Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu - 2009 Fungsi Sekresi Saluran Cerna oleh : maria poppy herlianty.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu - 2009 Fungsi Sekresi Saluran Cerna oleh : maria poppy herlianty."— Transcript presentasi:

1 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Fungsi Sekresi Saluran Cerna oleh : maria poppy herlianty

2 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu sekresi sal cerna  Enzim-enzim pencernaan disekresi pada hampir semua bagian dari mulut sampai ujung distal ileum.  Kelenjar mukus, yang terdapat dari mulut sampai anus, menghasilkan mukus untuk melumasi dan melindungi semua bagian saluran pencernaan.

3 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Jenis Anatomi Kelenjar  Pada permukaan epitel saluran cerna terdapat bermilyar-milyar kelenjar mukosa sel tunggal yang dinamakan sel goblet.  Pada umumnya permukaan saluran pencernaan dilapisi oleh ‘pit’. Di dalam usus halus ‘pit’ ini dinamai Kripta Lieberkϋhn,yang mengandung sel sekresi khusus.

4 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Lanjutan… Sejumlah besar kelenjar tubular dalam lambung dan bagian atas duodenum. Sejumlah besar kelenjar tubular dalam lambung dan bagian atas duodenum. Beberapa kelenjar kompleks seperti: kelenjar salivaria, kelenjar pankreas, dan kelenjar hati yang juga berhubungan dengan saluran pencernaan. Beberapa kelenjar kompleks seperti: kelenjar salivaria, kelenjar pankreas, dan kelenjar hati yang juga berhubungan dengan saluran pencernaan.

5 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Mekanisme Dasar Sekresi Sel Kelenjar  Zat gizi yg dibutuhkan utk pembentukan sekresi harus berdifusi atau secara aktif ditranspor dari kapiler masuk ke basis sel kelenjar.  Mitokondria terletak dalam sel dekat basis yang menyediakan energi oksidatif untuk pembentukan adenosin trifosfat (ATP).  ATP bersama zat gizi yang sesuai digunakan untuk sintesis zat-zat organik yang terjadi pada retikulum endoplasma (RE). Ribosom yang melekat pada retikulum ini khususnya bertanggung jawab akan pembentukan protein.

6 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu  Zat yang disekresi mengalir melalui tubulus RE ke vesikel-vesikel aparatus Golgi yang terletak dekat ujung-ujung sekretorik sel.  Zat ini kemudian dipekatkan dan dikeluarkan ke dalam sitosplasma dalam bentuk vesikel sekresi.  Vesikel ini disimpan sampai isyarat pengontrolan saraf atau hormonal menyebabkan ia mengeluarkan isinya melalui permukaan sekresi ke dalam lumen kelenjar ini.

7 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sifat Pelumas, Pelindung Mukus dan Manfaatnya dlm Saluran Cerna Sifat-sifat Mukus :  tersebar sbg selaput tipis di atas permukaan makanan  mempunyai sifat pelekat yang membuatnya berikatan erat dengan makanan atau partikel-partikel lain.  mempunyai “badan” yang cukup untuk meliputi dinding usus dan mencegah kontak sebenarnya partikel makanan dan mukosa.  mempunyai resistensi yang rendah untuk kelicinan shg partikel-partikel dapat menggelincir sepanjang epitel dengan amat mudah.

8 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sifat Pelumas, Pelindung Mukus dan Manfaatnya dlm Saluran Cerna (Lanjutan…)  merekatkan partikel feses shg membentuk massa feses yang dikeluarkan waktu pergerakan kolon.  sangat resisten terhadap pencernaan oleh enzim-enzim pencernaan.  Glikoprotein mukus mempunyai sifat amfoter dan oleh karena itu mampu melakukan pendaparan sejumlah kecil asam atau alkali, mukus biasanya juga mengandung ion bikarbonat dalam jumlah sedang, yang secara khusus menetralkan asam.

9 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Saliva  Saliva mengandung dua jenis sekresi protein : Sekresi serosa yang mengandung ptialin (suatu α-amilase), yang merupakan suatu enzim untuk pencernaan pati. Sekresi serosa yang mengandung ptialin (suatu α-amilase), yang merupakan suatu enzim untuk pencernaan pati. Sekresi mukosa, yang mengandung mukus untuk tujuan pelumasan. Sekresi mukosa, yang mengandung mukus untuk tujuan pelumasan. Glandula parotidea : serosa Glandula submaxilaris : serosa dan mukus Glandula sublingualis & bukalis : mukus Saliva mempunyai pH antara 6,0 - 7,4 ; suatu batas yang baik sekali untuk kerja pencernaan ptialin.

