untuk memperoleh keahlian modern  Menggalakkan penggunaan barang dan faktor produksi secara efisien  Memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi

43 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM43 Kebaikan Ekonomi Pasar Bebas  Faktor produksi akan dipergunakan secara efisien  Kegiatan-kegiatan ekonomi dalam pasar diatur dan diselaraskan secara efisien  Pertumbuhan ekonomi yang teguh dapat diwujudkan  Pelaku kegiatan ekonomi diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi yang disukainya

44 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM44 Keburukan Mekanisme Pasar  Kebebasan yang tidak terbatas akan menindas golongan tertentu (golongan yang lebih kuat menindas yang lemah)  Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil  Timbulnya kekuatan monopoli-merugikan  Tidak dapat menjamin efisiensi akibat tidak memperhatikan sektor publik  Memacu/memicu eksternalitas yang merugikan akibat penggunaan faktor produksi yang berlebihan

45 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM45 Intervensi Pemerintah Tujuan  Menjamin kesamaan hak individual tetap terwujud dan menghindarkan penindasan ekonomi  Menjaga perekonomian agar tetap tumbuh dan berkembang teratur dan stabil  Mengawasi kegiatan perusahaan besar agar tidak melakukan monopoli  Menyediakan “public good”  Mengawasi eksternalitas ekonomi: dikurangi atau dihindarkan.

46 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM46 Intervensi Pemerintah Bentuk-bentuk Intervensi  Membuat peraturan – regulasi  Menjalankan kebijakan moneter dan fiskal  Secara langsung menjalankan kegiatan ekonomi untuk maksimalisasi keuntungan sosial. Contoh: kereta api, listrik, telepon, jasa pos ???

47 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM47 Efisiensi:  Efisiensi Alokatif: tingkat kinerja alokasi sumber daya untuk berbagai kegiatan ekonomi. Hal ini tercapai pada kondisi harga = biaya marginal (price = marginal cost)  Efisiensi Produktif: tingkat kinerja produksi yang mempergunakan biaya produksi paling rendah

48 6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM48 Tugas  Bagaimanakan pengaruh pajak dan subsidi terhadap kesejahteraan ekonomi?  Gambarkan analisis Anda dalam kurva demand dan supply?  Tugas dikerjakan secara individu, kemudian dilanjutkan dalam kelompok (3 kelompok)


Download ppt "6/8/2015Sesi 3 Ekokes STIKIM1 Microeconomics: Permintaan, Penawaran dan Pasar DR. Dr. Mahlil Ruby, MKes."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google