Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

YULIATI,SKp,MM PSIK, Un. ESA UNGGUL PENDAHULUAN Prevalensi kanker 0,1% dari jumlah penduduk/ tahun > 50% datang dalam stadium lanjut  Kesembuhan rendah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "YULIATI,SKp,MM PSIK, Un. ESA UNGGUL PENDAHULUAN Prevalensi kanker 0,1% dari jumlah penduduk/ tahun > 50% datang dalam stadium lanjut  Kesembuhan rendah."— Transcript presentasi:

1

2 YULIATI,SKp,MM PSIK, Un. ESA UNGGUL

3 PENDAHULUAN Prevalensi kanker 0,1% dari jumlah penduduk/ tahun > 50% datang dalam stadium lanjut  Kesembuhan rendah  Penderitaan aspek bio-psiko-sosio-spiritual  Menjalani akhir kehidupan PERLUPERAWATAN PALIATIF DI RUMAH ( HOME CARE )

4 Curative Care (= disease-specific, restorative) Palliative Care (= supportive, symptom-oriented) DiagnosisDying Death Person with Illnes DISEASE PROGRESSION

5 Curative Care (= disease-specific, restorative) Diagnosis DyingDeath Person with Illnes Family Bereavement Palliative Care (= supportive, symptom-oriented) Caregivers Disease Progression Support services for families and caregivers

6 Perawatan Paliatif di rumah: Sistem perawatan terintegrasi dilakukan di rumah pasien ♦ berkesinambungan & komprehensif ♦ pasien & keluarga sebagai tim inti ♦ meningkatkan kualitas hidup pasien & keluarga ● mengurangi nyeri dan keluhan fisik lain ● memberikan dukungan psiko-sosio-spiritual ● melakukan pendampingan pada akhir kehidupan PENGERTIAN

7 1. Kasus terminal  tidak efektif & tidak efisien di RS 2. Biaya relatif tinggi di RS 3. Keterbatasan dengan aturan di RS  kebebasan 4. Lingkungan rumah lebih nyaman

8  Tidak mampu berobat jalan o/k masalah bio- psiko-sosio-spiritual  Sudah tidak mendapatkan pengobatan kuratif kankernya  Kondisi emergensi/ darurat o/k kanker  Perlu pendampingan karena masalah bio-psiko- sosio-spiritual yang memperburuk kondisi fisik INDIKASI PASIEN

9

10

11

12

13 Pasien akan berarti dalam hidupnya dan senyaman mungkin menjalani penderitaannya 1. Memelihara & meningkatkan status kesehatan  kualitas hidup 2. Memberikan edukasi perawatan dasar efektif & adekuat di rumah  kemandirian 3. Menguatkan fungsi & peran serta keluarga TUJUAN

14 1. Facility-based  Program RS :  Mengirim petugas secara periodik ke rumah pasien  Difokuskan untuk kebutuhan perawatan medis 2. Community-based  Diperlukan peran serta masyarakat → pelaksana program dengan pembekalan ► Training dasar ► Training lanjutan

15 3. Integrated model  Kombinasi model 1 & 2  Masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan program  RS menjamin pasien dapat kembali ke RS bila diperlukan → continuum of care 4. Community day-care  Pasien datang ke day-care/ respite care  Pelayanan  - monitoring symptom dan obat - rekreasi, konseling  Memberi kesempatan caregiver untuk istirahat Lanjutan

16  Lanjutan pelayanan di rumah sakit  Menekankan kemandirian  Dilakukan sesuai kebutuhan pasien  Program terencana, profesional, ada tujuan, dapat dievaluasi  Diselenggarakan oleh RS / Puskesmas (tim)  bisa dipertanggungjawabkan  Tidak semua kasus bisa dilakukan rawat rumah  Realistis, manusiawi dan biaya relatif murah untuk pasien terminal PRINSIP PERAWATAN RUMAH

17 INPUT  SDM  Sarana  Prasarana  Peraturan  IC  Protap/SOP PROSES  Peningkatan pelayanan  Rencana penanganan  Implementasi pelayanan  Penanganan lanjutan  Evaluasi OUTPUT Kualitas Hidup Kemandirian Px & Kelg

18  Dokter Spesialis / Dokter Umum  Perawat / Bidan / fisioterapist  Pekerja Sosial  Masyarakat awam, rohaniawan  relawan TIM RAWAT RUMAH ♥ Bekerja sesuai perannya ♥ Kompeten  pembekalan / training

19 PATIENT FAMILY Medical Staff Nursing staff Dietician Spiritual Care Worker Volunteers Other personal as required Psychologist /liaison Psychiatrist Physical therapist Social Worker

20 TRANSPORTASI HOME CARE Kendaraan Bidang Perawatan RSU Dr. Soetomo Serah Terima bantuan mobil Home Care dari PLN (Persero) Distrib Ja-Tim Mobil Home Care bantuan dari PLN (Persero) Distrib Ja-Tim