10 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Saliva (Lanjutan…)  Saliva mengandung K + dan HCO3 - dalam jumlah sangat besar, sebaliknya, Na +, Cl - sangat sedikit dibandingkan dalam plasma.  Sekresi saliva merupakan kerja dua tahap: Stadium pertama melibatkan asinus dan yang kedua duktus salivarius. Stadium pertama melibatkan asinus dan yang kedua duktus salivarius. Asinus mengeluarkan sekresi primer yang mengandung ptialin atau mukus atau keduanya dalam larutan ion-ion yang mempunyai konsentrasi yang tidak banyak berbeda dengan cairan ekstrasel yang khas. Asinus mengeluarkan sekresi primer yang mengandung ptialin atau mukus atau keduanya dalam larutan ion-ion yang mempunyai konsentrasi yang tidak banyak berbeda dengan cairan ekstrasel yang khas.

11 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Esofagus  Sekresi esofagus seluruhnya bersifat mukoid dan terutama berfungsi memberikan pelumasan untuk pergerakan makanan melalui esofagus.  Mukus yang disekresi oleh kelenjar mukosa komposita pada esofagus bagian atas mencegah ekskoriasi mukosa oleh makanan yang baru masuk.  Sedangkan kelenjar mukosa komposita dekat perbatasan esofagus lambung melindungi dinding esofagus dari pencernaan oleh getah lambung yang mengalami refluks ke esofagus bawah.

12 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Lambung  Kelenjar gastrik atau oksintik terutama mensekresi getah pencernaan dan terletak di dalam mukosa korpus dan fundus.  Kelenjar pilorus terutama mensekresi mukus untuk perlindungan mukosa pilorus dan kelenjar pilorus terletak pada bagian antrum lambung.

13 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Lambung (Lanjutan…)  Sekresi digestif dari glandula gastrika Terdiri dari tiga jenis sel : Terdiri dari tiga jenis sel : Sel leher mukosa yang mensekresi mukusSel leher mukosa yang mensekresi mukus Sel peptik (utama) yang mensekresi enzim-enzim pencernaan pepsinSel peptik (utama) yang mensekresi enzim-enzim pencernaan pepsin Sel parietal (oksintik) yang mensekresi asam hidrokloridaSel parietal (oksintik) yang mensekresi asam hidroklorida

14 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi mukus dalam lambung. Glandula pilorikum secara struktural mirip dengan glandula gastrika, tetapi mengandung sangat sedikit sel peptik dan sel parietal. Sebagai gantinya, mereka terutama mengandung sel-sel mukosa yang identik dengan sel leher mukosa glandula gastrika. Sel ini mensekresi mukus tipis, yang melindungi dinding lambung dari pencernaan oleh enzim-enzim lambung. Glandula pilorikum secara struktural mirip dengan glandula gastrika, tetapi mengandung sangat sedikit sel peptik dan sel parietal. Sebagai gantinya, mereka terutama mengandung sel-sel mukosa yang identik dengan sel leher mukosa glandula gastrika. Sel ini mensekresi mukus tipis, yang melindungi dinding lambung dari pencernaan oleh enzim-enzim lambung.

15 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Mekanisme dasar sekresi HCl  Sel parietal mensekresi HCl dengan pH mendekati 0,8 dan melukiskan keasaman yang sangat besar.  Pada pH ini konsentrasi H + sekitar 4 juta kali konsentrasi H + darah arteri.

16 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi pepsin Enzim utama yang disekresi oleh sel peptik adalah pepsin. Enzim ini dibentuk di dalam sel dalam bentuk pepsinogen, yang tidak mempunyai aktifitas pencernaan. Akan tetapi, setelah pepsinogen disekresi dan bersentuhan dengan pepsin yang sebelumnya telah terbentuk dan adanya asam hidroklorida, maka ia segera diaktifkan membentuk pepsin aktif. Enzim utama yang disekresi oleh sel peptik adalah pepsin. Enzim ini dibentuk di dalam sel dalam bentuk pepsinogen, yang tidak mempunyai aktifitas pencernaan. Akan tetapi, setelah pepsinogen disekresi dan bersentuhan dengan pepsin yang sebelumnya telah terbentuk dan adanya asam hidroklorida, maka ia segera diaktifkan membentuk pepsin aktif.

17 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Pankreas  Enzim pencernaan protein  Enzim pencernaan karbohidrat  Enzim pencernaan lemak  Sekresi ion bikarbonat

18 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Pankreas  Enzim-enzim proteolitik adalah tripsin, kimotripsin, karboksipolipeptidase, ribonuklease, dan deoksiribonuklease. Tiga enzim pertama mencerna protein secara keseluruhan dan secara parsial, sedangkan nuklease memecahkan dua jenis asam nukleat : asam ribonukleat dan deoksiribonukleat.  Enzim pencernaan untuk karbohidrat adalah amilase pankreas, yang menghidrolisis pati, glikogen, dan sebagian besar karbohidrat lain kecuali selulosa untuk membentuk disakarida.

19 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Pankreas (Lanjutan…)  Enzim-enzim untuk pencernaan lemak adalah lipase pankreas, yang sanggup menghidrolisis lemak netral menjadi gliserol, asam lemak, serta kolesterol esterase, yang menyebabkan hidrolisis ester-ester kolesterol.  Sekresi ion bikarbonat. Enzim-enzim getah pankreas seluruhnya disekresi oleh asinus kelenjar pankreas. Sebaliknya, dua unsur penting getah pankreas lainnya, air dan ion bikarbonat, terutama disekresi oleh sel-sel epitel duktulus-duktulus kecil yang berasal dari asinus.

20 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Pengaturan Sekresi pankreas Pengaturan saraf. Pada waktu yang sama, nervus vagus merangsang sekresi lambung, impuls parasimpatis secara serentak dihantarkan sepanjang nervus vagus ke pankreas, mengakibatkan sekresi enzim-enzim dalam jumlah yang cukup ke dalam asinus pankreas. Pengaturan saraf. Pada waktu yang sama, nervus vagus merangsang sekresi lambung, impuls parasimpatis secara serentak dihantarkan sepanjang nervus vagus ke pankreas, mengakibatkan sekresi enzim-enzim dalam jumlah yang cukup ke dalam asinus pankreas. Pengaturan hormonal. Setelah makanan masuk usus halus, sekresi pankreas menjadi banyak, terutama sebagai respon terhadap hormon pertama, yaitu hormon sekretin. Hormon kedua, kolesistokinin, menyebabkan peningkatan sekresi enzim dalam jumlah jauh lebih besar. Pengaturan hormonal. Setelah makanan masuk usus halus, sekresi pankreas menjadi banyak, terutama sebagai respon terhadap hormon pertama, yaitu hormon sekretin. Hormon kedua, kolesistokinin, menyebabkan peningkatan sekresi enzim dalam jumlah jauh lebih besar.

21 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Lanjutan... Sekretin menyebabkan pankreas mensekresi cairan dalam jumlah besar yang mengandung ion bikarbonat dalam konsentrasi tinggi, tetapi konsentrasi ion klorida rendah. Sekretin menyebabkan pankreas mensekresi cairan dalam jumlah besar yang mengandung ion bikarbonat dalam konsentrasi tinggi, tetapi konsentrasi ion klorida rendah. Kegunaan sekresi bikarbonat oleh pankreas adalah untuk memberikan pH yang sesuai bagi kerja enzim- enzim pankreas. Semua fungsi ini optimum pada medium yang sedikit sekali alkali atau netral, pH sekresi pankreas rata-rata 8,0. Kegunaan sekresi bikarbonat oleh pankreas adalah untuk memberikan pH yang sesuai bagi kerja enzim- enzim pankreas. Semua fungsi ini optimum pada medium yang sedikit sekali alkali atau netral, pH sekresi pankreas rata-rata 8,0. Kolesistokinin, seperti sekretin, masuk kedalam darah menuju ke pankreas, tetapi dibanding menyebabkan sekresi air dan bikarbonat, ia menyebabkan sekresi enzim-enzim pencernaan dalam jumlah besar, yang efeknya sama seperti perangsangan vagus. Kolesistokinin, seperti sekretin, masuk kedalam darah menuju ke pankreas, tetapi dibanding menyebabkan sekresi air dan bikarbonat, ia menyebabkan sekresi enzim-enzim pencernaan dalam jumlah besar, yang efeknya sama seperti perangsangan vagus.

22 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Empedu Oleh Hati  Semua sel hepar secara kontinu membentuk sejumlah kecil sekresi yang dinamai empedu.  Empedu disekresikan secara kontinu oleh sel- sel hepar tetapi normalnya disimpan di dalam kandung empedu sampai diperlukan di dalam duodenum. Sekresi total tiap hari rata-rata ml, sementara volume maksimum kandung empedu hanya 40-70ml.

23 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Lanjutan…  Sel-sel hepar membentuk sekitar 0,5 gram garam empedu setiap harinya.  Garam empedu tersebut mempunyai dua fungsi penting: Mempunyai kerja menghilangkan atas partikel lemak dalam makanan Mempunyai kerja menghilangkan atas partikel lemak dalam makanan Mengemulsikan garam empedu dan membantu absorpsi asam lemak, monogliserida, kolesterol, dan lipid lain dari traktus intestinalis. Mengemulsikan garam empedu dan membantu absorpsi asam lemak, monogliserida, kolesterol, dan lipid lain dari traktus intestinalis.