21 P3BN/

22 ► KOORDINATOR ( DOKTER, PERAWAT, RELAWAN ) ♦ INVENTARISASI MASALAH  DOKTER ♦ KOORDINASI ANGGOTA TIM ♦ MENGATUR PELAKSANAAN HC ♦ MONITORING & EVALUASI ♦ PENCATATAN PELAPORAN ► PELAKSANA ( DOKTER, PERAWAT, RELAWAN ) ♦ PERSIAPAN HC ♦ MELAKSANAKAN HC ♦ TINDAK LANJUT PENANGANAN ♦ LAPORAN KESIMPULAN HC PERAN MASING MASING ANGGOTA TIM

23  RELAWAN : ♥ PENDAMPINGAN PASIEN ( PSIKO-SOSIO- SPIRITUAL )

24 SARANA & PRASARANA

25 ALAT PELENGKAP

26  Catatan Medik Pasien  Form aturan minum obat  Form persetujuan pelayanan / Inform Consent  Protap pelayanan di rumah  Protap relawan dalam pelayanan di rumah RUJUKAN PELAYANAN

27 MEKANISME PELAYANAN RAWAT RUMAH  Pasien dari Rumah Sakit/ Puskesmas/ pelayanan kesehatan lain/ masyarakat / relawan paliatif  Dokter Koordinator mengidentifikasi permasalahan pasien  Perawat koordinator jadwal kunjungan pasien dengan prioritas masalah 1. Tahap penerimaan pasien UNIT RAWAT RUMAH

28

29  Membuat penjadwalan petugas ( dokter/ perawat/ farmasis/ tenaga non medis ) yang akan home care  Melakukan koordinasi dengan tim yang terkait  Melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pelaksanaan dengan puskesmas di wilayah tinggal pasien Pelaksana tahap 1 & 2: Dokter & Perawat koordinator 2. Tahap Perencanaan

30  Memastikan identitas & kondisi pasien  Kebutuhan alat kesehatan dan obat yang diperlukan  Memastikan perlengkapan yang sudah dimiliki Px  Mempersiapkan file/ data pasien  Mempersiapkan informed-consent pelayanan rawat rumah dilakukan 1 hari sebelum kunjungan oleh perawat koordinator & farmasis 3. Tahap persiapan pelaksanaan

31  Identitas diri  Memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan kunjungan  Pasien dan atau keluarga menandatangani form persetujuan ( informed consent )  Melengkapi data dasar pasien  Melakukan pemeriksaan langsung  Mengidentifikasi permasalahan  Memberikan penanganan dan merencanakan tindak lanjut  Memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga pasien sesuai kebutuhan  Merencanakan kunjungan berikutnya sesuai kebutuhan pasien  Mendokumentasikan kegiatan/ informasi yang diperoleh saat kunjungan rumah  No telpon bila terjadi kondisi darurat 4. Tahap Pelaksanaan

32

33  Memantau perkembangan penyakit dan keluhan pasien Indikator : Perbaikan kondisi fisik Penerimaan diri terhadap kondisi penyakit Kemampuan bersosialisasi Kemampuan dan kemauan menjalankan nilai dan keyakinannya 5. Tahap Monitoring

34  Memantau kemandirian pasien dan keluarga Indikator : Kemampuan keluarga mengenal masalah penyakit pasien Kemampuan keluarga untuk merawat pasien Kemampuan kelurga memodifikasi lingkungan rumah yang mendukung kenyamanan pasien Kemampuan keluarga berkomunikasi dengan tim rawat rumah  Memonitor aktifitas kegiatan SDM/ tim rawat rumah optimalkan peran masyarakat

35 Membandingkan rencana pelayanan dan hasil pelayanan dalam periode waktu, dengan menilai :  Kendala medis & non medis  dari pasien, keluarga, tenaga pelaksana  Administrasi pencatatan & pelaporan data Indikator : Kelengkapan dokumen Pelaksanaan sesuai standar pelayanan rawat rumah Keluhan pasien & keluarga terhadap pelayanan 6. Tahap Evaluasi

36 ALUR PELAYANAN RAWAT RUMAH PUSKESMAS RUMAH SAKIT IRNA/ IRJ RELAWANMASYARAKAT UNIT RAWAT RUMAH ( KOORDINATOR DOKTER/ PERAWAT/ RELAWAN ) DINKES PUSKESMAS RSUD Dr.SOETOMO RELAWAN PKK PASIEN & KELUARGA Pelaksanaan Penerimaan pasien Persiapan DOKTER Kesimpulan

37 LANJUTAN RAWAT JALAN MRS TIM RSTIM PKM RELAWAN PKK IRDIRNA KOORDINATOR HOME CARE DOKTER Monitoring Evaluasi PULANG HOTLINE PALIATIF

38 CALL CENTER HOME CARE PALIATIF ♦ ♦ POLIKLINIK PALIATIF  PELAYANAN HOTLINE PALIATIF 24 JAM ♦ ♦ INFORMASI HOME CARE ??

39 LAYANAN HOTLINE PALIATIF 24 JAM  Penunjang pelayanan rawat jalan dan rawat rumah  Relawan  hotliner, dengan dukungan dokter jaga paliatif NOMOR HOTLINE : / ( 24 jam ) ( jam – 14.00)

40 TERIMA KASIH


Download ppt "YULIATI,SKp,MM PSIK, Un. ESA UNGGUL PENDAHULUAN Prevalensi kanker 0,1% dari jumlah penduduk/ tahun > 50% datang dalam stadium lanjut  Kesembuhan rendah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google