24 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Usus Halus  Sekresi mukus oleh kelenjar brunner dan oleh sel mukosa permukaan usus halus. Kelenjar mukosa komposita yang tersebar luas, dinamakan kelenjar brunner. Kelenjar brunner dihambat oleh perangsangan simpatis. Kelenjar mukosa komposita yang tersebar luas, dinamakan kelenjar brunner. Kelenjar brunner dihambat oleh perangsangan simpatis. Fungsi mukus yang disekresi oleh kelenjar brunner adalah melindungi dinding duodenum dari pencernaan oleh getah pankreas. Fungsi mukus yang disekresi oleh kelenjar brunner adalah melindungi dinding duodenum dari pencernaan oleh getah pankreas. Mukus juga disekresi dalam jumlah besar oleh sel-sel goblet yang terletak banyak pada mukosa usus. Sekresi ini terutama akibat rangsangan taktil langsung atau kimia pada mukosa oleh kimus. Mukus tambahan juga disekresi oleh sel goblet dalam kelenjar usus yang dinamai kripti lieberkuhn. Sekresi ini mungkin diatur terutama oleh refleks saraf lokal. Mukus juga disekresi dalam jumlah besar oleh sel-sel goblet yang terletak banyak pada mukosa usus. Sekresi ini terutama akibat rangsangan taktil langsung atau kimia pada mukosa oleh kimus. Mukus tambahan juga disekresi oleh sel goblet dalam kelenjar usus yang dinamai kripti lieberkuhn. Sekresi ini mungkin diatur terutama oleh refleks saraf lokal.

25 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Lanjutan…  Pengaturan sekresi usus halus Cara terpenting untuk pengaturan sekresi usus halus adalah berbagai refleks saraf lokal. Khususnya adalah peregangan usus halus yang menyebabkan sekresi dalam jumlah besar dari kripti lieberkuhn. Cara terpenting untuk pengaturan sekresi usus halus adalah berbagai refleks saraf lokal. Khususnya adalah peregangan usus halus yang menyebabkan sekresi dalam jumlah besar dari kripti lieberkuhn. Selain itu rangsangan taktil dan iritatif dapat mengakibatkan sekresi yang banyak. Selain itu rangsangan taktil dan iritatif dapat mengakibatkan sekresi yang banyak.

26 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Sekresi Usus Besar  Sekresi mukus. Mukosa usus besar, seperti mukosa usus halus dilapisi oleh kripti lieberkuhn, tetapi sel-sel epitel hampir tidak mengandung enzim. Sebagai gantinya, mereka hampir seluruhnya diliputi oleh sel goblet. Pada permukaan epitel usus besar juga terdapat sel goblet yang tersebar di antara sel-sel epitel lainnya.  Oleh karena itu, satu-satunya sekresi yang bermakna dalam usus besar adalah mukus. Kecepatan sekresi terutama diatur oleh perangsangan taktil langsung sel goblet pada permukaan mukosa dan oleh refleks saraf lokal yang menuju ke sel goblet dalam kripti lieberkuhn.

27 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu Lanjutan…  Mukus dalam usus besar sebenarnya melindungi dinding terhadap ekskoriasi, sekaligus berperan sebagai media pelekat agar bahan feses saling bersatu. Selanjutnya, ia melindungi dinding usus dari aktifitas bakteri yang besar, yang berlangsung di dalam feses dan mukus, ditambah sekresi yang bersifat alkali (pH 8,0), juga memberikan sawar terhadap asam yang dibentuk dalam feses, yang mencegah penyerangan dinding usus.  Bila suatu segmen usus besar mengalami iritasi hebat, mukosa kemudian mensekresi air dan elektrolit dalam jumlah besar selain larutan mukus normal yang kental. Hasilnya biasanya berupa diare disertai kehilangan banyak air dan elektrolit.

28 mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu

29 Prinsip Umum Sekresi Saluran cerna ~ Jenis anatomi kelenjar  Mekanisme dasar sekresi sel-sel kelenjar  Sifat pelumas dan pelindung mukus dan manfaatnya dalam saluran pencernaan  Sekresi saliva  Sekresi esofagus  Sekresi lambung  Sekresi pankreas  Sekresi empedu oleh hati  Sekresi usus halus  Sekresi usus besar


Download ppt "Mariapoppyherlianty anatomifisiologi - uieu - 2009 Fungsi Sekresi Saluran Cerna oleh : maria poppy herlianty."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google